Berburu Kuliner Lontong Kupang Khas Sidoarjo
Surabaya — 1miliarsantri.net : Jika Anda berkunjung ke Surabaya, jangan lupa untuk mencicipi kuliner Lontong Kupang yang berasal dari Kota Sidoarjo. Rasanya yang manis dan gurih dijamin masih membekas dan ingin nambah lagi.
Secara estetika memang kurang menarik karena kerang kupang yang bentuknya kecil berada dalam piring bersama lontong dan kuah berwarna agak hitam karena bercampur petis. Namun kuliner tradisional ini sangatlah sedap dan lezat.
Kuliner ini memang sulit ditemui di daerah lain selain di Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena bahan bakunya yang susah, khususnya kerang kupang yang hanya ada di Jawa Timur. Hewan ini mudah ditemukan di pinggir pantai atau lumpur berair asin.
Melansir dari buku Kupang dan Produk Olahannya, hewan ini memiliki beberapa kandungan yang baik bagi tubuh seperti Fe (zat besi) dan Zn (zinc/seng). Zat besi diperlukan tubuh untuk pembentukan sel-sel darah merah. Sedangkan zinc merupakan komponen penting beberapa enzim untuk sistem metabolisme tubuh.
Selain itu, kupang mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan tubuh untuk membantu metabolisme kolesterol. Kandungan proteinnya juga cukup tinggi sehingga bisa menjadi alternatif sumber protein hewani.
Meski dibilang sudah ada sejak lama, namun awal mulanya susah ditelusuri. Menurut catatam dari buku Sejarah dan Keberlanjutan Kupang Lontong di Kabupaten Sidoarjo di Jurnal Tata Boga Vol. 5, No. 3, 2017 kuliner ini berasal dari Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo yang diwariskan secara turun temurun dan kemudian menjajakan hingga ke Surabaya, Gresik, Malang dan sekitarnya.
Lontong kupang disajikan dengan lentho (campuran singkong parut, kacang tolo, kelapa parut, dan bumbu (bawang putih, ketumbar, garam, dan gula). Kemudian diberi kuah yang terbuat dari air rebusan kerang kupang yang ditambah dengan petis kupang, cabe, bawang putih dan jeruk lalu diberi potongan lontong.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


