Ridwan Kamil Digugat Panji Gumilang

Jakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyikapi gugatan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. MUI Jabar menilai, sikap Ridwan Kamil berupaya menuntaskan polemik layak diapresiasi, meskipun Ridwan Kamil digugat. Menurut Ketua MUI Jabar, Rahmat Syafei, gugatan kepada Ridwan Kamil gegara membentuk Tim Investigasi merupakan hak yang bersangkutan. Bahkan, di mata MUI, gugatan Panji ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung hal yang biasa. Rahmat menegaskan, senafas dengan Ridwan Kamil atas sikapnya itu. Begitu pun dengan alasan Kang Emil, sapaannya, membentuk tim investigasi adalah upayanya sebagai pemimpin untuk menjaga Jabar dan NKRI. “MUI apresiasi langkah Pak Gubernur,” kata Rahmat, Selasa (25/07/2023). Pihaknya juga sepakat dengan alasan Kang Emil membentuk tim investigasi yang berisi unsur MUI, pemerintah dan alim ulama. Keputusan Kang Emil sendiri berangkat dari hasil masukan para ulama. “Pak Ridwan Kamil nggak salah, (salah) itu kan menurut dia (Panji Gumilang)” ujarnya. Rahmat menilai, gugatan yang dilayangkan Panji adalah bagian dari strategi untuk mengaburkan masalah hukum yang tengah dihadapi Panji Gumilang. Gugatan itu merupakan bentuk serangan Panji Gumilang. “MUI melihat gugatan ini, Pak Panji Gumilang ini membuat strategi. Kita jangan terkecoh serangan. Ini strategi lempar sana lempar sini akhirnya kan dia lihat waktu (gugat) ke Mahfud MD besoknya cabut,” ucapnya. Ditambahkan Rahmat, pihaknya berkeyakinan gugatan pada Kang Emil akan sama halnya dengan gugatan Panji Gumilang pada Menkopolhukam, Mahfud MD yang berujung pencabutan. “Ini strategi Panji Gumilang gugat sana sini, mungkin besok ganti lagi atau [ke] MUI, terserah bagi saya biasa saja, jadi jangan terkecoh,” pungkasnya. (wink)

Read More

Beberapa Masjid Berumur Ratusan Tahun di India Dihancurkan

New Delhi — 1miliarsantri.net : Sebuah Masjid berusia 400 tahun yang berada di New Delhi, India, terancam hancur usai perusahaan Kereta Api India mengajukan klaim atas tanah bangunan tersebut pada 22 Juli 2023. Klaim pemerintah India atas lahan di fasilitas ibadah umat Islam ini bukan kali pertama. Sebelum kemungkinan Masjid Bachchu Shah dan Masjid Takia Babbar Shah dihancurkan, masjid bersejarah abad ke-16 Masjid Shahi di kota Prayagraj di negara bagian Uttar Pradesh dihancurkan oleh buldoser pada 9 Januari. Pada November tahun lalu, sebuah masjid berusia 300 tahun di distrik Muzaffarnagar Uttar Pradesh yang berdiri di jalan raya juga dihancurkan. Masjid lain yang menjadi salah satu yang terbesar dan tertua di India Masjid Shamsi Jama di Budaun menjadi bahan sengketa tahun lalu. Masjid ini menjadi situs warisan nasional berusia 800 tahun. Menurut Siasat Daily, dalam beberapa bulan setelah Pemisahan, sekitar 50 ribu masjid di Punjab, Haryana, dan Himachal Pradesh telah dihancurkan, dibakar, atau diubah menjadi kuil dan gurudwara, bahkan rumah. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir dikutip dari Aljazirah, telah terjadi sejumlah kontroversi seputar monumen Mughal, termasuk Taj Mahal. Kelompok Hindu sayap kanan mengklaim tanpa baukti, bahwa itu adalah kuil Hindu. Penghancuran ilegal masjid bersejarah era Mughal, Masjid Babri, pada 6 Desember 1992, berfungsi sebagai deklarasi seruan perang bisu melawan sejarah. Masjid tersebut dihancurkan menjadi puing-puing oleh para relawan agama Hindu. Mereka mengklaim bahwa sebuah kuil Ram kuno berdiri di lokasi yang sama. Gambar masjid yang dihancurkan memberikan gambaran grafis tentang gagasan India sebelum dan sesudah Babri. Penghancuran ini menandai dimulainya proyek nasionalis yang menolak semua kemungkinan pluralitas di tanah India. Berikut ini beberapa daftar masjid-masjid yang yang dihancurkan di India: Masjid Aapo Aap Punjab Punjab menjadi wilayah dengan banyak masjid yang diubah secara ilegal sebagai rumah, termasuk masjid Aapo Aap yang berusia 200 tahun. Dewan Wakf Punjab mengajukan kasus di Pengadilan Sipil Nabha pada 1968 dan menang melawan penghuni ilegal Jatinder Kumar Bansal. Penghuni ilegal kemudian menantang perintah pengadilan tetapi kalah lagi. Namun, tahun-tahun berlalu dan dewan Wakaf Punjab tidak dapat menguasai masjid. Pada 2004, setelah hujan lebat, dinding masjid runtuh. Penghuni masjid memanfaatkan kesempatan itu dan menghuni seluruhnya. Masjid Jharsa Haryana Masjid yang terletak di desa Jharsa yang didominasi Jat hanya memiliki satu sisi dinding yang tersisa. Kondisi ini tidak bisa berubah karena menyatu dengan rumah tetangga. Masjid itu dihancurkan pada 1999. Masjid Malik Asin Gujarat Kota bersejarah Ahmedabad yang didirikan oleh Ahmed Shah adalah Kota Warisan Dunia pertama di India. Namun dalam kerusuhan 2002, warisan budaya ini telah dihancurkan. Sedangkan Masjid Malik Asin yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud juga dihancurkan dengan keterlibatan militer seperti yang dilaporkan dalam Communalism Combat. Pembongkaran melibatkan penggunaan derek dan buldoser dan diduga dilakukan di hadapan dua menteri India. Masjid Khaja Andhra Pradesh Otoritas pembangkit listrik menghancurkan masjid berusia 400 tahun Masjid Khaja di desa Kondapalli dekat Vijaywada pada 2018. Sebelumnya, temapt ini telah kehilangan sebagian besar tanahnya karena perambahan. Masjid Ek Khana Telangana Hyderabad memiliki banyak masjid bersejarah. Salah satu masjid tersebut adalah masjid Ek Khana berusia 200 tahun yang terletak di wilayah Hyderabad bernama Amberpet. Namun pada Mei 2019, masjid tersebut dibongkar sebagai bagian dari pelebaran jalan. (rik)

Read More

Pentingnya Penerapan Teknologi Blockhain Dalam Rantai Pasok Produk Halal di Indonesia

Surabaya — 1miliarsantri : PIC Lembaga Pendamping Proses Produk Halal Universitas Airlangga, Adistiar Prayoga, menilai sangat penting penerapan teknologi blockchain dalam rantai pasok produk halal di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Adistiar dalam Kajian Fiqih Muamalah (Kafilah) 2023 di Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, yang dikutip 1miliarsantri.net, Senin (24/07/2023). “Beberapa negara menerapkan proses sertifikasi halal dengan prinsip end product. Prinsip itu menjelaskan, suatu produk dinyatakan halal saat tidak ditemukan barang najis dan haram saat proses penelitian produk akhir,” kata Adistiar. Dia menambahkan, Proses tersebut melibatkan berbagai pihak di sepanjang rantai pasok dengan pemahaman kehalalan yang beragam. Itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pemalsuan dan penipuan. “Hal ini sangat rentan terhadap status kehalalan. Terlebih jika terjadi moral hazard seperti pemalsuan, pencampuran, dan penipuan,” sambung nya. Indonesia menerapkan proses sertifikasi halal dengan prinsip zero tolerance. Prinsip tersebut membuat tidak adanya toleransi bahan haram dan najis meskipun 0.01% dalam satu produk. Maka itu, sangat penting penjagaan atas kehalalan pada rantai pasok melalui teknologi blockchain. “Teknologi blockchain memberikan alternatif. Semua pihak dapat menelusuri riwayat transaksi dan kehalalan produk dalam hitungan detik. Semua yang ada di sini bisa meng-input data. Cuman datanya itu nanti sifatnya konsensus,” ujar Adis. Adis memaparkan sebuah hasil penelitian terkait integrasi Artificial Intelligence (AI) dan blockchain dalam mendeteksi suatu produk. Melalui integrasi tersebut, seseorang dapat dengan mudah mendeteksi kandungan zat dari produk pangan dan obat-obatan tanpa merusaknya. “Blockchain bisa diintegrasikan dengan AI, sehingga bisa lebih andal (sistemnya) dan mengurangi proses model-model penelitian yang ada di lapangan. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk mendeteksi setiap produk dalam rantai pasok halal. Bagaimana membuat semacam test pack itu yang bisa meneliti kadar babi, atau sensor semacam senter, senter itu bisa disenterkan di sini (suatu produk, red.), ada informasi yang muncul,” ungkap Adis. Adis menjelaskan, sebagai salah satu syarat ekspor atas suatu produk, mayoritas negara muslim mempersyaratkan sertifikat halal. Hal tersebut membuat BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) melakukan Memorandum of Cooperation (MoC) terkait keberterimaan sertifikat halal dengan negara lain. Akhir-akhir ini, BPJPH telah mencapai kesepakatan keberterimaan dengan Iran (23 Mei 2023) dan Malaysia (8 Juni 2023). Kesepakatan tersebut mempermudah pemasaran produk Indonesia ke luar negeri. Begitupun sebaliknya, produk luar negeri juga dapat mudah masuk ke Indonesia sehingga BPJPH perlu melakukan penilaian atas produk halal impor tersebut. “Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi para pelaku usaha lokal atas produk-produk luar negeri yang masuk ke Indonesia,” pungkasnya. (har)

Read More

Contoh Sikap Orang Tua Ketika Memondokkan Anaknya

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Memondokkan anak di pesantren merupakan momen penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Sikap orangtua dalam menghadapi situasi ini dapat menjadi kunci untuk membentuk hubungan yang kuat dan memberikan dukungan yang tak ternilai bagi pertumbuhan anak-anak mereka. Akan tetapi, tak jarang orang tua merasakan kesedihan saat berpisah dengan anak. Apalagi, setiap pondok pesantren memiliki aturan khusus terkait pertemuan orang tua dan anak. Hal itu sudah menjadi konsekuensi demi kelancaran pendidikan anak di pesantren. Lalu, apa yang harus dilakukan orang tua? Pendakwah asal Yogyakarta, Salim A Fillah, menjelaskan, Al-Qur’an sebenarnya sudah memberikan solusi atas perkara tersebut. Orang tua yang sedang merasakan rindu kepada anak di pondok pesantren dianjurkan membaca Surah Ibrahim ayat 37. “Ya Tuhan, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan (yang demikian itu) agar mereka melaksanakan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS Ibrahim: 37) Ayat tersebut merupakan doa Nabi Ibrahim AS saat meninggalkan Ismail di Mekkah. Mekkah kala itu hanya gurun pasir. Tidak ada peradaban dalam kasat mata manusia. Namun, berkat kesabaran dan tawakkal Nabi Ibrahim AS, Mekkah menjadi kota penyebaran agama Islam. “Kuncinya, anak yang mondok itu kan sama, kita tinggalkan. Jadi satu lembah yang tidak bertanaman di dekat rumah Allah yang mulia, yang fasilitasnya tidak seperti kalau di rumah. Tetapi Insya Allah, secara ibadah lebih kondusif kalau di pondok gitu,” kata Salim A Fillah, Senin (24/07/2023). Para orang tua hendaknya meneladani Nabi Ibrahim AS, yakni mendoakan anak. Bukti cinta orang tua kepada anaknya adalah mendoakan. Bukan sekadar memberikan fasilitas. Tapi, berupaya mendoakan si anak agar tumbuh menjadi hamba yang shalih. Sama halnya kisah kisah Abdurrahman Farrukh. Saat istrinya hamil, dia berangkat berjihad bersama pasukan muslim. Dia ternyata tertangkap dan dijual menjadi budak ke negeri-negeri yang jauh dari Madinah. Dia bebas setelah 30 tahun kemudian. Pada saat itu, anaknya Rabi’ah bin Farrukh, guru Imam Malik sudah berusia 29 tahun. Tidak ada yang menyangkan Farrukh menjadi ulama besar. Dia menjadi salah satu pengajar di Masjid Nabawi, tempat Imam malik mendalami ilmu agama. Seseorang pernah bertanya kepada Abddurahman Farrukh terkait rahasia mendidik anak. Itu karena mereka heran Abdurrahman tak pernah mendidik anaknya secara langsung, karena dijadikan budak saat tertangkap. “Saya selalu titip anak saya kepada Allah, saya selalu titip agar Allah yang mendidiknya karena saya terhalang dari mendidiknya. Saya ada di negeri yang jauh, tapi enggak pernah lewat satupun waktu salat kecuali saya mendoakan anak saya,” ujar Salim A Fillah menirukan jawaban Abdurrahman Farrukh. Hal itu menjadi contoh bagi orang tua. Meski berjauhan dengan anak, doakan kebaikan untuk mereka. Doa-doa itu yang mengantar anak pada tangga-tangga kesuksesan. Tidak ada yang mustahil di dunia ini. “Itu salah satu suri tauladan yang luar biasa. Jadi, doakan anak yang mondok. Jangan pernah lupa untuk mendoakan,” tutur Salim A Fillah. (yus)

Read More

Bolehkah Seorang Muslim Masuk Gereja

Jakarta — 1miliarsantri.net : Banyak masyarakat awam yang menanyakan ketika seseorang menanyakan bolehkah seorang Muslim masuk ke dalam gereja. Hal tersebut seringkali terjadi dan beberapa pertanyaan seputar hal tersebut juga pernah disampaikan pada redaksi About Islam. Pertanyaan ini dijawab oleh dosen senior dan cendekiawan Islam di Institut Islam Toronto, Ontario, Kanada, Syekh Ahmad Kutty. “Anda diperbolehkan memasuki gereja jika Anda memiliki kebutuhan yang sah untuk melakukannya, seperti menghadiri pemakaman atau pernikahan atau mengenalkan diri Anda dengan cara ibadat Kristen atau bahkan menjalin hubungan baik dengan mereka. Tidak ada yang keberatan tentang itu dalam kasus seperti itu. Saya juga akan menambahkan bahwa hal ini tidak hanya disetujui, tetapi bahkan didorong dalam Islam,” terang Syekh Ahmad Kutty dilansir dari laman About Islam, Senin (24/7/2023). Menurut Syekh Ahmad Kutty, semua itu tergantung dari maksud dan tujuan kunjungan seseorang. Jika seseorang memasuki gereja untuk tujuan ibadah atau menerima berkah atau mengakui dosa-dosa nya atau memohon nikmat dari selain Allah, maka sudah jelas salah. “Sebaliknya, jika bukan karena salah satu alasan di atas, dan Anda hanya pergi ke sana untuk mengamati bagaimana umat Kristiani melakukan kebaktian dan membiasakan diri dengan cara mereka atau untuk tujuan penjangkauan, dialog, kerja sama dalam tindakan kebajikan, dan lainnya, maka tidak ada yang salah dengan itu,” sambungnya. Dalam kasus seperti itu, bahkan mungkin sangat dianjurkan tergantung pada sifat kunjungan Anda dan keadaannya. Kita tahu bahwa Khalifah Umar ibn Al-Khattab, ketika berada di Yerusalem, dibawa berkeliling di gereja kuno oleh patriark, tetapi dia menolak sholat di dalam. “Ketika ditanya tentang hal itu dia berkata, ‘Saya khawatir, jika saya melakukannya, umat Islam nantinya akan mengklaimnya sebagai tempat sholat atau mushala’. Sebagai penutup, saya dapat mengatakan tidak ada salahnya bagi umat Islam mengunjungi gereja, sinagoga, atau kuil jika tujuannya selain untuk ibadah atau alasan agama,” pungkasnya. (win)

Read More

Mengenali Mahamenteri Kartini, 3 Pembantu Raja dalam Mengatur Kerajaan Majapahit

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Minggu, 23 Juli 2023 – 06:41 WIB oleh Avirista Midaada dengan judul “Kisah Mahamenteri Kartini, 3 Pembantu Raja dalam Mengatur Kerajaan Majapahit | Halaman 3”. Untuk selengkapnya kunjungi:https://daerah.sindonews.com/read/1158175/29/kisah-mahamenteri-kartini-3-pembantu-raja-dalam-mengatur-kerajaan-majapahit-1690067227/20 Untuk membaca berita lebih mudah, nyaman, dan tanpa banyak iklan, silahkan download aplikasi SINDOnews.– Android: https://sin.do/u/android– iOS: https://sin.do/u/ios Mojokerto — 1miliarsantri.net : Kerajaan Majapahit pernah menjadi kemaharajaan besar di Nusantara sejak akhir abad ke-13 hingga abad ke-16 Masehi. Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Timur ini memiliki struktur pemerintahan dan pembagian area dengan masing-masing pemimpinnya. Dalam menjalankan pemerintahan, ada tiga mahamenteri yang membantu sang raja. Berbagai piagam Majapahit mencatat bahwa perintah raja ditampung tiga mahamenteri, yang disebut mahamenteri kartini terdiri dari Mahamenteri Hino, Mahamenteri Halu, dan Mahamenteri Sirikan. Kemudian perintah itu disalurkan kepada para tandapakirakiran makabehan, termasuk sang panca Wilwatikta. Demikianlah kedudukan Mahâmenteri Kartini itu dalam pemerintahan negara terlalu tinggi dan mahamantri katrini sudah dikenal sejak pemerintahan raja Kertarajasa. Tetapi, ketiga mahamenteri itu tidak mempunyai wewenang dalam urusan pemerintahan negara secara langsung. Urusan pemerintahan negara ada di tangan sang panca Wilwatikta yang dikepalai oleh patih seluruh negara, seperti dinyatakan dalam Nagarakretagama pupuh 10. Sang panca Wilwatikta terdiri dari patih, demung, kanuruhan, rangga, dan tumenggung. Artinya secara kesimpulan jabatan Mahamenteri Kartini ini konon telah ada sejak awal pembentukan negara Majapahit, sebagaimana tercantum dalam Piagam Kudadu dan Piagam Pemanggungan. Jika susunan Mahamenteri Kartini dalam O.J.O. LXXXIV dibanding dengan susunan Mahamenteri Kartini pada Piagam Bendasari, terdapat dua nama yang sama, yakni Dyah Iswara dan Dyah Ipoh, tetapi berbeda kedudukannya. Dengan hilangnya Dyah Sonder, Dyah Iswara yang semula menjadi Mahamenteri Sirikan, dijadikan Mahamenteri Hino, dan Dyah Ipoh, yang semula menjadi Mahamenteri Halu, dijadikan menjadi Mahamenteri Sirikan. Dyah Kancing mengisi jabatan Mahamenteri Halu. Kiranya urutan susunan ketiga mahamenteri. Hino, Sirikan, dan Halu itu memang mengandung arti urutan pangkat. Jabatan menteri Hino adalah jabatan yang paling tinggi di antara ketiga jabatan itu, sedangkan jabatan menteri Halu adalah yang paling rendah. Dari penelitian lebih lanjut, ternyata jabatan mahamenteri Hino, Sirikan, dan Halu bukan ciptaan Majapahit. Jabatan itu telah ada sejak zaman Mataram di Jawa Tengah, kemudian dibawa ke Jawa Timur oleh Raja Sindok. Di Jawa Timur, jabatan itu masih tetap dipertahankan pada zaman Kediri dan Singasari. Kita perhatikan, siapa-siapa yang pernah menjadi Mahamenteri Kartini pada zaman Singasari. Baik piagam Pakis, 1266, maupun piagam Gunung Wilis, 1269, hanya menyebut bahwa perintah Raja Kertanagara ditampung oleh Rakryan Mahamenteri Hino, Rakryan Mahamenteri Sirikan, dan Rakryan Mahamenteri Halu, kemudian disalurkan ke bawah kepadapara tanda rakryan pakirakiran makabehan,tanpa menyebut nama pejabatnya. Sementara Piagam Gunung Wilis menyebut nama para tanda yang diserahi urusan pemerintahan negara, yakni Rakryan apatih Kebo Arema, Rakryan demung Mapanji Wipaksa, dan Rakryan kanuruhan Mapanji Anurida. Nama para Mahamenteri Kartini tidak disebut. (ton)

Read More

Produksi Kurma di Arab Saudi Mencapai 1,6 Juta Ton Per Tahun

Riyadh — 1miliarsantri.net : Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian (MEWA) Kerajaan Saudi Arabia, mengumumkan telah memproduksi lebih dari 300 varietas kurma, secara global dalam mengekspor buah. Dikatakan bahwa produksi kurma di Kerajaan melebihi 1,6 juta ton per tahun. MEWA mengatakan Kerajaan telah menyaksikan peningkatan 5,4 persen dalam ekspor tanggal dan turunannya pada 2022, dibandingkan dengan 2021. Jumlah total ekspor melebihi 321 ribu ton, dengan nilai 1,28 miliar riyal. Terjadi peningkatan 121 persen dibandingkan 2016, ketika ekspor 134 ribu ton dengan nilai sebesar 578 juta riyal. Adapun tanggal ekspor selama Q1 tahun berjalan, ada pertumbuhan 2,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2022, dengan nilai melebihi 566 juta riyal. Kurma Saudi diekspor ke 111 negara di seluruh dunia. Arab Saudi melihat pertumbuhan besar dalam produksi kurma dan turunannya dengan penerapan teknologi terbaru dan standar kualitas tertinggi dalam prosesnya, yang menyebabkan peningkatan ekspor, menempatkan negara itu di urutan teratas daftar eksportir tanggal secara global pada 2021. MEWA juga mengatakan jumlah pohon kurma di Arab Saudi melebihi 34 juta pohon yang tersebar di seluruh wilayah Arab Saudi. Wilayah Al-Qassim memiliki jumlah pohon palem tertinggi dengan total 11,2 juta pohon, Madinah sebanyak 8,3 juta pohon dan Riyadh dengan 7,7 juta, sedangkan wilayah Timur (Al-Sharqiyah) memiliki 4,1 juta pohon. Kementerian menegaskan sektor kelapa sawit dan kurma adalah salah satu anak sungai produksi pertanian di Kerajaan, yang diandalkan untuk mencapai ketahanan pangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan. MEWA bekerja dengan otoritas terkait untuk mendukung dan meningkatkan inisiatif yang berkontribusi mengembangkan sektor ini sejalan dengan tujuan Visi Kerajaan 2030. Dalam kerangka pencapaian tujuan ini, MEWA telah mengadopsi sejumlah inisiatif dan rencana strategis yang berkontribusi meningkatkan ekspor nasional kurma dan produknya. Ini juga akan berkontribusi meningkatkan tingkat konsumsi lokal dan meningkatkan praktik pertanian dan industri, selain menawarkan dukungan dan bantuan kepada petani, serta menyediakan layanan pemasaran dan informasi yang diperlukan tentang sektor kurma. MEWA telah mendirikan pusat spesialis untuk pohon kurma dan perkembangannya. Ini berkontribusi untuk mengembangkan sektor ini, serta menciptakan sistem layanan terintegrasi untuk meningkatkan produktivitas. Fokus mempromosikan tanggal adalah pada kemitraan dengan sektor swasta. Pusat merumuskan standar promosi dan spesifikasi untuk berbagai varietas tanggal, selain meningkatkan kualitas tanggal sesuai dengan persyaratan pasar global. MEWA juga telah membentuk database untuk telapak tangan dan kurma, setelah mencari bantuan dari para ahli dan spesialis dalam melakukan berbagai penelitian pertanian di bidang ini dan bekerja sama dengan sejumlah otoritas pertanian, selain organisasi lokal dan internasional. Mengenai upaya internasional, MEWA mengatakan Arab Saudi telah mendukung pembentukan Dewan Tanggal Internasional karena keyakinannya pada pentingnya sektor ini dan perlunya meningkatkan kerja sama internasional di lapangan. Pertemuan pertama dewan diadakan di Al-Ahsa pada bulan Rajab atau Februari 2023, yang menyaksikan kehadiran sejumlah menteri pertanian, perwakilan negara-negara yang memproduksi dan mengimpor tanggal, serta Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), Organisasi Arab untuk Pengembangan Pertanian (AOAD), Pusat Arab untuk Studi Zona Kering dan Lahan Kering (ACSAD), dan Pusat Nasional untuk Kelapak Tangan dan Kurma. Wilayah Madinah saat ini menyaksikan panen pertama tanaman Rutab tahun ini. Rutab berarti tahap antara pematangan tanggal ketiga dan keempat. Pasar kurma sentral di Madinah menerima Rutab dalam jumlah berlimpah, terutama Rothana dan Ajwa, untuk memenuhi permintaan harian, termasuk kebutuhan gerai penjualan. Kementerian menunjukkan sebagian dari jumlah yang terjual diekspor langsung ke berbagai daerah dan kota di Arab Saudi melalui truk tertutup untuk memenuhi permintaan Rutab Madinah secara lokal. (dul)

Read More

Sebanyak 39 Narapidana Anak Menerima Remisi

Batam — 1miliarsantri.net : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Ka. Kanwil KemenhumHAM) Kepulauan Riau, Saffar Muhammad Godam mengatakan, sebanyak 39 narapidana anak di Provinsi Kepulauan Riau menerima remisi khusus peringatan Hari Anak Nasional 2023, dan tiga orang di antaranya langsung bebas. “Ada 39 narapidana anak yang mendapatkan remisi pada peringatan Hari Anak Nasional 2023. Ada 36 orang anak mendapatkan remisi dan masih menjalani sisa pidana, sedangkan tiga napi anak langsung bebas,” terang Saffar Muhammad Godam kepada media di Batam, Ahad (23/07/2023). Dia menjelaskan, 39 narapidana anak yang mendapatkan remisi itu tersebar di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Batam dan Rutan kelas I Tanjungpinang. Tiga orang narapidana anak yang langsung bebas terdapat di LPKA Batam. “Jadi, rinciannya, ada 34 orang di LPKA Batam, kemudian yang mendapatkan remisi 1 bulan ada 29 anakdan remisi 2 bulan ada lima anak. Untuk di Rutan Tanjungpinang ada dua anakyang mendapatkan remisi 1 bulan. Untuk tiga anak yang langsung bebas setelah mendapatkan remisi ini, ada di LPKA Kelas II Batam,” imbuhnya. Ia menyebutkan, rata-rata anak binaan yang mendapatkan remisi itu didominasi oleh kasus pencurian sepeda motor. Ia berharap pemberian remisi ini sebagai upaya kehadiran negara dalam mengendapkan masa depan anak. Menurut dia, pemberian remisi kepada narapidana anak itu telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Mereka telah menjalani pidana lebih dari 3 bulan dan belum berumur 18 tahun dengan melampirkan fotokopi akta kelahiran atau surat keterangan dari kepala keluarga yang menerangkan bahwa anak tersebut belum berusia 18 tahun. Selain itu, pemberian remisi itu sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, dan surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.PK.05.04-955 tanggal 6 Juni 2023. “Pemberian remisi ini sebagai upaya kami mempercepat proses integrasi anak dan mengurangi beban psikologi selama masa binaan,” pungkasnya. (han)

Read More

Gerakan Mahasiswa Pencari Surga Mencari Beberapa Masjid dan Musholla

Bekasi — 1miliarsantri.net : Gerakan yang dilakukan sekelompok pemuda Universitas Islam 45 Bekasi, yaitu Gerakan Gemmas (Gerakan Membersihkan Masjid), memiliki tujuan yang sangat mulia. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian anak muda atau remaja terhadap tempat ibadah, baik masjid maupun musholla di sekitar mereka. Selain itu, gerakan ini juga ingin menanamkan rasa kecintaan terhadap agama, moral, dan etika kepada anak muda atau remaja saat ini. Gerakan ini dilaksanakan di daerah Bekasi, khususnya di Mushola Al-Munawaroh di Jalan Banteng RT 04/15 Kranji Bekasi Barat. Penting bagi gerakan ini untuk meminta izin terlebih dahulu kepada Pengurus dan ketua DKM Mushola Al-Munawaroh, Bapak Tarya ada S.Pd. M.Pd. Beberapa peralatan yang dibeli untuk kegiatan ini antara lain sapu, pengharum ruangan, keset kaki, soklin lantai, dan sabun cuci tangan. Walaupun dana yang dikeluarkan tidak banyak, gerakan ini ingin memberikan dorongan motivasi kepada anak muda. Meskipun terlihat sepele, membersihkan tempat ibadah memiliki pentingnya bagi umat Muslim. Dengan membersihkan tempat ibadah, kita berharap dapat mendapatkan keberkahan dalam hidup dan menjadi anak muda yang taat kepada Allah dan Rasulnya. Gerakan Gemmas ini sangat positif karena tidak hanya memberikan manfaat langsung dalam menjaga kebersihan tempat ibadah, tetapi juga membantu membentuk sikap dan karakter yang baik pada generasi muda. Gerakan semacam ini juga dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan menjalankan ajaran agama dengan tanggung jawab. Semoga gerakan ini sukses dan memberikan dampak positif yang luas kepada masyarakat sekitar. (fat)

Read More

Keris Kiai Naga Siluman Milik Pangeran Diponegoro Yang Telah Hilang Ratusan Tahun Lalu, Akhirnya Kembali

Jakarta — 1miliarsantri.net : Keris Kiai Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro yang sempat hilang ratusan tahun telah ditemukan di Belanda dan resmi diserahkan ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta pada 5 Maret 2020 lalu. Penyerahan keris Kiai Naga Siluman itu dilakukan Duta Besar Indonesia untuk Belanda saat itu, I Gusti Agung Wesaka Puja dan diterima langsung oleh Kepala Museum Nasional Indonesia Siswanto. “Ini momentum bersejarah dengan kembalinya keris Pangeran Diponegoro sejak keluar dari tanah air kita 150 tahun lalu,” kata I Gusti Agung Wesaka Puja dikutip dari laman BBC Indonesia. Sejarawan Belanda, Caroline Drieenhuizen mengatakan Belanda selalu ragu terkait pemulangan artefak-artefak Indonesia. “Kalaupun dikembalikan, mereka melakukannya seperti keinginan baik mereka, bukan karena Indonesia punya hak untuk mendapatkan barang itu kembali. Mereka tidak merasa itu,” kata Caroline. Keris Pangeran Diponegoro tersebut dikabarkan sempat hilang dan Caroline menyatakan museum-museum itu tidak mencari dengan benar. Ia mengatakan, pada akhirnya Belanda mencarinya karena Indonesia terus memintanya. “Banyaknya artefak-artefak dan ditambah dengan daftar inventaris yang tidak lengkap menambah sulit pencarian barang-barang tertentu yang diminta Indonesia. Jadi bukan hanya masalah politik saja tapi juga masalah penyimpanan yang tidak rapih,” imbuhnya Keris Kiai Naga Siluman diberikan Pangeran Diponegoro kepada utusan Jenderal Hendrik Merkus de Kock, Kolonel Jan-Baptist Cleerens, setelah dirinya ditangkap pada 28 Maret 1830. Oleh Cleerens, keris itu dihadiahkan kepada Raja Willem I pada 1831. Keris itu kemudian disimpan di Koninklijk Kabinet van Zeldzaamheden (KKZ) atau koleksi khusus kabinet Kerajaan Belanda. (yud)

Read More