Pelunasan Biaya Jamaah Haji Tahun 2024 Sudah Mulai Dibuka

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama sudah membuka tahap konfirmasi keberangkatan dan pelunasan biaya bagi jamaah haji khusus 1445 H/2024 M. Proses ini dibagi dalam dua tahap. “Untuk tahap pertama berlangsung setiap hari kerja dari 12 – 15 Desember 2023. Sementara untuk tahap kedua berlangsung setiap hari kerja dari 26 – 29 Desember 2023,” terang Juru Bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie, di Jakarta, Rabu (13/12/2023). Kuota haji khusus 1445 H/2024 M berjumlah 17.680 orang, terdiri atas 16.305 kuota jamaah dan 1.375 kuota petugas PIHK. Ini merupakan 8% dari total kuota haji Indonesia yang berjumlah 221.000. Menurut Anna Hasbie, pihaknya telah mengirim surat kepada para Pimpinan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan juga Pimpinan Bank Penerima Setoran (BPS) Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Khusus. Surat itu disertai lampiran daftar nama jamaah haji khusus yang berhak melakukan konformasi dan pelunasan Bipih Khusus. “Ada 16.128 nama jamaah haji khusus berdasarkan daftar tunggu dan 177 jamaah lansia yang berhak melakukan konfirmasi keberangkatan dan pelunasan pada Tahap 1. Totalnya 16.305 orang. Ini daftar namanya sudah kami serahkan kepada para pimpinan PIHK dan BPS Bipih. Daftar nama mereka juga diakses melalui website haji.kemenag.go.id,” sebut Anna Hasbie. Ana menambahkan, untuk daftar nama jamaah haji khusus yang masuk kuota tambahan, akan diinformasikan secepatnya.. Bagi Jamaah Haji Khusus yang masuk dalam daftar berhak melakukan konfirmasi dan pembayaran setoran lunas Bipih Khusus tetapi terdaftar pada PIHK yang izinnya dinyatakan tidak berlaku, maka pelunasan Bipih Khususnya dilakukan pada PIHK yang izinnya aktif. Caranya, jamaah yang bersangkutan melakukan proses perpindahan antar PIHK sesuai dengan pilihan mereka. “Jamaah Haji Khusus atau PIHK yang melakukan proses perpindahan agar melapor kepada Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus cq. Kasubdit Perizinan, Akreditasi dan Bina PIHK atau kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi domisili. Jika terdapat sisa kuota setelah tahap kedua, maka pengisian sisa kuota akan dilakukan berbasis PIHK sesuai kesiapan PIHK dan jamaah,” lanjutnya. Anna Hasbie menambahkan, tahun ini kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dijadikan sebagai persyaratan pelunasan. Untuk itu, jemaah haji khusus diminta segera mendaftarkan diri sebagai peserta aktif JKN. “Untuk kepesertaan JKN bagi jemaah haji khusus, tahun ini dipersyaratkan untuk pelunasan. Tahun lalu, JKN dipersyaratkan juga tapi untuk pengembalian keuangan,” pungkasnya. (Iin) Baca juga :

Read More

Komika AR Ditetapkan Tersangka Atas Penistaan Agama

Lampung — 1miliarsantri.net : Komika Aulia Rakhman (AR) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. AR diduga melakukan penodaan agama melalui materi stand up comedy acara “Desak Anies Baswedan” Kamis (07/12/2023) lalu. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik dalam konferensi pers nya memgungkapkan, komika AR ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi. ”Dari hasil pemeriksaan AR, 7 saksi, dan 5 orang ahli dinyatakan komika berinisial AR melakukan penistaan agama,” ungkap Umi, Senin (11/12/2023). Dia mengungkapkan, AR ditahan di Mapolda Lampung untuk diproses lebih lanjut. Hasil penyelidikan, kasus yang dilaporkan oleh tiga orang ini berawal saat tersangka AR menerima tawaran mengisi stand up comedy. AR yang saat itu dihubungi oleh Farhan ditawari honor sebesar Rp1 juta untuk penampilannya dalam acara itu. Pada hari kejadian, AR lalu menyampaikan materi stand up comedy-nya itu. Umi mengatakan, tersangka AR dikenakan Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama subsider Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan. ”Kini kasus penodaan agama ini masih kami dalami lagi lebih lanjut,” tegasnya. Sementara itu AR meminta maaf usai diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Permintaan maaf itu disampaikan Aulia lewat video yang diunggah di Instagram pribadinya. Dalam postingan itu, Aulia menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalamnya. Dia membantah bertujuan menghina Nabi Muhammad lewat materi stand up comedy yang dia bawakan dalam sebuah acara baru-baru ini. “Assalamualaikum. Saya ingin mengklarifikasi dan meminta maaf atas video yang beredar baru-baru ini terkait dengan materi saya di acara itu. Di materi tersebut, saya tidak ada maksud sama sekali menyindir atau menghina Nabi Muhammad Allah SWT,” sambungnya. Aulia kemudian mejelaskan maksud dari materi stand up comedy yang dia bawakan. Dia mengaku ingin menyindir orang yang menggunakan nama Muhammad, tapi perlakuan mereka tidak mencerminkan namanya. “Saya hanya bermaksud menyindir orang yang sekarang ini banyak memiliki nama Muhammad. Cuma beberapa di antara mereka kelakukannya tidak mencerminkan arti dari nama tersebut,” jelasnya. Sadar materinya menimbulkan kontroversi, Aulia pun mengakui perbuatannya salah. Dia juga menyesal dan menyampaikan permohonan maaf kepada semua umat Islam di Indonesia. (han) Baca juga :

Read More

Masjid Tua ini Dibangun Pasukan Sultan Agung Ketika Kalah Perang Dengan VOC

Jakarta — 1miliarsantti.net : Masjid Al-Makmur di Jl KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, merupakan salah satu dari belasan masjid tua yang masih tersisa di Jakarta. Masjid ini dibangun pada 1704 oleh para keturunan bangsawan Kerajaan Islam Mataram pimpinan KH Muhammad Asyuro. Kini masjid yang berusia lebih tiga abad itu terkepung oleh hingar bingar pusat perdagangan Tanah Abang, salah satu pusat perdagangan terbesar di Jakarta. Di kiri kanan masjid jami ini sudah tidak ditemukan lagi perumahan penduduk karena hampir seluruh daerah sekitarnya menjadi pusat kegiatan bisnis. Sejarah masjid yang cukup tersohor di Jakarta itu terjadi ketika Sultan Agung dua kali menyerang kota Batavia (1618 dan 1619). Sekalipun mengalami kegagalan tapi para bangsawan Mataram merupakan juru dakwah yang handal. Di antara mereka kemudian menetap di Jakarta menjadi da’i dan membangun masjid sejumlah masjid, yang masih kita dapati di beberapa tempat di Ibu Kota. Masjid Al-Makmur mula-mula hanya sebuah mushola berukuran 12×8 meter. Pada 1915 diperluas oleh Habib Abu Bakar Alhabsyi, pendiri organisasi Jamiatul Chaer dan pendiri rumah yatim piatu Daarul Aitam di jalan yang sama. Luas masjid menjadi 1.142 m2 ketika Habib Abubakar memberikan tanah sebagai wakaf. Tahun 1932 masjid diperluas lagi atas tanah wakaf Salim Bin Muhammad bin Thalib. Kemudian pada tahun 1953 diperluas hingga luasnya menjadi 2.175 m2. Sayangnya, di depan masjid yang sangat bersejarah ini, di depannya tampak kumuh. Terutama oleh para pedagang kaki lima yang terkadang mangkal di depan masjid dan tumpah ruah ke jalan. Sementara mobil dan motor menjadikannya sebagai tempat parkir saat mereka hendak berbelanja ke pusat-pusat perdagangan Tanah Abang. Akibat pengembangan jalan, kini Masjid Al-Makmur hanya menyisakan (habis) beranda depan dengan tiga gerbang berpilar ramping berbentuk kelopak melati dan list-plang dengan lima lubang angin serta dua menara berkubah kecil bergaya mercusuar (dengan jendela dan teras) di kiri kanan bangunan utama. Sementara pedagang kaki lima kadang-kadang dengan enaknya menjajakan dagangannya di muka masjid. Jadi lengkap sudah kesendirian Masjid Al-Makmur yang makin terus dikepung. Masjid ini dikepung pertokoan, pusat bisnis, dan pedagang eceran yang makin banyak mencari doku di Tanah Abang. Tapi ketika masih ada kuburan wakaf, kini jadi rumah susun Tanah Abang, warga keturunan Arab yang meninggal dunia sebelum dimakamkan terlebih dulu jenazahnya dishalatkan di Masjid Al-Makmur. Para pedagang dan pembeli di Pasar Tanah Abang juga menjadikan masjid tua ini sebagai tempat sholat mereka terutama sholat Dzuhur dan Ashar. Makin berkembangnya bisnis di Tanah Abang, mengakibatkan Jalan KH Mas Mansyur dan sekitarnya seperti Kebon Kacang I sampai Kebon Kacang VI kini sudah berubah fungsi. Sebagian besar rumah telah menjadi tempat pertokoan, ekspedisi, dan gudang-gudang. Tidak heran kalau harga tanah yang berdekatan dengan Proyek Pasar Tanah Abang termasuk termahal di Jakarta. Seperti ketika pembangunan jembatan Metro Tanah Abang, rumah-rumah yang tergusur mendapat ganti rugi Rp 10 juta per m2. Menurut sejumlah warga, harga tanah milik mereka saat ini harganya Rp 20 juta per meter persegi. (yan) Baca juga :

Read More

Gagasan Penting Demokrasi Yang Sudah Dipersembahkan Gus Dur Bagi Anak Bangsa

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) mengatakan, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memiliki komitmen luar biasa terhadap demokrasi dengan gagasannya yang sangat dalam, khususnya dalam membentuk kekuatan masyarakat sipil. “Komitmen kuat Gus Dur terhadap demokrasi ini luar biasa, tidak bisa diragukan. Salah satu gagasan penting demokrasi Gus Dur adalah tentang pentingnya membentuk kekuatan masyarakat kekuatan sipil yang kuat. Menurut saya itulah pelajaran dari Gus Dur mengenai demokrasi,” ungkap Gus Ulil, Senin (11/12/2023). Menurutnya, Gus Dur telah berhasil melakukan upaya untuk tidak masuk ke dalam lingkaran kekuasaan Soeharto. Gus Dur mencoba mengontrol penguasa dengan menyatukan kekuatan-kekuatan sosial. Ini bentuk tindakan Gus Dur dalam menolak politik rezimentasi ala Soeharto di masa Orba. “Ketika Orde Baru berusaha menyeragamkan kekuatan-kekuatan sosial di dalam masyarakat atau disebut politik rezimentasi, Gus Dur melakukan upaya untuk mengimbangi itu dengan cara menolak ajakan penguasa untuk masuk ke dalam kekuasaan. Gus Dur sadar bahwa pemerintahan Orde Baru tendensi kecenderungannya ingin membangun penyeragaman politik. Nah, Gus Dur mencoba menolak itu,” imbuh menantu Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus itu. Gus Ulil kemudian menyoroti penerimaan NU terhadap Pancasila pada masa Orde Baru. Meski pada awalnya terlihat sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah, tafsiran para tokoh NU terhadap Pancasila sebenarnya melibatkan interpretasi mendalam. NU mencoba mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan Pancasila, menciptakan keselarasan antara ajaran agama dan dasar negara. Penerimaan Pancasila oleh NU tidak semata-mata menandakan dukungan terhadap rezim Soeharto. “Ketika NU menerima Pancasila, itu memang kelihatannya seperti NU mengamini kebijakan pemerintah, tapi kalau kita telusuri lebih dalam NU menerima Pancasila ketika era Soeharto dengan tafsiran sendiri,” terang Pengasuh Ghazalia College itu. Gus Ulil menegaskan, NU tidak sepenuhnya menyerah pada kehendak penguasa. Sebab demokrasi mengandung prinsip perimbangan kekuasaan, di mana sistem demokrasi yang sehat memerlukan adanya keseimbangan kekuatan dalam masyarakat. “Jadi tidak seluruhnya menyerah kepada kehendak penguasa. Intinya demokrasi adalah perimbangan kekuasaan. Dalam sistem demokrasi sehat harus ada perimbangan kekuatan dalam masyarakat. Tidak boleh ada kekuatan yang terlalu dominan menyeragamkan masyarakat,” tuturnya. Gagasan Gus Dur tentang Demokrasi dibentuk oleh Pesantren dan Orde Baru ADVERTISEMENT Menurut Gus Ulil, terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi Gus Dur memiliki pandangan tentang demokrasi. Pertama, karena latar belakang sebagai individu yang tumbuh dalam tradisi pesantren dan NU, sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia. Kedua, karena pengalaman menghadapi kekuasaan otoriter selama masa pemerintahan Presiden Soeharto. “Etika dan pandangan Gus Dur soal demokrasi sangat dibentuk oleh dua hal. Pertama oleh latar belakang Gus Dur sebagai seseorang yang tumbuh dalam tradisi NU Pesantren. Kedua, dibentuk oleh pengalamam beliau ketika berhadapan dengan kekuasaan otoriter di masa Soeharto,” jelasnya. Sebagai informasi, Haul Ke-14 Gus Dur akan digelar di Ciganjur pada Sabtu (16/12/2023) pukul 19.30 WIB sampai selesai. Pada haul tahun ini, tema yang akan diangkat adalah Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur. (rid) Baca juga :

Read More

Brigade Al Qassam Hancurkan Lebih dari 180 tank Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Sayap bersenjata Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, telah menghancurkan lebih dari 180 kendaraan tempur Israel di Jalur Gaza. Hal itu disampaikan juru bicara Brigade al-Qassam, Abu Ubaida. “Para pejuang kami telah menghancurkan secara keseluruhan atau sebagian lebih dari 180 kendaraan tempur dalam 10 hari terakhir setelah berakhirnya gencatan senjata kemanusiaan,” ujarnya, Senin (11/12/2023). Dia menambahkan, pasukan perlawanan sekarang berada dalam jarak dekat dengan musuh di dekat Beit Lahia, Deir al-Balah, Jabalia, Syekh Rawdan, al-Zeitun, Khan Yunis, dan mereka mengalami kerugian besar. “Orang-orang Palestina melakukan penyergapan dan meledakkan ranjau di jalan militer Israel, melakukan penembak jitu dan senapan mesin ke arah pasukan Israel. “Musuh gagal di semua bagian garis depan dan akan benar-benar dikalahkan jika tidak menghentikan agresinya,” lanjutnya. Ia menegaskan Israel, dalam aksinya, tidak akan dapat membebaskan dengan paksa seorang tentara pun yang ditawan pada tanggal 7 Oktober. “Pertukaran tawanan dapat dilanjutkan hanya dengan syarat-syarat dari Hamas,” pungkasnya. (zul) Baca juga :

Read More

Rasulullah SAW Sosok yang Menyayangi Istri dan Anak-anaknya.

Surabaya — 1miliarsantri.net : Nabi Yang mulia, Rasulullah Muhammad SAW begitu mencintai istrinya dan anak perempuannya. Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan mereka pada kebaikan. Ali menceritakan kepada kami, bahwasanya pernah suatu kali Fathimah mengeluhkan sakit yang ia rasakan di tangannya akibat menggiling tepung (sendiri). Pada saat yang sama ketika itu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam memperoleh ghanimah berupa tawanan. Mengetahui hal itu, Fathimah pun berangkat untuk menemui Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, namun ia tidak mendapati beliau di rumahnya, ia hanya bertemu dengan bunda Aisyah saja. Maka ia pun memutuskan untuk memberitahukan bunda Aisyah tentang maksud kedatangannya. Setelah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam tiba di rumah, bunda Aisyah pun menceritakan tentang kedatangan Fathimah dan tujuannya. Lalu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pun langsung datang ke rumah kami, padahal ketika itu kami sudah menuju ke pembaringan. Mengetahui kedatangan beliau, kami pun segera beranjak dari tempat tidur untuk berdiri menyambutnya. Namun beliau berkata, “Tetaplah di tempat kalian.” Lalu beliau duduk di tengah-tengah antara aku dan Fathimah, bahkan ketika itu aku dapat merasakan bekunya kaki beliau di dadaku. Kemudian beliau berkata, “Maukah kalian berdua aku ajarkan perkara yang lebih baik dari apa yang kalian minta? Apabila kalian hendak tidur, maka bacalah takbir sebanyak tiga puluh empat kali, tasbih sebanyak tiga puluh tiga kali, dan tahmid sebanyak tiga puluh tiga kali. Itu semua lebih baik untuk kalian berdua dibandingkan memiliki seorang pembantu.” (HR. Bukhari no.3705 dan Muslim no.2727) Pada riwayat lain ditambahkan, bahwa setelah menyampaikan riwayat itu Ali Radhiyallahu Anhu berkata, “Aku tidak pernah meninggalkan kebiasaan itu setelah aku mendengarnya dari Nabi.” Seseorang bertanya, “Meskipun pada malam (perang) Shiffin?” ia menjawab, “(Aku tidak pernah meninggalkannya) meskipun pada malam (perang) Shiffin.” (HR. Bukhari no.5362 dan Muslim no.2727) Seperti dikutip dari buku Beginilah Rasulullah ﷺ Bersama Keluarga, Dari Aisyah radiallahuanha ia berkata : “Ketika istri-istri Nabi berada di dekatnya, ia tidak meninggalkan satu pun dari mereka. Kemudian Fatimah datang dengan berjalan, tidak sedikitpun cara jalan Fatimah menyelisihi cara jalan Rasulullah. Ketika Nabi melihatnya ia pun menyambutnya seraya berkata : “Selamat datang anakku”. Kemudian mendudukannya di kanan atau kirinya”. (HR. Muslim) Demikianlah kelembutan dan sayang Nabi ﷺ kepada anaknya. Dengan tersenyum, sambutan yang penuh dengan cinta dan penghargaan. Karena anak-anak kita tidak hanya menginginkan pemenuhan kebutuhan makan dan pakaian, melainkan mereka juga menginginkan interaksi yang baik, didengarkan serta ditanggapi harapan-harapan mereka. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. al-Furqan ayat 74 ). Sebagaimana diketahui, bahwa malam Shiffin yang dimaksud adalah malam terjadinya perang Shiffin, di mana Ali -Radhiyallahu Anhu- menjadi panglima perangnya. Namun, meskipun demikian ia tetap menyempatkan waktunya untuk mengerjakan sunnah yang diajarkan oleh Nabi kepadanya itu. (yat) Baca juga :

Read More

Sebanyak 315 Pengungsi Rohingya Mendarat di Aceh

Banda Aceh — 1miliarsantri.net : Sebanyak 315 orang pengungsi Rohingya kembali mendarat di Aceh. Mereka mendarat di wilayah pesisir Blang Raya Kabupaten Pidie, dan pantai Blang Ulam Kabupaten Aceh Besar. Para imigran Rohingya di Pidie mendarat Ahad sekitar 03.30 WIB dan di Aceh Besar sekira pukul 05.30 WIB. Hal tersebut disampaikan Panglima Laut Aceh, Miftach Tjut Adek, Ahad (10/12/2023). “Iya ada dua kapal Rohingya, satu di daerah Blang Raya, satu lagi di kawasan pantai Blang Ulam Aceh Besar,” terang Miftach Tjut Adek. Kedatangan pengungsi Rohingya di Pidie tersebut sempat mendapat penolakan dari warga setempat, tetapi kemudian mereka terus kembali hingga akhirnya berhasil mendarat. Sementara itu, Kapolsek Muara Tiga Kabupaten Pidie Ipda Efendi mencatat jumlah keseluruhan para etnis Rohingya yang mendarat di sana sekitar 180 orang. “Jumlah perempuan lebih dominan yaitu sebanyak 74 orang, sementara laki-laki 53 orang, anak laki-laki 26 orang dan 27 orang anak perempuan,” kata Efendi. Sedangkan di Aceh Besar, Kapolsek Krueng Raya Rolly Yuiza Away menyampaikan bahwa imigran Rohingya yang mendarat di sana sekitar 135 orang, dan belum dapat rincian dari jumlah pengungsi tersebut. Posisi pengungsi tersebut, kata Rolly, dengan kapal yang ditumpangi jaraknya cukup jauh sekitar satu kilometer, dan mereka turun berjalan kaki hingga ke tempat yang disinggahi saat ini. “Anggota baru menemukan kapal, dan lokasinya jauh sekitar satu kilometer. Mereka berjalan kaki,” ujar Rolly. Sebagai informasi bahwa kedatangan pengungsi Rohingya pada hari ini merupakan gelombang ke-9 ke Aceh sejak November 2023. Titik yang didatangi imigran tersebut yakni di Kabupaten Pidie terjadi empat gelombang, Bireuen dan Aceh Timur masing-masing satu gelombang, Kota Sabang dua gelombang dan terakhir di Aceh Besar satu gelombang. (mik) Baca juga :

Read More

Israel Hancurkan Jalanan utama Kota Rafah

Rafah — 1miliarsantri.net : Pasukan zionis Israel melancarkan serangan udara ke kota Rafah di pinggiran Gaza, pada Ahad (10/12/2023) dini hari pukul 02.00 waktu setempat. Serangan udara ini adalah situasi yang menyedihkan bagi para pengungsi yang pindah ke Kota Rafah dari Khan Younis di Gaza selatan. Wartawan Aljazirah, Hani Mahmoud, melaporkan dari Rafah bahwa ada sekitar 30 serangan udara menghancurkan dua jalan utama yang menghubungkan Kota Rafah ke Khan Younis dan seluruh Jalur Gaza. Kondisi ini membuat pergerakan menjadi sangat sulit bagi orang-orang yang mencoba mengungsi dari Khan Younis ke Rafah. Ada kekhawatiran yang semakin besar bahwa operasi militer Israel akan meluas ke Kota Rafah. Masyarakat khawatir hal ini akan menyebabkan pengungsian permanen mereka, karena tidak ada tempat lain yang bisa mereka tuju kecuali perbatasan dengan Mesir. Semenara itu gambar-gambar terbaru dari Jalur Gaza yang berhasil diperoleh Aljazirah memperlihatkan asap tebal dari pengeboman Israel terlihat di langit dari berbagai wilayah kantong yang terkepung pada hari ini. Serangan Israel sepanjang Sabtu (9/12/2023) telah menewaskan puluhan orang di Gaza tengah, menurut laporan kantor berita WAFA. Dari Khan Younis dilaporkan setidaknya 10 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di wilayah tersebut. Serangan udara Israel menghantam sebuah rumah di Khan Younis. “Selain menewaskan sedikitnya 10 warga Palestina, serangan tersebut juga melukai puluhan lainnya,” kata kantor berita WAFA melaporkan mengutip sumber medis. WAFA juga melaporkan bahwa sejumlah korban serangan Israel yang belum dikonfirmasi masih hilang di bawah reruntuhan di sebelah barat Khan Younis. Kota Khan Younis, yang saat ini menampung puluhan ribu warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran di Gaza utara, telah menjadi fokus serangan tanpa henti dari militer Israel. (zul/AZ) Baca juga :

Read More

Peristiwa Ketika Sultan Agung Mataram Tidak Menunaikan Puasa Ramadhan

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Kiai Penghulu di Keraton Mataram sedang bercengkerama dengan anak cucu di bulan Ramadhan. Dua abdi dalem (pembantu) keraton yang sedang menggunjingkan Sultan Agung mengeraskan suaranya saat melewati tempat Kiai Penghulu. Kiai Penghulu mendengar gunjingan itu dengan jelas bahwa Raja Mataram Sultan Agung tidak menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Kiai Penghulu pun mendapatkan bahan untuk menguji Sultan Agung. Keesokan harinya, Kiai Penghulu menghadap Sultan Agung. Saat itu Sultan Agung sudah siap menyantap makanan. “Ah, baru tahu, ternyata ada Ratu Wali, Panatagama, di bulan Ramadhan tidak berpuasa. E-e-e-e, mana ada kalifah yang menjadi tuntunan malah tidak bisa dipatuhi. Kitab apa yang mengajarkan hal ini?“ cerocos Kiai Penghulu. Kiai Penghulu ini adalah orang Kramatwatu di Panarukan yang dulu pernah menitip pesan untuk Imam Syafii ketika Sultan Agung hendak berangkat ke Makkah untuk shalat Jumat. Sultan Agung lalu mengangkatnya menjadi penghulu keraton atas saran Imam Syafii. “Kakang Penghulu, aku kok kurang paham dengan perkataanmu. Maksud Kakang Penghulu bagaimana?” tanya Sultan Agung yang heran karena datang tiba-tiba Kiai Penghulu berkata menyerocos. “Sekarang bulan Ramadhan, Gusti. Mengapa Panjenengan tidak menjalankan puasa Ramadhan?” jawab Kiai Penghulu. Kemarin, Kiai Penghulu mendengar gunjingan dua abdi dalem keraton yang mempermasalahkan Sultan Agung karena tidak berpuasa di bulan Ramadhan. Salah satu abdi dalem bercerita bahwa Sultan AGung setiap hari makan seperti biasa. Bahkan, jumlah waktu makan di bulan Ramadhan ini melebihi jumlah waktu makan di hari-hari biasanya. “Kok malah makan sampai lima-enam kali. Apa tidak kasihan dengan para pembantu,” keluh di abdi dalem yang satu kepada temannya. “Aku tahu ini bulan puasa, namun yang berpuasa kan bulannya. Jadi, aku tak perlu ikut berpuasa,” jawab Sultan Agung. “Duh bagaimana ini, Gusti? Padahal semua abdi dalem, besar kecil, laki perempuan, yang sudah beragama Islam, menurut syariat Islam yang diajarkan Nabi Muhammad semua berpuasa. Saya yang mengajarkannya,” kata Kiai Penghulu. Kiai Penghulu pun menekankan bahwa ia mengajarkan hal itu karena perintah dari Sultan Agung yang menunjuknya sebagai penghulu keraton. “Jika rakyat mendengar bahwa Panjenengan tidak berpuasa, tentu saja nanti mereka juga tidak berpuasa,” lanjut Kiai Penghulu. “Kakang Penghulu, jangan salah terima. Aku ini kan Kalifatullah, berbeda dengan rakyat kebanyakan kan?” kata Sultan Agung. Kiai Penghulu pun membenarkan pernyataan Sultan Agung. Namun, menurutnya, menjadi kalifatullah itu adalah menjadi wakil Allah di muka bumi, yang menjadi penguasa keadilan seluruh jagad. Memiliki jasad yang sama dengan rakyat kebanyakan. Juga memiliki syahwat, memiliki keinginan untuk makan, tidur, bangun tidur. Juga bisa lupa, kaget, tertawa, sakit, meninggal, seperti haknya rakyat kebanyakan. Karena itu, menurut Kiai Penghulu, sebaiknya Sultan Agung tetap berpuasa di bulan Ramadhan karena rakyat kebanyakan juga berpuasa. Mendengar penjelasan itu, Sultan Agung tertawa. Lalu bertanya, “Puasanya rakyat kebanyakan itu seperti apa?” Kiai Penghulu pun menjelaskan, bahwa rakyat kebanyakan setiap bulan Ramadhan bangun jam tiga pagi untuk sahur. Sepanjang hari mereka tidak makan minum. “Ketika kelelawar sudah beterbangan di sore hari, itulah waktunya berbuka,” kata Kiai Penghulu. Kelelawar akan terbang mencari makan saat matahari tenggelam. “Apa sudah benar-benar berpuasa jika melakukan hal itu,” tanya Sultan Agung. Kiai Penghulu pun menjawab, seperti itulah syariat berpuasa di bulan Ramadhan. Maka Sultan Agung pun lantas berpuasa Ramadhan. (mif)

Read More

Inayah Ajak Generasi Muda Hadir diacara Haul, Sekaligus Mensuri Tauladani Politik Kebangsaan Gus Dur

Jakarta — 1miliarsantri.net : Putri ke-4 almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wulandari Wahid mengungkapkan, keprihatinan dengan kondisi bangsa saat ini, bukan hanya situasi politik melainkan juga kondisi generasi muda yang dinilainya kurang mengenal sejarah serta nilai-nilai baik yang diajarkan oleh para tokoh bangsa. Berangkat dari keprihatinan itu Inayah berniat mengenalkan pemikiran-pemikiran dan ajaran-ajaran Gus Dur terutama mengenai politik kebangsaan pada Haul ke-14 Gus Dur di Ciganjur, 16 Desember 2023 mendatang dengan mengangkat tema Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur. “Banyak orang mengaitkan demokrasi Gus Dur memang demokrasinya Gus Dur seperti apa? Tindakan, ucapan, kebijakan Gus Dur ketika ngomong politik rakyat, politik kebangsaan. Nah itu yang akan kami munculkan dalam berbagai bentuk pada saat nanti haul,” terang Inayah kepada 1miliarsantri.net, Senin (11/12/2023). Inayah menganggap banyak orang yang mengenal Gus Dur hanya sebagai Presiden ke-4. Ketika publik bicara demokrasi konteksnya Gus Dur sebagai presiden padahal jauh sebelum Gus Dur menjabat presiden telah mengenalkan demokrasi dengan cara menjadi penggerak sosial. “Gus Dur membawa kekuatan demokrasi itu jauh sebelum jadi presiden dan setelah jadi presiden dengan cara menjadi penggerak sosal yaitu mengumpulkan simpul-simpul masyarakat dan itu yang tergerak bahwa kekuatan ada di tangan rakyat,” sambung Sekretaris Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu. Inayah menilai sistem politik hari ini tidak berpihak pada rakyat, tapi hanya berpihak pada elit tertentu saja. Maka yang bisa dilakukan adalah membentuk simpul-simpul masyarakat yang kritis. Dalam konteks pemilu, masyarakat memilih pemimpin bukan karena sentimen, janji atau gimik. “Jadi itu yang saya rasa penting ingatkan hari ini bahwa kita bisa loh benahi pelan-pelan demokrasi kita, daya kritis masyarakatnya, resiliensinya kemudian bagaimana mereka punya kekuatan untuk menuntut perubahan itu yang kita harapkan,” jelas Inayah. Inayah menambahkan, Gus Dur selalu menekankan bahwa tidak ada kekuasaan yang pantas dibela mati-matian apalagi sampai mengorbankan masyarakat, terutama rakyat kecil. “Hari ini banyak sekali pemimpin yang kita lihat bukan lagi fokus pada bagaimana kekuasaan diletakkan di tangan masyarakat. Dan, tugas para politisi itu sebenarnya membantu supaya demokrasi bisa berjalan dengan baik tapi yang terjadi hari ini para politisi dan para elit berebut kekuasaan,” ungkap Inayah. Menurut Inayah, jika bicara demokrasi Gus Dur, bukan hanya siapa yang akan membawa negara, mau dibawa dan siap dalam bentuk apa tapi juga siap untuk tidak menjabat, tidak memilih, untuk tidak berkuasa demi kemaslahatan rakyat. Inayah mengajak masyarakat untuk hadir pada peringatan Haul ke-14 Gus Dur yang digelar di kediaman Gus Dur Jalan Warung Sila No 10 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 16 Desember 2023, pukul 20.00 WIB. Haul kali ini terbuka untuk umum dan akan menghadirkan salah satu sahabat Gus Dur sekaligus Mustasyar PBNU, yaitu KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus. “Para khalayak yang ingin mengenang Gus Dur, sambung rasa dengan teman-teman lainnya monggo hadir di Ciganjur. Tahun ini kita memulai kembali untuk umum karena tahun sebelumnya masih pandemi dan digelar secara hibrid,” ajaknya. Inayah mengatakan, pada haul ke-14 temanya akan menegaskan lagi budaya etika demokrasi di bawah kepemimpinan Gus Dur. Inayah menilai tema ini menjadi relevan dengan kondisi bangsa hari ini. “Kami melihat demokrasi hari ini diacak-acak seenaknya. Apakah orang-orang yang berkontestasi legal, menyalahi aturan? Mungkin enggak. Tapi apakah etis? Belum tentu. Jadi itu yang ingin kami munculkan,” katanya. Lebih lanjut, Inayah menyampaikan pemilu 2024 didominasi anak muda yang jaraknya jauh dari demokrasi yang diperjuangkan Gus Dur. Oleh karena itu, pesan yang dibawa dalam tema ini supaya anak muda mengingat lagi demokrasi yang dibawa Gus Dur. “Hari ini terutama teman-teman muda yang menjadi peserta pemilu mungkin gapnya jauh dari Gus Dur. Mereka juga enggak tahu demokrasi yang dibawa Gus Dur makanya kita ingin mengenalkan kembali propose itu sebagai etika,” pungkasnya. (Iin) Baca juga :

Read More