Para Pengungsi di Tengah Cuaca Dingin dan Kelaparan Memenuhi Kota Rafah

Gaza — 1miliarsantri.net : Kota Rafah, Jalur Gaza selatan mendadak menjadi kota paling ramai saat ini. Dalam tayangan Aljazeera, kota tersebut sudah dipenuhi para murabith. Bahkan, sekadar mencari tempat duduk untuk melepas lelah butuh effort tinggi. “Kami sungguh menderita. Kami datang ke Rafah dan tidak ada tempat yang kosong, bahkan jalanan juga penuh orang. Saya berdiri di trotoar mencoba mencari tempat untuk duduk, tapi tidak ada. Kami telah menjadi pengungsi di Nusayriah selama dua bulan, dan 3 hari yang lalu pasukan pendudukan Israel memberi tahu kami untuk pergi ke Rafah karena kami berada dalam bahaya. Hidup kami berada di jalanan, semuanya sekarang berada dalam bahaya,” terang Said, seorang warga sipil yang terpaksa mengungsi di kota tersebut. Sementara itu, Hajjah Ghada Al-Banna bersandar pada mobil putranya yang mengungsi di tepi jalan, dengan air matanya mengalir, dia berbicara tentang tragedi yang mengerikan. “Lebih dari dua bulan kami berdiri di jalanan, merasakan dingin dan lapar, tak seorang pun melihat kami dengan mata, kami lelah dan mati karena kedinginan, dan tidak tahu kemana harus pergi,” ungkapnya. Dia melanjutkan, “Kami ingin dunia berdiri bersama kami, bahkan jika hanya satu hari atau satu jam. Sebelumnya, kami berada di Bureij di sekolah yang dimiliki oleh UNRWA, setidaknya kami memiliki tempat untuk berlindung. Namun, sekarang kami menderita di jalanan, tidak tahu di mana dan bagaimana kami bisa duduk sama sekali.” Kepala Pemerintah Kota Rafah, Ahmad al-Sufi, mengatakan, sejumlah besar penduduk mengarah ke Kota Rafah, yang pada dasarnya sudah menderita dari kepadatan penduduk yang sangat tinggi. Jumlah pengungsi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah setempat. Tidak ada alat transportasi yang dapat berjalan dengan mudah di jalanan karena kepadatan yang tinggi dan keberadaan tenda pengungsi di jalan-jalan. Al-Sufi menegaskan, banyak pengungsi tidak memiliki tempat tinggal selain jalanan, trotoar, dan sisi jalan, yang mengancam terjadinya bencana besar karena cuaca dingin selama musim dingin. Menurut Badan Pusat Statistik Palestina pada 2022, jumlah penduduk Kota Rafah adalah 300.000 jiwa. Seiring dengan besar pengungsi yang dialaminya, lebih dari 300.000 pengungsi mencari perlindungan di dalam 44 sekolah UNRWA, 27 sekolah pemerintah, klub olahraga, fasilitas umum dan pribadi, serta ribuan mencari perlindungan di rumah kerabat dan teman. Kota Rafah menderita karena kekurangan infrastruktur dan fasilitas layanan, yang membuatnya sulit untuk menerima ratusan ribu pengungsi yang hidup dalam kondisi kemanusiaan yang buruk. (dul) Baca juga :

Read More

Kolaborasi BMH-PT Visi Inklusi dan Yayasan Raudhatul Makfifin Hadirkan Mesin Produksi Alquran Braille

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kebahagiaan menjadi milik tiga pihak dalam sesi serah terima mesin produksi Alquran Braille dari BMH kepada Yayasan Raudhatul Makfufin yang juga didukung oleh PT Visi Inklusi di Kampung Buaran, Tangerang Selatan, Banten. Ketua Yayasan Raudhatul Makfufin, Ade Ismail mengaku bersyukur dengan bantuan mesin produksi Alquran Braille itu. “Atas nama keluarga besar yayasan, kami sampaikan terimakasih kepada BMH dan PT Visi Inklusi yang telah memberikan bantuan mesin produksi ini kepada yayasan kami,” ungkapnya kepada 1miliarsantri.net, Ahad (7/1/2024) Laznas BMH sendiri menggandeng Yayasan Raudhatul Makfufin karena kiprah panjang dalam hal ini, sejak 1983. “Laznas BMH yakin yayasan ini mampu menguatkan amanah umat terhadap epngadaan mesin produksi ini. Terlebih yayasan ini telah konsisten dalam produksi Alquran Braile sekian lama,” terang Dirut Laznas BMH, Supendi. Tidak ketinggalan Manajer Marketing PT Visi Inkulsi, Maksum mengaku bangga dengan kiprah BMH dan Yayasan Raudhatul Makfufin. “Saya bangga dengan kedua yayasan ini, BMH dan Yayasan Raudhatul Makfufin yang sejatinya terdepan dalam mendorong anak bangsa yang tunanetra menjadi generasi cerdas dan religius. Kedua lembaga ini benar-benar membantu tugas pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

UAH : Jika Ingin Allah Merubah Hidupmu, Perbaikilah Shalatmu

Jakarta — 1miliarsantri.net : Mubaligh Muda Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, shalat tidak hanya sekadar rangkaian gerakan fisik, melainkan sebuah koneksi spiritual yang memiliki kekuatan untuk mengubah hidup seseorang. Shalat merupakan sebuah ajaran yang mengajarkan seseorang untuk merendahkan diri di hadapan Sang Pencipta. Melalui meletakkan diri dalam posisi tunduk, seseorang mengakui kebesaran-Nya dan memperoleh rasa hormat yang mendalam. UAH menekankan, setiap gerakan dalam shalat memiliki makna mendalam. Saat sujud, setiap individu menyadari kelemahan dan ketergantungan pada Allah. “Shalat adalah membangun konektivitas dengan Allah yang kuat. Itulah yang dimaksud dalam Surat An-nisa 103,” terang UAH dalam unggahan di kanal YouTube Adi Hidayat Official, Jumat (5/1/2023). Menurut penjelasan UAH, salat dianggap tuntas atau berhasil ketika seseorang merasakan konektivitas langsung dengan Allah. “Jika Anda telah menyelesaikan salat dengan baik, maka ukuran keberhasilan salat adalah ketika Anda merasakan konektivitas dengan Allah,” tuturnya. Dia menambahkan bahwa kunci utama adalah selalu mengingat Allah. Saat berjalan, bekerja, atau dalam situasi apa pun, ketika seseorang ingat Allah, dia dapat mengarahkan tubuhnya sehingga tidak melakukan apa yang tidak disukai Allah. UAH menjelaskan bahwa meskipun tidak mudah, salat melibatkan semua gerakan, bacaan, dari takbir hingga salam, bukan hanya sebagai gerakan formalitas, tetapi sebagai petunjuk langsung dari Rasulullah yang terhubung dengan Allah. “Jadi, dalam salat, setiap gerakan, bacaan, memiliki hikmah. Semua memiliki makna,” tegasnya. Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa profesi-profesi para sahabat dan generasi setelahnya yang mempelajari shalat dengan benar telah mengubah hidup mereka. “Jadi, mereka lebih sukses dalam menjalani hidup dari apapun yang mereka pilih. Shalat, kata Allah dalam Al-Quran, akan mengubah hidupmu. Minimal, salat mendorong kita untuk menjadi lebih baik, bukan hanya sebagai individu yang lebih baik, tetapi juga membuat segala sesuatu yang kita lakukan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (yan) Baca juga :

Read More

Kemenag Umumkan Hasil Seleksi Tenaga Kesehatan Haji Tahun 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan hasil seleksi administrasi Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 yang dilaksanakan secara online pada 2-4 Januari 2024 sudah bisa dicek pada Jumat, 5 Januari 2024 lalu melalui link daftarin.kemkes.go.id. Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan telah membuka rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji (TKH) tahun 2024/1445 H sejak tanggal 18 hingga 31 Desember 2023 lalu. Pendaftaran Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 ini dilaksanakan secara online tanpa dipungut biaya. Adapun jumlah formasi yang dibuka dalam seleksi penerimaan Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 yakni sebanyak 2.239 orang. TKH sendiri merupakan petugas atau Tenaga Kesehatan Haji yang mempunyai tugas untuk memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji di kelompok terbang (kloter) selama 24 jam. Dalam proses seleksi penerimaan TKH 2024 setelah pengumuman hasil seleksi administrasi dirilis, pelamar yang telah dinyatakan lolos dalam tahap seleksi administrasi berhak untuk mengikuti tahap selanjutnya yakni Tes Wawasan Tenaga Kesehatan Haji. Berikut adalah cara untuk mengecek pengumuman hasil seleksi administrasi Tenaga Kesehatan Haji 2024: Buka website daftarin.kemkes.go.id Klik menu “Masuk” yang tertera pada laman beranda Kemudian isi NIK dan Password dengan data yang benar sesuai akun masing-masing pelamar Klik pada kolom “I’m not a robot” Selanjutnya klik “Masuk” Setelah semua langkah tersebut selesai, pengumuman hasil seleksi Tenaga Kesehatan Haji 2024 akan muncul di dashboard laman tersebut. Pelaksanaan Tes Wawasan Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 telah dijadwalkan setelah pengumuman hasil seleksi administrasi disampaikan pada Jum’at, 5 Januari 2024 mendatang. Merujuk pada surat pemberitahuan dari Kemenkes RI Nomor HJ.05.02/A.XI/1342/2023 proses seleksi administrasi Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 dilaksanakan secara online mulai tanggal 2 hingga 4 Januari 2024. Bagi pelamar yang telah dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi dapat mengikuti seleksi tahap selanjutnya yakni Tes Wawasan Kesehatan Haji yang nantinya akan diselenggarakan pada 8 hingga 12 Januari 2024. Pelaksanaan Tes Wawasan Kesehatan Haji tahun 2024 ini diketahui akan digelar selama lima hari. Berkaitan dengan hal itu, para peserta yang lolos seleksi administrasi masih cukup waktu untuk melakukan persiapan guna menghadapi Tes Wawasan Kesehatan Haji. Bagi seluruh pelamar Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 penting untuk selalu memperhatikan setiap informasi mulai dari persyaratan hingga tata cara pendaftaran dalam seleksi penerimaan Petugas Kesehatan Haji 2024. Di samping itu para pelamar juga harus mengetahui rincian mengenai jadwal dan tahapan dalam seleksi penerimaan Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 agar dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menjalani setiap alur dalam seleksi. Berikut adalah rincian jadwal dan tahapan dalam proses seleksi penerimaan Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024: Pendaftaran rekrutmen online (18 s.d 31 Desember 2023) Seleksi online Administrasi (2 s.d 4 Januari 2024) Pengumuman Peserta Tes Wawasan Kesehatan Haji (5 Januari 2024) Tes Wawasan Kesehatan Haji (8 s.d 12 Januari 2024) Pengumuman masuk tahap pemeriksaan kesehatan (13 Januari 2024) Pemeriksaan & upload dokumen MCU, tes Napza, tes MMPI/Jiwa sederhana (15 s.d 19 Januari 2024) Verifikasi dokumen pendaftaran (22 s.d 25 Januari 2024) Pleno penetapan hasil rekrutmen (26 s.d 28 Januari 2024) Pengumuman peserta latih (31 Januari 2024) Pelatihan Kompetensi (Februari s.d April 2024) I ntegrasi/Pembekalan (April s.d Mei 2024) Pengurusan dokumen visa (April s.d Mei 2024). (wink) Baca juga :

Read More

Fatihia Al-Shami Mampu Bertahan Sebagai Murabithah Meski Terus-Menerus Menjadi Korban Yang Dilakukan Teroris Israel.

Gaza — 1miliarsantri.net : Nenek Palestina, Fatihia Al-Shami, duduk di depan tenda kecil tempat dia ribath setelah rumahnya dibom di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan. Nenek berusia 80 tahun ini memilih tetap bertahan sebagai murabithah meski terus-menerus menjadi korban pembantaian yang dilakukan teroris Israel. Dia mengaku harus menjalani hari-hari dengan sangat sulit. Tapi meskipun begitu, dia tetap teguh menolak pengungsian dan tetap bertahan di tanahnya. “Jika seluruh dunia datang, kami tidak akan meninggalkan tanah kami. Jika bukan saya, anak dan cucu saya akan hidup di sini selamanya, saya ingin syahid (mati) di tanahku. Saya akan tetap di sini meskipun semua kehancuran dan serangan,” katanya Nene Fatihia, Ahad (7/1/2024). Dia melanjutkan, berbicara tentang kondisi hidupnya setelah pindah ke tenda, “Saya seorang wanita tua, usia 80 tahun, saya tidak punya tempat mandi, tidak ada tempat untuk berwudhu, saya tidak punya makanan untuk dimakan dan tidak ada selimut untuk berteduh. Kami tinggal di tenda di jalanan.” Dengan kata-kata yang memilukan, dia menyelesaikan, “Tidak ada yang bersama kami, rakyat Palestina menderita, kami hanya punya Allah, tapi saya tidak akan keluar dari rumah saya, saya tidak ingin keluar, baik mati atau terhina.” Dalam beberapa minggu terakhir, telah muncul seruan dari pihak Israel untuk mengungsikan warga Palestina. Pada Rabu (3/1/2024), seorang pejabat setempat Palestina mengatakan bahwa jumlah pengungsi yang tiba di kota Rafah di ujung selatan Jalur Gaza telah mencapai sekitar satu juta sejak dimulainya perang Israel pada 7 Oktober 2023. (zul) Baca juga :

Read More

Ribuan Santri Tetap Dukung KH Marzuki Mustamar Meski Diberhentikan Dari Ketua PWNU Jawa Timur

Malang — 1miliarsantri.net : Buntut dari pemberhentian KH Marzuki Mustamar dari Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, sekitar 2.000 santri Nahdlatul Ulama (NU) pendukung KH Marzuki Mustamar dari berbagai daerah di Tanah Air melakukan aksi protes dan unjuk kekuatan di Malang, Jawa Timur. Sekitar 2.000 santri menyatakan tetap loyal dan setia mendampingi kiai Marzuki walaupun tidak lagi menjadi ketua PWNU. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad Banyuwangi, KH Abdul Hadi Solikhan, menyatakan ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia, tetap mengikuti dawuh atau petuah yang disampaikan KH Marzuki Mustamar, meskipun sudah diberhentikan PBNU. “Sebagai santri, kita akan tetap hormat kepada guru kami. Meskipun dia diberhentikan, kami tetap menyayangi beliau (KH Marzuki Mustamar),” tegas Abdul Hadi. Dia menjelaskan para santri tidak terpengaruh dengan pemberhentian mursyidnya tersebut. Bahkan, ribuan santri KH Marzuki Mustamar tidak akan melakukan perlawanan terhadap PBNU. “Kalau dikatakan apakah ini ada kaitan dengan pemberhentian kiai beberapa hari lalu, jujur ya, tetapi kami tidak ada kesan untuk mengadakan perlawanan, penolakan, hanya lebih bahwa kami sebagai santri yang kemarin, akan tawaduk dan mengenang jasa-jasa beliau,” tandasnya. Abdul Hadi juga menegaskan pertemuan para santri ini untuk memberikan dukungan moral kepada sosok ulama besar KH Marzuki Mustamar. “Kita tidak ada hubungannya dengan PBNU, dengan PWNU, dengan jabatan beliau, karena kiai sekarang ini sudah tidak menjadi ketua PWNU. Justru kami sebagai santri, kami sebagai murid beliau, kami yang merasakan jasa-jasa kealiman beliau, justru ingin menunjukkan kepada kiai Marzuki, bahwa kami sebagai alumni sebagai santri muhibbin ingin menghormati kiai bukan karena jabatan apapun,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Jombang, KH Abdussalam Sohib. Dia menyebut sosok KH Marzuki yang memperjuangkan NU tidak pantas diberhentikan dari Ketua PWNU. “Beliau tidak layak diperlakukan dan dihina seperti itu,” ujar kiai yang akrab disapa Gus Salam itu. Ia juga membeberkan kronologi pemberhentian kiai Marzuki Mustamar dari PWNU oleh PBNU. Kiai Marzuki, katanya, telah mendapatkan tiga surat peringatan (SP) yang berujung pada pemecatan dari ketua PWNU Jatim. “Jadi begini, beliau ini mendapatkan tiga SP (surat peringatan) dari sebuah insiden di organisasi yang menurut kami prosedural. Pertama, moratorium kaderisasi yang dilakukan PWNU Jatim. Kedua, konfederasi cabang (konfercab) di Jombang. Ketiga, NU Award yang digelar PWNU di Ponpes Lirboyo Kediri,” ungkap Gus Salam. Diketahui, pemberhentian KH Marzuki Mustamar dari Ketua PWNU Jatim, tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 274/PB.01/A.II.01.44/99/12/2023 tentang Pemberhentian Ketua PWNU Jawa Timur yang ditandatangani oleh Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU H Saifullah Yusuf, Rais Aam KH Miftachul Akhar, dan Katib Aam KH Akhmad Said Asrori. Alasan PBNU memberhentikan Marzuki Mustamar berdasarkan tindakan dan pernyataan Marzuki yang dinilai sebuah pelanggaran organisasi. Sementara itu, KH Marzuki Mustamar menyatakan hingga saat ini dirinya tidak paham dengan kesalahannya yang berujung pemberhentian. “Sampai saat ini kami tidak tahu kesalahannya. Yang pertama, ditulis PW (pengurus wilayah) menentang perintah PB (pengurus besar). Menentangnya kaya apa? Kami tidak begitu mengerti,” lanjut pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang itu. Meski demikian, dirinya mengaku legawa dipecat dari ketua PWNU. “Sebagai takdir kami menerima, dan keputusan organisasi kami hormati,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni mengatakan, pemberhentian Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar merupakan masalah internal organisasi. “Ini hal biasa. Soal internal organisasi. Jadi jangan dibesar-besarkan, apalagi ini sifatnya internal organisasi. Siapa pun, apalagi yang tidak memahami masalahnya tidak perlu ikut berkomentar,” tutupnya. (fq) Baca juga :

Read More

Alumni UNM Berikan Inovasi Baru Pemberdayaan UMKM Lewat Aplikasi Menara Masjid

Jakarta — 1miliarsantti.net : Karya alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali membuat inovasi penting dengan merilis fitur terbaru pada Aplikasi Menara Masjid. Fitur ini khusus dikembangkan untuk mendukung program Baznas Microfinance Masjid (BMM), sebuah inisiatif pemberdayaan modal bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan skema pinjaman tanpa bunga (Qardhul Hasan). Peluncuran BMM telah diresmikan oleh Wakil Presiden RI Maruf Amin dan saat ini telah berhasil diterapkan di beberapa masjid di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya Bank Zakat Mikro yang digulirkan oleh BAZNAS, bertujuan untuk mendayagunakan dana zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya dalam bentuk pembiayaan permodalan dan pengembangan usaha. Ketua BAZNAS RI Noor Achmad mengatakan, BMM menjalankan prinsip al-Qardh, di mana pembiayaan tidak menarik keuntungan dalam bentuk bagi hasil, margin, atau istilah lain sejenis. Hal ini memberi keberlanjutan dan keamanan bagi para penerima manfaat untuk menjalankan usaha mereka dengan tenang. “Para penerima manfaat dapat dengan tenang menjalankan usahanya,” terang Noor Achmad, dalam keterangan tertulis yang diterima 1miliarsantri.net, Sabtu (6/1/2024). Aplikasi Menara Masjid ini kata Noor Achmad, telah menjadi andalan Baznas sebagai aplikasi nasional, kini telah diperbarui dengan fitur Microfinance Masjid untuk mendukung implementasi BMM. Sementara itu, alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM), Muhammad Romadona selaku Founder Menara Masjid mengatakan dengan menggunakan aplikasi Menara Masjid dan fitur Microfinance Masjid, diharapkan memudahkan monitoring pelaporan dan pengelolaan program Microfinance di masjid. “Semoga setiap modul dan fitur yang ada di aplikasi ini memberikan berkah untuk memakmurkan masjid dan mempermudah di era digitalisasi,” kata Romadona. Pada kesempatan ini, Fitra Septia Nugraha sebagai Kepala Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), berharap agar mahasiswa dan alumni terus berinovasi serta memberikan dampak manfaat yang besar untuk masyarakat. “Dengan karya dari alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) ini, akan menjadi role model bagi karya-karya inovatif mahasiswa/i juga alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) lainnya. Terus bergerak, terus berbuat untuk kebermanfaatan orang lain dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Kerusuhan Aksi SARA Sudah Terjadi di Era Cokro Aminoto Tahun 1920 di Surabaya

Surabaya — 1miliarsantri.net : Persoalan penistaan ajaran agama di Indonesia semenjak dahulu itu sangat serius. Soal ini yang termasuk dalam isu sangat sensitif, SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan), telah terbukti memicu kerusuhan. Kasus Arya Dwikarma misalnya harus segera diselesaikan. Di zaman kolonial pemerintah Hindia Belanda kala itu pun bertindak sangat tegas, bahkan keras ketika muncul soal ini. Persoalan ini misalnya terjadi pada tahun 1920-an tatkala meletus isu SARA di Surabaya. Waktu itu kalangan umat Islam membuat aksi besar-besaran memprotesnya. Kalau dipadankan mirip aksi 212 yang terjadi beberapa tahun silam. Rusuh di Surabaya itu terjadi pada bulan Februari 1920. Keributan sudah berubah menjadi aksi kekerasan yakni berupa pembakaran tempat ibadah. Golongan etnis tertentu jadi sasaran amuk massa. Untunglah saat itu ‘Pak Tjokro’ (HOS Tjokro Aminoto) sebagai pemimpin Islam turun tangan. Tjokro pun berusaha keras untuk menentramkan suasana. Aparat keamanan pemerintah kolonial saat itu pun bertindak sangat tegas dengan menangkap banyak orang dan memasukannya ke bui. Tak hanya pemerintah kolonial Hindia Belanda, rezim yang sekuler pun di zaman Orde Baru. Presiden Soeharto tak pernah mau mentoleransi soal isu SARA. Pak Harto memang semenjak awal kekuasaannya dia selalu bertindak tegas bila muncul soal SARA. Pak Harto menjalankan aturan dengan melaksanakan Peraturan Presiden (Pepres) N0 1 tahun 1965 yang dibuat oleh Presiden Soekarno. Isi aturan hukum ini adalah tentang pencegahan penyalahgunaan dan/atau penodaan agama. Tak hanya itu, Perpres tersebut kemudian menetapkan untuk menambahkan pasal penodaan agama di dalam bab yang mengatur tentang ketertiban umum, Pasal 156 a KUHP. Tujuannya diantaranya adalah untuk menjaga tertib sosial di masyarakat. Tapi pertanyaan nya kemudian: Apakah sinisme terhadap agama –di antaranya Islam– menjadi berhenti? Jawabannya ternyata tidak! Sinisme (bahkan bisa disebut phobia) terus berlanjut. Sebagai ujian pertama ‘keampuhan’ aturan hukum ini terjadi pada bulan Agustus 1968 atau di masa awal Orde Baru. Majalah sastra termuka yang diasuh HB Jassin –Majalah Sastra, Th. VI. No. 8, Edisi Agustus 1968 – mempublikasikan cermin kontroversial ‘Langit Makin Mendung’ karya sesorang yang menyebut dirinya sebagai Ki Panji Kusmin yang mengolok nabi Muhammad SAW dan Jibril turun di kawasan Pasar Senin. Saat itu kontroversi pun meledak hebat. Umat Islam saat itu merasa tersinggung dengan cerpen tersebut yang dianggap menghina Islam. Ki Panji Kusmin dihukum. Dan HB Jassin selaku penanggung jawab Majalah Sastra dihukum percobaan selama dua tahun. (har) Baca juga :

Read More

Kelompok Hizbullah Lebanon Tembakkan 62 Roket ke Pangkalan Militer Israel

Beirut — 1miliarsantri.net : Pasca kematian wakil pemimpin Hamas, Saleh al-Arouri, yang terbunuh akibat serangan drone zionis Israel ke Beirut, kelompok Hizbullah Lebanon menembakkan lebih dari 62 roket ke pangkalan militer Israel. Hizbullah mengatakan, serangan itu merupakan respons atas wafat nya sang pemimpin Hamas. Militer Israel belum merilis keterangan tentang dampak dari serangan roket Hizbullah “Sebagai bagian dari respons awal terhadap kejahatan pembunuhan pemimpin besar Sheikh Saleh al-Arouri, perlawanan Islam (Hizbullah) menargetkan pangkalan kendali udara Meron dengan 62 jenis rudal,” terang Hizbullah dalam sebuah pernyataan, Sabtu (6/1/2024), dikutip laman Al Arabiya. Saleh al-Arouri terbunuh dalam serangan drone Israel ke kantor Hamas di Mecherfeh di Beirut selatan, Lebanon, Selasa (2/1/2024) malam lalu. Selain Arouri, setidaknya terdapat lima orang lainnya yang turut tewas dalam serangan itu, termasuk dua komandan Brigade Al-Qassam, yakni sayap militer Hamas. Arouri menjadi pemimpin Hamas paling senior yang dibunuh Israel sejak pecahnya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023. Menyusul kematian Arouri, Hamas dilaporkan telah membekukan pembicaraan tentang gencatan senjata dengan Israel. Kelompok Hizbullah sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka tidak akan membiarkan pembunuhan Arouri berlalu begitu saja. Hizbullah, yang sejak pecahnya perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 turut terlibat konfrontasi dengan Israel di perbatasan Lebanon, mengisyaratkan siap membalas kematian Arouri. “Pembunuhan Arouri adalah kejahatan besar dan berbahaya yang tidak bisa kami diamkan,” ujar Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah dalam pidatonya yang disiarkan di televisi, Rabu (3/1/2024). Dia bersumpah bahwa tidak akan ada batasan dan tidak ada aturan dalam perjuangan kelompok Hizbullah jika Israel memilih untuk melancarkan perang terhadap Lebanon. “Siapa pun yang berpikir untuk berperang dengan kami, dengan kata lain, dia akan menyesalinya,” tegas Nasrallah. Arouri adalah tokoh yang berperan membangun kembali hubungan Hamas dengan Hizbullah di Lebanon. Kedua kelompok tersebut sempat berseberangan karena mendukung pihak yang berbeda dalam konflik sipil di Suriah. Hizbullah, yang didirikan oleh Garda Revolusi Iran pada 1982, pernah berperang selama sebulan melawan Israel pada 2006. (goci) Baca juga :

Read More

Indonesia Kirim Kapal Rumah Sakit untuk Bantu Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengumumkan, pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan pengiriman kapal rumah sakit sebagai bagian dari upaya bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina. Menurut Retno, saat ini masih menunggu persetujuan dari beberapa otoritas terkait terkait dengan rencana tersebut. “Kita sedang mempersiapkan pengiriman kapal rumah sakit. Kita masih menunggu clearance dari beberapa otoritas terkait,” kata Retno dalam Diskusi Kilas Balik Diplomasi Indonesia 2023, Kamis (4/1/2024). Retno menegaskan, bantuan kemanusiaan yang disiapkan oleh pemerintah tidak hanya berhenti pada pengiriman kapal rumah sakit. Presiden RI Joko Widodo, kata Retno, juga menegaskan komitmen untuk terus memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. “Bantuan kemanusiaan kita tidak berhenti sampai di sini. Kita akan melihat dari waktu ke waktu kebutuhan bantuan. Ada kebutuhan terkait obat-obatan, maka bantuan yang kita kirim antara lain berupa,” ungkap wanita kelahiran Semarang, 27 November 1962 itu. Retno juga mengatakan, pihaknya telah berbicara dengan United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), sebuah lembaga yang mengurusi pengungsi Palestina. Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berencana meningkatkan kontribusi sukarela kepada UNRWA, khususnya untuk membantu pengungsi Palestina di Gaza. “Saya mengatakan untuk tahun ini kita akan lipat tiga kalikan kontribusi volunteer (relawan) kita kepada UNRWA yang berarti kalau kita menyumbang ke UNRWA, maka penyalurannya akan diperuntukkan kepada pengungsi yang ada di Palestina,” tambah Retno. Ia juga menyoroti kondisi kemanusiaan di Palestina yang kian mengkhawatirkan. Dalam perbincangannya dengan UNRWA itu, Retno mendapatkan laporan bahwa lokasi pengungsian yang dihuni oleh korban perang telah kelebihan kapasitas. Urusan mandi cuci dan kakus (MCK) pun tak luput dari perhatian. Retno mengatakan bahwa satu toilet di pengungsian digunakan oleh 700 orang. “Kondisi kemanusiaan di sana sangat memprihatinkan, seperti satu toilet untuk 700 orang. Jadi bisa dibayangkan kondisi kemanusiaan yang harus dijalani oleh masyarakat palestina di Gaza,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More