Para Pengungsi di Tengah Cuaca Dingin dan Kelaparan Memenuhi Kota Rafah

Dengarkan Artikel Ini

Gaza — 1miliarsantri.net : Kota Rafah, Jalur Gaza selatan mendadak menjadi kota paling ramai saat ini. Dalam tayangan Aljazeera, kota tersebut sudah dipenuhi para murabith. Bahkan, sekadar mencari tempat duduk untuk melepas lelah butuh effort tinggi.

“Kami sungguh menderita. Kami datang ke Rafah dan tidak ada tempat yang kosong, bahkan jalanan juga penuh orang. Saya berdiri di trotoar mencoba mencari tempat untuk duduk, tapi tidak ada. Kami telah menjadi pengungsi di Nusayriah selama dua bulan, dan 3 hari yang lalu pasukan pendudukan Israel memberi tahu kami untuk pergi ke Rafah karena kami berada dalam bahaya. Hidup kami berada di jalanan, semuanya sekarang berada dalam bahaya,” terang Said, seorang warga sipil yang terpaksa mengungsi di kota tersebut.

Sementara itu, Hajjah Ghada Al-Banna bersandar pada mobil putranya yang mengungsi di tepi jalan, dengan air matanya mengalir, dia berbicara tentang tragedi yang mengerikan.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca