Para Pengungsi di Tengah Cuaca Dingin dan Kelaparan Memenuhi Kota Rafah
Al-Sufi menegaskan, banyak pengungsi tidak memiliki tempat tinggal selain jalanan, trotoar, dan sisi jalan, yang mengancam terjadinya bencana besar karena cuaca dingin selama musim dingin.
Menurut Badan Pusat Statistik Palestina pada 2022, jumlah penduduk Kota Rafah adalah 300.000 jiwa. Seiring dengan besar pengungsi yang dialaminya, lebih dari 300.000 pengungsi mencari perlindungan di dalam 44 sekolah UNRWA, 27 sekolah pemerintah, klub olahraga, fasilitas umum dan pribadi, serta ribuan mencari perlindungan di rumah kerabat dan teman.
Kota Rafah menderita karena kekurangan infrastruktur dan fasilitas layanan, yang membuatnya sulit untuk menerima ratusan ribu pengungsi yang hidup dalam kondisi kemanusiaan yang buruk. (dul)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


