Masa-masa Kekalahan Pangeran Diponegoro Atas Belanda

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Belanda dengan gemilang menguasai wilayah selatan dan tengah Yogyakarta pada awal 1828. Diponegoro terdesak ke barat. Ia bersembunyi di hutan Bagelen pada tahun 1829. Belanda mencoba membuka perundingan untuk bisa menangkap Diponegoro. Kekalahan Diponegoro berawal pada 7 Januari 1828. Saat itu, wakil Jenderal De Kock, Kolonel Chochius, dibantu 120 prajurit Madura dan dan kolone kesultanan berhasil merebut Desa Tegalsari. Sebanyak 30 prajurit Diponegoro ditawan. Sebanyak 100 ekor sapi dirampas. Setelah itu, Chochius membakar semua desa dekat Plered. Pasar Gede dan desa-desa sekitarnya pun dikuasai Belanda, 21 ekor sapi dirampas dari Desa Wonokromo. Selama Maret 1828, Cochius berhasil menguasai desa-desa di perbatasan Yogyakarta-Kedu. Setelah itu merebut desa-desa di sekitar jalan Yogyakarta-Magelang pada April 1828. Dalam waktu tiga bulan, wilayah utara Yogyakarta pun direbut oleh Belanda. Benteng-benteng pertahanan dibangun Belanda di wilayah-wilayah yang telah dikuasai. Benteng-benteng itu menyulitkan Patih Abdullah Danurejo untuk memungut pajak. Akibatnya pasukan-pasukan Dipoengoro makin kesulitan mendapatkan perbekalan. Pada November 1828, Kiai Mojo dan 500 prajuritnya yang kesulitan perbekalan dikalahkan oleh Belanda. Mereka ditawan. Pasukan Diponegoro dipukul mundur, terdesak di tepi barat Kali Progo pada April 1828. Belanda beruntung bisa menangkap Kerto Pengalasan. Pengalasan membantu membuka peluang perundingan Belanda-Diponegoro. Pada akhir Januari dimulai gencatan senjata, berlangsung hingga tiga bulan. “Pada akhir Januari 1829 terjadi gencatan senjata sehubungan dengan rencana perundingan antara Ali Basah Sentot Prawirodirjo (utusan Diponegoro) dengan Kolonel Nahuys (utusan Jenderal De Kock),” tulis Saleh As’ad Djamhari. Kerto Pengalasan pun memberikan informasi mengenai rencana Diponegoro mendirikan keraton baru, terpisah dari gubernemen. “Kita tahu dari sumber-sumber lain bahwa yang pernah menjadi tempat markas besarnya di Sambiroto, daerah Adikarto, Kulon Progo, sebelah barat Kali Opak mungkin akan dipilih sebagai ibu kota kerajaan ini,” kata Peter Carey. Ketika masa gencatan senjata akan usai, Diponegoro memindahkan pasukan ke Pajang. Diponegoro memilih ke Bagelen ketika Belanda terus menyerbunya De Kock terus melanjutkan revana perundingan dengan dibantu oleh Pengalasan. Namun, Johannes van den Bosch, gubernur jenderal baru yang datang pada awal Januari 1830, menegaskan tidak ada ruang perundingan untuk Diponegoro. Perintah Raja Willem I yang ia bawa adalah menangkap Diponegoro. “Kehendak mutlak raja itu, tidak bileh ada perundingan lagi, hanya penyerahan diri tanpa syarat yang diizinkan,” kata De Kock kepada Kolonel Cochius. “Jika mungkin menangkap atau membunuh Diponegoro, hal itu tentunya sangat menyenangkan […] jangan mengikat perjanjian apa pun dengan dia,” kata Van den Bosch kepada De Kock. Maka, De Kock merancang perundingan sebagai alasan agar bisa menangkap Diponegoro. Nasib Diponegoro berarti sudah dientukan sebelum perundingan dimulai “Jangan melakukan perundingan apa pun dengan dia […] hanya dengan syarat pemenjaraan seumur hidup penyerahan diri dan penangkapannya diizinkan. Tidak ada syarat lain apa pun,” kata Van den Bosch kepada De Kock. Pada 8 Maret 1830 Diponegoro telah tiba di Magelang atas undangan De Kock. Pada tanggal itu juga Van den Bosch menulis surat untuk De Kock: Sekalipun berkemampuan … [Diponegoro] tetaplah seorang kriminal yang menimbulkan cercaan […]. Memberi hati kepada oang srperti itu tentu saja akan dipandang kelak sebagai kelemahan yang tak bisa dimaafkan […].Apa anggapan orang jika kita sampai menunjukkan perkenan kepada seseorang yang sejauh ini sudah dikalahkan sehingga dia terpaksa berkeliaran di hutan belantara dengan hanya dua orang pengikut? (mif) Baca juga :

Read More

Zhenghe Forum Gandeng PP Muhammadiyah Dirikan Palestine Holocaust Museum di Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyambut baik rencana kerja sama yang dibangun dengan Zhenghe Forum untuk mendirikan Palestine Holocaust Museum. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq Mughni yang menemani kunjungan Prof. Haiyun Ma, bersama dengan Saad Ibrahim ke Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang diterima Rektor Ma’mun Murod. Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (17/1/2024) tersebut dalam rangka dialog dan meninjau rencana lokasi Museum Palestina. Syafiq menyampaikan apresiasi gagasan pendirian museum Palestina. Syafiq menyampaikan, di area UMJ, jika memungkinkan ada ketersediaan ruang akan digunakan untuk tahap awal membangun museum yang representatif. Bahkan Ma’mun Murod menyebutkan beberapa titik untuk lokasinya. Syafiq Mughni yang juga aktivis kemanusiaan internasional ini berharap, gagasan pendirian Palestine Holocaust Museum akan berdampak pada bertambahnya dukungan dan meningkatkan komitmen kemanusiaan untuk kebebasan dan kemerdekaan Palestina. Dia berharap, Prof. Haiyun akan membantu mempromosikan museum ini pada masyarakat internasional. Sehingga semakin banyak yang terlibat dalam pembangunan, agar museum segera mungkin direalisasikan. “Kerja sama ini dirintis antara Zhenghe Forum dengan Muhammadiyah untuk mengembangkan museum itu. Kami berkunjung ke UMJ untuk melihat kemungkinan ketersediaan sebuah ruangan yang bisa digunakan sebagai tahap awal,” ungkap Syafiq kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (20/1/2024). Sementara itu, Prof. Haiyun Ma yang merupakan Guru Besar dari Frostburg State University, Maryland menyampaikan harapan kepada PP Muhammadiyah. Bahwa organisasi ini dapat menjadi bagian penting dari Zhenghe Forum, yaitu organisasi yang mempromosikan nilai perdamaian Islam. Khususnya dalam waktu dekat, Zhenghe Forum ingin menggandeng Muhammadiyah untuk mendirikan Palestina Holocaust Museum. Di mana museum itu ditujukan untuk mengingat perjuangan Palestina dan mengedukasi masyarakat. “We hope UMJ can initiate the first the Palestine Holocaust Museum and Muhammadiyah can establish the project,” harap Prof. Haiyun. Sebagai informasi, Zhenghe Museum merupakan organisasi yang berkantor di Amerika Serikat dengan fokus gerakan pada isu hubungan Cina-Muslim dunia. Sementara itu, Prof. Haiyun Ma merupakan peneliti yang memiliki minat dalam kajian sejarah Islam di Tiongkok. (ris) Baca juga :

Read More

Kemenag Ajak Baznas Turut Serta Menangani Kerusakan Lingkungan

Bandung — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) mengajak Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk turut serta dalam menangani kerusakan lingkungan. Salah satunya dengan melakukan pengelolaan zakat dan wakaf untuk mendukung peninkatan kualitas lingkungan. Ajakan ini disampaikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Waryono Abdul Ghafur pada Rapat Koordinasi Lembaga Amil Zakat Rumah Zakat, di Bandung, Jawa Barat. “Krisis lingkungan cepat atau lambat akan memengaruhi manusia. Ini yang harus dipetakan. Kontribusi kita ada di mana? Menurut saya, isu humanitarian ada kaitannya dengan lingkungan,” terang Waryono kepada 1miliarsantri.net, Sabty (20/1/2024). Rapat Koordinasi LAZ Rumah Zakat ini turut dihadiri Wakil Ketua BAZNAS Mokhamad Mahdum, Ketua Umum Dewan Pengurus Humanitarian Forum Indonesia M. Ali Yusuf, Ketua Umum Forum Zakat Bambang Suherman, dan Chief Excecutive Officer Rumah Zakat, Ivan Nugraha. Waryono menjelaskan, pentingnya isu lingkungan bisa menjadi dasar dalam pengelolaan zakat dan wakaf karena memiliki dampak besar dalam keberlangsungan hidup manusia. Ia mencontohkan bagaimana petani tidak nyaman bertani karena faktor kekeringan air, di satu sisi ia mengisahkan warga yang terdampak banjir bandang akibat penebangan hutan. “Pengelolaan zakat dan wakaf juga perlu memiliki program berdampak baik terhadap lingkungan,” sambungnya. Karenanya, isu lingkungan ini juga erat dengan fokus humanitarian yang menjadi salah satu prinsip pengelolaan zakat dan wakaf. “Isu lingkungan ini, menurut mazhab baru ditambahkan menjadi salah satu dari Maqashid Syariah, yang semula lima ditambah Hifzul Bi’ah atau menjaga lingkungan,” pungkas Waryono. (den) Baca juga :

Read More

Sejarah Emas Hingga Dijadikan Alat Pertukaran dan Transaksi Jual Beli

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Dalam sejarah Islam, emas memiliki peran penting, baik secara ekonomi maupun budaya. Emas dianggap sebagai salah satu bentuk kekayaan yang legal dan dihargai. Mata uang emas telah digunakan dalam sejarah Islam sebagai standar nilai dan alat tukar. Salah satu contoh yang terkenal adalah dinar emas dan dirham perak. Sebelumnya, bangsa Arab hanya berdagang dengan menerapkan sistem barter dan tidak pernah memproduksi mata uang sendiri. Bangsa Arab lalu mengadopsi dinar dan dirham sebagai sistem mata uang dan hal ini berlangsung hingga zaman Rasulullah SAW. Dalam proses penimbangan bobot dinar dan dirham tersebut, Rasulullah SAW dibantu oleh seorang sahabatnya, yaitu Arqam bin Abi Arqam yang merupakan seorang ahli tempa emas dan perak pada masa itu. Namun, pada awal abad ketujuh masa Rasulullah SAW koin belum ada. Sementara, koin emas dari kekaisaran Bizantium dan koin perak dari Persia saat itu sudah beredar. Orang-orang Arab kemudian menyebar ke Timur Dekat atau Kawasan Levant pada pertengahan abad ketujuh. Mereka menjalin hubungan erat dengan masyarakat yang telah mengeluarkan koin selama berabad-abad tersebut. Dinar emas Islam pertama baru dicetak sekitar setengah abad setelah wafatnya Nabi SAW oleh khalifah Bani Umayyah kelima, Khalifah Abdul Malik bin Marwan (68 M-705 M). Khalifah Abdul Malik mulai mencetak koin emas pada 697 M. Koin emas yang dicetak tersebut berbobot 4,4 gram dengan mencantumkan tulisan dinar. Dua tahun berikutnya, pemerintahan Khalifah Abdul Malik kembali mencetak dinar yang bobotnya berubah menjadi 4,25 gram emas karena mengikuti standar yang diletakkan Khalifah Umar bin Khattab. Koin emas pada zaman itu dicetak secara khusus di Damaskus, ibu kota kekhalifahan Umayyah. Khalifah Abdul Malik menggantikan sosok kaisar Bizantium di dalam koin emas yang selama ini telah digunakan. Lambang salib juga dihilangkan, dan untuk pertama kalinya kata-kata dari Alquran dimunculkan di dalam koin. Setiap koin yang dicetak pada saat itu bertuliskan kalimat tauhid. Sejak saat itu, dilakukan penghentian penggunaan gambar wujud manusia dan binatang dari mata uang peradaban Islam itu. Sebagai gantinya, digunakan huruf-huruf. Dinar emas lazimnya berbentuk bundar. Selain itu, tulisan yang tercetak pada dua sisi koin itu memiliki tata letak yang melingkar. Pada satu sisi mata koin tercantum kalimat tahlil dan tahmid. Sedangkan di sisi lainnya, tertera nama penguasa (amir) dan tanggal dicetak. Selain itu, terdapat suatu kelaziman untuk menuliskan shalawat kepada Rasulullah SAW dan ayat-ayat Alquran dalam koin dinar itu. Koin emas dan perak tetap menjadi mata uang resmi hingga jatuhnya Kekhalifahan. Dengan kekuatan dinar dan dirham yang tahan akan hantaman roda ekonomi, para ulama menjadikan dinar dan dirham sebagai tolok ukur dalam menentukan nisab zakat. Misalnya, Imam Syafi’i dalam kitab Al-Umm berkata, “Tidak ada perbedaan pendapat (ikhtilaf) bahwasanya dalam zakat emas itu adalah 20 mitsqal (dinar).” Dinar dan dirham memang dikenal sebagai alat perdagangan resmi yang paling stabil sejak berabad-abad lamanya. Namun, pemanfaatan dinar dan dirham sebagai mata uang mulai ditinggalkan dan hanya beberapa negara di kawasan Timur Tengah yang masih memanfaatkan dinar dan dirham sebagai mata uang. Selain memiliki peran penting dalam ekonomi, emas juga memiliki nilai simbolis dalam budaya Islam. Perhiasan emas sering digunakan sebagai bagian dari tradisi pernikahan dan sebagai bentuk investasi jangka panjang. Namun, penggunaan emas dalam konteks ekonomi modern dapat bervariasi sesuai dengan interpretasi dan implementasi hukum Islam oleh berbagai komunitas. (yus) Baca juga :

Read More

Rasulullah Membagikan Tiga Cara Dalam Memperlakukan Keluarga

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam Islam, pernikahan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Perkawinan dianggap sebagai kesatuan agama dan sakral yang melaluinya unit sosial – keluarga, terbentuk dan dimana pasangan dapat hidup bersama dalam damai dan ketenangan. Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk merefleksikan tujuan dan memahami makna pernikahan dari panduan agama Islam. Kehidupan keluarga Rasulullah SAW menjadi teladan terbaik bagi umat Islam di dunia. Rasulullah SAW adalah seorang suami, ayah dan kakek yang efektif, bertanggung jawab dan penuh kasih sayang. Agar terbina nya keluarga yang Sakinah – Mawadah – Warahmah, Rasulullah SAW memberikan tiga cara dalam memperlakukan keluarganya: Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya bahwa kunci kesuksesan pernikahan dan keluarga bahagia adalah hubungan yang sehat antara suami dan istri. Untuk mencapai ketentraman dalam sebuah pernikahan, harus ada rasa saling mencintai dan menghormati antara suami dan istri. Rasulullah dikenal baik hati, lemah lembut, pengertian, pemaaf dan hormat terhadap rumah tangganya. Saling mencintai memperindah sebuah pernikahan, namun memiliki ketaqwaan (kesadaran akan Tuhan) adalah faktor yang paling penting karena cinta bisa memudar seiring berjalannya waktu. Jika cinta memang memudar, Islam tetap menekankan pentingnya saling menghormati antara suami dan istri. Salah satu ulama besar generasi awal Islam (Tabi’un), Hasan Al-Bashri, pernah berpesan kepada seorang ayah yang sedang menanyakan ciri-ciri yang harus diperhatikan dalam memilih calon suami bagi putrinya: “Berikan dia kepada laki-laki yang bertaqwa. Jika dia mencintai putrimu, dia akan memperlakukannya dengan baik, dan jika dia membencinya, dia tidak akan menindasnya.” Seseorang belum dipandang Allah sebagai mukmin seutuhnya jika ia tidak memperlakukan keluarganya dengan baik. Mukmin sejati adalah yang berpegang teguh pada ajaran Rasulullah SAW secara menyeluruh, dan tidak memilih-milih hanya berdasarkan kecenderungan pribadinya. Rasulullah SAW tumbuh di masa ketika perempuan hanya mempunyai sedikit hak. Masa itu, perempuan dianggap inferior dan seringkali diperlakukan sebagai properti. Saat memperkenalkan Islam, Rasulullah menyerukan kepada semua orang untuk memperlakukan perempuan dengan rasa menghargai dan menghormati.Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Nabi SAW dikatakan, مَا مِنْ رَجُلٍ تُدْرِكُ لَهُ ابْنَتَانِ فَيُحْسِنُ إِلَيْهِمَا مَا صَحِبَ “Tidak ada laki-laki yang kedua putrinya telah baligh lalu dia memperlakukan mereka dengan baik selama mereka bersama, namun mereka akan memberinya tiket masuk surga.” (Sunan Ibnu Majah) Kebaikan adalah jenis romansa yang paling sah. Ibnu Abbas r.a. meriwayatkan bahwa Nabi SAW dikatakan: خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي “Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap keluarganya, dan akulah yang terbaik terhadap keluargaku.” (At-Tirmizi) Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Nabi SAW. dikatakan: أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَار ُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya. Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap wanitanya.” (At-Tirmizi) Rasulullah kaya akan keteladanan dalam kebaikan yang ditunjukkan kepada keluarganya, khususnya kepada istri-istrinya. Saat menunjukkan rasa sayang, Rasulullah akan berbaring di pangkuan Sayyidah Aisyah dan memanggilnya dengan julukan ‘Humaira’ yang berarti ‘si merah’, mengacu pada kulitnya yang putih. Rasulullah SAW juga akan melakukan pekerjaan rumah tangga dan mencuci pakaiannya sendiri tanpa merepotkan istrinya. Bahkan ketika kesabarannya diuji, dia tidak pernah berbuat jahat dalam perkataan atau perbuatannya. Apakah kita memperlakukan pasangan kita dengan cara yang sama? Berbicara dengan lemah lembut merupakan salah satu ciri Rasulullah SAW. Nabi tidak pernah menggunakan kata-kata kasar kepada siapa pun. Dia sangat lembut terhadap istri dan anak-anaknya, bahkan ketika ada kebutuhan untuk mengoreksi mereka. Ada banyak komunikasi di rumah Nabi. Rasulullah SAW menghormati dan menghargai istrinya serta kontribusi dan pendapat mereka. Dia mendengarkan, menerima masukan dan memperhatikan nasihat mereka. Rasulullah SAW sangat mencintai putrinya Fatimah sehingga setiap kali dia melihatnya masuk, dia akan berdiri, menciumnya dan menyuruhnya duduk di tempat dia duduk. Tindakannya terhadap keluarganya memberikan cerminan jelas nilai-nilai yang dijunjungnya. Kelembutannya dalam memperlakukan istri dan anak-anaknya memberikan contoh bagi umat Islam untuk meneladaninya saat berinteraksi dengan keluarga. (yat) Baca juga :

Read More

Serangkaian Serangan Zionis Israel Mengakibatkan Kesulitan Mencari Warga Tertimpa Reruntuhan

Gaza — 1miliarsantri.net : Pasukan pendudukan Israel melakukan 16 pembantaian selama 24 jam terhadap keluarga-keluarga sipil di Jalur Gaza. Serangan-serangan itu mengakibatkan syahidnya 163 orang dan 350 luka-luka. Kantor berita WAFA melaporkan, hingga hari Sabtu (20/1/2024), sejumlah jenazah masih hilang di bawah reruntuhan dan di jalan. Sementara itu, kru ambulans serta pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka. Sejumlah warga Palestina syahid sementara puluhan lainnya terluka menyusul serangan udara Israel yang menargetkan wilayah al-Tawam dan sekitar Rumah Sakit Kamal Adwan di Jalur Gaza utara. Lebih dari 100 warga Palestina itu syahid pada Rabu dan Kamis malam, menyusul serangan udara Israel yang sedang berlangsung yang menargetkan beberapa wilayah di Jalur Gaza hingga Sabtu malam. Sumber lain mengatakan bahwa kru pertahanan sipil dan ambulans mengambil jenazah sedikitnya 25 orang dan puluhan orang yang terluka setelah serangan udara Israel yang menargetkan beberapa rumah di lingkungan Daraj di Kota Gaza. Mereka juga menemukan tujuh jenazah setelah kendaraan pendudukan mundur dari sekitar Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza. Kelompok zionis Israel mengebom sebuah rumah milik keluarga Al-Namrouti, mengakibatkan terbunuhnya empat warga Palestina. Serangan udara Israel lainnya menargetkan rumah keluarga Safi, yang menyebabkan kematian tragis tiga orang lainnya. Selain itu, sejumlah warga terluka akibat pemboman Israel terhadap rumah milik keluarga Hamdan dan Muhaisen. Artileri pendudukan menargetkan lingkungan al-Manara, Batn al-Sameen, dan bagian tengah dan selatan Khan Yunis. Daerah sebelah timur kamp Jabalia juga dibom oleh kekuatan militer Israel. Angkatan Udara Israel selanjutnya melakukan serangan udara intensif yang menargetkan kompleks Ansar dan pelabuhan sebelah barat Kota Gaza. Sumber-sumber medis memperingatkan akan adanya komplikasi kesehatan serius yang dihadapi pasien kronis, karena 350 ribu pasien kronis tidak mendapatkan pengobatan di Jalur Gaza. Sejumlah besar orang masih hilang di bawah reruntuhan dan di jalan, dan kru ambulans serta pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka. Selama enam hari berturut-turut, pemadaman total layanan komunikasi dan Internet di Jalur Gaza terus berlanjut akibat agresi Israel yang sedang berlangsung. Ini setidaknya ketujuh kalinya komunikasi terputus sepenuhnya dari Jalur Gaza sejak dimulainya agresi pada 7 Oktober. Jaringan dan menara transmisi rusak akibat kehancuran besar-besaran akibat agresi terhadap infrastruktur, dan kekurangan bahan bakar akibat pengepungan. Hal ini menyebabkan seringnya pemadaman, tekanan pada jaringan, dan lemahnya transmisi di berbagai bagian sektor. Berdasarkan perhitungan Kementerian Kesehatan di Gaza, agresi Israel yang berlangsung di Gaza sejak 7 Oktober telah mengakibatkan sedikitnya 24.285 korban jiwa, lebih dari 70 persen di antaranya adalah perempuan dan anak-anak, dan 61.154 orang terluka. (zul) Baca juga :

Read More

Berikut Jadwal Rencana Perjalanan Haji 2024 Yang dikeluarkan Kementerian Agama

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1445 H / 2024 M. Jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan ke Arab Saudi pada Minggu, 12 Mei 2024. RPH 1445 H. Surat tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief pada 3 Januari 2024. Secara umum, pemberangkatan jemaah haji Indonesia akan dibagi dalam dua gelombang. Jemaah haji gelombang pertama akan diberangkatkan dari tanah air menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah mulai 12-23 Mei 2024. Sementara, jemaah haji gelombang kedua akan diberangkatkan dari tanah air menuju King Abdul Azis International Airport (KAAIA) di Jeddah mulai 21 Mei – 1 Juni 2024. Sebagaimana diketahui, musim haji tahun 2024 ini Indonesia akan memberangkatkan 241 ribu jemaah haji. Seperti tahun-tahun sebelumnya, calon jemaah haji akan masuk ke asrama sehari sebelum jadwal pemberangkatan dilaksanakan. Berikut rincian Rencana Perjalanan Haji 1445 H/2024 M: 1.) 03 Dzulqa’idah 1445 / 11 Mei 2024, Jemaah Haji masuk Asrama Haji 2.) 04-15 Dzulqa’idah 1445 / 12-23 Mei 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang I dari Indonesia ke Madinah 3.) 13-24 Dzulqa’idah 1445 / 21 Mei-01 Juni 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang I dari Madinah ke Makkah 4.) 16 Dzulqa’idah-04 Dzulhijjah 1445/24 Mei-10 Juni 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Indonesia ke Jeddah 5.) 04 Dzulhijjah 1445 / 10 Juni 2024, Closing Date 6.) 08 Dzulhijjah 1445 / 14 Juni 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji dari Makkah ke Arafah 7.) 09 Dzulhijjah 1445 / 15 Juni 2024, Wukuf di Arafah 8.) 10 Dzulhijjah 1445 / 16 Juni 2024, Idul Adha 9.) 11-13 Dzulhijjah 1445 / 17-19 Juni 2024, Hari Tasyrik I, Tasyrik II (Nafar Awal), Tasyrik III (Nafar Tsani) 10.) 16-27 Dzulhijjah 1445 / 22 Juni-03 Juli 2024, Pemulangan Jemaah Haji Gelombang I dari Jeddah ke Indonesia 11.) 16 Dzulhijjah 1445 / 22 Juni 2024, Awal Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I di Indonesia 12.) 20 Dzulhijjah 1445-07 Muharram 1446 / 26 Juni-13 Juli 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah 13.) 28 Dzulhijjah 1445-15 Muharram 1446 / 04-21 Juli 2024, Pemulangan Jemaah Haji Gel. II dari Madinah ke Indonesia 14.) 01 Muharram 1446 / 07 Juli 2024, Tahun Baru Hijriah 15.) 16 Muharram 1446 / 22 Juli 2024, Akhir kedatangan Jemaah Haji Gel. II di Indonesia. (wink) Baca juga :

Read More

Bentrok antara Polisi dengan Massa Menentang Pembakaran Al Qur’an di Belanda

Amhem — 1miliarsantri.net : Bentrokan terjadi antara polisi dan kelompok yang menentang pembakaran Al-Quran di Belanda. Kelompok massa berdemonstrasi menentang pembakaran Al-Quran yang dilakukan pemimpin gerakan Patriotik Eropa Melawan Islamisasi Barat (PEGIDA), Edwin Wagensveld, dan telah mendapat izin dari pemerintah kota di Arnhem. Kelompok tersebut berusaha melakukan intervensi, sehingga demonstrasi terhenti. Tiga orang ditangkap karena ketidakpatuhan dan tiga petugas menderita luka ringan. Sementara, pimpinan PEGIDA tersebut ditempatkan di bawah perlindungan polisi. Walikota Arnhem asal Maroko, Ahmed Marcouch, mengatakan pembakaran kitab suci tidak dilarang di Belanda. Marcouch mencatat bahwa meskipun tindakan seperti itu dapat dimengerti karena berdampak pada orang lain, penggunaan kekerasan tidak dapat diterima. Di Belanda, walikota berwenang untuk melarang demonstrasi jika mereka mengantisipasi gangguan ketertiban umum. Anggota dewan dari Partai Denk di Arnhem, Yildirim Usta, mengkritik pernyataan Marcouch yang mengizinkan serangan Quran PEGIDA. Usta mengkritik pengawasan terhadap serangan PEGIDA Quran, dan menyebutnya sebagai kejahatan rasial denergan kedok kebebasan berpendapat. Dia juga menyatakan ketidakpuasannya terhadap penanganan polisi terhadap pengunjuk rasa Muslim dan mengumumkan rencana untuk mengambil inisiatif di dewan kota untuk mengambil tindakan yang lebih kuat melawan kejahatan rasial. Dalam rencana pembakaran kitab suci agama Islam itu, polisi akan turun tangan karena sesuai dengan tata tertib dan keselamatan umum, dilarang membakar di tempat umum. Sebelumnya, Wagensveld tercatat telah melakukan penistaan terhadap Al-Qur’an pada tahun 2022 dan 2023. Wagensveld merobek Alquran di bawah perlindungan polisi di depan gedung sementara parlemen Belanda di Den Haag pada 22 Januari 2023, dan sendirian dalam demonstrasi di Utrecht pada 13 Februari. Demikian pula dengan rencana pembakaran Alquran yang dilakukan PEGIDA di Rotterdam pada 22 Oktober 2022, berakhir sebelum dimulai dengan penangkapan Wagensveld. Kelompok Muslim berkumpul di lokasi yang direncanakan di Rotterdam, meskipun PEGIDA mengumumkan pembakaran tersebut, dan mengorganisir demonstrasi tandingan karena pertunjukan tersebut tidak dilarang. Setelah ditahan dan dibebaskan pada hari yang sama, Wagensveld keesokan harinya mencoba melakukan tindakan serupa di Den Haag namun kembali ditangkap polisi karena tidak mematuhi aturan demonstrasi. (ris/AP) Baca juga :

Read More

PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1445 Hijriah jatuh Pada Senin 11 Maret 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal 1 Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi jatuh pada Senin, 11 Maret 2024. Keputusan tersebut berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid. “Di wilayah Indonesia tanggal 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada hari Senin Pahing, 11 Maret 2024 M,” demikian bunyi surat Majelis Tarhih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang diterima di Jakarta, Jumat (19/1/2024) Surat ketetapan tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua dan Wakil Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Hamim Ilyas dan Atang Solihin. Berdasarkan surat itu, PP Muhammadiyah memandang pada hari Ahad, 29 Syakban 1445 H, bertepatan dengan 10 Maret 2024, ijtimak menjelang Ramadhan 1445 H terjadi pada pukul 16:07:42 WIB. Tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta (¢ = -07° 48′ LS dan l= 110° 21′ BT ) = +00° 56′ 28” (hilal sudah wujud). Pada saat matahari terbenam, ahad, 10 Maret 2024, di wilayah Indonesia bulan berada di atas ufuk (hilal sudah wujud) kecuali di wilayah Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Barat Daya. Majelis Tarjin dan Tajdid PP Muhammadiyah juga menetapkan 1 Syawal 1445 H dan 1 Zulhijah 1445 H. Untuk 1 Syawal 1445 H/Idul Fitri 2024, pada hari Senin, 29 Ramadhan 1445 H, yang bertepatan dengan 8 April 2024, ijtimak jelang Syawal 1445 H terjadi pada hari Selasa, 30 Ramadhan 1445 H, bertepatan dengan 9 April 2024, pukul 01:23:10 WIB. Tinggi bulan saat matahari tenggelam tanggal 9 April 2024 di Yogyakarta (¢=-07° 48′ LS dan l = 110° 21′ BT ) = +06° 08′ 28″ (hilal sudah wujud), dan di wilayah Indonesia pada saat matahari terbenam bulan berada di atas ufuk. “Di wilayah Indonesia, tanggal 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada hari Rabu Pahing, 10 April 2024 Masehi,” tulis surat tersebut. Sementara 1 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024, Hari Arafah (9 Zulhijjah) pada Minggu, 16 Juni 2024, dan Idul Adha pada Senin, 17 Juni 2024. (rid) Baca juga :

Read More

Punakawan Roto Menangis Saat Mendampingi Diponegoro yang Jadi Tawanan Belanda

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Saat itu Punakawan Roto mengiringi Diponegoro ketika Belanda membawa Diponegoro ke Semarang. Saat menginap di Ungaran, Roto menangis, dikarenakan sebagai tawanan, Diponegoro dilarang Jenderal De Kock mengajak serta anak, panglima, dan prajuritnya. Punakawan yang boleh ikut hanya Roto. Pada hari kedua Lebaran, Diponegoro berniat baik melakukan silaturami. Tapi De Kock tidak mengizinkan Diponegoro pulang dengan dalih ingin menuntaskan pembahasan persoalan perang. Tapi sebenarnya ini hanya dalih, ksrena De Kock sudah mendapat perintah dari Gubernur Jenderan Van den Bosch. Perintahnya menangkap Dipinegoro, bukan melakukan perundingan. Diponegoro kemudian dibawa ke Semarang untuk kemudian ke Batavia. Saat De Kock menahan, Diponegoro mengungkit janji Kolonel Cleerens. “Kolonel Cleerens dahulu juga mempunyai janji kepadaku kalau musyawarah gagal aku dipersilakan krmbali ke Gejawan,” kata Diponegoro. “Kalau Paduka pulang pun sudah tidak berani perang lagi,” kata De Kock. Pernyataan De Kock terdengar bernada hinaan. Diponegoro pun segera menyergahnya. “Mengapa taku perang kalau semua prajurit memang jantan,” kata Diponegoro. De Kock lantas mengaku tidak memiliki wewenang mengizinkan Diponegoro melanjutkan perang. De Kock keluar, meminta prajuritnya masuk ke loji. Dipinegoro pun memberi kode kepada Basah Martonegoro yang mendampinginya. Ia lalu menegur De Kock. “He, kau, Jenderal De Kock. Kau membuat kisruh,” kata Diponegoro. Diponegoro pun lalu meraih tangan De Kock. Dipinegoro mengajaknya duduk di kursi panjang. Ada keinginan Diponegoro membunuh De Kock saat itu. Karena itulah ia memberi kode kepada Basah Martonegoro untuk bersiaga. Namun niat itu ia urungkan karena Haji Isa Badarudin yang juga mendampinginya menasihatinya agar ingat Allah. Diponegoro pun menyadari, membunuh De Kock justru akan menjadi tidak baik. Maka, Diponegoro meluapkan amarahnya dengan memaki-maki De Kock yang selama Ramadhan sangat baik kepada Diponegoro. Tapi Diponegoro kemudian pasrah pada nasib. Ia pun pasrah ketika kemudian dibawa naik kereta kuda menuju Semarang sebagai tawanan. Jenderal De Kock berpesan kepada anak buahnya agar mengistirahatkan Diponegoro di Ungaran. Begitu di Ungaran, Roto menangis. Diponegoro menanyakannya kepada punakawannya itu. Roto menyatakan teringat ibunya, sehingga ingin pulang. Tapi, dalam pandangan Diponegoro, Roto menangis bukan karena ibunya. Ia tahu jika Roto takut pada pasukan Belanda yang mengawal mereka ke Semarang. Karenanya, Diponegoro perlu menenangkan hati Roto. “Hai Roto, kalau kau ingin pulang, besok saja kalau di Semarang. Aku ini sesungguhnya ingin naik haji, walai sendiri. Tidak sanggup aku tunda perihal keberangkatan ke Makkah,” kata Diponegoro. (mif) Baca juga :

Read More