Hotel Jabal Omar Memiliki Musholla Gantung Yang Menjadi Ruang Shalat Tertinggi di Dunia

Mekkah — 1miliarsantri.net : Landmark Mekkah yang terkenal, The Address Prayer Hall, mencatat sejarah sebagai ruang shalat tertinggi di dunia dan mendapatkan pengakuan dari Guinness World of Book Record. The Address Prayer Hall merupakan ruang shalat gantung, bagian dari Hotel Jabal Omar sebuah hotel mewah, yang terletak di Kota Suci, Mekkah. Jabal Omar Hotel adalah salah satu hotel terbesar dengan beberapa kamar dan suite bersama dengan restoran, kafe, spa, dan pusat kebugaran. Hotel ini terletak di dekat masjid suci yang meningkatkan nilainya. The Address Prayer Hall terletak 165 meter di atas tanah. Area ini menawarkan pemandangan Masjidil Haram dan Kakbah yang menakjubkan. Menurut Guinness Book of World Records, posisi ruang shalat ini berada di jembatan gantung yang menghubungkan dua menara hotel terkenal tersebut. Memiliki desain arsitektur yang megah, The Address Prayer Hall menawarkan pengalaman spiritual dan membuka keindahan Makkah. Mushola gantung ini memberikan sensasi yang luar biasa dan menjadi tempat di mana orang dapat ikut berdoa dengan pemandangan Ka’bah, yang membuatnya makin terasa lebih dekat dengan Allah. Hotel ini dimiliki oleh sektor real estate terkemuka, Jabal Omar Development Company yang bertujuan untuk mengembangkan kawasan di sekitar masjid suci untuk memfasilitasi jamaah dari seluruh dunia dan memberikan layanan berkualitas tinggi kepada pengunjung. Selain hotel ternama, perusahaan ini juga sedang mengerjakan beberapa proyek lain untuk menambah keindahan Mekkah Dengan Address Hall yang mendapat predikat sebagai ruang shalat tertinggi, Mekkah seperti memiliki keajaiban baru selain tempat suci tersebut. Inovasi dan tradisi bekerja sama untuk mengembangkan wilayah Mekkah. (dul) Baca juga :

Read More

Mengungkap Sejarah Monumen 47 Tokoh Pendiri Selecta

Batu — 1miliarsantri.net : Taman Rekreasi Selecta Kota Batu meremajakan monumen 47 Tokoh pendiri pembangunan PT Selecta. Monumen yang sebelumnya berada di atas kolam ikan Koi, kini dibangun lebih mewah dan diletakkan di bagian depan area masuk Taman Rekreasi Selecta. Monumen tersebut menggunakan arsitektur bangunan Belanda lengkap dengan jam klasik diatas nama-nama 47 Tokoh. Warna putih mendominasi bangunan monumen itu, sementara nama 47 tokoh diukir diatas batu marmer hitam dengan tinta warna emas. Direktur Utama PT Selecta, Sujud Hariadi mengatakan, 47 tokoh tersebut adalah pendiri Selecta usai ditinggal oleh pemiliknya yaitu warga Belanda. Secara pembangunan, memang Selecta dibangun oleh warga Belanda pada tahun 1930. Namun, Selecta dibuka kembali melalui PT Selecta pada tahun 1950. “Sejak 1945 Selecta kosong tidak ada yang memiliki. Setelah agresi militer Belanda pada tahun 1949, pemuda dan tokoh masyarakat desa sekitar Selecta berinisiatif untuk menghidupkan Selecta kembali. Padahal Selecta sudah terbengkalai bahkan sudah ditanami sayuran oleh warga,” ungkapnya kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (27/1/2024). Sujud menceritakan, Selecta saat akan diambil alih warga pada waktu itu sudah berbentuk PT yang dimiliki oleh warga Belanda. Sehingga tidak bisa serta merta bisa di miliki oleh warga. Oleh karena itu, 47 tokoh sepakat membentuk PT Selecta untuk membeli Selecta ke pemiliknya.  Kemudian, kata Sujud, PT Selecta menjual saham dengan harga Rp 100 perlembar waktu itu. Dan terkumpul 5000 ribu saham yang selanjutnya untuk membeli Selecta. “Pada tahun 1949 Selecta dibeli dengan harga 305 ribu rupiah. Jaman dulu sudah banyak banget. Jaman itu emas satu gram hanya 10 rupiah,” jelas Sujud. Setelah dibeli pada 1949, kemudian Taman Rekreasi Selecta diresmikan setahun kemudian yaitu pada tahun 1950. Dikatakan Sujud, saat ini saham PT Selecta dimiliki oleh 10100 Persero atau orang. “Kemudian Selecta diresmikan 19 januari 1950. Sehingga hari tersebut ditetapkan sebagai hari jadi Selecta,” sambung Sujud. Lebih lanjut Sujud mengutarakan, Monumen 47 tokoh Pendiri Selecta sebenarnya sudah ada sejak 1990. Namun, saat itu terletak di dalam karena pos tiket juga ada dia dalam.  Seiring perluasan area Selecta zaman, pos tiket di pindah ke depan. Sehingga, monumen tidak begitu terlihat. “Akhirnya kita remajakan dengan diletakkan di depan, lebih menonjol terus kita mengunakan ukiran dengan tinta emas,” pungkasnya. (fin) Baca juga :

Read More

Keputusan ICJ Mengikat Secara Hukum dan Tanpa Banding Terhadap Putusan Sela ICJ Soal Genosida di Gaza

Istanbul — 1miliarsantri.net : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mendengar putusan sela Mahkamah Internasional (ICJ) pada kasus genosida yang diajukan Afrika Selatan terhadap negaranya dalam sidang yang digelar di Mahkamah Internasional, Den Haag. Netanyahu pun menegaskan “komitmen suci untuk terus membela negara dan rakyatnya”. “Komitmen Israel terhadap hukum internasional tak tergoyahkan. Yang juga tak tergoyahkan, yakni komitmen suci kami untuk terus membela negara dan rakyat kami,” ungkap Netanyahu dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Jumat (26/1/2024). Netanyahu menyampaikan hal itu setelah ICJ memerintahkan Israel untuk mengambil semua tindakan sesuai kekuatannya untuk mencegah genosida di Gaza. Sejauh ini, serangan Israeltelah merenggut nyawa lebih dari 26 ribu warga Gaza dan mengubah wilayah itu menjadi puing-puing. Netanyahu mengatakan Israel mempunyai “hak yang melekat untuk membela diri”. Menurutnya, upaya keji untuk menolak hak dasar Israel ini adalah diskriminasi terang-terangan terhadap negara Yahudi dan itu ditolak secara hukum. Lebih lanjut, Netanyahu menyatakan bahwa tuduhan genosida yang ditujukan kepada Israel adalah “tidak benar” dan “keterlaluan”. Dia menegaskan kembali bahwa Israel akan terus membela diri melawan Hamas. Netanyahu mengeklaim bahwa perang, yang berlangsung sejak serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023, untuk melawan kelompok Hamas. Serangan Israel disebutnya bukan untuk melawan warga sipil Palestina. “Kami akan terus memfasilitasi bantuan kemanusiaan dan melakukan yang terbaik untuk melindungi warga sipil, bahkan ketika Hamas memanfaatkan warga sipil sebagai tameng manusia. Kami akan terus melakukan apa yang perlu dilakukan untuk membela negara dan rakyat kami,” tegasnya. Mengutip Reuters, dalam putusannya, panel hakim ICJ mengatakan bahwa setidaknya beberapa hak yang diupayakan Afsel selaku penggugat dalam kasus dugaan genosida Israel di Gaza adalah masuk akal. ICJ memutuskan bahwa mereka mengakui hak warga Palestina di Gaza untuk dilindungi dari tindakan genosida. ICJ menyebut warga Palestina tampaknya merupakan kelompok yang dilindungi di bawah Konvensi Genosida. Panel hakim ICJ mengatakan, Israel harus memastikan pasukannya tidak melakukan genosida dan mengambil tindakan untuk memperbaiki situasi kemanusiaan. ICJ memerintahkan Israel memberi laporan dalam waktu satu bulan tentang apa yang dilakukannya untuk menerapkan putusan pengadilan. Pada awal persidangan, ICJ mengatakan bahwa mereka mempunyai yurisdiksi untuk memutuskan tindakan darurat yang diminta oleh Afsel dalam kasus dugaan genosida Israel di Gaza. Putusan ICJ yang dikeluarkan pada Jumat tidak membahas tuduhan inti dalam kasus ini, yakni tentang apakah Israel memang melakukan genosida. ICJ fokus pada intervensi mendesak yang diupayakan oleh Afsel selaku penggugat. Keputusan ICJ mengikat secara hukum dan tanpa banding. Namun, ICJ tak mempunyai kemampuan untuk menegakkan putusannya. Hingga saat ini, pertempuran antara Israel dan Hamas serta kelompok perlawanan Palestina lainnya masih berlangsung di Jalur Gaza. Lebih dari 26 ribu warga Gaza telah terbunuh sejak Israel memulai agresinya pada 7 Oktober 2023, sementara korban luka melampaui 64 ribu orang. (jjk) Baca juga :

Read More

Sekitar 1,1 Juta UMKM Nahdliyin Kesulitan Akses Pasar

Surabaya — 1miliarsantri.net : Salah satu kendala pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah akses pasar dan permodalan. Hal ini pula yang dialami oleh sekitar 1,1 juta anggota UMKM Nahdliyin yang tergabung dalam Perkumpulan Andalan Nahdliyin UMKM Indonesia (PERAN UMKM Indonesia). Keluhan itu yang mereka sampaikan saat bertemu Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di Graha Kadin Jawa Timur, Kamis (25/1/2024) lalu. Ketua Umum PERAN UMKM Indonesia, KH M Endy Setyo Lesmana menjelaskan, sejak Juli 2023 jumlah anggota lembaganya berjumlah 1,1 juta. Namun, akses pasar dan permodalan selalu saja menjadi kendala yang dihadapi oleh anggotanya. “Kami bersyukur anggota kami memiliki produk yang cukup berkualitas. Namun, saat kami ingin memperluas pasar, kendala yang kami hadapi adalah akses pasar, utamanya pasar modern dan kendala permodalan,” ungkap Gus Endy, sapaan karib KH Endy Setyo Lesmana. Padahal, kata Gus Endy, minat masyarakat terhadap usaha UMKM cukup tinggi. Pun halnya selama ini UMKM menjadi penopang perekonomian nasional, karena pelakunya adalah masyarakat di tingkat akar rumput. “UMKM yang bergabung di kami sangat besar. Tahun ini kemungkinan jumlahnya akan bertambah menjadi 1,8 juta UMKM. Secara nasional, UMKM yang tergabung di lembaga kami sebanyak 6,8 juta dengan berbagai klasifikasi,” jelas Gus Endy. Gus Endy meminta saran kepada Ketua DPD RI agar untuk dapat mengurai persoalan yang mereka hadapi. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD RI langsung mengkoneksikan PERAN UMKM Indonesia kepada Kadin Jatim untuk berkolaborasi meningkatkan kualitas produk mereka, agar mendapat akses pasar yang lebih luas. “Di Kadin Jatim ini, kebetulan saya yang menginisiasi melalui Kadin Institute, itu memang dibangun untuk membantu UMKM. Nanti ada pendidikan vokasinya, ada kurasinya, sehingga produk UMKM kita sesuai dengan standar pasar modern dan standar ekspor,” kata LaNyalla. Jika sudah mengikuti pendidikan vokasi, kurasi dan lain sebagainya di Kadin Jatim, Senator asal Jawa Timur itu menilai akses permodalan bisa difasilitasi oleh Kadin Jatim. “Tentu menjadi anggota Kadin Jatim terlebih dahulu. Atau solusi lainnya, buat koperasi. Nanti dikawal oleh Kadin Jatim,” tutur LaNyalla. Di sisi lain, LaNyalla menilai, negara perlu memberdayakan dan berpihak kepada pelaku ekonomi golongan bawah yaitu UMKM, yang jumlahnya lebih dari 60 juta unit usaha, tersebar di lebih dari 500 kabupaten/kota di Indonesia. LaNyalla juga menekankan bahwa DPD RI mengadvokasi Demokrasi Ekonomi yang inklusif agar tercipta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. LaNyalla menyebut, fakta yang terjadi saat ini semakin kuat dan kaya seseorang, maka mereka semakin melupakan masyarakat di bagian bawah piramida ekonomi, sehingga disparitas ekonomi dan sosial semakin melebar. Hal ini diperparah dengan semakin kuatnya cengkraman oligarki ekonomi yang dipelihara oleh oligarki politik. Maka, menurut LaNyalla, solusinya adalah kembali ke UUD 1945 naskah asli. Dengan begitu, LaNyalla yakin UMKM akan semakin maju karena rakyat memiliki kedaulatan ekonomi. “Dengan sistem Ekonomi Pancasila, UMKM akan hidup. Karena sudah sangat jelas dalam sistem ini negara harus berkuasa penuh atas bumi, air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya. Termasuk, menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi hajat hidup orang banyak,” ujar LaNyalla. Di mana, lanjutnya, ekonomi Indonesia dijalankan dengan tiga pilar utama, yakni koperasi atau usaha rakyat, perusahaan negara dan swasta, baik nasional maupun asing. Dengan ketiga pilar itu, terdapat garis demarkasi tegas antara wilayah public goods dan commercial goods, serta irisan di antara keduanya. Sehingga terjadi public, private, people partnership. “Jika kita membaca konsep ekonomi usaha bersama yang dirumuskan para pendiri bangsa kita, maka keterlibatan rakyat itu mutlak dan wajib,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Israel Didesak Menghukum Pejabat Yang Menghasut Genosida

Den Haag — 1miliarsantri.net : Mahkamah Internasional (ICJ) yang dipimpin Hakim Ketua Joan Donoghue, membacakan putusan sela atas gugatan Afrika Selatan terhadap genosida yang dilangsungkan Israel di Jalur Gaza. Mahkamah Internasional memerintahkan Israel mengambil semua langkah mencegah genosida dan memastikan pasukannya tidak melakukan genosida. “Israel harus secara efektif dan segera melakukan upaya-upaya pencegahan pelanggaran Artikel 2 Konvensi Genosida,” baca hakim Donoghue dalam persidangan di Den Haag, Jumat (26/1/2024). Yang dimaksud Artikel 2 tersebut adalah membunuh anggota kelompok tertentu; Menyebabkan kerugian fisik atau mental yang serius terhadap anggota kelompok; Dengan sengaja menimbulkan kondisi bagi kelompok tertentu yang bisa menuju kehancuran fisik seluruhnya atau sebagian; Menerapkan tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah kelahiran di dalam kelompok; dan memindahkan secara paksa anak satu kelompok ke kelompok lain. Putusan itu tak secara eksplisit memerintahkan Israel mengehentikan penyerangan ke Gaza. Kendati demikian, sukar agaknya bagi Israel untuk memenuhi poin pertama putusan itu tanpa sepenuhnya menghentikan serangan. Hakim Donoghue juga memerintahkan Israel harus mengirimkan laporan paling 30 hari untuk memenuhi semua perintah pengadilan. Israel juga dilarang menghancurkan barang bukti terkait dugaan genosida. Hakim Donoghue mengatakan putusan ini menciptakan kewajiban internasional bagi Israel. ICJ juga memerintahkan Israel mencegah dan menghukum penghasutan genosida di Jalur Gaza. Mahkamah mengiyakan tudingan Afrika Selatan bahwa sejumlah pejabat Israel mendorong genosida di Gaza dengan komentar-komentar mereka. Pengadilan juga memerintahkan Israel segera mengambil tindakan yang efektif mengizinkan pasokan bantuan kemanusiaan dan kebutuhan dasar yang sangat diperlukan ke Gaza. Dalam pertimbangan putusannya, ICJ mengiyakan bahwa ada ancaman nyata terhadap keberlangsungan kehidupan di Gaza. Mereka mengutip laporan PBB soal memprihatikannya kondisi fasilitas kesehatan dan pengungsian di Gaza. Dalam keterangannya yang dirilis pada Rabu (24/1/2024), ICJ mengungkapkan, panel beranggotakan 17 hakim akan merilis putusan mereka terkait kasus dugaan genosida Israel. Dalam putusannya ICJ tidak membahas gugatan utama tentang apakah Israel melakukan genosida atau tidak di Gaza. Keputusan ICJ mengikat secara hukum dan tanpa banding. Namun ICJ tak mempunyai kemampuan untuk menegakkan putusannya. Hal itu akan diserahkan ke rapat Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB. Amerika Serikat diperkirakan akan memveto resolusi DK PBB untuk menegakkan putusan Mahkamah Internasional. Namun, hal ini akan membuat Amerika Serikat dan Israel dipandang tak menaati prosedur hukum internasional yang akan semakin merusak citra kedua negara di mata dunia. Persidangan dugaan genosida Israel di Jalur Gaza telah digelar selama dua hari di pengadilan ICJ di Den Haag pada 11-12 Januari 2024 lalu. Pada hari pertama persidangan, Afsel selaku penggugat, memaparkan secara lisan bukti-bukti terkait adanya intensi dan tindakan genosida yang dilakukan Israel di Gaza. Adila Hassim, seorang pengacara yang mewakili Afsel, mengatakan kepada panel hakim ICJ bahwa Israel telah melanggar Pasal II Konvensi Genosida. Hal itu mencakup “pembunuhan massal” terhadap warga Palestina di Gaza. “Israel mengerahkan 6.000 bom per pekan. Tidak ada yang selamat. Bahkan bayi yang baru lahir pun tidak. Para pemimpin PBB menggambarkannya sebagai kuburan anak-anak. Tidak ada yang bisa menghentikan penderitaan ini, kecuali perintah dari pengadilan ini,” tukas Hashim. Pengacara lain yang mewakili Afsel, Tembeka Ngcukaitobi, mengatakan, menangani isu intensi genosida Israel terhadap warga Palestina di Gaza biasanya merupakan hal yang paling sulit dibuktikan. Namun dia menekankan bahwa para pejabat dan militer Israel telah menunjukkan intensi tersebut. “Para pemimpin politik Israel, komandan militer, dan orang-orang yang memegang posisi resmi telah secara sistematis dan eksplisit menyatakan niat mereka untuk melakukan genosida,” ucap Ngcukaitobi.“ Pernyataan ini kemudian diulangi oleh tentara di Gaza saat mereka terlibat dalam penghancuran warga Palestina dan infrastruktur fisik Gaza,” tambah Ngcukaitobi.Ngcukaitobi kemudian menyoroti pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 28 Oktober 2023. Kala itu Netanyahu mendesak pasukan darat Israel yang bersiap memasuki Gaza untuk “mengingat apa yang telah dilakukan Amalek terhadap Anda”. “Ini mengacu pada perintah Tuhan dalam Alkitab kepada Saul untuk melakukan pembalasan terhadap penghancuran seluruh kelompok orang. Bukti niat genosida tidak hanya mengerikan, tapi juga sangat banyak dan tidak dapat disangkal,” tambah Ngcukaitobi. Pada hari kedua persidangan, Israel membantah argumen-argumen yang diajukan Afsel. “Komponen kunci dari genosida, yaitu niat untuk menghancurkan orang, secara keseluruhan atau sebagian, sama sekali tidak ada,” kata tim hukum pemerintah Israel, kepada panel hukum ICJ. Dalam gugatan mereka, Afrika Selatan mendesak Mahkamah Internasional memutuskan langkah pendahuluan. Diantaranya, memutuskan bahwa Israel harus segera menghentikan operasi militernya di dan melawan Gaza. Selain itu, Israel harus mengambil semua tindakan yang wajar sesuai kewenangannya untuk mencegah genosida. Israel juga harus menghentikan tindakan apapun terhadap rakyat Palestina yang termasuk dalam Pasal II Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida. Hal ini termasuk pembunuhan anggota kelompok tersebut dan perampasan akses terhadap makanan dan air yang memadai. Israel selanjutnya harus memastikan militernya tidak terlibat dalam hasutan, konspirasi untuk melakukan, upaya untuk melakukan, atau terlibat dalam genosida. Israel harus mengambil tindakan untuk mencegah kehancuran dan menjamin pelestarian bukti terkait tuduhan tindakan Genosida. Yang terakhir, Israel harus memastikan tidak ada tindakan yang diambil yang dapat memperburuk atau memperpanjang perselisihan di hadapan pengadilan. Sebelum putusan kemarin, maskapai milik Israel El Al Israel Airlines mengumumkan akan menangguhkan rutenya ke Johannesburg pada akhir Maret. Langkah itu, dengan alasan situasi keamanan saat ini dan penurunan tajam keberangkatan setelah Afrika Selatan meluncurkan kasus genosida. Maskapai penerbangan berbendera Israel saat ini terbang hingga dua kali sepekan nonstop ke Johannesburg. (hsn) Baca juga :

Read More

BPJPH Kenalkan Produk Halal Indonesia ke Pasar Dunia Dalam Acara Makkah Halal Forum 2024

Jeddah — 1miliarsantri.net : Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) turut serta memperkenalkan produk halal Indonesia dalam Makkah Halal Forum 2024 yang berlangsung mulai 23 sampai 25 Januari 2024. “Partisipasi BPJPH dalam gelaran Makkah Halal Forum ini, selain untuk melakukan sosialisasi Jaminan Produk Halal, juga kita manfaatkan untuk memperkenalkan produk halal UMK kita ke pasar internasional. Adapun produk yang kita pamerkan adalah produk yang kita pilih dari para pelaku UMK kita yang sebelumnya telah kita bina bersama stakeholder yang lain dan sudah bersertifikat halal,” terang Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham di Makkah International Convention Center, kota Makkah, Jumat (26/1/2024). Aqil menuturkan pemerintah terus mendorong produk-produk halal yang dimiliki pelaku UMK untuk naik kelas, dan dapat menembus pasar dunia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pemberian fasilitasi sertifikasi halal. Keikutsertaan booth BPJPH sebagai perwakilan Indonesia pada international exhibition dalam gelaran Makkah Halal Forum tersebut melengkapi rangkaian agenda. Makkah Halal Forum juga menggelar sejumlah international conference, B-to-B meeting dan Networking Opportunities forum. Expo juga diikuti oleh exhibitor dari berbagai negara, mulai dari otoritas sertifikasi halal, chambers of commerce, asosiasi, hingga pelaku usaha. Aqil juga mengatakan, upaya BPJPH untuk memperkenalkan produk halal Indonesia ke pasar internasional sejalan dengan tujuan penyelenggaraan JPH. Penyelenggaraan JPH, selain merupakan bentuk perlindungan bagi masyarakat, juga bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada produk. Penyelenggaraan JPH ini juga untuk memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengonsumsi dan menggunakan produk. “Di hari pertama kemarin kami mengamati para pengunjung dari berbagai negara yang datang ke booth BPJPH cukup ramai dan sangat berminat dengan produk-produk halal UMK yang kita pamerkan terutama produk makanan. Ini tentu sangat menggembirakan. Ini membuktikan bahwa sertifikat halal penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar kualitas produk, dan menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha untuk memproduksi dan menjual produk halal,” pungkasnya. (fau) Baca juga :

Read More

Sudahkah Kita Melunasi Hutang Puasa Sebelum Berakhir Rajab

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Bulan Rajab telah tiba, menyisakan waktu yang singkat menuju bulan suci Ramadan. Sebagai persiapan menghadapi bulan penuh berkah tersebut, ada satu kewajiban yang sebaiknya segera dilaksanakan: melunasi utang puasa tahun lalu. Meskipun tidak ada batasan waktu tertentu untuk mengganti puasa yang tertinggal, akan lebih baik jika tindakan ini dilakukan sebelum pintu Ramadan terbuka. Dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 184, terdapat kelompok-kelompok yang diberikan keringanan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. Salah satunya adalah orang yang sakit atau dalam perjalanan. Mereka diizinkan untuk tidak berpuasa selama Ramadan, namun diwajibkan untuk mengganti puasa yang ditinggalkan tersebut pada hari-hari di luar bulan suci Ramadan. Tidak hanya itu, setara dengan golongan perempuan yang sedang mengalami haid, orang yang sakit atau dalam perjalanan juga dianjurkan untuk melaksanakan kewajiban mengganti puasa pada hari-hari yang bukan bagian dari bulan Ramadan. Hal ini menciptakan keseimbangan dalam pelaksanaan ibadah, seperti yang dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Aisyah ra: “Aisyah r.a. menceritakan bahwa perempuan pada masa itu kadang-kadang mengalami haid. Maka, mereka diperintahkan untuk mengganti puasa yang tertinggal, namun tidak diwajibkan untuk mengganti salat.” (HR. Muslim) Dengan demikian, menjelang Ramadan, penting bagi umat Islam untuk memastikan utang puasa tahun sebelumnya segera dilunasi. Dengan menyegerakan pembayaran utang puasa, kita dapat memasuki bulan Ramadan dengan hati yang bersih dan siap menyambut berkah bulan penuh keberkahan tersebut. Membayar Utang Puasa: Apakah Harus Berturut-turut? Dalam persiapan menyambut bulan Ramadan, penting untuk membahas cara melunasi utang puasa yang tertinggal. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah pembayaran utang puasa harus dilakukan secara berturut-turut atau apakah memungkinkan untuk menyicil pembayaran tersebut. Dalam mengatasi ketidakjelasan ini, ayat 184 Surah Al-Baqarah memberikan petunjuk yang penting: “Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” Beberapa mungkin bertanya apakah pembayaran utang puasa harus dilakukan secara berturut-turut, seperti pada bulan Ramadan. Untuk menjawab pertanyaan ini, Fatwa Tarjih yang tercantum dalam buku Tanya Jawab Agama jilid II menyatakan bahwa dalam ayat tersebut tidak disebutkan kewajiban untuk membayar utang puasa secara berturut-turut, sebagaimana yang diwajibkan dalam membayar kaffarah puasa dua bulan, yang disebut “mutatabiat” atau berturut-turut. Maka dari itu, menyaur puasa yang ditinggalkan karena sakit atau perjalanan dapat dilakukan dengan fleksibilitas. Tidak ada kewajiban untuk membayar utang puasa secara berturut-turut. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki utang puasa selama 10 hari, memungkinkan untuk membayarnya secara terpisah-pisah, misalnya pada hari Kamis dan Senin setiap minggu. Hal ini sesuai dengan pemahaman bahwa QS. Al-Baqarah ayat 184 tidak mengharuskan pembayaran utang puasa secara berurutan. Dengan demikian, umat Islam diberikan kelonggaran dalam membayar utang puasa, memungkinkan mereka menyesuaikan pembayaran dengan keadaan dan kesempatan yang ada, tanpa harus membebani diri dengan kewajiban membayar secara berturut-turut. (yus) Baca juga :

Read More

Kisah Heroik Sahabat Abbad ibn Bisyr Saat Menjaga Rasulullah SAW

Surabaya — 1miliarsantri.net : Abbad bin Bisyr bin Waqasy adalah sahabat Nabi Muhammad SAW dari kalangan Anshar. Abbad ibn Bisyr ibn Waqasy berasal dari suku Aus keturunan Bani Asyahli, biasa dipanggil Abu Bisyr atau Abu al-Rabi. Diriwayatkan dari sahabatnya sendiri, Ibn Yasar dari Uqail ibn Jabir bahwa Jabir ibn Abdullah al-Anshari berkata, “Kami keluar bersama Rasulullah dari tempat perlindungan kami di kebun kurma dalam perang Dzatur Riqa. Dalam perang itu, seorang wanita musyrik terkena anak panah seorang Muslim.” “Usai peperangan, dan setelah Rasulullah pulang ke markas, suami wanita musyrik itu datang dan melihat apa yang terjadi pada istrinya. la marah dan bersumpah akan membalas dendam hingga salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW bersimbah darah. Diam-diam, ia (suami wanita musyrik) mencari tahu di mana Nabi Muhammad SAW menginap malam itu.” Saat Nabi Muhammad SAW hendak masuk rumah, beliau bersabda, “Siapakah yang mau berjaga malam ini?” Amar ibn Yasar dan Abbad bin Bisyr bangkit dan berkata, “Kami (siap berjaga), wahai Rasulullah.” Berjagalah Amar bin Yasar dan Abbad bin Bisyr dekat gerbang Syi’ib. Saat itu Rasulullah SAW dan para sahabat menginap di Syi’ib, di sebuah lembah. Amar bin Yasar dan Abbad bin Bisyr pergi menuju gerbang Syi’ib. Abbad ibn Bisyr bertanya, “Kau ingin aku berjaga di awal atau di akhir malam?” Amar bin Yasar menjawab, “Kau berjaga di awal malam, dan aku di akhir malam.” Kemudian Amar bin Yasar berbaring dan tertidur pulas. Abbad bin Bisyr mendirikan sholat sunnah sambil berjaga. Ketika itulah suami wanita musyrik itu datang. Ketika melihat Abbad bin Bisyr yang sedang sholat, lelaki (suami wanita musyrik) itu tidak menyia-nyiakan kesempatan. la langsung melepaskan panah ke arah Abbad bin Bisyr dan tepat mengenai tubuhnya. Terkena panah tidak membuat Abbad bin Bisyr membatalkan sholatnya. la hanya mencabut panah dan melanjutkan shalatnya. Lelaki itu kembali melepaskan anak panah dari busurnya. Abbad bin Bisyr tetap berdiri dalam sholatnya. Untuk ketiga kalinya lelaki itu meluncurkan anak panah, dan Abbad ibn Bisyr mencabut panah yang tertancap di tubuhnya, lalu ia rukuk, lantas sujud. Baru setelah selesai sholat sunnah, Abbad ibn Bisyr membangunkan Amar ibn Yasar dan berkata, “Bangunlah, ada orang yang datang.” Amar ibn Yasar terkejut ketika melihat suami wanita musyrik itu berada di dekat mereka. Ketika melihat mereka berdua, lelaki itu tahu, mereka berdua menjadi benteng hidup bagi Nabi Muhammad dan menjadikan diri mereka sebagai penebus sumpahnya. Amar bin Yasar kaget melihat sahabatnya Abbad bin Bisyr berlumuran darah. Amar bin Yasar berkata, “Subhanallah! Kenapa kau tidak membangunkanku saat pertama kali kau terkena panah?” Abbad bin Bisyr menjawab, “Aku sedang membaca salah satu surat dan aku tidak mau memutuskan bacaanku sampai selesai. Saat beberapa anak panah menancap di tubuhku, aku pun menyelesaikan sholat, dan membangunkanmu. Demi Allah, jika tidak karena tugas berjaga yang diperintahkan Rasulullah, niscaya jiwaku sudah lepas dari raga sebelum aku memutuskan atau menyelesaikan bacaanku.” Dikisahkan, Abbad bin Bisyr selalu hadir mengikuti peperangan bersama Rasulullah SAW sampai beliau wafat. (yat) Baca juga :

Read More

Pemerintah Arab Saudi Akan Membuka Ijin Toko Miras Pertama di Riyadh

Riyadh — 1miliarsantri.net : Pemerintah Arab Saudi akan membuka ijin toko minuman beralkohol pertama di ibu kota Riyadh. Toko tersebut nantinya hanya melayani diplomat non-Muslim yang bertugas di negara tujuan ibadah haji tersebut. Legalisasi minuman keras secara terbatas ini akan menjadi yang pertama setelah 72 tahun lalu mengingat adanya aturan pelarangan minuman keras setelah seorang anak Raja Abdul Aziz yang mabuk menembak mati seorang diplomat Inggris pada 1952 lalu. Toko minuman keras tersebut terletak di Kawasan Diplomatik Riyadh, sebuah lingkungan tempat tinggal kedutaan dan diplomat, dan akan “dibatasi secara ketat” untuk non-Muslim. Rencana pembukaan toko tersebut menurut seorang sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan, hal tersebut terdapat dalam sebuah dokumen. Dokumen tersebut, tertera aturan jika pelanggan harus mendaftar melalui aplikasi seluler, mendapatkan kode izin dari kementerian luar negeri, dan mematuhi kuota bulanan dalam pembelian mereka, kata dokumen tersebut. Langkah ini merupakan tonggak sejarah dalam upaya kerajaan tersebut, yang dipimpin oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. Dengan adanya toko minuman keras yang dibuka terbatas, hal itu membuat negara Muslim konservatif tersebut untuk pariwisata dan bisnis karena meminum alkohol dilarang dalam Islam. Hal ini juga merupakan bagian dari rencana yang lebih luas yang dikenal sebagai Visi 2030 untuk membangun perekonomian pasca-minyak. Tidak jelas apakah ekspatriat non-Muslim lainnya akan memiliki akses ke toko tersebut. Jutaan ekspatriat tinggal di Arab Saudi namun kebanyakan dari mereka adalah pekerja Muslim dari Asia dan Mesir. Arab Saudi memiliki undang-undang ketat yang melarang meminum alkohol yang dapat dihukum dengan ratusan cambukan, deportasi, denda, atau penjara dan ekspatriat juga menghadapi deportasi. Sebagai bagian dari reformasi, hukuman cambuk telah banyak digantikan dengan hukuman penjara. Alkohol hanya tersedia melalui surat diplomatik atau di pasar gelap. Pihak kerajaan sendiri mengonfirmasi laporan di media yang dikendalikan pemerintah bahwa mereka memberlakukan pembatasan baru terhadap impor alkohol bagi diplomat. Pusat Komunikasi Internasional (CIC) mengatakan peraturan baru tersebut diberlakukan untuk melawan perdagangan gelap barang dan produk beralkohol yang diterima oleh misi diplomatik. “Proses baru ini akan terus memberikan dan memastikan bahwa semua diplomat kedutaan non-Muslim memiliki akses terhadap produk-produk ini dalam kuota tertentu,” kata CIC dalam sebuah pernyataan kepada media, Jumat (26/1/2024). Pernyataan tersebut tidak membahas rencana penyimpanan minuman beralkohol namun mengatakan bahwa kerangka kerja baru tersebut menghormati konvensi diplomatik internasional. Arab Saudi, yang relatif tertutup selama beberapa dekade, dalam beberapa tahun terakhir telah melonggarkan aturan sosial yang ketat, seperti memisahkan laki-laki dan perempuan di tempat umum dan mewajibkan perempuan mengenakan jubah hitam atau abaya. Genggaman kekuasaan Pangeran Mohammed bin Salman juga disertai dengan perubahan-perubahan yang mencakup pembukaan negara untuk pariwisata non-religius, konser dan mengizinkan perempuan mengemudi, serta tindakan keras terhadap perbedaan pendapat dan saingan politik. Visi 2030 juga mencakup pengembangan industri lokal dan pusat logistik, serta bertujuan untuk menambah ratusan ribu lapangan kerja bagi warga negara Saudi. (dul)

Read More

Pesantren Lansia Menjadi Program Unggulan MUI

Jakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Prof Amany Lubis menyampaikan Pesantren Lansia akan menjadi program unggulan MUI, khususnya untuk Komisi PRK. “Pesantren Lansia insya Allah akan menjadi program unggulan dari MUI. Pada hari ini kita juga telah melaksanakan peletakan batu pertama Pesantren Lansia Cendekia di Cipayung Jakarta Timur,” terang saat peletakan batu pertama Pesantren Lansia Cendekia di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2024) lalu. Dalam program ini, Prof Amany menyampaikan program kolaborasi dengan Rumah Zakat dan Rumah Wakaf. Tak hanya memperhatikan pembangunan fisik semata, dia juga menegaskan kurikulum pesantren juga telah disiapkan tim KPRK MUI. “Program-program kami sebelumnya kebanyakan menyasar untuk anak dan perempuan. Kali ini kami luaskan kembali dengan bekerjasama melalui program Pesantren Lansia,” sambungnya. Prof Amany menyatakan berdirinya Pesantren Lansia salah satunya lahir dari spirit memuliakan orang tua. Hal ini sebagaimana perintah yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran surah Al-Isra ayat 23 berikut: “Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” “Zaman sekarang banyak yang lupa untuk memperhatikan orang tuanya. Meski kadang kebutuhan fisik terpenuhi tapi spiritualnya sering terlewat. Padahal keduanya harus seimbang terpenuhi sebagai bentuk baktinya seorang anak,” tukad mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. Prof Amany juga menyampaikan program ini akan terus berkembang dan menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder. Dia berharap dukungan dari berbagai pihak untuk bersama-sama mewujudkan program Pesantren Lansia tersebar lebih luas lagi manfaatnya. (wink) Baca juga :

Read More