Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1445 H Pada 9 April 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1445 H pada Selasa, 9 April 2024. Sidang isbat akan digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta. Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin menerangkan, sidang isbat dilaksanakan secara tertutup, dan dihadiri Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. “Sebagaimana biasa, sidang isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadan. Tahun ini, bertepatan dengan 9 April 2024,” terang Kamaruddin di Jakarta, Kamis (4/4/2024). Sidang isbat akan diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Berdasarkan data hisab, ijtimak terjadi pada Selasa, 29 Ramadan 1445 H / 9 April 2024 M, sekitar pukul 01.20 WIB. Saat matahari terbenam, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk antara 4° 52.71′ (empat derajat lima puluh dua koma tujuh puluh satu menit) sampai dengan 7° 37.84′ (tujuh derajat tiga puluh tujuh koma delapan puluh empat menit) dan sudut elongasi 8° 23.68′ (delapan derajat dua puluh tiga koma enam puluh delapan menit) hingga 10° 12.94′ (sepuluh derajat dua belas koma sembilan puluh empat menit). “Berdasarkan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), posisi hilal dimaksud telah memenuhi kriteria visibilitas hilal (Imkanur Rukyat) yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat,” paparnya. Kementerian Agama, kata Dirjen, juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatulhilal di berbagai provinsi. “Untuk sidang isbat awal Syawal ini, Kementerian Agama akan menurunkan tim ke 120 lokasi di seluruh Indonesia. Mereka akan melaporkan, apakah pada hari itu hilal terlihat atau tidak,” imbuhnya. Hasil hisab dan rukyatulhilal ini akan dibahas dan ditetapkan dalam sidang isbat. “Jadi kapan Hari Raya Idulfitri, kita masih menunggu keputusan sidang isbat. Hasilnya akan diumumkan secara terbuka melalui konferensi pers,” jelas Dirjen. Kamaruddin menjelaskan, pelaksanaan sidang isbat merupakan penetapan secara formal sesuai undang-undang. Dijelaskannya, Dasar hukum sidang isbat tercantum dalam Pasal 52 A Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. Pasal itu menyebutkan, Pengadilan Agama memberi isbat kesaksian rukyat hilal dalam penentuan awal bulan pada tahun hijriah. “Meski semua orang sudah mengetahui posisi hilal, tapi sidang isbat tetap harus dilakukan, karena sidang isbat selain forum penetapan formal, juga forum silaturahmi dan literasi,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Ciri-ciri Orang Yang Mendapat Berkah Lailatul Qadar

Jakarta — 1miliarsantri.net : Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia dan keutamaannya lebih baik dari malam seribu bulan atau 83 tahun. Kemuliaan malam Lailatul Qadar dijelaskan secara runut dalam surah Al-Qadr ayat 1-5. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rµh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr: 1-5). Keutamaan Lailatul Qadar dalam surah Al-Qadr inilah yang membangkitkan semangat ummat Islam untuk bertafakkur, beramal, dan memperbanyak ibadah di 10 malam terakhir bulan Ramadan. Kebiasaan umat Islam di dunia menghidupkan 10 malam terakhir Ramadhan degan cara beri’tikaf, anjuran yang dipraktikkan Rasulullah SAW. Lailatul qadar didapatkan oleh orang-orang terpilih yang menghidupkan malam dengan beribadah kepada Allah Ta’ala. Lalu apa ciri-ciri dari orang yang mendapatkan Lailatul Qadar? Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zaiul Ma’arif (Buya Yahya) menyebut orang yang mendapatkan Lailatul Qadar dapat dilihat dari hari-hari ke depannya. “Jika hari esok lebih bagus dari hari kemarin, itulah dia mendapatkan lailatul qadar,” terang Buya Yahya, Kamis (4/4/2024). Namun sebaliknya, jika keesokan harinya tidak ada perubahan, maka orang tersebut tidak mendapatkan lailatul qadar. “Tanda lailatul qadar yang paling jelas adalah di hari selanjutnya, tahun selanjutnya menjadi semakin taat kepada Allah,” ungkapnya. Buya Yahya berpesan agar malam-malam di penghujung Ramadhan diperbanyak amal baik. Lalu, keesokan harinya berusaha memperbaiki diri. “Kalau ternyata esok harinya gampang (lebih baik), kayaknya kita dapat lailatul qadar. Tapi, kalau maksiat terus jauh dari lailatul qadar. Jadi begitu, sederhana sekali,” pungkas Buya Yahya. (yan) Baca juga :

Read More

Melihat Sepak Terjang Ratu Kalinyamat Dalam Melawan Penjajah Portugis

Jepara — 1miliarsantri.net : Putri tercinta Sultan Trenggana, mengalir darah biru pejuang dari leluhur tanah Jawa, yang lahir dari kawah candra dimuka pergolakan tanpa putus. Ia wanita pemberani yang menentang ketikadilan yang menerpanya dengan mata terbuka, tanpa secuil kekerdilan apalagi tetes air mata, bersumpah ia akan melakukan apapun sampai tumpas tampis. Pasemon, sanepa menulis, Ia tapa telanjang di Gunung Danaraja menuntut keadilan atas kematian kekasihnya Pangeran Kalinyamat. Sejatinya Ia bersumpah akan berjuang mengorbankan segala yang melekat ditubuhnya tanpa kecuali, Jiwa raga, harta, tahta untuk kemaslahatan Kawula dan negeri yang dipimpinya dengan istikomah dan iklas. Setelah kematian Harya Penangsang, taktha Jepara diserahkan Hadiwijaya kepada dirinya. Orang menyebutnya Ratu Kali Nyamat, Adipati Jepara melanjutkam tongkat estapet Pati Unus. Menyatakan perang terhadap Portugis. Pada tahun 1550, Bersama kesultanan Johor dan perserekatan Melayu. 4.000 Laskar Laut Jepara dalam 40 buah kapal Jung Jawa, Beliau kirimkan untuk memerangi Portugis, demi terbebasnya Malaka dari cengkeraman kekuasaan Portugis. Angin laut dan deburan ombak Sanudera belum perfihak kepada Perserekatan Melayu, merebut Malaka dari kekuasaan GOLD, GOSPEL ,GLORY Bangsa Portugis. Pada tahun 1565 beliau memenuhi permintaan orang-orang Hitu di Ternate untuk menghadapi gangguan bangsa Portugis dan kaum Hative. Beliau berlapang dada menyerahkan kembali armada lautnya mengempur Portugis yang coba menguasai sumber rempah rempah diujung samudera luas. Dan di tahun 1573, Ratu Kalinyamat bersama Armada laut kesultanan Aceh, berkolaborasi untuk menyerang portugis untuk merebut Malaka kembali. Beliau kirimkan armada laut raksasa berkekuatan 300 kapal berisi 15.000 Laskar laut Jepara yang brani dan gagah perwira. di Laksamanani oleh Ki Demang. Namun Armada Jepara Tiba di Malaka bulan Oktober 1574. Saat itu pasukan Aceh sudah dipukul mundur oleh Portugis. Laskar Jepara tetap Rawer Rawe Rantas rantas Malang Putung, tetap mengempur Portugis di Malaka dengan Gagah Perwira. Sang Ratu yang mengetahui Geopolitik sebagai ahli strategi militer faham. Bahwa Portugis sedang bersiap untuk memindahkan Pangkalan Armada lautnya ke Timur, mendekat ke sumber rempah rempah. Karena kesibukan dan gempuran massive laskar laut Jepara membuat sibuk Armada laut Portugis hingga gagal mengirimkan bantuan ke Ternate. Memberi kesempatan bhumi Ternate bernafas.Rainha de Japara, senhora poderosa e rica, de kranige Dame, Ratu Jepara seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani. Dan musuhnya menghormati dan mengagumi Sang Ratu yang bertaktha di sepinya Samudera luas. (gung) Baca juga :

Read More

Mencari Makan di Gaza Sama Hal nya Dengan Memberikan Nyawa Kepada Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Seorang penduduk Gaza, Omar Deeb hampir terhantam tembakan tank Israel saat mencari makanan di Gaza. Ia melihat orang-orang di sekitar tewas ketika ia kembali keluar untuk mencari makanan bagi keluarganya. Namun seperti banyak orang di Gaza ia dapat segera menghadapi kelaparan bila ia tidak melakukan perjalanan dalam apa yang ia sebut “misi kematian”. Ommar mempertaruhkan nyawanya demi memberi makan enam anaknya yang kini tinggal di tempat penampung di dalam sebuah sekolah. “Bila saya pergi, kami makan. Bila saya tidak pergi, kami tidak makan,” ungkap Deeb yang tinggal di Kota Gaza, Kamis (4/4/2024). Pihak berwenang kesehatan Gaza mengatakan, mengamankan bantuan menjadi persoalan hidup dan aman di Gaza yang dibombardir Israel selama enam bulan terakhir. Serangan Israel sudah menewaskan lebih dari 32 ribu orang Palestina dan melukai lebih dari 75 ribu lainnya. PBB memperingatkan kelaparan dapat segera terjadi di Gaza. Badan dunia itu juga mengeluhkan sulitnya mengirimkan bantuan dan mendistribusikan ke seluruh Gaza karena pembatasan yang diberlakukan Israel. Amerika Serikat (AS) juga memperkirakan kelaparan dapat segera terjadi. Deeb belum sepenuhnya pulih dari luka akibat serpihan gedung yang meledak menghantamnya ketika ia mencoba mengambil tepung dari truk bantuan yang masuk ke Gaza utara. Ia juga hampir dua kali tewas, pertama pada 29 Februari lalu ketika kementerian kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 100 orang yang mencoba mengambil bantuan dibunuh Israel. Israel berdalih dengan mengatakan orang-orang itu tewas terlindas truk yang membawa bantuan. Deeb mengatakan peristiwa kedua ia hampir tewas terjadi pada 23 Maret lalu ketika Israel melepaskan tembakan ke titik jatuhnya bantuan yang dikirim lewat udara di bundaran Kuwait. Ia mengatakan, beberapa orang di sekitarnya tewas, sebagian besar anggota badan yang terdiri dari klan keluarga tradisional dan faksi untuk mengamankan bantuan yang dikenal sebagai Popular Committees. “Setiap kali saya pergi rasanya seperti terakhir kali saya pergi. Karena itu saya menyampaikan salam perpisahan pada istri dan anak-anak saya. Saya meminta maaf pada istri saya, pada anak-anak saya,” lanjut Deeb. Putra Deeb yang berusia lima tahun tewas dalam serangan udara yang mengenai rumahnya pada bulan Desember lalu. Militer Israel tidak menanggapi permintaan komentar tentang membahayakan pencari bantuan. Pada 23 Maret lalu militer Israel mengatakan pasukannya tidak melepas tembakan ke orang-orang di bundaran Kuwait. Pejabat Israel mengklaim mereka meningkatkan akses bantuan ke Gaza. Israel juga menolak bertanggung jawab atas keterlambatan pengiriman bantuan dan menjatuhkan tanggung jawab bantuan di dalam Gaza pada PBB dan lembaga kemanusiaan. Israel juga menuduh Hamas mencuri bantuan, tuduhan yang dibantah keras Hamas. Warga dari Australia, Inggris dan Polandia juga tewas dalam serangan Israel. Mereka termasuk tujuh orang yang bekerja untuk lembaga chef terkenal Jose Andres, World Central Kitchen, yang tewas dalam serangan udara Israel di Gaza tengah. “Terakhir kali saya makan daging, daging ayam, satu pekan sebelum perang,” sambung Deeb. Putus asa dan kelaparan, ribuan orang seperti Deeb berjalan menuju titik jatuhnya bantuan yang dikirimkan lewat udara di malam hari. Mereka mencoba mendapatkan tepung atau makanan kaleng. Mereka mengetahui kapan jatuhnya bantuan dari supir truk bantuan yang menelepon kerabat mereka yang kemudian menyebarkan lewat mulut ke mulut. “Ketika truk bantuan tiba di Deir Al-Balah di Gaza tengah, kerabat tetangga saya (supir truk bantuan) meneleponnya, dan kami berangkat, kapan pun itu waktunya,” papar Deeb. Ketika Deeb dan warga lain berdesak-desakan menunggu bantuan, anggota Popular Committess seperti Abu Mahmoud, menggunakan tongkat mereka agar massa tetap tertib. Beberapa anggota kelompok itu yang sebagian besar dari Hamas juga membawa senjata api. Pasukan Israel berjanji menumpas Hamas sehingga menjadi sangat beresiko bagi siapa pun yang memiliki hubungan dengan kelompok itu untuk melindung bantuan untuk warga sipil. Sehingga pekerjaan itu ditanggung Popular Committess. Gaza memiliki beberapa klan keluarga besar, sebagian di antaranya diyakini memiliki persenjataan berat. Mantan pegawai negeri Hamas, Abu Mahmoud selamat dari kematian di dua peristiwa yang disinggung Deeb. Di salah satu peristiwa ia kehilangan tiga temannya. Ayah lima anak itu mengatakan misi teman-temannya yang mempertaruhkan nyawa sama pentingnya dengan melawan Israel. “Ini misi untuk syahid,” kata Abu Mahmoud yang menolak mengungkapkan nama belakangnya karena khawatir diincar Israel. Sumber dari Popular Committees mengatakan jumlah anggotanya yang tewas dalam satu bulan terakhir sekitar 70 orang. Menurut sumber dari klan keluarga dan badan itu, 70 orang itu dibunuh Israel di lokasi titik jatuhnya bantuan yang berbeda. Abu Mahmoud mengatakan rintangan utama untuk mengirimkan bantuan ke Gaza utara adalah serangan Israel yang menewaskan dan melukai ratusan orang Palestina setiap harinya. Masalah lain adalah massa yang begitu banyak yang berlari ke arah bantuan. Popular Committees mengatakan terkadang orang-orang itu merupakan pencuri serakah bukan warga Gaza yang kelaparan. “Misi kami sangat beresiko, kami tidak bisa melepaskan tembakan ke orang-orang, kami tidak ingin melakukannya, jadi sebagian besar tembakan ke udara untuk membubarkan pencuri,” kata Abu Mahmoud. (zul) Baca juga :

Read More

Kemenparekraf Paparkan Dua Indikator Utama Pendongkrak Ekonomi Saat Lebaran 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memaparkan dua indikator utama yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga lima persen pada momen libur lebaran tepatnya pada kuartal I dan II tahun 2024. Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati, dalam “The Extended Weekly Brief with Sandi Uno” mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi tersebut didasarkan pada Desk Study Kajian Lebaran 2024 yang sedang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf. “Ini ditandai dengan dua indikator utama yakni peningkatan konsumsi dan peningkatan pergerakan masyarakat,” terang Dessy kepada 1miliarsantri.net, Rabu (3/4/2021). Indikator peningkatan konsumsi masyarakat dipengaruhi oleh jumlah kebutuhan uang tunai yang meningkat hingga 4,65 persen dibandingkan realisasi 2023. Pemerintah juga menggelontorkan Bantuan Sosial (bansos) hingga Juni 2024 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan pada Januari – Maret 2024. Selain itu pemerintah juga menelurkan kebijakan lainnya, yakni pemberian THR sebesar 100 persen bagi ASN. Indikator peningkatan pergerakan masyarakat di tahun ini dipengaruhi adanya libur cuti bersama yang lebih panjang dari tahun 2023 dan kebijakan izin pengambilan cuti tahunan bagi ASN untuk libur lebaran 2024. Dalam kesempatan itu, Dessy mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama para pemangku kepentingan terkait untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. Hal ini dikarenakan 78 persen wilayah Indonesia pada April 2024 yang masih mengalami musim hujan kategori menengah – tinggi. “The Extended Weekly Brief with Sandi Uno” kali ini turut didukung mitra co-branding “Wonderful Indonesia” meliputi The Ascott Limited (Harris Hotel, Yello Hotel, Fox Hotel), Manhattan Hotel, Traveloka, Trans Studio Entertainment, Grab Indonesia, Tokopedia, Taman Impian Jaya Ancol, El Hotel Bandung, Waterbom Bali, dan White Horse Group. “Karenanya, mohon untuk diwaspadai dan juga diharapkan kesiapan dari pelaku usaha maupun pengelola destinasi wisata,” pungkas Dessy. (Iin) Baca juga :

Read More

Belajar Kitab Sirah Nabawiyah: Baca dengan Cinta dan Catat Hal Penting

Surabaya — 1miliarsantri.net : Sirah Nabawiyah merupakan rekam jejak kisah perjalanan Rasulullah Muhammad SAW dari lahir, kecil, remaja, dewasa, pernikahan, menjadi nabi, perjuangannya yang heroik, tantangan-tantangan besar yang dilalui, hingga wafatnya. Umumnya sirah nabawiyah tersaji dalam buku tebal dan mencatat nama-nama, peristiwa, dan tahun penting. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang untuk mempelajari sejarah perjalanan hidup Rasulullah SAW. Terkait itu, pendakwah Arif Nursalim atau dikenal dengan Salim A Fillah, membagikan tips dalam mempelajari Sirah Nabawiyah. Menurut Salim A Fillah, ada dua kunci utama jika seseorang ingin mempelajari Sirah Nabawiyah untuk lebih mudah memahaminya. Kunci pertama adalah belajar dengan cinta dalam mempelajari Sirah Nabawiyah. Dia mengibaratkannya dengan momen saat jatuh cinta dengan seseorang. “Orang yang mencintai akan selalu mengingat segala hal tentang orang yang dicintainya, mulai dari hal-hal kecil seperti warna jilbab hingga hal besar seperti karakter dan kesukaan,” ujar Salim A Fillah dalam salah satu kajiannya di Pro-You Channel, dikutip Rabu (3/4/2024). Demikian pula ketika seseorang mencintai kehidupan Nabi Muhammad SAW, pasti akan lebih mudah mengingat dan memahami saat membaca Sirah Nabawiyah. Otomatis rasa cinta tersebut mendorong untuk terus mengulang bacaan tentang Nabi SAW. Alhasil, mengingatnya pun jadi lebih mudah. “Membaca dengan cinta akan ada banyak yang melekat. Tentu, memori kita terbatas, kalau cinta biasanya suka ngulang-ulangi apa yang dibaca,” tambahnya. Baginya, cinta dapat membuat seseorang suka mengulang-ulang apa yang dibaca dan dipelajarinya. Budayawan asal Yogyakarta ini pun menganalogikannya dengan orang yang menyukai drama Korea atau sinetron yang bisa menonton episode yang sama berulang kali, karena ada rasa senang dan tertarik dengan ceritanya. Hal tersebut juga berlaku dalam mempelajari Sirah Nabawiyah. Seseorang bisa membaca atau mempelajari peristiwa yang sama berkali-kali agar mudah diingat dan dipahami. Tentu, hal yang mendorong itu adalah rasa cinta kepada Rasulullah SAW. Tips selanjutnya adalah memberi tanda dan mencatat hal-hal penting dalam Sirah Nabawiyah. Dengan menandai hal-hal penting, seseorang akan lebih mudah mengingat dan mengingat kembali saat dibutuhkan. “Namun hal terpenting bukan menghafal nama, peristiwa, tahun, dan tempat, tetapi mengambil pelajaran dan inspirasi dari Sirah Nabawiyah untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tekannya. Lewat belajar dengan cinta dan mengambil pelajaran dari Sirah Nabawiyah, dapat memperkuat iman dan pemahaman Islam pada diri seseorang dengan lebih baik. Sebab, sambungnya, Sirah Nabawiyah tidak hanya berisi sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW, tapi juga banyak mengandung nilai-nilai kebaikan dan kebijaksanaan yang bisa dijadikan pedoman dalam hidup. (yat) Baca juga :

Read More

Beberapa Desa di Probolinggo Renovasi Mushola dan Bantu Dhuafa

Probolinggo — 1miliarsantri.net : Sejumlah desa di Probolinggo, Jawa Timur saat Lebaran nanti akan terlihat lebih terang setelah Karang taruna yang tergabung dalam Heppiii Community bakal membangun lampu penerangan jalan umum (PJU) dalam rangka mengikuti kegiatan Ramadhan Heppiii. Hingga saat ini ada 10 kartar yang sudah mempetakan lokasi mana saja yang akan dibangun PJU ini. Koordinator Heppiii Community Probolinggo Andi Susanto didampingi panitia acara Dwi Haryantoro mengatakan 10 desa yang mengusulkan pembangunan PJU dalam kegiatan Ramadhan Heppiii ini adalah Karta Laweyan, Sukapura, Boto, Ngepung, Kademangan, Kedungsari, Pilang, Kedunggaleng, Sapikerep, dan Pohsangit Leres Probolinggo. Untuk berapa jumlah PJU per titik, saat ini masih dikoordinasikan oleh kartar setempat. Namun berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, satu karta minimal belasan hingga puluhan titik PJU. “Kegiatan lain selama Ramadhan Heppiii ada juga karta yang akan renovasi musala, kemudian seperti tahun sebelumnya ada juga yang memberikan sembako untuk dhuafa khususnya janda-janda tua. Beberapa karta lainnya juga mengajak warga sekitar untuk ziarah wali,” terangnya kepada 1miliarsantri.net, Rabu (3/4/2024). Kegiatan kartar di bulan Ramadhan ini diarahkan untuk kegiatan yang positif bagi warga sekitar. Hal ini sesuai dengan tema Ramadhan Heppiii yakni Bersama Melakukan Kebaikan. Untuk Probolinggo total ada 17 kartar Heppiii Community yang mengikuti kegiatan Ramadhan Heppiii. Kartar ini adalah Brumbungan Lor, Ngepung, Sepuh Gembol, Boto, Kali Buntu, Sukapura, Sumber Kerang, Laweyan, Pohsangit Kidul, Pohsangit Leres, Kademangan, Pilang, Sapi Kerep, Kedunggaleng, Binor, Jrebeng Wetan, dan karta di Kedungsari, Probolinggo. Ramadhan Heppiii ini digelar setiap tahun secara serentak di puluhan kota dengan fokus utama pembangunan desa. Pada 2023 lalu juga digelar kegiatan serupa dengan berbagai aktivitas sosial, seperti pemasangan lampu penerang jalan umum di ratusan titik di puluhan kota, kemudian perbaikan fasilitas publik seperti gapura, pos ronda, festival UMKM, bazar, santunan anak yatim dan dhuafa, dan kegiatan positif lainnya. Selain Ramadhan Heppiii yang fokus dalam pembangunan desa, dalam waktu bersamaan juga digelar kegiatan Heppiii Ngabuburit yang lokasinya dipusatkan di area perkotaan. Kegiatan Heppiii Ngabuburit ini melibatkan komunitas anak-anak muda urban 76 Heppiii Community seperti extreme sport, BMX, skate board, mural, musik hiphop, dan lain-lain. Ada juga kegiatan lain yakni Safari Ramadhan yang diikuti oleh kartar serta komunitas anak muda dan warga sekitar. (luk) Baca juga :

Read More

Raden Kian Santang Penyebar Islam di Wilayah Pajajaran

Garut — 1miliarsantri.net : Prabu Kian Santang atau Raden Sangara atau dikenal dengan sebutan Syekh Sunan Rohmat Suci adalah putra Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran. Ketika dewasa, ia belajar agama Islam di Mekkah dan mengubah namanya menjadi Galantrang Setra. Meski berbeda keyakinan dengan sang ayah yang memeluk Hindu, Kian Santang tetap menjadi penyebar agama Islam di wilayah Pajajaran. Kehidupan awal Raden Kian Santang lahir pada sekitar abad ke-15 dan merupakan anak Prabu Siliwangi dari istrinya yang bernama Nyai Subang Larang. Ia memiliki dua saudara kandung yang bernama Walangsungsang atau Pangeran Cakrabuana (pendiri Kerajaan Cirebon) dan Rara Santang (ibu Sunan Gunung Jati). Sejak kecil hingga remaja, Kian Santang dilatih ilmu bela diri hingga tumbuh menjadi sosok ksatria Pajajaran. Ketika sudah mahir dalam bela diri, Kian Santang mengisi waktunya dengan berburu ke hutan. Ia pun mudah untuk mendapatkan hewan buruan menggunakan panahnya. Hal itu membuat Prabu Siliwangi sangat bangga dan mengangkatnya menjadi senopati Pajajaran. Kian Santang pun tumbuh menjadi ksatria yang gagah perkasa dan tidak ada yang bisa mengalahkannya. Selama hidup di istana, Kian Santang serba kecukupan, tetapi merasa kurang mengenal jati dirinya. Ia juga merasa jenuh karena tidak ada satu pun ksatria yang mampu mengalahkannya. Konon, Kian Santang kemudian mendatangi peramal untuk mengetahui lawan tangguh yang dapat menandinginya. Ia diberikan petunjuk bahwa orang yang dapat menandinginya adalah Sayyidina Ali dari Tanah Arab. Sebetulnya Sayyidina Ali hidup pada abad ke-7 dan telah wafat saat itu, tetapi mereka dapat dipertemukan secara goib dengan kekuasaan Allah. Selain itu, Kian Santang harus melakoni dua syarat agar dapat bertemu Sayyidina Ali, yaitu melakukan semedi di ujung kulon dan mengganti namanya menjadi Galantrang Setra (Galantrang berarti berani dan Setra berarti bersih atau suci). Setelah melakoni dua syarat tersebut, Kian Santang segera melakukan perjalanan ke Arab untuk menemui Sayyidina Ali. Sesampainya di Mekkah, ia bertemu seseorang dan kemudian menayakan keberadaan Sayyidina Ali. Orang tersebut mau memberi tahu keberadaan Sayyidina Ali, asalkan Kian Santang mau mengambil tongkatnya yang ditancapkan di tanah. Tidak disangka, Kian Santang kesulitan mencabut tongkat itu hingga keluar darah dari seluruh tubuhnya ketika berupaya untuk menyelesaikan tugas yang dianggap sangat mudah. Belakangan diketahui, sosok yang menancapkan tongkat itu adalah Sayyidina Ali. Setelah pertemuannya dengan Sayyidina Ali, Kian Santang memutuskan untuk menetap di Mekkah dan berlajar agama Islam di sana. Kian Santang menetap cukup lama guna belajar dan memahami agama Islam. Setelah itu, ia memutuskan untuk kembali ke Pajajaran. Sesampainya di Pajajaran, ia menemui sang ayah dan kerabatnya untuk menceritakan pengalamannya selama mengembara ke Tanah Arab. Kian Santang kemudian mengajak Prabu Siliwangi untuk memeluk Islam, begitu juga dengan rakyat Pajajaran, tetapi ditolak. Meski ajakannya ditolak oleh Prabu Siliwangi, Raden Kian Santang tetap menyebarkan agama Islam di pelosok Pasundan. Pada awalnya, ia menyebarkan agama Islam di Limbangan, kemudian sampai ke Garut dan pesisir utara Pantai Jawa. Dalam perjalanannya, Kian Santang mengubah namanya menjadi Syekh Sunan Rohmat Suci. Ia pun pergi ke Galuh dan berhasil mengislamkan Raja Galuh Pakuwon di Limbangan, yang dikenal memiliki nama Sunan Pancer. Berkat Sunan Pancer, agama Islam bisa tersebar luas dan berkembang di daerah Galuh Pakuwon. Sejak penguasa lokal banyak yang menjadi umat Muslim, ajaran Islam menjadi berkembang di hampir seluruh wilayah Priangan. Setelah berhasil mengislamkan hampir seluruh Priangan, Raden Kian Santang memilih menetap di daerah sekitar Garut. Di tempat itulah, ia menyebarkan agama Islam dan menjadi guru syariat hingga akhir hayatnya. Tidak diketahui kapan Raden Kian Santang meninggal, tetapi masyarakat lokal menyakini makamnya terletak di lereng Gunung Karacak, yang berada di Kecamatan Karangpawitan, Kota Garut. (zak) Baca juga :

Read More

Tentara Zionis Israel Menghancurkan RS al Shifa dan Membunuh 400 warga Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Pasukan zionis Israel meninggalkan Rumah Sakit al-Shifa usai beroperasi di wilayah sana selama dua pekan. Mereka menghancurkan banyak bangunan dan membunuh banyak warga Palestina. Ratusan orang termasuk pengungsi di rumah sakit terbesar di Jalur Gaza itu memeriksa kerusakan yang ditinggalkan pasukan Israel dan mencari barang-barang mereka yang masih tersisa. Militer Israel mengatakan, mereka membunuh atau menahan ratusan orang yang mereka klaim anggota Hamas, di sekitar rumah sakit. Militer juga mengklaim menyita senjata dan dokumen intelijen. Militer mengaku kehilangan dua prajurit selama pertempuran tapi membantah melukai warga sipil, pasien atau staf medis. Hamas dan staf medis membantah adanya senjata di rumah sakit itu. Kantor media Gaza mengatakan, pasukan Israel membunuh 400 warga Palestina di sekitar Al-Shifa termasuk seorang dokter perempuan dan putranya yang juga seorang dokter. Serangan militer Israel juga menghentikan operasi rumah sakit. Israel belum menanggapi laporan tersebut. “Penjajah menghancurkan dan membakar semua bangunan di dalam Kompleks Medis Al-Shifa. Mereka membuldoser halaman, mengubur puluhan jenazah syahid di bawah reruntuhan, mengubah tempat ini menjadi kuburan massal. Ini kejahatan terhadap kemanusiaan,” ungkap direktur kantor media Gaza, Ismail Al-Thawabta, Senin (1/4/2024).” Juru bicara Layanan Kedarurat Sipil Gaza mengatakan pasukan Israel mengeksekusi dua orang yang jenazahnya ditemukan di dalam kompleks Al-Shifa dengan tangan diborgol. Pasukan Israel menggunakan buldoser untuk menggali kompleks rumah sakit dan mengambil jenazah-jenazah. Militer Israel belum merespon permintaan komentar mengenai pernyataan tersebut. Sepanjang operasi militernya ke Gaza enam bulan terakhir, pasukan Israel kerap menggali kembali kuburan untuk melakukan inspeksi forensik untuk memastikan apakah jenazah yang dikubur merupakan sandera Israel yang diculik Hamas dalam serangan mendadak 7 Oktober 2023. Video yang tersebar di media sosial tapi belum dapat diverifikasi menunjukan, jenazah-jenazah yang ditutupi selimut kotor berserakan di sekitar rumah sakit yang kehilangan banyak dindingnnya. Video itu menunjukkan tanah digali habis-habisan dan bangunan di sekitar Al-Shifa rata dengan tanah atau hangus dibakar. “Saya belum berhenti menangis sejak saya tiba di sini, pembantaian mengerikan dilakukan penjajah di sini. Tempat ini hancur, bangunan dibakar dan dihancurkan, tempat ini perlu dibangun ulang, tidak ada lagi rumah sakit Al-Shifa,” kata Samir Basel melalui aplikasi kirim-pesan selama ia berkeliling Al-Shifa. Beberapa warga Palestina yang mengunjungi Al-Shifa untuk mengambil matras dan barang-barang mereka di bawah reruntuhan rumah sakit itu juga merekam video selama berada di sana. “Kami mengungsi dengan harapan dapat kembali dan menemukan barang-barang saya. Saya tidak memiliki apa-apa lagi. Rumah saya dibom dan semuanya hilang. Saya tidak memiliki apa-apa lagi. Saya mencari perlindungan di dalam rumah sakit tapi mereka mengatakan di sana sudah tidak ada ruangan lagi bagi saya. Kemana saya harus pergi?” tambahnya. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sudah lebih dari 32 ribu orang Palestina tewas dalam serangan Israel. Termasuk 63 orang yang tewas dalam 24 jam terakhir. Sementara para mediator gencatan senjata menggelar perundingan dengan Israel di Mesir. Mereka berusaha menjembatani perbedaan antara Hamas dan Israel. “Tidak ada-ada tanda-tanda terobosan,” kata seorang pejabat Palestina yang mengetahui upaya mediasi tersebut. (zul) Baca juga :

Read More

PLN UID Jawa Timur Tambah 23 Unit SPKLU di Sepanjang Tol Ngawi – Situbondo

Surabaya — 1miliarsantri.net : Menyambut moment mudik Idul Fitri 1445 H / 2024 M, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menambah 23 unit electric vehicle (EV) charger pada 17 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang tol Ngawi – Situbondo. Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti didampingi General Manager PLN UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo melakukan inspeksi langsung ke Rest Area 575A Ngawi, Rest Area 626A Caruban dan Rest Area 725A Mojokerto – Surabaya pada Jumat (29/03/2024), guna memastikan kesiapan SPKLU yang akan digunakan oleh para pemudik. “PLN berkomitmen untuk memfasilitasi perjalanan masyarakat Indonesia, khususnya selama momen penting seperti musim mudik. Dengan pembangunan SPKLU di berbagai titik pada jalur mudik ini, kami berharap dapat memberikan akses yang lebih mudah dan nyaman bagi pemilik kendaraan listrik untuk melakukan perjalanan jarak jauh,” terang Edi kepada 1miliarsantri.net, Selasa (2/4/2024). General Manager PLN UID Jatim menyampaikan upaya pembangunan SPKLU di berbagai titik jalur mudik ini selain bertujuan untuk memperkuat infrastruktur listrik yang mendukung mobilitas masyarakat juga ingin menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan lebih hemat bagi pengguna EV selama musim mudik. “Proses penambahan 23 charger di 17 lokasi rest area sepanjang tol Ngawi – Situbondo ini semoga maksimal dan selesai sebelum cuti bersama Lebaran ini, dan harapannya semoga dapat menambah keyakinan masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar BBM menjadi listrik,” imbuh Agus. Adapun penambahan 23 unit SPKLU dengan pengisian kapasitas daya mulai 24 kW hingga 54 kW antara lain : 575A Solo – Ngawi, 575B Ngawi – Solo, 2 unit 597A Ngawi – Kertosono, 597B Kertosono – Ngawi, 2 unit 725A Mojokerto – Surabaya, 725B Surabaya – Mojokerto, 753A Gempol – Surabaya, 2 unit 792A Gempol – Pasuruan, 2 unit 792B Pasuruan – Gempol, 819A Pasuruan – Probolinggo, 819B Probolinggo – Pasuruan, 833A Probolinggo – Situbondo, 833B Situbondo – Probolinggo, Rest Area Utama Raya Situbondo, 2 unit 66A Pandaan – Malang, 2 unit 66B Malang – Pandaan dan 84A Pandaan – Malang. Dengan penambahan tersebut, tercatat di Jawa Timur akan memiliki total 82 unit SPKLU yang tersebar di 50 lokasi, 342 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan 2 Stasiuan Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yang terintergrasi dengan aplikasi PLN Mobile. Tentunya ini adalah salah satu upaya PLN dalam menghadirkan energi ramah lingkungan untuk mewujudkan visi PLN mencapai Net Zero Emission pada 2060. (har) Baca juga :

Read More