Terpantau Sebanyak 46.474 Penumpang Arus Balik Menggunakan Sarana Kereta Api

Jakarta — 1miliarsantri.net : Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyampaikan, sebanyak 46.474 penumpang kembali ke Jakarta pada hari ini, Sabtu (13/4/2024). Angka tersebut merupakan salah satu jumlah pemudik tertinggi pada periode arus balik kali ini. “Puncak arus balik diprediksi mulai dari hari Sabtu (13/4/2024) hingga Senin (15/4/2024). Untuk hari Sabtu kemarin, terpantau kedatangan ke Daop 1 Jakarta baik itu di Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan beberapa stasiun lainnya mencapai 46.475 penumpang,” terang Ixfan Hendriwintoko kepada 1miliarsantri.net, Ahad (14/4/2024). Dia mengatakan, pada Ahad (14/4/2024), sebanyak 15.500 penumpang turun di Stasiun Gambir, 17 ribu penumpang di Stasiun Pasar Senen, 6.600 penumpang di Stasiun Bekasi, sementara sisanya turun di Stasiun Jatinegara, Cikampek, Karawang, Cikarang, dan Jakarta Kota. Ixfan mengatakan, 362.916 pemudik diprediksi akan kembali ke wilayah Jakarta dan sekitarnya menggunakan kereta api selama periode arus balik pada 13-21 April 2024. Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring pemesanan tiket arus balik yang masih tersedia. Sementara itu, selama masa mudik Lebaran pada 31 Maret hingga 11 April 2024 lalu, ia mengatakan bahwa KAI Daop 1 Jakarta telah memberangkatkan 500 ribu lebih penumpang. Puncak arus mudik berlangsung pada 8 April dengan 47.852 penumpang. Pada Sabtu pun pihaknya mencatat sekitar 35 ribu penumpang meninggalkan Jakarta menggunakan 79 perjalanan kereta api jarak jauh dengan Surabaya, Malang, Surakarta, Yogyakarta, Kutoarjo, Semarang, dan Purwokerto sebagai kota tujuan favorit. “Kami mengimbau kepada penumpang untuk selalu mengikuti aturan selama di area stasiun maupun dalam perjalanan demi keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan bersama,” pungkas Ixfan. (wink) Baca juga :

Read More

Keberanian Adipati Pajang Menunda Penyerahan Hutan di Mataram Kepada Ki Ageng Pemanahan

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Adipati Pajang menunda-nunda penyerahan hutan di Mataram kepada Ki Ageng Pemanahan. Akibatnya ayah kakek Sultan Agung itu menyepi untuk bertapa, tapi ia sempat melampiaskan kekecewaannya dengan cara menculik selir-selir Joko Tingkir, sang adipati Pajang. Ia lalu memberikannya kepada penduduk desa. Ia bahkan juga sempat memimpin kelompok perampok yang berjumlah 40 orang dan meningkat menjadi 300 orang. Penulis Belanda Valentijn menyebut, bersama 300 perampok inilah Ki Ageng Pemanahan merebut hutan di Mataram yang tak juga diserahkan kepadanya. JP Coen lantas menilai Pemanahan mendapatkan Mataram karena “keberaniannya dalam menggunakan senjata dan akalnya”. Benarkah catatan orang-orang Barat ini? Cerita babad menyebut Pemanahan membuka hutan Mataram dengan mengerahkan 150 orang Selo, Grobogan. Itu ia lakukan setelah Joko Tingkir menyerahkan hutan Mataram itu. Sunan Kalijaga mendesak Joko Tingkir agar menepati janjinya kepada Ki Ageng Pemanahan. Janji itu diucapkan ketika membuka sayembara: yang bisa mrmbunuh Adipati Jipang Aryo Penangsang akan diberi tanah di Pati dan Mataram. Pati tang sudah me jadi kota dengan penduduk 10 ribu, direlakan oleh Pemanahan untuk Ki Ageng Panjawi. Ia memilih hadiah yang masih berupa hutan. Sudah ada perkampungan, tapi cuma berpenduduk 800 orang. Ki Ageng Pemanahan berasal dari Selo, Grobogan. Ia cucu dari Ki Ageng Selo. Ia kemudian menjadi penasihat Joko Tingkir — yang pernah menjadi santri Ki Ageng Selo– ketika Joko Tingkir menjadi adipati Pajang. Akhirnya Joko Tingkir bersedia menerima permintaan Ratu Kalinyamat untuk menyingkirkan Adipati Jipang Aryo Penangsang, itu terjadi berkat Pemanahan. Awalnya, Joko Tingkir menolak karena merasa kesaktiannya jauh di bawah Aryo Penangsang. Pemanahan laku menyarankan agar Ratu Kalinyamat menghadiahkan janda selir suaminya kepada Joko Tingkir dan Joko Tingkir menerimanya. Bersama Ki Ageng Pemanahan, ada Ki Ageng Panjawi dan Ki Juru Martani. Anak Pemanahan, Sutowijoyo, diangkat anak oleh Joko Tingkir dan tinggal di Pajang. Pemanahan mengikuti sayembara menyingkirkan Aryo Penangsang dengan memajukan Sutowijoyo. Aryo Penangsang harus disingkirkan karena telah membunuh Sultan Demak Prawoto dan iparnya, suami Ratu Kalinyamat. Joko Tingkir yang juga ipar Prawoto selamat dari upaya pembunuhan yang dilakukan orang suruhan Penangsang. Tapi Aryo Penangsang tak berhenti. Karena yang menyuruh membunuh Prawoto adalah Sunan Kudus, maka ia kembali ke Sunan Kudus meminta bantuan. Ia meminta Sunan Kudus memanggil Joko Tingkir sebagai santri. Tujuan pemanggilan untuk membahas ilmu gaib. Ini hanya taktik Penangsang. Ia Joko Yingkir sudah datang, akan mudah baginya unti langung menyjngkirkan Joko Tingkir dengan tangannya sendiri. Joko Tingkir gelisah meneruma undangan itu. Atas saran Pemanahan, ia datang diiringi pasukan terdiri dari 400 orang. Di alun-alun, Aryo Penangsang menyambutnya, sebelum Sunan Kudus menerimanya. Aryo Penangsang berbasa-basi dengan mengajukan keinginannya melihat keris Joko Tingkir. Satu keris lalu ia serahkan kepada Aryo Penangsang, satu keris lagi ia pegang sendiri. Sunan Kudus muncul, melohat dua orang saling memegang keris lalu ia perintahkan untuk menyarungkannya. Untungnya, Aryo Penangsang tidak memahami kode sandi gurunya itu. Kali ini, Joko Tingkir selamat lagi. Aryo Penangsang menyarungkan keris ke sarung keris. Andaikata ia menyarungkannya ke dada atau perut Joko Tingkir, kesudahan cerita pasti menjadi lain. Joko Tingkir membicarakan pertemuan aneh ini dengan Ki Ageng Pemanahan. Ayah kakek Sultan Agung itu menyarankan Joko Tingkir menemui kakak iparnya, Ratu Kalinyamat. Joko Tingkir sebagai satu-satunya laki-laki yang tersisa di keluarga keraton menjadi tumpuan Ratu Kalinyamat. Meski disodori hadiah tanah Kalinyamat dan Demak, Joko Tingkir tetap menolak permintaan jntuk menyingkirkan Aryo Penangsang. Ayah kakek Sultan Agung tahu kelemahan Joko Tungkir. Ia menyarankan Ratu Kalinyamat agar menghadiahi Joko Tingkir dengan dua janda selir suaminya. (mif) Baca juga :

Read More

Kapal MSC Aries Disita Unit Kelautan IRGC dalam Operasi Khusus Tim Helikopter

Gaza — 1miliarsantri.net : Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi penyitaan sebuah kapal kontainer milik seorang pengusaha Israel dekat Selat Hormuz, di tengah ketegangan yang meningkat antara kedua negara tersebut. Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, pada Sabtu (13/4/2024) membenarkan bahwa kapal bernama MSC Aries disita oleh unit kelautan IRGC dalam operasi khusus tim helikopter. Merespons aksi Iran di Selat Hormuz, juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, mengatakan, “Iran akan menerima konsekuensi atas pilihan mereka meningkatkan eskalasi lebih jauh.” Laporan IRNA menyebutkan bahwa kapal berbendera Portugal itu telah diarahkan menuju wilayah perairan Iran. Sebelumnya, Channel 14 Israel dan Times of Israel melaporkan bahwa kapal yang disita itu adalah milik perusahaan pelayaran Zodiac Maritime kepunyaan pengusaha Israel yang bernama Eyal Ofer. Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), melalui pernyataan, mengatakan sebuah kapal telah disita di daerah tersebut dan menyatakan bahwa kapal disarankan untuk transit dengan hati-hati dan melaporkan aktivitas mencurigakan apa pun kepada UKMTO. Penyitaan kapal itu terjadi di tengah peningkatan ketegangan di kawasan, serta spekulasi mengenai serangan militer Iran dalam waktu dekat sebagai tanggapan atas serangan yang dialami konsulat Iran di Suriah pada awal bulan ini. Sedikitnya 13 orang tewas dalam serangan ke konsulat Iran di Damaskus, ibu kota Suriah, yang menurut pihak berwenang Iran dilakukan oleh Israel. Korban jiwa termasuk tujuh penasihat militer Iran. Di antara mereka yang tewas adalah Jenderal Mohammad Reza Zahedi, komandan senior IRGC di Suriah dan Lebanon, dan wakilnya Jenderal Hadi Haj Rahemi. Setelah serangan itu, para pemimpin tinggi Iran dan militer memperingatkan akan adanya tanggapan yang keras. Sejumlah pihak berspekulasi pada Jumat (12/4/2024) bahwa serangan balasan akan terjadi dalam waktu kurang dari 48 jam. Sebagai tanggapan, Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz mengatakan Tel Aviv akan merespons jika Iran menyerang wilayahnya. Dalam beberapa hari terakhir, banyak pejabat asing telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan mendesak Iran untuk menahan diri. Namun, pihak berwenang Iran telah memperingatkan bahwa semua opsi sudah tersedia. (zul/AP) Baca juga :

Read More

BPBD Pemkot Surabaya Pastikan Warga Surabaya Aman Terhadap Potensi Bencana

Surabaya — 1miliarsantri.net : Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan juga libur Lebaran tahun 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya memastikan kegiatan perayaan lebaran masyarakat Kota Surabaya aman terhadap potensi bencana. Ketua Tim Kerja Logistik dan Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Kota Surabaya Aditya Setiawan menyatakan sejak pukul 05.00 WIB, segenap tim BPBD telah dikerahkan di Balai Kota Surabaya dan Masjid Agung Al-Akbar untuk melakukan pendampingan dan pemantauan bersama tim gabungan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Shalat Ied berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu, BPBD Kota Surabaya turut mengerahkan dukungan peralatan dari sisi kedaruratan untuk antisipasi potensi bencana saat pelaksanaan Shalat Ied. Aditya mengungkapkan bahwa cuaca di Kota Surabaya pada saat pelaksanaan Sholat Ied pada Rabu (10/4/2024) terpantau cerah dan masyarakat sangat tertib untuk melaksanakan Shalat Ied di Balai Kota maupun Masjid Agung. Kondisi lalu lintas sejak pagi hingga siang hari terpantau ramai lancar. Adapun Kota Surabaya diguyur hujan ringan hingga sedang pada siang sampai sore hari. Aditya mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan bersama TNI Polri pada beberapa titik potensi keramaian masyarakat, khususnya kepadatan kendaraan dalam situasi arus mudik lebaran. Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Juanda – Surabaya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) per tanggal 10 April 2024, sebagian besar wilayah Jawa Timur didominasi cuaca cerah berawan dan berawan. Adapun peringatan dini hungan ringan hingga sedang pada malam hari hingga dini hari (11/4). Sehubungan dengan hal tersebut, Aditya mengimbau masyarakat Kota Surabaya yang masih maupun akan melakukan perjalanan untuk dapat terus waspada dan siap siaga terhadap curah hujan yang masih mengguyur sebagian besar wilayah Kota Surabaya maupun Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Ary Pulung Baskoro mengatakan bahwa pada beberapa hari terakhir, hujan lebat yang mengguyur Jawa Timur pada dini hari hingga pagi dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer yang melintasi Jawa Timur, yaitu gelombang Kelvin dan Rossby, Madden Julian Oscillation (MJO) serta Siklon Tropis OLGA. Berdasarkan prakiraan per tanggal 6 April 2024 pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis OLGA terpantau di Samudra Hindia Barat Daya Sabu dengan kecepatan angin maksimum 40 knots dan tekanan udara minimum 996 hPa. Hal ini menyebabkan kecepatan angin maksimum Siklon Tropis OLGA meningkat ke kategori 2 (dua) sehingga turut memicu curah hujan lebat di wilayah Provinsi Jawa Timur, khususnya pada dini hingga pagi hari serta siang hingga sore hari. Adapun per tanggal 10 April 2024 pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis OLGA terpantau berada di Samudra Hindia Selatan Kepulauan Nusa Tenggara dengan kecepatan angin maksimum 40 knots dan tekanan udara minimum 998 hPa. Hal ini diperkirakan kecepatan angin maksimum Siklon Tropis OLGA akan menurun dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah Barat Daya menjauhi wilayah Indonesia. Ary mengungkap bahwa hal ini memengaruhi penurunan intensitas hujan di pagi hari mulai 10 April 2024. Potensi curah hujan ringan hingga sedang cenderung terjadi di siang hingga sore hari. Hal ini sejalan dengan kondisi cuaca pada sebagian besar wilayah Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya yang mana pada pagi ini cuaca terpantau cerah, kemudian pada siang hingga sore hari diguyur hujan sedang. Bedasarkan pemantauan untuk tanggal 11 April 2024, diperkirakan curah hujan akan mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Timur pada siang hingga malam hari. Ary mengimbau bagi masyarakat yang masih melakukan perjalanan mudik serta mengunjungi sanak saudara dalam rangka halal bihalal lebaran untuk tetap waspada dan menjaga kecepatan maupun jarak dalam berkendara. Ary turut menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan Prospek Cuaca Posko Lebaran 2024 di wilayah Jawa Timur pada periode tanggal 3 hingga 18 April 2024. Diharapkan masyarakat maupun pemerintah daerah mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di Kota Batu, Kab. Bojonegoro, Kab. Bondowoso, Kota Kediri, Kab. Lumajang, Kota dan Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kota Malang, Kab. Nganjuk, Kab. Ngawi, Kab. Pamekasan, Kota Probolinggo, Kota dan Kab. Blitar, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kab. Lamongan, Kab. Malang, Kab. Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Situbondo, Kota Surabaya, Kab. Bangkalan, Kab. Gresik, Kab. Sidoarjo, Kab. Pacitan, Kab. Tulungagung, Kab. Trenggalek, Kota Mojokerto dan Kab. Banyuwangi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik maupun akan kembali ke tempat tinggal masing-masing pada masa arus balik untuk tetap waspada dan mengantisipasi potensi bencana yang dipicu oleh faktor cuaca seperti banjir, banjir bandang maupun tanah longsor. Jika wilayah diguyur dengan hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta membatasi jarak pandang mata, masyarakat mengurangi kecepatan, menjaga jarak antar kendaraan serta dapat berhenti di tempat yang aman hingga situasi kondusif. Pemerintah daerah setempat dalam melakukan monitoring kondisi, memangkas beberapa pepohonan rimbun maupun perbaikan tiang listrik serta papan reklame guna mencegah terjadinya pohon tumbang dan robohnya beberapa fasilitas umum yang dapat membahayakan masyarakat. Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar area sungai maupun pada tanah dengan kemiringan tertentu dapat melakukan evakuasi ke tempat yang aman mengikuti instruksi otoritas daerah setempat jika wilayah diguyur dengan hujan lebat lebih dari satu jam. Perhatikan orang lanjut usia (lansia) serta anak-anak untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat terbawa arus maupun hanyut akibat banjir. (har) Baca juga :

Read More

Mengamalkan dan Sering Baca Doa ini Siang Hari Jika Ajal Menjemput Niscaya Ahli Surga

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ada bacaan doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits. Riwayat ini menjelaskan keutamaan besar sebuah doa yang jika dibaca maka bisa menjadikan seorang Muslim ahli surga. Dalam riwayat Syadad bin Aus, Rasulullah SAW bersabda: سَيِّدُ الِاسْتِغْفارِ أنْ تَقُولَ: اللَّهُمَّ أنْتَ رَبِّي لا إلَهَ إلَّا أنْتَ، خَلَقْتَنِي وأنا عَبْدُكَ، وأنا علَى عَهْدِكَ ووَعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ، أعُوذُ بكَ مِن شَرِّ ما صَنَعْتُ، أبُوءُ لكَ بنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وأَبُوءُ لكَ بذَنْبِي فاغْفِرْ لِي؛ فإنَّه لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلَّا أنْتَ. قالَ: ومَن قالَها مِنَ النَّهارِ مُوقِنًا بها، فَماتَ مِن يَومِهِ قَبْلَ أنْ يُمْسِيَ، فَهو مِن أهْلِ الجَنَّةِ، ومَن قالَها مِنَ اللَّيْلِ وهو مُوقِنٌ بها، فَماتَ قَبْلَ أنْ يُصْبِحَ، فَهو مِن أهْلِ الجَنَّةِ. “Sayyidul Istighfar adalah ketika kamu berkata (berdoa), “Ya Allah sesungguhnya Engkau adalah Rabb-ku, Tiada Ilah kecuali Engkau, Engkau telah menciptakanku, sedangkan aku adalah hamba-Mu, aku akan berusaha memenuhi janji-janjiku kepada-Mu sekuat tenagaku,…” Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengucapkan doa ini (Sayyidul Istighfar) pada siang hari dengan menyakini isinya, kemudian mati pada hari itu sebelum petang, niscaya dia termasuk ahli Surga. Siapa yang membacanya pada malam hari dengan meyakini isinya, kemudian dia mati sebelum datangnya pagi, niscaya dia termasuk ahli surga.” (HR. Bukhari) Lafadz doa lengkap Sayyidul Istighfar yang tercantum dalam hadits tersebut, sebagai berikut. اللَّهُمَّ أنْتَ رَبِّي لاَ إلٰهَ إلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِن شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ Latin: Allahumma anta robbii laa ilaaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, a’uudzu bika min syarri maa shona’tu, abuu ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu ulaka bi dzambii faghfirlii, fa innahu laa yaghfirudz dzunuu-ba illaa anta Terjemahan: “Ya Allah sesungguhnya Engkau adalah Rabb-ku, Tiada Ilah kecuali Engkau, Engkau telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu, aku akan berusaha memenuhi janji-janjiku kepada-Mu sekuat tenagaku, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan jelekku, aku mengakui akan nikmat-Mu yang Engkau berikan kepadaku dan aku mengakui juga atas dosa yang pernah aku perbuat, maka ampunilah diriku, sesungguhnya tiada yang mampu mengampuni dosa kecuali Engkau ya Allah.” Nabi Muhammad SAW juga pernah memberikan pesan tentang khasiat beristighfar. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Nabi SAW bersabda: Khasiat Istighfar ( مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا ، وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا ، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ) رواه أبو داود (1518) وابن ماجه (3819) ، وأحمد في “المسند” (1/248) ، والطبراني في “المعجم الأوسط” (6/240)، والبيهقي في “السنن الكبرى” (3/351) ، وغيرهم . “Siapa saja yang butuh permohonan ampun (perlu beristighfar), niscaya Allah SWT memberi jalan keluar untuknya atas semua kesulitan, kelapangan atas semua keresahan, dan memberi rezeki-Nya dari tempat yang tidak diduga-duga.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad dalam Al Musnad, At Thabrani dalam Al Mu’jam Al Awsath, Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubro, dan selainnya) Dalam “Awn Al Ma’bud: Syarh Sunan Abi Daud”, disebutkan bahwa seseorang perlu minta ampunan kepada Allah SWT ketika melakukan perbuatan dosa, terjadi musibah yang melanda dirinya, dan ada dalam keadaan di mana dia terus-menerus melakukan perbuatan dosa. Rasulullah SAW juga berpesan: ولذا قال صلى الله عليه وسلم طوبى لمن وجد في صحيفته استغفارا كثيرا رواه بن ماجه “Berbahagialah mereka yang di dalam catatan amalnya ditemukan istighfar yang banyak.” (HR Abu Daud) (yat) Baca juga :

Read More

Sejumlah Fakta Zionisme Israel Ingin Melenyapkan Palestina dari Muka Bumi

Gaza — 1miliarsantri.net : Jalannya berdirinya negara Israel tak lepas dari gerakan zionisme. Zionisme menjadi mesin utama penggerak pendirian negara zionis Israel. Berikut sejumlah fakta tentang zionisme hingga ‘berhasil’ merebut tanah Palestina dan mendirikan Israel : Maknanya, kurang lebih dipahami mereka sebagai ”pendirian kembali” tanah air Yahudi di Palestina atau yang digagas Birnbaum sebagai Eretz-Israel. Mengapa Argentina? Alasannya cukup sederhana. Karena, menurut Herzl, ”kondisi alamnya sebagai salah satu negara terkaya di dunia, wilayahnya yang luas, populasi yang sedikit, dan cuaca yang sedang.” Terjemahan surat itu kurang lebih berbunyi, ”Pemerintahan Yang Mulia bersimpati bagi berdirinya sebuah national home di Palestina bagi bangsa Yahudi dan akan mengerahkan daya upaya untuk mendukung tercapainya tujuan ini, juga jelas dipahami bahwa tidak boleh ada tindakan yang dapat menimbulkan prasangka mengenai hak sipil dan religius bagi masyarakat non-Yahudi yang berada di Palestina ataupun hak dan status politik yang sudah dimiliki kaum Yahudi di negara lain.” Kemenangan kaum Zionis memang di atas angin. Hal ini, tulis Ovendale, karena Zionis didukung oleh mesin propaganda serta akses pada media yang mudah bagi mereka. Bandingkan dengan bangsa Arab yang tak memiliki jalur informasi untuk menyuarakan aspirasi mereka. Kelebihan lainnya adalah dengan menggunakan Holocaust untuk mendulang simpati. Hingga kini, terlepas dari pengakuan politik dari negara lain, kedudukan Palestina dan Israel tetap tak setara. Itu mengingat secara hukum, status Palestina hingga kini bukan sebuah negara. (zul) Baca juga :

Read More

Suara Kemerdekaan Palestina Sudah Bergaung di Bandung 69 Tahun Lalu

Gaza — 1miliarsantri.net : Perjuangan rakyat Palestina meraih kemerdekaan dan menentukan nasib sendiri belum mereda sejak Perang Dunia I. Dalam Pertemuan Paris tahun 1919, rakyat Palestina sudah menuntut kemerdekaan dari penjajah. Namun seperti kebanyakan rakyat terjajah saat itu tuntutan mereka diabaikan. Dalam artikelnya di Middle East Eye, profesor politik Arab modern Columbia University, New York, Joseph Massad mengatakan dukungan negara kolonial atau penjajah pada Zionisme meningkat ketika proyek yang didukung Liga Bangsa-bangsa memasukan Deklarasi Balfour yang meresmikan Palestina diserahkan ke Inggris. Setelah Perang Dunia II perjuangan dan seruan kemerdekaan di seluruh dunia menguat. Selain di dunia Arab gerakan kemerdekaan juga menguat di India, Indonesia dan Vietnam. Pada 1945 gerakan Pan-Afrika dihidupkan kembali dalam kongres kelima yang digelar di Manchester. Gerakan ini menuntut kemerdekaan bagi masyarakat Afrika yang berada di bawah kekuasaan kolonial, termasuk di Afrika Utara dan protektorat Prancis. Indonesia pun menjadi tuan rumah pertemuan Asia-Afrika di Bandung. Pertemuan itu diselenggarakan India, Pakistan, Burma, Indonesia, dan Sri Lanka. Dari 29 negara yang berpartisipasi enam diantaranya negara Afrika: Mesir, Libya, Sudan (yang saat itu belum merdeka), Ethiopia, Gold Coast (yang masih merupakan koloni Inggris), dan koloni pemukim Liberia. Di antara para negara pengamat yang hadir adalah perwakilan dari gerakan kemerdekaan di koloni-koloni di Maroko, Tunisia, dan Aljazair, serta tiga pengamat Kongres Nasional Afrika dan Kongres India Afrika Selatan dari Afrika Selatan. Anggota Kongres Kulit Hitam AS, Adam Clayton Powell, juga datang untuk “membela posisi Amerika Serikat dalam kaitannya dengan masalah warga kulit hitam”. Mantan mufti agung Yerusalem dari Palestina Haji Amin el-Husseini bergabung dengan delegasi Yaman, seperti halnya perwakilan dari Irian Barat yang menginginkan pembebasan dari Belanda. Massad mengatakan apa yang terjadi di Bandung, merupakan perlawanan terhadap hegemoni kekuatan imperialisme, terutama AS yang menentang seruan penentuan nasib sendiri. Negara-negara Asia dan Afrika sudah memperjuangkan dimasukkannya penentuan nasib sendiri di PBB sejak akhir Perang Dunia Kedua. Sejak 1950, perdebatan mengenai penjajah di Komite Ketiga Majelis Umum PBB telah berkecamuk. Dengan negara-negara penjajah bersikeras agar klausul penjajahan tidak dimasukan ke dalam resolusi yang akan datang. Pada 1952, Amerika menolak resolusi Majelis Umum PBB yang menyatakan penentuan nasib sendiri merupakan hak asasi manusia dan “dengan pahit menolak persyaratan yang mengharuskan negara-negara penjajah melaporkan kemajuan wilayah-wilayah yang tidak memiliki pemerintahan sendiri menuju pemerintahan sendiri”. Massad mengatakan delegasi Asia dan Afrika di Konferensi Bandung penentang keras kolonialisme. Di antara mereka terdapat delegasi Arab dari Suriah, Irak, dan Arab Saudi, yang memainkan peran penting dalam mengalahkan klausul kolonial dan mendorong penentuan nasib sendiri sebagai hak asasi manusia. Beberapa bulan setelah Konferensi Bandung, pada bulan November 1955, Komite Ketiga menyepakati perumusan hak untuk menentukan nasib sendiri, yang kemudian diadopsi dalam resolusi 1960 dan Kovenan PBB 1966. Pemungutan suara dilakukan setelah pemerintah dan perusahaan-perusahaan AS selalu bersikap keras terkait isu menentukan nasib sendiri secara ekonomi di PBB. Mereka bersikeras hak tersebut hanya dapat mencakup penentuan nasib sendiri secara politis. Terutama setelah Presiden Guatemala Jacobo Arbenz Guzman melakukanreformasi lahan yang merujuk pada resolusi Majelis Umum PBB tahun 1952 yang mendukung nasionalisasi dan mengancam bisnis-bisnis AS. AS kemudian menggulingkan Arbenz dari kekuasaannya lewat kudeta militer pada tahun 1954. Chili, seperti negara-negara Amerika Latin lainnya, yang secara ekonomi didominasi AS, pada gilirannya berusaha untuk mengubah rancangan perjanjian hak asasi manusia pada tahun yang sama untuk menyatakan “hak rakyat untuk menentukan nasib sendiri termasuk hak ekonomi untuk mengontrol semua sumber daya alam mereka dan tidak dirampas penggunaannya atau cara hidup mereka oleh tindakan kekuatan luar mana pun.” Dunia imperialis kulit putih takut pada Konferensi Bandung ini dan mengutuknya sebagai komunis, karena konferensi itu mengecam rasialisme di Afrika Selatan dan kolonialisme di Maroko, Aljazair, dan Tunisia. Konferensi ini juga mendukung hak-hak rakyat Palestina dan klaim Indonesia atas Irian Barat. Koloni pemukim Yahudi Israel, seperti Afrika Selatan, tidak diundang untuk hadir meskipun ada upaya dari Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dan Perdana Menteri Burma U Nu untuk mengundangnya. Namun ditentang keras oleh Indonesia. Indonesia juga menolak dukungan India untuk mengundang koloni Australia dan Selandia Baru. Meskipun tak satupun dari kedua koloni pemukim Oseania tersebut tertarik untuk hadir. “Ini adalah konferensi internasional pertama bagi bangsa-bangsa kulit berwarna dalam sejarah umat manusia,” kata Presiden Sukarno mengumumkan kepada para delegasi dan seluruh dunia. Ia melihat, Konferensi Asia-Afrika ini sebagai tradisi dari Liga Melawan Imperialisme yang telah bertemu di Brussel tiga dekade sebelumnya. Sukarno mengakui pertemuan itu sebagai pendahulu yang membuat Konferensi Bandung menjadi mungkin. Sukarno berbicara tentang kolonialisme dalam “pakaian modern dalam bentuk kontrol ekonomi, kontrol intelektual, kontrol fisik yang nyata oleh komunitas kecil tapi asing di dalam suatu bangsa”. Meskipun Uni Soviet, yang secara substansial berada di Asia, tidak diundang, mereka mengirim pesan dan salam untuk mendukung konferensi tersebut. Zhou Enlai dari Cina menawarkan kerja sama, pengakuan, dan toleransi. Delegasi Cina termasuk seorang pemimpin Cina yang beragama Islam. Pada saat yang sama, CIA mengirim mantan kolaborator Muslim Soviet dengan Nazi (yang usia Perang Dunia II direkrut CIA) ke Konferensi Bandung untuk melakukan propaganda menentang dugaan perlakuan buruk Uni Soviet terhadap Muslim Soviet untuk meruntuhkan posisi Soviet di antara negara-negara non-blok. Seorang pejabat pemerintahan Eisenhower mengidentifikasi operasi CIA di Bandung sebagai langkah “Machiavellian”. Tidak seperti solidaritas besar-besaran yang ditunjukkan beberapa negara Asia yang merdeka di PBB pada 1947 pada Palestina. Pada 1955, propaganda Barat dan Israel yang menyatakan negara Yahudi adalah reparasi adil dari Eropa untuk Holocaust berhasil menyusup ke sejumlah negara Asia dan Afrika yang merdeka. Keberhasilan propaganda ini adalah negara-negara tersebut kini mendukung persamaan hak antara penduduk asli Palestina dan penjajah Yahudi mereka menyamakan antara penjajah dan yang dijajah. Tidak ada negara jajahan pemukim kulit putih di Afrika yang bisa lolos dari kecaman seperti yang dilakukan Israel pada tahun-tahun itu. Komunike akhir yang dikeluarkan Konferensi Bandung mencakup kecaman terhadap kolonialisme pemukim Eropa dan penolakan terhadap penentuan nasib sendiri serta dukungan terhadap hak-hak rakyat Aljazair, Maroko, dan Tunisia untuk merdeka dan menentukan nasib sendiri. Sedangkan untuk rakyat Palestina, komunike tersebut menyatakan “dukungannya terhadap rakyat Arab Palestina dan menyerukan implementasi Resolusi PBB tentang Palestina dan pencapaian penyelesaian damai atas masalah Palestina”. Ini bukanlah seruan yang radikal, namun lebih sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh para delegasi. Sebagai…

Read More

Benarkah Menikah di Bulan Syawal Bisa Mengakibatkan Dosa Yang Luar Biasa

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ada sejumlah kepercayaan dan mitos yang telah mendarah daging dalam warisan budaya Arab di zaman jahiliyah. Salah satunya kepercayaan bahwa menikah di bulan Syawal membawa kesialan. Akibatnya, banyak dari mereka yang menghindari untuk melangsungkan pernikahan pada bulan tersebut. Bukan hanya menikah yang dihindari, bahkan wanita yang sudah menikah pun enggan untuk berhubungan intim dengan suami mereka di bulan Syawal. Mereka meyakini, melakukan hubungan intim di bulan ini merupakan perbuatan dosa yang besar. Jika kemudian dari hubungan tersebut lahir seorang anak, diyakini bahwa anak tersebut akan terkena kutukan akibat dosa orang tua mereka. Dipercaya bahwa anak yang lahir dari hubungan intim di bulan Syawal akan diliputi oleh nasib buruk, bahkan sampai pada tingkat lumpuh. Namun, datangnya Islam mengubah semua itu, yakni ketika Nabi Muhammad memilih bulan Syawal sebagai waktu untuk menikahi Aisyah RA. Aisyah berkata: “Rasulullah SAW menikahiku pada bulan Syawal dan mengadakan malam pertama di bulan Syawal. Istri Rasulullah mana yang lebih beruntung dari diriku di sisi beliau?” (Perawi berkata), “Aisyah senang menikahkan perempuan pada bulan Syawal.” (HR. Tirmidzi) Maka berdasarkan hal itu juga, pernikahan di bulan Syawal dibolehkan. Imam Nawawi menyampaikan, Aisyah RA melalui riwayatnya itu ingin merespons kultur di masa jahiliyah, sebab kala itu orang-orang Arab enggan menikah di bulan Syawal karena anggapan sial tadi. “Aisyah ingin merespons apa yang diwariskan dari masa jahiliyah, bahwa sebagian orang saat itu membenci melangsungkan pernikahan di bulan Syawal. Ini adalah kebatilan yang tidak memiliki dasar, dan merupakan salah satu peninggalan masa jahiliyah,” demikian penjelasan Imam Nawawi. Ibnu Abidin Al-Hanafi dalam kitabnya, ‘Hasyiyah Ali al-Durr al-Mukhtar’, yang menukil dari ‘al-Bazaziyah’, menyampaikan, melangsungkan pernikahan dalam rentang waktu antara Idul Fitri dan Idul Adha itu dibolehkan dan tidak makruh. Ini karena Nabi Muhammad SAW menikahi ash-Shiddiqah (julukan Aisyah RA) pada bulan Syawal dan mulai membangun bahtera rumah tangga di bulan itu. Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda, “Nikah termasuk sunnahku. Siapa yang tidak mengamalkan sunnahku, ia tidak termasuk golonganku. Menikahlah kalian, karena aku bangga dengan banyaknya umatku. Barangsiapa memiliki kemampuan untuk menikah, maka menikahlah.” (HR Ibnu Majah) Rasulullah SAW bersabda, “Hai sekalian pemuda, siapa di antara kalian yang sudah memiliki kemampuan, segeralah menikah. Karena menikah dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Siapa yang belum sanggup menikah, berpuasalah, karena puasa akan menjadi benteng.” (HR Muttafaq ‘alaih) (yat) Baca juga :

Read More

Sebanyak 16.336 Warga Binaan Pemasyarakatan Propinsi Bandung Mendapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri

Bandung — 1miliarsantri.net : Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenhumham) Jawa Barat mencatat sebanyak 16.336 orang narapidana atau warga binaan pemasyarakatan di lapas dan rutan provinsi setempat mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Robianto. Dia mengatakan, pemberian remisi itu berdasarkan surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-PK.05.04-307 2023. “Remisi khusus (RK) I jumlahnya 16.208 orang, kemudian remisi khusus II ada 128 orang,” terang Robianto kepada 1miliarsantri.net, Jumat (12/4/2024). Dia menjelaskan, RK I merupakan remisi pengurangan masa pidana kepada narapidana, tetapi masih masih harus menjalani sisa pidana dan belum bisa bebas. Para warga binaan itu mendapat remisi yang beragam mulai dari 15 hari hingga dua bulan. Warga binaan yang mendapat remisi satu bulan paling banyak dengan jumlah 10.406 orang. “Remisi 15 hari ada 3.187 orang warga binaan, satu bulan sebanyak 10.406 warga binaan, satu bulan 15 hari ada 2.210 warga binaan dan dua bulan tercatat 405 warga binaan,” lanjut Robi. Sedangkan RK II merupakan remisi pengurangan masa pidana kepada narapidana dan langsung bisa bebas dari lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan. Remisi khusus II didapat 128 orang. “Setelah mendapat pengurangan masa pidana atau remisi yang bersangkutan langsung bebas, terbanyak dari Lapas Kelas II-A Cikarang sebanyak 15 orang,” imbuhnya. Robi mengatakan, terdapat sejumlah syarat administrasi yang harus dipenuhi oleh narapidana untuk mendapatkan remisi. Di antaranya, sudah menjalani masa pidana selama enam bulan, berkelakuan baik, mengikuti kegiatan yang digelar di lapas dengan predikat baik, serta tidak sedang menjalani pidana subsider. “Yang pertama tentunya warga binaan tersebut harus berkelakuan baik,” pungkasnya. (den) Baca juga :

Read More

Pemkot Yogyakarta Siap Antisipasi Peningkatan Volume Sampah Libur Lebaran

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengantisipasi peningkatan volume sampah yang akan terjadi selama libur Lebaran 2024. Hal ini mengingat DIY, termasuk Kota Yogyakarta sebagai salah satu alternatif tempat yang diperkirakan akan kebanjiran wisatawan selama libur Lebaran. “Kami juga melakukan antisipasi untuk sampah di Kota Yogyakarta karena kita prediksi ada peningkatan volume sampah selama libur Lebaran,” terang Singgih Raharjo, Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta kepada 1miliarsantri.net, Jumat (12/4/2024). Singgih mengatakan, pihaknya melakukan pengosongan beberapa depo sampah besar. Hal ini dilakukan agar nantinya peningkatan volume sampah selama libur Lebaran dapat ditampung di depo-depo yang sudah disiapkan. “Kemarin kita lakukan pengosongan beberapa depo besar seperti (depo sampai di) Mandala,” sambung Singgih. Singgih pun mengimbau wisatawan maupun pemudik yang masuk ke Kota Yogyakarta disiplin dalam mengelola maupun membuang sampahnya. “Saya tetap mengimbau kepada para pemudik dan masyarakat untuk disiplin mengelola sampah dan membuang sampah pada tempatnya,” jelasnya. Pemkot Yogyakarta juga menyebut siap melakukan desentralisasi pengolahan sampah secara mandiri. Hal ini dalam rangka menindaklanjuti ditutupnya TPA Regional Piyungan sejak April 2024. Desentralisasi ini dioptimalkan di Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) yang dibangun di tiga lokasi di Kota Yogyakarta yakni di Nitikan, Karangmiri, dan Kranon. Desentralisasi pengolahan sampah ini salah satunya diolah menjadi Refused Derived Fuel (RDF) bahan bakar alternatif. “Kita siap untuk desentralisasi sampah, komitmen Pemkot itu karena kebijakan desentralisasi sampah mau tidak mau, suka tidak suka, kita cancut taliwanda (segera kerjakan),” pungkas Singgih. (aji) Baca juga :

Read More