BPBD Pemkot Surabaya Pastikan Warga Surabaya Aman Terhadap Potensi Bencana
Surabaya — 1miliarsantri.net : Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan juga libur Lebaran tahun 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya memastikan kegiatan perayaan lebaran masyarakat Kota Surabaya aman terhadap potensi bencana.
Ketua Tim Kerja Logistik dan Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Kota Surabaya Aditya Setiawan menyatakan sejak pukul 05.00 WIB, segenap tim BPBD telah dikerahkan di Balai Kota Surabaya dan Masjid Agung Al-Akbar untuk melakukan pendampingan dan pemantauan bersama tim gabungan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Shalat Ied berjalan dengan baik dan lancar.
Selain itu, BPBD Kota Surabaya turut mengerahkan dukungan peralatan dari sisi kedaruratan untuk antisipasi potensi bencana saat pelaksanaan Shalat Ied. Aditya mengungkapkan bahwa cuaca di Kota Surabaya pada saat pelaksanaan Sholat Ied pada Rabu (10/4/2024) terpantau cerah dan masyarakat sangat tertib untuk melaksanakan Shalat Ied di Balai Kota maupun Masjid Agung.
Kondisi lalu lintas sejak pagi hingga siang hari terpantau ramai lancar. Adapun Kota Surabaya diguyur hujan ringan hingga sedang pada siang sampai sore hari.
Aditya mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan bersama TNI Polri pada beberapa titik potensi keramaian masyarakat, khususnya kepadatan kendaraan dalam situasi arus mudik lebaran.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Juanda – Surabaya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) per tanggal 10 April 2024, sebagian besar wilayah Jawa Timur didominasi cuaca cerah berawan dan berawan. Adapun peringatan dini hungan ringan hingga sedang pada malam hari hingga dini hari (11/4).
Sehubungan dengan hal tersebut, Aditya mengimbau masyarakat Kota Surabaya yang masih maupun akan melakukan perjalanan untuk dapat terus waspada dan siap siaga terhadap curah hujan yang masih mengguyur sebagian besar wilayah Kota Surabaya maupun Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Ary Pulung Baskoro mengatakan bahwa pada beberapa hari terakhir, hujan lebat yang mengguyur Jawa Timur pada dini hari hingga pagi dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer yang melintasi Jawa Timur, yaitu gelombang Kelvin dan Rossby, Madden Julian Oscillation (MJO) serta Siklon Tropis OLGA.
Berdasarkan prakiraan per tanggal 6 April 2024 pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis OLGA terpantau di Samudra Hindia Barat Daya Sabu dengan kecepatan angin maksimum 40 knots dan tekanan udara minimum 996 hPa. Hal ini menyebabkan kecepatan angin maksimum Siklon Tropis OLGA meningkat ke kategori 2 (dua) sehingga turut memicu curah hujan lebat di wilayah Provinsi Jawa Timur, khususnya pada dini hingga pagi hari serta siang hingga sore hari.
Adapun per tanggal 10 April 2024 pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis OLGA terpantau berada di Samudra Hindia Selatan Kepulauan Nusa Tenggara dengan kecepatan angin maksimum 40 knots dan tekanan udara minimum 998 hPa. Hal ini diperkirakan kecepatan angin maksimum Siklon Tropis OLGA akan menurun dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah Barat Daya menjauhi wilayah Indonesia.
Ary mengungkap bahwa hal ini memengaruhi penurunan intensitas hujan di pagi hari mulai 10 April 2024. Potensi curah hujan ringan hingga sedang cenderung terjadi di siang hingga sore hari.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


