Gelar Festival Ekonomi Syariah, BI Jatim Target Transaksi UMKM Rp2 Miliar

Surabaya — 1miliarsantri.net : Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2024 akan digelar Jumat (13/9/2024) hingga Minggu (15/9/2024) di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Timur menarget bisa menghasilkan transaksi untuk UMKM Showcase Rp 2 miliar dan dikunjungi 80 ribu orang. Menurut Kepala KPw BI Jatim, Erwin Gunawan Hutapea, FESyar ini adalah bagian dari tiga fokus utama Bank Indonesia dalam konteks pendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. “Tiga fokus utama itu digitalisasi, mendorong pertumbuhan UMKM dan mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. FESyar ini bagian dari fokus ketiga kami,” terangnya kepada 1miliarsantri.net, Selasa (11/9/2024). Pihaknya mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah karena BI yakin ekonomi dan keuangan syariah itu merupakan salah satu motor pertumbuhan ekonomi. Dia mengatakan, untuk mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah itu harus dilakukan dengan pendekatan yang sifatnya end to end. Jadi pendekatan bersifat komprehensif sehingga bicara tidak hanya sektor keuangan tapi kita bicara halal lifesyle mulai dari kegiatan produksi kemudian fasilitasinya oleh sistem keuangan sampai kegiatan konsumsi pendekatan harus end to end. FESyar ini, kata Erwin, merupakan etalase untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dan nanti puncaknya akan digelar di Jakarta yakni Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF). FESyar di Jawa Timur ini merupakan FESyar Jawa yang merupakan gabungan dari KPw BI di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Kalau di Jawa pasti FESyar digelar di Jawa Timur atau Surabaya karena sejarah ISEF itu berasal dari Surabaya. Kalau di pulau lain FESyar-nya digelar bergilir dari satu provinsi ke provinsi yang lain,” tuturnya. FESyar tahun 2024 ini memang sengaja tidak digelar di hotel atau pusat perbelanjaan seperti sebelumnya. Kali ini di Masjid Nasional Al Akbar yang merupakan ikon dari pusat peradaban Islam.

Read More

UAH : Istighfar, Kunci Surga yang Sering Terlupakan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam sebuah ceramah yang menyentuh hati, Ustad Adi Hidayat mengungkapkan rahasia amalan yang jarang dibicarakan namun memiliki kekuatan luar biasa dalam kehidupan seorang muslim. Amalan tersebut adalah istighfar, yang tidak hanya membuka pintu cinta dan ridha Allah SWT, tetapi juga memberikan berbagai kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ustad Adi Hidayat yang biasa disebut UAH ini menekankan bahwa istighfar memiliki peran penting dalam membentuk hubungan yang kuat antara hamba dan Sang Pencipta. “Istighfar bukan hanya dapat mengantarkan kita kepada cinta Allah SWT, pada keridhaan Allah SWT, pada rahmat dan surganya Allah SWT, tetapi juga memberikan beragam kemudahan dalam berkehidupan,” terang Ustad Adi Hidayat, Rabu (11/9/2024). Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa amalan istighfar memiliki dampak yang nyata dalam kehidupan duniawi. Mulai dari kelancaran rezeki, kedamaian hati, ketenangan jiwa, hingga berbagai keringanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bahkan, istighfar dipercaya dapat menjadi solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan. Pentingnya istighfar dalam kehidupan seorang muslim sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Nuh ayat 10-12, yang artinya: “Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.’” Ayat tersebut menggambarkan bagaimana istighfar dapat membuka pintu keberkahan dan kemudahan dalam hidup. Ustad Adi Hidayat menegaskan bahwa amalan ini seringkali terlupakan, padahal memiliki keutamaan yang begitu besar. “Teman-teman, amalan itu adalah istighfar, amalan itu adalah istighfar,” tegas Ustad Adi Hidayat, mengingatkan akan pentingnya menjadikan istighfar sebagai rutinitas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ajaran Islam, istighfar tidak hanya sebatas memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Lebih dari itu, istighfar merupakan bentuk pengakuan akan kelemahan diri sebagai manusia dan penegasan akan kebesaran Allah SWT. Dengan melakukan istighfar secara konsisten, seorang muslim diharapkan dapat meningkatkan kualitas spiritualnya dan memperkuat hubungannya dengan Allah SWT.

Read More

Korban Tewas Perang Gaza Capai 40.988 Jiwa

Gaza — 1miliarsantri.net : Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa sedikitnya 40.988 orang telah tewas dalam perang antara Israel dan militan Palestina yang kini memasuki bulan ke-12. Angka ini mencakup 16 kematian dalam 24 jam terakhir. Kementerian juga menyatakan bahwa 94.825 orang telah terluka di Jalur Gaza sejak perang dimulai ketika militan Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober lalu. Konflik berkepanjangan ini telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang luar biasa bagi penduduk Gaza. Ribuan warga sipil, termasuk anak-anak dan lansia, menjadi korban dalam pertempuran yang tak kunjung usai. Infrastruktur vital seperti rumah sakit, sekolah, dan pemukiman warga hancur akibat serangan udara dan pertempuran darat. Masyarakat internasional terus menyerukan gencatan senjata dan upaya perdamaian untuk mengakhiri penderitaan warga Gaza. Namun, kedua belah pihak masih belum mencapai kesepakatan yang dapat menghentikan pertumpahan darah ini. Krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Akses terhadap makanan, air bersih, dan layanan kesehatan menjadi sangat terbatas. Banyak pengungsi terpaksa hidup dalam kondisi yang memprihatinkan di kamp-kamp darurat yang sesak.

Read More

Kompetisi Sains Madrasah, Diikuti Siswa Siswi Non Muslim Juga

Ternate — 1miliarsantri.net : Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2024 di Ternate, Maluku Utara, ternyata tidak hanya diikuti siswa muslim. Ada juga sejumlah siswa dari berbagai latar belakang agama yang ikut berkompetisi dalam ajang tahunan ini. Bertempat di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, KSM 2024 menunjukkan sisi inklusifnya dengan melibatkan peserta dari sekolah umum dengan latar belakang agama yang berbeda. Ini menjadikan KSM sebagai contoh nyata keberagaman dalam dunia pendidikan. Salah satu sorotan dari KSM 2024 adalah partisipasi tim dari SMP Darma Yudha Riau, yang terdiri dari siswa beragama Islam, Kristen, dan Buddha. Kehadiran mereka ikut memberi warna inklusi dan keberagaman yang diusung KSM tahun ini. KSM 2024 membawa angin segar dengan menghadirkan kategori baru untuk madrasah inklusif, madrasah di daerah terpencil (wilayah 3T), dan madrasah dengan siswa berkebutuhan khusus. Langkah ini menegaskan komitmen KSM untuk membuka akses dan kesempatan bagi semua peserta tanpa memandang latar belakang. Dari Tingkat Kecamatan hingga NasionalProses menuju KSM 2024 dimulai dari tingkat kecamatan, dilanjutkan ke kabupaten, dan akhirnya ke tingkat provinsi atau nasional. Setiap tahapan kompetisi membutuhkan persiapan yang matang dan kerja keras. Tim dari SMP Darma Yudha Riau menjalani proses yang menantang, dari mempelajari materi hingga beradaptasi dengan format soal KSM yang sering berubah. Meskipun menghadapi tantangan, terutama dalam hal integrasi Islam dalam soal-soal, peserta dari sekolah umum ini menunjukkan dedikasi tinggi. Misalnya, Bryan, siswa beragama Kristen. “Kadang kami mendapatkan soal terkait ayat-ayat Al-Qur’an atau jumlah ayat dalam surat tertentu. Kami sering bertanya kepada teman kami yang beragama Islam untuk memahami soal tersebut.”

Read More

Fungsi Pakaian Menutup Aurat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia untuk menutupi auratnya. Allah SWT dalam Alquran telah menjelaskan berbagai fungsi dari pakaian. Anggota Komisi Fatwa MUI, DR Faizah Ali Syibromalisi mengatakan, perihal pakaian dalam Alquran tidak terlepas dari apa yang dilakukan Nabi Adam AS dan pasangannya sesaat setelah melanggar perintah Allah SWT untuk tidak mendekati pohon larangan. Setelah tipu daya setan berhasil membujuk agar keduanya mencicipi pohon larangan tersebut, sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS Al-A’raf ayat 22: فَدَلّٰىهُمَا بِغُرُورٍۚ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْاٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفٰنِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَّرَقِ الْجَنَّةِۗ وَنَادٰىهُمَا رَبُّهُمَآ اَلَمْ اَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَاَقُلْ لَّكُمَآ اِنَّ الشَّيْطٰنَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ Artinya: “Dia (setan) membujuk mereka dengan tipu daya. Ketika mereka mencicipi (buah) pohon itu, tampaklah oleh mereka auratnya, maka mulailah mereka menutupinya dengan daun-daun surga. Tuhan menyeru mereka. “Bukankah Aku telah melarang kamu dari pohon itu dan Aku telah mengatakan bahwa sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” “Ayat di atas mengisyaratkan bahwa Adam dan pasangannya segera menutupi auratnya dengan daun. Namun tidak sekadar menutupi aurat mereka dengan selembar daun,” katanya. Meski begitu, sambungnya, jika melihat redaksi ayat di atas dipahami bahwa aurat sementara yang mereka gunakan adalah daun diatas daun sebagaimana dipahami dari kata yakhshifaani diatas. Hal tersebut mereka lakukan agar aurat mereka benar-benar tertutup. “Ayat ini menunjukkan bahwa menutup aurat adalah merupakan fitrah manusia yang diaktualkan oleh Adam dan istrinya,” ujarnya. Dia mengatakan, hal itu terjadi pada saat kesadaran mereka muncul bahwa memakan buah larangan telah menelanjangi aurat mereka. Dia menambahkan, apa yang dilakukan Adam, nenek moyang kita dinilai sebagai usaha manusia -secara spontan dan dengan ilham dari Allah- menutupi auratnya, adalah awal dari lahirnya budaya menutup aurat atau berpakaian. Pakaian juga memiliki tiga fungsi. Pertama, menutup aurat. Kedua, sebagai hiasan. Ketiga, pakaian ketakwaan. Hal ini sebagaimana dalam QS Al-A’raf ayat 26: يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَٰرِى سَوْءَٰتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ ٱلتَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ Artinya: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” Selain itu, kata dosen UIN Jakarta ini, ada juga ayat yang mengisyaratkan fungsi pakaian sebagai pemelihara manusia dari sengatan panas dan dingin serta membentengi manusia dari hal-hal yang bisa mengganggu ketentramannya. Hal ini sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS An-Nahl ayat 81:

Read More

Sholawat Barjanji Menjadi Tradisi disaat Maulid Nabi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Bulan Rabiul Awal telah datang. Salah satu momentum keagamaan yang ditunggu-tunggu umat Islam adalah perayaan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW yang lazim dsebut sebagai maulid nabi. Salah satu kitab yang kerap dibaca dalam perayaan maulid yakni Kitab Berzanji. Kitab ini menjadi salah satu karya sastra Islam yang terkenal dalam tradisi Melayu dan Indonesia. Kitab ini sebagian besar berisi syair-syair atau puisi-puisi yang memuji dan mengagungkan Nabi Muhammad SAW, dan juga beberapa cerita tentang kehidupan beliau. Kitab Berzanji sangat populer di dunia Islam dan telah dihafalkan dan dibaca oleh banyak orang Muslim di seluruh dunia. Syair-syair dalam kitab ini menggambarkan keindahan dan keutamaan Nabi Muhammad SAW, serta berbagai kejadian luar biasa yang terjadi selama hidupnya. Dalam buku “Maulid Berzanji” karya Ustadz M Syukron Maksum dijelaskan, Maulid Berzanji merupakan bentuk doa-doa, puji-pujian, dan menceritakan riwayat nabi Muhammad yang biasa dilantunkan dengan irama atau nada. Warga muslim mengikuti barzanji dengan melantunkan shalawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW diiringi rebana saat digelarnya seni Gembrung di Kedondong, Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (28/9/2023). Pagelaran seni Gembrung di wilayah tersebut merupakan tradisi untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kitab ini sebenarnya berjudul “Iqd Al Jawhar fi Mawlid An-Nabiy Al Azhar”, namun lebih terkenal dengan Maulid Barzanji sesuai nama penyusunnya, yaitu Syekh Ja’far bin Hasan bin Abdul Karim bin Muhammad Al-Barzanji. Sejarah kitab Al-Barzanji tidak dapat dipisahkan dengan momentum besar peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar pertama kali. Walaupun, ada banyak pendapat tentang perayaan Maulid Nabi pertama tersebut. Maulid Nabi atau hari kelahiran nabi Muhammad pada mulanya diperingati untuk membangkitkan semangat umat Islam dalam perang Salib. Sebab, waktu itu umat Islam sedang berjuang keras mempertahankan diri dari serangan tentara Salib Eropa, yakni dari Prancis, Jerman, dan Inggris. Pada 1099, tentara Salib telah berhasil merebut Yerusalem dan menyulap Masjidil Aqsa menjadi gereja. Sementara, umat Islam saat itu kehilangan semangat perjuangan dan semangat ukhuwah. Lalu, pemimpin umat Islam dalam Perang Salib, Salahuddin Yusuf al-Ayyubi mengimbau umat Islam di seluruh dunia agar memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW secara massal. Karena, menurut dia, semangat juang Islam harus dihidupkan kembali dengan cara mempertebal kecintaan umat Islam kepada nabi mereka. Sebenarnya, menurut Ustadz M Syukron Maksum, hal itu bukan gagasan murni Salahuddin melainkan usul dari iparnya, Muzaffaruddin Gekburi yang menjadi semacam bupati di Irbil, Surya Utara.

Read More

Roket Hezbollah Hantam Israel, 3 Petugas Lebanon Tewas dalam Serangan Balasan

Gaza — 1miliarsantri.net : Kelompok Hezbollah di Lebanon dan pasukan Israel saling melancarkan serangan lintas perbatasan pada Minggu dini hari, sehari setelah Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan tiga petugas penyelamat tewas dalam serangan Israel. Gerakan yang didukung Iran ini telah bertukar tembak hampir setiap hari dengan pasukan Israel untuk mendukung sekutunya, Hamas, sejak serangan kelompok militan Palestina tersebut ke Israel pada 7 Oktober yang memicu perang di Jalur Gaza. Ketegangan terus meningkat selama 11 bulan konflik lintas perbatasan ini. Hezbollah mengklaim telah membombardir kota Kiryat Shmona di Israel utara dengan “rentetan roket Falaq” pada Minggu dini hari sebagai “balasan atas serangan musuh, terutama serangan” yang menewaskan para petugas darurat di desa Froun, Lebanon. Pada Sabtu, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan tiga petugas darurat tewas dan dua lainnya terluka, satu dalam kondisi kritis, akibat serangan Israel di Froun. Kementerian mengatakan serangan tersebut menargetkan “tim pertahanan sipil Lebanon yang sedang memadamkan kebakaran akibat serangan Israel baru-baru ini.” Sementara itu, militer Israel mengklaim telah “melumpuhkan teroris” dari gerakan sekutu Hezbollah, Amal, di Froun. Badan pertahanan sipil Lebanon menyatakan tiga karyawannya tewas dalam “serangan Israel yang menargetkan kendaraan pemadam kebakaran setelah mereka menyelesaikan misi pemadaman api.” Perdana Menteri Najib Mikati mengecam serangan tersebut, menyebutnya dalam sebuah pernyataan sebagai “agresi baru terhadap Lebanon yang merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan.” Pada Minggu, Hezbollah juga mengklaim pasukannya telah menembakkan roket ke komunitas Israel Shamir, dekat Kiryat Shmona. Hezbollah biasanya menyatakan menargetkan posisi militer di Israel utara, sementara Israel mengatakan menargetkan infrastruktur dan pejuang Hezbollah di Lebanon selatan dan timur. Militer Israel pada Minggu pagi mengumumkan telah melakukan serangkaian serangan udara terhadap “struktur militer Hezbollah” dan mencegat proyektil yang diluncurkan dari Lebanon selama malam. Di Froun pada hari Sabtu, pernyataan militer Israel menyebutkan pasukan mereka “menyerang dan melumpuhkan” anggota Amal yang “beroperasi dalam struktur militer Hezbollah.” Gerakan Amal, sekutu Hezbollah, mengatakan dua anggotanya termasuk di antara korban tewas dalam serangan Sabtu. Mereka menyatakan anggotanya tewas “saat menjalankan tugas kemanusiaan dan nasional membela Lebanon dan wilayah selatan.”

Read More

Gus Yahya Dorong LAZISNU Bentuk Skema Tasharuf Zakat, Infak dan Shadaqah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menekankan agar NU Care-LAZISNU menyusun skema strategis dalam tauzi’ (pendistribusian) dan tasharuf (penyaluran) zakat, infakdan sedekah (ZIS) sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga. “Lebih dari soal mengambil zakatnya, lebih dari soal mengumpulkan zakat, infaq, dan shadaqahnya, maka lebih penting dari amal zakat ini adalah tauzi’ dan tasharufnya,” terang Gus Yahya saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rakernas NU Care-LAZISNU, Jumat (6/9/2024). Gus Yahya menyampaikan betapa pentingnya LAZISNU menjadi sebuah lembaga yang kredibel dan akuntabel sehingga dapat terus mendulang kepercayaan masyarakat dalam penunaian zakat. “Berdasarkan itu kemudian masyarakat terpanggil sendiri untuk mengumpulkan zakat, infaq, dan sodaqohnya kepada kita daripada kita bujuk-bujuk orang sementara kita tidak terlebih dulu membuat skema yg jelas mengenai tauzi’ dan tasharufnya,” tegas Gus Yahya. Sejalan dengan transformasi digital NU dalam rencana strategis nasional, Gus Yahya mengimbau agar skema penyaluran zakat LAZISNU koheren dengan renstra yang telah disahkan pada akhir Juli 2024 lalu. “Nah, dalam konteks Rakernas LAZISNU ini yang ingin sy minta kepada LAZISNU untuk memikirkan skema tauzi’ dan tasharuf itu dalam kaitannya atau yang merujuk kepada renstra NU yg sudah disahkan,” ungkapnya.

Read More

Gusdurian Sampaikan Seruan Moral Jelang Pilkada 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Gusdurian menyampaikan seruan moral menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Seruan ini diungkapkan Direktur Jaringan Gusdurian Hj Alissa Qotrunnada Munawaroh (Alissa Wahid). Dia mengimbau masyarakat agar tidak saling berbenturan satu sama lain dan membuat perpecahan akibat berbeda pilihan pada Pilkada. Alissa juga sangat mendorong agar Pilkada dapat dilakukan dengan semangat persatuan yang berasal dari masyarakat. “Jangan sampai gara-gara Pilkada, terjadi benturan antarmasyarakat yang sebenarnya merupakan bagian dari permainan politik para politisi,” tegasnya kepada media, Ahad (8/9/2024). Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini juga meminta para politisi untuk tidak menggunakan sentimen-sentimen atau kalimat yang dapat memecah-belah kelompok masyarakat ketika kampanye, hanya demi mendapatkan dukungan suara. “Kami berharap para politisi tidak menggunakan sentimen-sentimen yang memecah-belah kelompok masyarakat hanya untuk mendapatkan dukungan suara, misalnya menggunakan sentimen agama dan suku,” sambungnya. Putri sulung Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu meminta masyarakat agar tidak terprovokasi, apalagi sampai bersitegang dengan orang-orang terdekat “Kedua, masyarakat jangan mau hanya karena urusan pilihan calon kepala daerah kita kemudian menjadi pecah dengan orang-orang terdekat seperti keluarga dan tetangga kita,” tegasnya. Perpecahan antarmasyarakat sebisa mungkin tidak akan terjadi, karena menurut Alissa, para politisi akan kembali bergabung satu sama lain saat Pilkada sudah selesai nanti.

Read More

Makna Pengulangan Ayat dalam Surat Ar Rahmaan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Alquran adalah pedoman universal bagi seluruh manusia. Kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW ini tidak hanya menakjubkan dari segi isinya, melainkan juga bahasa yang digunakannya. Banyak ulama dan ahli sejarah sepakat, Kalamullah ini merupakan puncak paripurna penggunaan bahasa Arab. Di antara sisi keindahan Alquran ialah pengulangan kata-kata yang sama. Hal ini dijumpai dalam surah ar-Rahmaan. Menurut Prof Wahbah az-Zuhaili dalam Kitab Tafsir al-Munir, surah ini dinamai ar-Rahman lantaran dibuka dengan salah satu dari nama-nama Allah yang indah (Asmaul Husna), yaitu ar-Rahmaan–‘Zat Yang Mahapengasih.’ Bahkan, makna ar-Rahmaan “lebih kuat” daripada kata ar-Rahiim, ‘Yang Mahapenyayang.’ Dikatakan demikian, lanjut az-Zuhaili, sebab ar-Rahmaan bermakna ‘Dia Yang mengaruniai nikmat-nikmat besar dan kepada semua makhluk.’ Adapun ar-Rahiim bermakna ‘Dia Yang memberi nikmat-nikmat kecil dan pemberian itu adalah pemberian yang khusus kepada kaum Mukminin.’ Dalam surah ar-Rahmaan, terdapat pengulangan (tikrar) yakni ayat berikut. فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ Ini diulang sebanyak 31 kali dalam surah tersebut. Arti dari ayat ini adalah, ‘Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?’ Ungkapan pertanyaan retoris ini ditujukan kepada bangsa jin dan manusia. Dalam surah ar-Rahman, Allah menyebutkan nikmat-nikmat yang banyak sekali, yang Dia limpahkan kepada jin dan manusia. Itu agar mereka bersyukur dan tidak kufur. Banyaknya nikmat yang Allah limpahkan itu menunjukkan kekuasaan dan rahmat-Nya. Dia sudah sepantasnya dijadikan sebagai satu-satunya yang berhak disembah.

Read More