Sejarah dan Mitos bulan Shafar

Jakarta — 1miliarsantri.net : Safar merupakan bulan kedua dalam sistem penanggalan Hijriyah. Bulan ini memiliki sejarah yang cukup unik, sebab turut dibumbui mitos yang ada. Pembahasan tentang sejarah Safar tidak lepas dari mitos yang berkembang pada periode masyarakat Arab sebelum datangnya Islam. Lalu bagaimanakah sejarah Safar? Mengutip penjelasan dari Ibnu Mandzur dalam Lisanul ‘Arab, kata Safar memiliki dua arti yaitu bisa berarti kosong (Shafar) atau dapat juga berarti warna kuning (Shufrah). Adapun sebab penamaan Safar berkaitan dengan kebiasaan masyarakat Arab zaman dahulu yang meninggalkan rumah atau kediaman mereka (sehingga kosong) untuk berperang atau bepergian jauh. Pendapat tersebut diceritakan dalam al-Mufasshal fi Tarikhil ‘Arab Qablal Islam bahwa orang-orang yang ditinggal bepergian ini mengeluh sambil berkata, “Shafira an-Nasu minna shafaran (Orang-orang mengosongkon kota (meninggalkan) kita sebab kita miskin (kosong/tidak memiliki harta).” (Juz 6, h. 120) Dalam sejarahnya, masyarakat Arab Jahiliyah menganggap Safar sebagai bulan kesialan. Hal tersebut tidak lepas dari keyakinan mereka bahwa Safar adalah salah satu jenis penyakit yang bersarang di dalam perut. Tak hanya sampai di situ, mengutip penjelasan dalam buku Mengenal Nama Bulan dan Kalender Hijriah, masyarakat Arab Jahiliyah meyakini Safar sebagai bulan yang penuh kejelekan. Sebagian masyarakat berpendapat, Safar adalah jenis angin berawak panas yang menyerang bagian perut dan mengakibatkan orang yang terkena menjadi sakit. Keyakinan terhadap hal-hal tersebut dibantahkan manakala Islam datang. Rasulullah SAW bersabda: عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا عَدْوَى وَلَا غُولَ وَلَا صَفَرَ Artinya: “dari Jabir Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak ada penyakit yang menular secara sendirian tanpa izin Allah, tidak ada hantu bergentayangan dan tidak ada shafar (penyakit perut) yang terjadi dengan sendirinya.” (HR Muslim, no 4120) Dalam hadits lain disebutkan pula: إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا عَدْوَى وَلَا صَفَرَ وَلَا هَامَةَ فَقَالَ أَعْرَابِيٌّ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَمَا بَالُ إِبِلِي تَكُونُ فِي الرَّمْلِ كَأَنَّهَا الظِّبَاءُ فَيَأْتِي الْبَعِيرُ الْأَجْرَبُ فَيَدْخُلُ بَيْنَهَا فَيُجْرِبُهَا فَقَالَ فَمَنْ أَعْدَى الْأَوَّلَ Artinya: “Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak ada ‘adwa (meyakini bahwa penyakit tersebar dengan sendirinya, bukan karena takdir Allah), dan tidak ada shafar (menjadikan bulan Safar sebagai bulan haram atau keramat) dan tidak pula hammah (reinkarnasi atau ruh seseorang yang sudah meninggal menitis pada hewan).” Lalu seorang Arab Badui berkata, “Wahai Rasulullah, lalu bagimana dengan unta yang ada dipasir, seakan-akan (bersih) bagaikan gerombolan kijang kemudian datang padanya unta berkudis dan bercampur baur dengannya sehingga ia menularinya?” Maka Nabi ﷺ bersabda, “Siapakah yang menulari yang pertama.” (HR Bukhari, no 5278) Setelah mengetahui sejarah Safar dan mitos yang ada di dalamnya, tentu umat Islam perlu menjadikan hal ini sebagai pedoman. Sebab, tidak ada yang namanya bulan kesialan. Jangan sampai pemahaman mitos yang dibawa oleh segelintir orang dikonsumsi bulat-bulat tanpa adanya upaya memvalidasi mitos yang ada. Semua waktu yang diciptakan Allah Ta’ala adalah kesempatan yang baik. Oleh karenanya, tidak ada waktu sial dan mitos ini telah dibantah dengan kedatangan Islam itu sendiri. (jeha) Baca juga :

Read More

Para Pendemo Menentang Perang Gaza di Konvensi Nasional Demokrat

Chicago — 1miliarsantri.net : Suasana tegang menyelimuti Chicago saat ribuan demonstran pro-Palestina turun ke jalan. Mereka memprotes kedatangan Presiden Joe Biden untuk pembukaan Konvensi Nasional Partai Demokrat. Aksi ini menjadi bukti nyata penolakan terhadap dukungan pemerintahan Biden untuk Israel dalam konflik Gaza. Setelah berjam-jam berdemonstrasi dengan damai, puluhan pengunjuk rasa berhasil menembus sebagian pagar keamanan. Polisi anti huru-hara langsung diturunkan ke lokasi. Tim keamanan DNC belum memberikan komentar apakah para demonstran ditangkap atau tidak. “Petugas keamanan sedang berada di lokasi dan informasi lebih lanjut akan disampaikan segera,” ujar juru bicara kota Chicago. Teriakan protes semakin keras menjelang penerobosan pagar. Para demonstran berkumpul di taman lingkungan di sisi barat Chicago, menyerukan gencatan senjata. Di tengah keriuhan, massa melampiaskan kekesalan mereka pada Wakil Presiden Kamala Harris, menyebutnya “Kamala Pembunuh”. Polisi Chicago membentuk garis pengamanan di sekeliling taman untuk mengamankan para demonstran. Beberapa petugas berjaga menggunakan sepeda. Meski demikian, kelompok “March on the DNC” ternyata menarik lebih sedikit pendukung dari yang diperkirakan. Mereka berkumpul di taman di luar arena konvensi, beberapa jam sebelum Biden dijadwalkan berpidato. Mereka memulai pawai sejauh satu mil di dekat tempat delegasi Demokrat akan menominasikan Harris sebagai calon mereka untuk menghadapi Donald Trump dari Partai Republik dalam pemilihan presiden November mendatang. Awalnya, penyelenggara memperkirakan puluhan ribu demonstran akan hadir, cukup untuk memenuhi taman dan rute pawai. Namun hingga sore hari, hanya beberapa ribu orang yang berkumpul untuk mendengarkan pidato, dan taman hanya terisi setengahnya. Koalisi yang terdiri dari lebih dari 200 kelompok ini memperjuangkan berbagai isu, mulai dari hak reproduksi hingga keadilan rasial. Banyak peserta berasal dari komunitas Palestina dan Arab di Illinois serta negara-negara tetangga. Roman Fritz, salah satu delegasi termuda dari Wisconsin berusia 19 tahun, mengenakan syal bermotif keffiyeh Palestina tradisional. Dia berencana ikut dalam pawai namun tidak berniat mengganggu acara resmi nantinya. Fritz menyatakan dukungannya pada Harris sebagai calon partai untuk mengalahkan Trump. Puluhan delegasi Muslim dan sekutu mereka, yang marah atas dukungan AS terhadap serangan Israel di Gaza, berusaha mengubah platform Demokrat. Mereka berencana menekan partai untuk memberlakukan embargo senjata. Hal ini membuat partai waspada terhadap kemungkinan gangguan pada pidato-pidato penting di konvensi. Beberapa demonstran meragukan partai akan mengubah platformnya. “Itu tidak akan pernah terjadi,” kata Mwalimu Sundiata Keita, yang datang dari Cincinnati, Ohio untuk bergabung dalam protes. “Kebijakan partai adalah mendukung Israel, dan sampai kebijakan itu berubah, begitulah jadinya.” Senan Shaqdeh (54), anggota komite eksekutif Jaringan Organisasi Amerika Palestina, mengatakan bus-bus tambahan dari tempat sejauh Florida diperkirakan akan membawa lebih banyak demonstran ke lokasi pawai sepanjang hari. “Partai Demokrat jangan berharap situasi akan berjalan seperti biasa,” tegas Shaqdeh. Protes besar lainnya dijadwalkan pada hari Kamis, ketika Harris akan secara resmi menerima nominasi. Kelompok-kelompok pro-Palestina telah berbulan-bulan memprotes dukungan militer dan finansial pemerintahan Biden untuk Israel dalam perangnya melawan Hamas. Konflik ini telah menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina di Gaza, menurut data pejabat kesehatan Gaza. Israel melancarkan serangan setelah diserang pada 7 Oktober oleh militan Hamas yang menewaskan 1.200 orang, menurut data Israel. Protes-protes ini merebak di kampus-kampus AS pada musim semi, dengan polisi membubarkan perkemahan mahasiswa, terkadang setelah konfrontasi antara demonstran dan kontra-demonstran. “Partai Demokrat adalah yang berkuasa. Ini perang mereka. Mereka bertanggung jawab, mereka terlibat, dan mereka bisa menghentikannya,” pungkasnya. (tyo) Baca juga :

Read More

Sejarah Penemuan Candi Borobudur

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Candi Borobudur, salah satu mahakarya arsitektur kuno, dibangun pada masa Dinasti Syailendra sekitar abad ke-8 hingga abad ke-9 Masehi di bawah pemerintahan Raja Samaratungga. Candi ini terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, dan dikenal sebagai candi Buddha terbesar di dunia. Borobudur dibangun sebagai tempat ibadah dan ziarah umat Buddha, dengan desain yang melambangkan alam semesta dalam ajaran Buddha Mahayana. Struktur candi Borobudur terdiri dari sepuluh tingkat, yang menggambarkan perjalanan manusia dari dunia fana menuju nirwana, yang diwakili oleh stupa terbesar di puncak candi. Selama berabad-abad, Borobudur mengalami masa kejayaan dan kemunduran, sebelum akhirnya terlupakan dan tersembunyi oleh hutan lebat serta tertimbun abu vulkanik. KRONOLOGI PENEMUAN KEMBALI CANDI BOROBUDUR Penemuan kembali Candi Borobudur dan usaha-usaha untuk memugar dan melestarikannya merupakan upaya panjang yang melibatkan banyak pihak. Dari masa penjajahan Inggris hingga proyek besar UNESCO, Borobudur kini berdiri tegak sebagai simbol kebanggaan bangsa Indonesia dan warisan budaya dunia yang tak ternilai. Legenda yang berkembang selama candi ini tersembunyi, seperti kisah ksatria dalam sangkar, menambah dimensi mistis dan budaya dari situs ini. (jeha) Baca juga :

Read More

Paspor Baru Indonesia Akan Diluncurkan 17 Agustus 2025

Jakarta — 1miliarsantri.net : Tepat pada HUT Kemerdekaan RI ke-79, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) meluncurkan desain paspor Republik Indonesia dengan nuansa merah putih. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Silmy Karim. Dia menjelaskan bahwa desain baru paspor RI bukan hanya terbatas pada perubahan warna sampul saja. Paspor dengan desain baru itu juga dilengkapi dengan fitur pengaman yang disesuaikan dengan perkembangan terbaru. Dalam aspek keamanan, terdapat peningkatan keamanan untuk mengikuti aturan yang diatur oleh The International Civil Aviation Organisation (ICAO). Pada ICAO Annex 9 tentang Facilitation Bab 3, Subbab C disebutkan bahwa setiap negara harus secara berkala memperbarui teknik dan fitur pengamanan paspor sesuai dengan perkembangan terbaru. Hal ini dilakukan untuk menghindari upaya pemalsuan, replikasi, penggantian/penghapusan data dan modus operandi pemalsuan paspor lainnya. “Perubahan dan peningkatan desain paspor tersebut dilakukan sebagai respon dan adaptasi dengan perubahan lingkungan strategis keimigrasian yang meliputi aspek politik, hukum, sosial, budaya, dan keamanan,” terang Silmy Karim dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/8/2024). Kombinasi fitur pengaman yang disematkan pada desain baru paspor RI antara lain cover yang kuat panas, fleksibel dan mampu melindungi chip. Halaman biodata paspor terbuat dari beberapa lapis polikarbonat dan diberikan coating untuk melindungi permukaannya. Selain itu, kertas buku paspor juga berpengaman dan sensitif terhadap kimia. Tinta yang digunakan meliputi tinta kasat mata dan tinta tidak kasat mata (fluorescent ink dan infra red ink) yang berpendar di bawah sinar ultraviolet. Teknologi tinta tersebut juga diterapkan pada benang jahitan buku paspor yang terbuat dari tiga warna. “Dari sisi tampilan, desain lembar paspor menggunakan motif kain khas setiap daerah di Indonesia, dan motif tersebut akan berubah bentuk apabila dilihat dengan sinar UV,” lanjut Silmy. Untuk mewakili kekayaan budaya Indonesia, paspor baru ini mengusung 33 motif kain tradisional Indonesia. Masing-masing halaman memiliki corak yang berbeda. Meski sudah resmi diluncurkan pada Sabtu (17/8/2024) lalu, desain baru paspor baru berlaku tahun depan tepatnya pada 17 Agustus 2025. Peluncuran desain baru paspor merupakan upaya dari sisi keimigrasian dalam memperkuat paspor RI. Penggunaan kombinasi fitur pengaman, bahan baku, dan teknik terbaru lainnya menjadi perhatian utama untuk memastikan bahwa paspor dapat terlindungi selama digunakan untuk melakukan perlintasan antar negara. Dengan demikian, proses otentikasi dokumen perjalanan lebih mudah. Hal tersebut akan memudahkan apabila paspor diperlukan sebagai bukti fisik yang dapat digunakan sebagai alat bukti di persidangan. Sebagai informasi, paspor RI telah mengalami beberapa kali penggantian warna sampul (cover). Pada tahun 1945-1958, paspor RI berwarna abu-abu terang. Selanjutnya, tahun 1959-1982 warnanya berganti menjadi biru, dan pada 1983 warna sampul paspor berganti menjadi hijau. Di tahun 1995 warna sampul paspor diubah menjadi hijau tua, dan satu dekade terakhir yakni 2014 hingga sekarang, warna sampul paspor RI adalah biru kehijauan. (wink) Baca juga :

Read More

Keutamaan Menghadiri Majelis Ilmu

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menghadiri majelis ilmu memiliki keutamaan yang besar. Hal ini disebutkan dalam hadis sebagaimana diungkapkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saad Ibrahim saat mengisi kajian. Menurutnya, betapa besar keutamaan bagi mereka yang berkumpul di rumah Allah untuk mempelajari kitab-Nya. Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim menyatakan: “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikelilingi para malaikat, dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya” (HR. Muslim, no. 2699). Menurut Saad, terdapat beberapa keutamaan, di antaranya ialah meraih ketenangan. Dalam dunia yang penuh hiruk-pikuk dan kekhawatiran, ketenangan adalah anugerah yang langka. Majelis ilmu menjadi tempat di mana hati yang gelisah bisa menemukan keteduhan. Ketenangan ini bukan hanya sekadar rasa damai, tetapi juga landasan bagi kesehatan jiwa yang akan mempengaruhi kesejahteraan fisik. “Kesehatan tidak dimulai dari fisik, tetapi dari jiwa. Ketenangan jiwa inilah yang menjadi dasar bagi kesehatan fisik,” sambung Saad. Selain itu, mereka yang duduk di majelis ilmu akan dinaungi dengan rahmat Allah. Rahmat ini adalah wujud kasih sayang Allah yang melingkupi setiap individu yang mencari ilmu. Dalam rahmat-Nya, Allah melindungi, memelihara, dan memberikan bimbingan kepada mereka yang berusaha mendekatkan diri kepada-Nya melalui ilmu. “Rahmat Allah itu untuk semua makhluk, baik yang mencari ilmu maupun tidak. Tapi ketika kita ngaji seperti ini, rahmat Allah akan terus berlanjut sampai akhirat kelak. Rahmat yang di akhirat itu hanya diberikan kepada orang-orang beriman,” lanjut Saad. Keutamaan selanjutnya ialah Allah akan menyebut nama mereka di hadapan makhluk-makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya. Ini adalah keutamaan yang luar biasa, di mana Allah, dengan segala keagungan-Nya, menyebut dan memuliakan hamba-Nya yang tekun dalam menuntut ilmu. Penghormatan ini menunjukkan betapa tinggi derajat orang-orang yang mencintai ilmu dan berusaha mengamalkannya. “Jadi berdasarkan hadis ini, sekarang ini Allah membangga-banggakan kita (yang sedang berkumpul di majelis ilmu), dan ini maknanya, bisa jadi, kita diampuni (dosa-dosa) oleh Allah,” urai Saad. Karenanya, majelis ilmu bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga arena untuk mendapatkan ketenangan, rahmat, di akhirat dan kehormatan di sisi Allah. Betapa besar anugerah yang diberikan kepada mereka yang dengan ikhlas duduk di rumah Allah, mendalami kitab-Nya, dan saling mengajarkan satu sama lain. (yan) Baca juga :

Read More

PCINU Jepang Rayakan Kemerdekaan HUT RI di Pesantren Pertama

Ibaraki — 1miliarsantri.net : Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI ke-79 berlangsung meriah di Jepang. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang mengadakan peringatan di Pesantren NU At-Takwa, Koga, Ibaraki, Jepang, Sabtu (17/8/2024) lalu. Kegiatan diawali dengan upacara bendera dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan. Bertindak sebagai pembina upacara, Ketua PCINU Jepang Achmad Gazali. Dalam amanah nya dia menyampaikan tentang hakikat kemerdekaan yang belum sepenuhnya dapat dinikmati oleh sebagian rakyat Indonesia, mengingat ketimpangan yang ada di depan mata. Pada kesempatan itu, Gazali menjelaskan, saat ini PCINU Jepang memiliki sejumlah proyek pengembangan sarana ibadah, pendidikan Islam, hingga unit usaha di Jepang, seperti masjid, pondok pesantren, dan badan usaha milik PCINU yakni Nine Stars. “Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jepang telah mengembangkan masjid, pesantren, dan badan usaha milik PCINU yaitu Nine Stars,” terang Gazali, Sabtu (24/8/2024). Gazali juga menyampaikan terima kasih kepada para mahasiswa Indonesia program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang turut andil dalam menyiapkan rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan RI oleh PCINU Jepang. Usai upacara bendera, acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang dimeriahkan lebih dari 40 diaspora di Jepang. Rangkaian perlombaan kemerdekaan RI di Jepang terdiri dari lomba balap kelereng, lomba memasukkan sumpit ke dalam botol, lomba makan kerupuk, lomba tarik tambang dan lomba estafet air. Menurut Aan Fauzul, salah seorang diaspora di Ibaraki, perayaan kemerdekaan RI di Jepang memiliki kesan tersendiri. Momen ini membangkitkan ingatannya akan nuansa perayaan HUT RI di Indonesia. “Sudah lama saya tidak ikut upacara dan lomba 17 Agustusan,” pungkas Aan. (ryo) Baca juga :

Read More

Komandan Unit IDF Tewas Dibom Rekan Sendiri

Gaza — 1miliarsantri.net : Seorang komandan unit Israel dilaporkan tewas akibat serangan udara pasukan penjajahan sendiri yang gagal di Jalur Gaza selatan, Senin (19/8/3024) lalu. Insiden itu menambah daftar panjang kematian tentara Israel di tangan rekan mereka sendiri. Media Israel melansir, yang salah satu tentara tewas adalah Letnan Shahar Ben Nun (21). Ia adalah seorang komandan Unit Pengintaian Pasukan Terjun Payung dan pembunuhannya membuat jumlah korban tewas militer Israel sejak 7 Oktober menjadi 694 orang. Channel 12 milik pendudukan Israel melaporkan bahwa petugas dari Brigade Pasukan Terjun Payung itu tewas ketika sebuah bom Angkatan Udara Israel menghantam gedung tempat mereka ditempatkan di Gaza selatan di tengah genosida yang sedang mereka lakukan. Pasukan pendudukan Israel, setelah membunuh tentara mereka, menjelaskan bahwa “insiden” tersebut disebabkan oleh kerusakan amunisi yang “meleset dari sasaran yang diinginkan”. Sebuah platform media Israel juga melaporkan bahwa 3 tentara terluka parah dan 3 lainnya luka ringan, selain seorang perwira yang tewas akibat kegagalan militer tersebut. Menurut penyelidikan awal IDF, sekitar pukul 06.30, jet tempur F-15 Angkatan Udara Israel menyerang dua sasaran di daerah Khan Younis. Salah satu rudal berhasil mencapai sasarannya. Rudal kedua, karena masalah teknis, tidak meluncur dengan benar ke sasaran yang dituju dan malah menghantam gedung bertingkat tempat pasukan terjun payung ditempatkan. Bangunan itu berjarak sekitar 300 meter dari target yang dituju, demikian temuan penyelidikan. Rudal tersebut menghantam salah satu apartemen di lantai atas gedung tersebut. Para tentara di apartemen yang berdekatan terluka setelah sebagian bangunan runtuh menimpa mereka. Ini bukan pertama kalinya kejadian seperti ini terjadi sejak perang Israel di Gaza dimulai. Pada Januari 2024, militer Israel menerbitkan sebuah laporan yang mengakui bahwa beberapa tentaranya tewas dalam serangan udara dan pecahan peluru dari bahan peledak mereka sendiri. Beberapa di antaranya tertabrak kendaraan lapis baja Israel atau salah diidentifikasi dan terkena tembakan tank, penembakan, dan senjata api, menurut laporan itu. Menurut situs militer, 53 tentara IDF tewas di Gaza akibat apa yang mereka sebut sebagai “kecelakaan operasional”. Dua puluh delapan orang di antara mereka tewas akibat “tembakan teman sendiri”, lima orang tewas karena “penembakan yang tidak teratur”, dan 20 orang akibat “kecelakaan”, termasuk yang melibatkan persenjataan dan terinjak-injak oleh kendaraan militer. Pada bulan Mei, lima tentara Israel tewas akibat “tembakan teman sendiri” di kamp pengungsi Jabalia di mana sebuah tank menembakkan dua peluru ke sebuah bangunan tempat mereka berkumpul. Selain itu, di perbatasan utara Palestina yang diduduki dengan Lebanon selatan, pasukan pendudukan Israel melaporkan kematian seorang sersan dan cedera serius pada seorang perwira “dalam serangan pesawat tak berawak Hizbullah di Galilea Barat.” (zul) Baca juga :

Read More

NU Care-LAZISNU Salurkan Paket Nutrisi Anak ke Gaza dan Tepi Barat

Jakarta — 1miliarsantri.net : NU Care-LAZISNU kembali menyalurkan bantuan bagi warga Palestina berupa paket nutrisi bagi anak-anak di Gaza dan Tepi Barat. Direktur NU Care-LAZISNU Qohari Cholil mengatakan bantuan ini disampaikan oleh mitra penyalur NU Care-LAZISNU yang berada di Palestina. “Adapun jumlah bantuan sebanyak 100 paket atau untuk 100 keluarga. Pada setiap keluarga berisi rata-rata 7 anak sehingga bantuan ini menyasar total sekitar 700 orang,” terang Qohari. Qohari menyebut penyaluran kali ini memanfaatkan hasil kerja sama dengan Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN). Karena itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada YBM PLN. “Terima kasih kepada YBM PLN yang telah mempercayakan penyaluran bantuan untuk rakyat Palestina melalui NU Care-LAZISNU. Terima kasih juga kepada relawan NU Care-LAZISNU yang menyalurkan secara langsung kepada anak-anak Palestina yang sangat membutuhkan bantuan,” lanjut Qohari. Pihaknya kembali menegaskan, bantuan tersebut sebagai wujud komitmen kepedulian NU kepada rakyat Palestina yang menjadi korban genosida Israel. “Dari laporan relawan NU Care-LAZISNU di Palestina juga foto-foto yang kami terima, anak-anak itu tinggal di tenda-tenda darurat dan pengungsian yang sangat sederhana,” ungkap Qohari. Bantuan nutrisi kepada anak ini melengkapi bantuan sebelumnya yang disalurkan pada 31 Juli 2024. Kala itu bantuan yang diberikan adalah Paket Air Bersih sebanyak 50.000 liter menyasar warga di Gaza dan Tepi Barat. Pada 31 Juli 2024 juga telah dibagikan bantuan sembako, bantuan nutrisi bagi anak-anak, serta pemasangan pipa air bersih. “Bantuan paket makanan untuk 200 keluarga di Tepi Barat, paket nutrisi untuk ratusan anak-anak di Gaza dan Tepi Barat, penyaluran 10 tangki air bersih, dan pemasangan pipa air bersih di empat titik di Gaza dan Tepi Barat,” tambahnya. Bantuan air bersih dan instalasi untuk menyalurkan air bersih sangat penting bagi warga Gaza dan Tepi Barat. Jalur Gaza berada dalam krisis kemanusiaan, termasuk kebutuhan air, sejak Israel memutus pasokan air dan Listrik pada 7 Oktober 2023. Lantaran minimnya ketersediaan air, PBB mewanti-wanti agar masyarakat waspada terhadap penyebaran penyakit. (rid) Baca juga :

Read More

Kereta Gantung Jabal Al Noor Bakal Dioperasikan

Mekah — 1miliarsantri.net : Bayangkan pemandangan menakjubkan Makkah dari ketinggian, sementara Anda meluncur dengan nyaman menuju tempat yang menjadi saksi bisu awal mula Islam. Inilah yang akan segera menjadi kenyataan berkat proyek ambisius Arab Saudi untuk membangun kereta gantung menuju Gua Hira di puncak Jabal Al Noor. Direncanakan rampung pada 2025, fasilitas modern ini akan membawa pengunjung melintasi udara sejauh 4 kilometer dari Masjidil Haram ke gua bersejarah yang terletak di ketinggian 634 meter. Perjalanan yang dulunya penuh tantangan kini berubah menjadi pengalaman memukau, menggabungkan kenyamanan teknologi dengan kekhusyukan ibadah. Namun, kereta gantung ini hanyalah awal dari transformasi besar-besaran kawasan Makkah. Bayangkan sebuah distrik budaya yang menghadirkan kembali suasana masa lalu, lengkap dengan tiga museum baru di Jabal Omar. Semua ini akan menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan Islam yang tak ternilai. Jangan lupakan pula Distrik Budaya Jabal Thor yang akan hadir sebagai area terpadu, menawarkan berbagai fasilitas modern tanpa menghilangkan nuansa sejarahnya yang kental. Semua ini merupakan bagian dari visi Arab Saudi untuk menciptakan pengalaman ziarah yang lebih mendalam dan bermakna. Fawaz Al-Muhrej, CEO Samaya Investment Company yang menangani proyek ini, memastikan bahwa persiapan akhir sedang giat dilakukan. Beliau menjanjikan bahwa kereta gantung akan siap menyambut para peziarah tepat waktu pada 2025. Jabal Al Noor sendiri memiliki keunikan tersendiri. Bentuknya yang menyerupai punuk unta menjadikannya mudah dikenali dari kejauhan. Di puncaknya, Gua Hira yang mungil namun sarat makna menanti untuk dieksplorasi. Tempat yang mampu menampung lima orang ini menyimpan momen sakral ketika wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan hadirnya kereta gantung ini, perjalanan spiritual ke Gua Hira akan menjadi lebih terjangkau bagi semua kalangan. Tidak lagi harus berjuang melawan medan yang terjal dan berbatu, para peziarah kini bisa fokus pada kontemplasi dan perenungan sepanjang perjalanan. Melalui proyek ini, Arab Saudi tidak hanya memudahkan akses, tetapi juga membuka pintu bagi lebih banyak umat Muslim untuk merasakan kedekatan dengan sejarah awal Islam. Kereta gantung Jabal Al Noor akan menjadi jembatan antara masa lalu yang agung dan masa depan yang cerah, menciptakan kenangan tak terlupakan bagi setiap pengunjung Kota Suci. (dul) Baca juga :

Read More

Semangat Perjuangan Arek Suroboyo

Surabaya — 1miliarsantri.net : Pada 19 September 1945, terjadi insiden Hotel Yamato atau yang dikenal waktu itu dengan Orange Hotel Surabaya (kini berganti nama menjadi Hotel Majapahit), dimana penduduk kota, utamanya para pemuda, berdatangan ke penginapan tersebut lantaran melihat bendera kebangsaan Belanda berkibar di pucuk bangunan hotel tersebut. Inilah tandanya tentara NICA (Netherlands Indies Civil Administration) sama sekali tidak menghormati fakta historis Proklamasi RI 17 Agustus 1945. Keributan tak terhindarkan. Seorang kader Pemuda Anshor, Cak Asy’ari, berupaya mencapai ketinggian Hotel Yamato. Lantas, dia berhasil mencapai Tri Warna dan merobek bagian berwarna biru dari kain bendera itu. Merah-Putih kembali berkibar. Sepanjang September 1945, situasi di Surabaya betul-betul di atas ambang emosi. Laskar rakyat Indonesia terus berupaya mengambil alih persenjataan dari gudang-gudang yang dahulunya milik tentara Jepang. Di antara pergerakan bersenjata itu adalah Barisan Hizbullah dan Sabilillah yang terus melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan strategi terbaik. Sebagai informasi, keduanya dibentuk atas prakarsa KH Abdul Wahid Hasyim kala Jepang masih bercokol di Indonesia. Baik Hizbullah maupun Sabilillah merupakan wadah perjuangan fisik umat Islam, khususnya kaum santri, di zaman mempertahankan kemerdekaan. Situasi kian memanas. Sejak 15 Oktober 1945, pecah pertempuran lima hari di Semarang, Jawa Tengah, antara sisa pasukan Jepang dan laskar rakyat setempat. Beberapa hari kemudian, PBNU menggelar rapat konsolidasi se-Jawa dan Madura di Surabaya. Hasilnya mengukuhkan Resolusi Jihad, yang merupakan penguatan atas fatwa yang pada 17 September 1945 telah dikeluarkan Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari. Memasuki November, situasi semakin mendekati perang besar. Inilah pertaruhan eksistensi Republik Indonesia, yang memproklamasikan kemerdekaannya bukan lantaran hadiah penjajah, melainkan perjuangan mati-matian dengan darah dan air mata para pahlawan. Pada 7-8 November 1945, Resolusi Jihad yang digaungkan pertama kali oleh KH Hasyim Asy’ari dikukuhkan dalam konteks yang lebih luas, yakni Kongres Umat Islam (KUI) di Yogyakarta. Ini juga sebagai respons atas ultimatum Sekutu. Sehari sebelum pecah pertempuran akbar di Surabaya, KH Hasyim Asy’ari selaku komando tertinggi Hizbullah memerintahkan segenap kekuatan bersenjata dari kalangan santri untuk memasuki Surabaya. Perintahnya jelas: tidak akan menyerah dalam mempertahankan kemerderkaan RI. KH Abbas Buntet Cirebon diperintahkan memimpin langsung komando pertempuran. Di antara para komando resimen yang membantu KH Abbas adalah sebagai berikut. KH Abdul Wahab Hasbullah, Sutomo (Bung Tomo), Roeslan Abdulgani, KH Mas Mansur, dan Doel Arnowo. Bung Tomo berpidato dengan disiarkan melalui jaringan radio. Pidatonya itu begitu membakar semangat juang rakyat Indonesia yang sedang membuktikan jihad fi sabilllah mempertahankan kedaulatan Indonesia sampai titik darah penghabisan. Suara Bung Tomo diakhiri dengan pekik takbir: “Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!” Demikianlah, tanggal 10 November 1945 akan selalu dikenang sebagai Hari Pahlawan Nasional. Resolusi Jihad yang digagas KH Hasyim Asy’ari menandakan ketegasan kalangan santri, serta umat Islam Indonesia pada umumnya, untuk tulus berjuang demi kemerdekaan negeri ini. Ketulusan hanya mengharapkan ridha Allah SWT. Pada hari itu, ribuan pejuang menemui syahid. Namun, kekuatan laskar rakyat berhasil mengacaukan strategi Tentara Sekutu. Tercatat, saat itu tiga unit pesawat tempur RAF Inggris jatuh ditembak laskar rakyat Indonesia. (har) Baca juga :

Read More