Dubes RI Bahas Promosi Bersama Produk Indonesia- Mesir

Mesir — 1miliarsantri.net : Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan, M. Syahran Bhakti S. beserta staf melakukan pertemuan bisnis dengan KADIN Provinsi Fayoum. Dalam pertemuan yang dilakukan di kantor Kadin Fayoum baru baru ini, Magdi Taha Mohamed Gaballah, Ketua KADIN Fayoum, menyambut hangat kehadiran Duta Besar dan delegasi KBRI Kairo serta berharap pertemuan penting ini memberi manfaat bagi kepentingan perekonomian dan perdagangan kedua negara. Duta Besar RI, Lutfi Rauf menerangkan, hubungan dan kerja sama perdagangan RI-Mesir dalam 1 (satu) dekade terakhir dinilai cukup positif, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai perdagangan Indonesia-Mesir pada tahun 2023 sebesar USD 1,51 miliar. Komoditas perdagangan kedua negara selama ini saling melengkapi tidak saling bersaing. Indonesia mensuplai minyak sawit dan turunannya, biji kopi, kakao, kertas, briket arang, sabun, tuna, sarden kalengan, benang dan produk potensial lainnya. Adapun Mesir mensuplai ke Indonesia diantaranya fosfat, kurma, jeruk, molases, anggur, stroberi, dan tanaman herbal. Magdi Taha, Ketua KADIN Fayoum, menyampaikan pihaknya sangat terbuka untuk bekerjasama dengan KBRI Kairo dan para pelaku usaha Indonesia termasuk KADIN di Indonesia. KADIN Fayoum menawarkan promosi bersama produk Indonesia dan produk Mesir, kerjasama KADIN Fayoum dengan KADIN di Indonesia. Duta Besar RI menyambut gagasan ini dalam upaya perluasan selebar-lebarnya akses pasar produk Indonesia dan juga produk Mesir, hal ini sejalan dengan kesepakatan Joint Trade Committe (JTC) yang telah dilakukan pertemuan perdana di Jakarta, 31 Juli 2024 lalu. Magdi juga menawarkan peluang investasi di bidang pariwisata bagi para pelaku usaha Indonesia untuk dapat berinvestasi di kawasan wisata Danau Qarun Fayoum. Selain itu, pertemuan ini juga membahas peluang ekspor-impor produk Mesir dan Indonesia serta mengaktifkan skema imbal dagang antara produk potensial kedua negara. Dalam pertemuan terpisah, Duta Besar RI melakukan field visit ke perusahaan El Tawheed for Import & Export. Delegasi diterima oleh Mr Khaled Khouly, Direktur Utama beserta jajaran Direksi. Khaled menyampaikan sangat mengapresiasi dukungan dan fasilitasi KBRI Kairo selama ini, sehingga saat ini potensi impor perusahaan El Tawheed dari Indonesia mencapai diatas USD 6 juta, dan kini El Tawheed ingin menambah suplai minyak goreng, sabun dan tuna kaleng dan sarden kaleng dari Indonesia. Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti menambahkan, beberapa penawaran kerjasama dari pihak KADIN Fayoum akan ditindaklanjuti baik dengan mengundang para pelaku usaha Fayoum ke Trade Expo Indonesia (TEI), 9 sd 12 Oktober 2024 mendatang dan mengundang pelaku eksportir Indonesia melakukan pameran dagang pada event Pameran Ahlan Ramadhan di Kota Fayoum, Kota Bersejarah yang dibangun oleh Nabi Yusuf Alaihissalam. (fat) Baca juga :

Read More

Empat Hadits yang Jadi Pengingat Agar tak Malas Tahajud

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sholat tahajud merupakan ibadah yang terbilang sulit dilakukan. Para pendiri sholat sunah ini harus bersedia untuk bangun pada sepertiga malam terakhir dan mengusir nafsu tidurnya. Untuk memotivasi kita agar mendirikan sholat tahajud, berikut beberapa hadits Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang keutamaan-keutamaan sholat tahajud. Pertama, shalat tahajud adalah ibadah yang mendekatkan kita kepada Allah SWT “Hendaklah kalian mengerjakan sholat malam, karena itu merupakan kebiasaan orang saleh sebelum kalian, mendekatkan diri kepada Allah, mencegah dari perbuatan dosa, menghapus keburukan, dan mencegah penyakit dari badan.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Hakim) Semua ibadah tentu akan mendekatkan kita pada Allah. Tapi, sholat Tahajud yang sangat dianjurkan pada sepertiga malam yang terakhir, atau sebelum Subuh karena pada waktu-waktu ini memang istimewa. Mengapa demikian? Rasulullah bersabda, “Rabb kita turun ke langit dunia setiap malam, yaitu pada sepertiga malam yang terakhir. Dia berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku berikan, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku akan Aku ampuni.” Sehingga ketika Sholat Tahajud yang kita kerjakan pada sepertiga malam yang terakhir bertepatan waktunya dengan turunnya Allah ke langit dunia. Tentu kita tak perlu membayangkan bagaimana turunnya Allah itu. Yang pasti, itu menunjukkan bahwa waktu tersebut istimewa. Ibadah istimewa yang dikerjakan pada waktu yang istimewa pasti memberikan manfaat yang juga istimewa. Dua, terbebas dari ikatan setan Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Setan mengikat kuduk (tengkuk) seseorang dengan tiga ikatan ketika dia tidur. Pada setiap skatan setan berbisik, “tidurlah, kamu mempunyai waktu malam yang panjang” Bila seseorang itu bangun dan berzikir kepada Allah Swt., maka lepaslah satu ikatan. Lalu, jika setelah itu dia berwudhu, satu ikatan lainnya terlepas. Dan jika setelah itu dia melakukan shalat malam, ikatan terakhir telah lepas. Sehingga keesokan harinya dia menjadi bersemangat dalam beribadah, terlepas segala ikatan kesempitan jiwa dan terlindungi dari rasa malas.” (HR Bukhari dan Muslim) Setan mengikat tengkuk kepala kita agar kita merasa berat untuk beribadah kepada Allah. Namun jika kita berhasil mengatasi rasa malas itu dan bangun di sepertiga malam yang terakhir untuk shalat Tahajud, artinya kita berhasil keluar dari tiga ikatan setan itu. Tiga, dijanjikan surga dan ruangan yang istimewa Diceritakan dari Abdullah bin Amr bin Ash ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah ruangan yang bagian luarnya bisa dilihat dari bagian dalamnya dan bagian dalamnya bisa dilihat dari bagian luarnya.” Abu Musa Al-Asy’ari bertanya, “Bagi siapakah ruangan tersebut, Rasulullah?” Betjau menjawab, “Bagi orang yang berbicara dengan lemah lembut, memberikan makanan, dan shalat di waktu malam karena Allah di saat manusia terlelap tidur.” (HR. Ahmad) Sholat Tahajud dikatakan istimewa karena waktu mengerjakannya penuh tantangan. Malam yang larut, udara yang dingin, rasa kantuk yang menyiksa, dan kondisi badan yang lesu karena baru bangun tidur. Karena itulah, diberikan janji surga bagi siapa saja yang mampu melewati semua tantangan itu dan diberikan penghormatan lebih bagi orang-orang yang mau mengerjakan ibadah yang istimewa. Empat, menjadi sebab turunnya Rahmat Allah Dikisahkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Rasulullah saw bersabda, ‘Semoga Allah merahmati seorang suami yang bangun di waktu malam dan mengerjakan shalat, lalu ia membangunkan istrinya. Jika istrinya enggan bangun, ia memercikkan air ke wajah istrinya. Semoga Allah merahmati seorang istri yang bangun di waktu malam dan mengerjakan shalat, lalu ia membangunkan suaminya. Jika suaminya enggan bangun, ia memercikkan air ke wajah suaminya.’” (HR. Abu Dawud) Setiap makhluk yang hidup di dunia ini pasti mendapatkan limpahan rahmat atau kasih sayang oleh Allah. Hanya saja, kasih sayang-Nya berbeda-beda, beda bentuknya, beda pula besarnya. Apa yang membedakan ini, tentu saja ketakwaan kita. Dengan mengerjakan sholat Tahajud, kita hakikatnya meminta kepada Allah agar diberi limpahan karunia terbaik sebagai wujud rahmat atau kasih sayang dari-Nya. Apa yang dibutuhkan oleh orang yang butuh uang? Pekerjaan. Apa yang dibutukan oleh orang yang sedang sakit? Kesembuhan. Sholat Tahajud insya Allah bisa menjadi ikhtiar batin kita agar kebutuhan-kebutuhan ini dipenuhi oleh Allah. (yan) Baca juga :

Read More

Raja Jawa yang tak Takut kepada Penjajah

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Kerajaan Mataram Islam berada di puncak kejayaan saat dipimpin Sultan Agung. Raja Jawa tersebut dikenal tak tunduk kepada penjajah dari negeri Eropa: Belanda. Sultan Agung adalah raja dari Kerajaan Mataram yang berkuasa pada tahun 1613-1646. Ia memiliki ambisi besar untuk mempersatukan Pulau Jawa sehingga untuk memenuhi keinginan kuatnya tersebut dia mulai menaklukan wilayah sekitar kerajaan hingga ke daerah yang lebih jauh. Tak hanya di wilayah tengah Jawa saja, gerakan ekspansi Mataram juga hingga ke tanah Pasundan. Bahkan dia berambisi menaklukkan Batavia yang saat itu dikuasai VOC dan mencoba menaklukkan Banten. Dua kekuatan itu belum bisa ditaklukkan hingga Sultan Agung lengser. Dari dua kekuatan tersebut, hadirnya VOC yang saat itu sebagai penguasa di Batavia menjadi kendala terbesar bagi Sultan Agung. Bahkan dari dua kali penyerbuan, Pasukan Mataram tak bisa menembus Benteng Batavia. Pada 1628 dan 1629, Pasukan Mataram yang menyerbu Batavia gagal total setelah semangat juang pasukan Mataram turun drastis lantaran kehabisan bahan makanan. Salah satu lumbung pangan di Tegal dan Cirebon dihancurkan dan dibakar kompeni, sehingga pasukan Mataram kelaparan hingga banyak yang meninggal dunia. Saat itu banyak prajurit Mataram meninggalkan medan perang untuk mencari makanan ke hutan-hutan. Keadaan ini diperparah dengan ditolaknya permintaan bantuan bahan makanan kepada Banten. Kekurangan bahan makanan yang tidak bisa diatasi tersebut, membuat Sultan Agung terpaksa menarik mundur pasukan Mataram dari medan perang. Kisah Raja Jawa yang tak Takut BelandaNama asli Sultan Agung Hanyokrokusumo yang lahir pada 1593 dan wafat pada 1645) adalah Raden Mas Jatmika. Dia dikenal dengan sebutan Raden Mas Rangsang. Sultan Agung merupakan putra dari pasangan Prabu Hanyokrowati dan Ratu Mas Adi Dyah Banowati. Sultan Agung naik takhta pada tahun 1613 dalam usia 20 tahun dan dikenal sebagai salah satu raja yang berhasil membawa kerajaan Mataram Islam mencapai puncak kejayaan pada 1627, tepatnya setelah empat belas tahun Sultan Agung memimpin kerajaan Mataram Islam. Pada masa pemerintahan Sultan Agung daerah pesisir seperti Surabaya dan Madura berhasil ditaklukan. Di bawah pemerintahannya, wilayah kekuasaan Mataram Islam meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur dan sebagian Jawa Barat. Kehadiran Sultan Agung sebagai penguasa tertinggi, membawa Kerajaan Mataram Islam kepada peradaban kebudayaan pada tingkat yang lebih tinggi. Sebagai seorang raja, Sultan Agung memiliki berbagai keahlian. Mulai dari bidang militer, politik, ekonomi, sosial dan budaya,yang menjadikan peradaban kerajaan Mataram pada tingkat yang lebih tinggi. Sultan Agung merupakan penguasa lokal pertama yang secara besar-besaran melakukan perlawanan dengan Belanda yang kala itu hadir lewat kongsi dagang VOC (Vereenigde Ooos Indische Compagnie). Perlawanan Sultan Agung terhadap VOC di Batavia dilakukan pada tahun 1628 dan 1629. Sultan Agung melakukan perlawanan karena dia menyadari kehadiran VOC di Batavia dapat membahayakan hegemoni kekuasaan Mataram Islam di Pulau Jawa. Saat itu kekuasaan Mataram Islam meliputi hampir seluruh Jawa dari Pasuruan sampai Cirebon. Sementara saat itu VOC telah menguasai beberapa wilayah seperti di Batavia. Selain itu, kehadiran VOC akan menghambat penyebaran agama Islam di Jawa yang dilakukan Sultan Agung. Sultan Agung memiliki prinsip untuk tidak penah bersedia berkompromi dengan VOC maupun penjajah lainnya. Namun serangan Mataram Islam terhadap VOC yang berkedudukan di Batavia mengalami kegagalan disebabkan tentara VOC membakar lumbung persediaan makanan pasukan kerajaan Mataram Islam. Tak hanya di bidang politik dan militer, Sultan Agung juga mencurahkan perhatiannya pada bidang ekonomi dan kebudayaan. Upaya yang dilakukan Sultan Agung antara lain memindahkan penduduk Jawa Tengah ke Karawang, Jawa Barat, di mana terdapat sawah dan ladang yang luas dan subur. Sultan Agung juga meneruskan pendahulunya untuk meletakan dasar perkembangan Mataram Islam dengan memberikan pengajaran dan pendidikan kepada rakyat Mataram Islam. Karena itu, pada masa pemerintahannya, dia menempatkan ulama dengan kedudukan terhormat, yaitu sebagai pejabat anggota Dewan Parampara (Penasihat tinggi kerajaan). Dalam struktur pemerintahan kerajaan, dia mendirikan Lembaga Mahkamah Agama Islam, dan gelar raja-raja di Mataram Islam meliputi raja Pandita. Artinya di samping sebagai penguasa, raja juga sebagai kepala pemerintahan dan kepala agama (Islam). Sultan Agung juga berusaha menyesuaikan unsur-unsur kebudayaan Indonesia asli dengan Hindu dan Islam. Misalnya grebeg disesuaikan dengan Hari Raya Idul Fitri dan kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang saat ini dikenal sebagai garebeg Puasa dan Grebeg Maulud. Penanggalan tahun saka dan kitab filsafat Sastra Gendhing juga ditulis Sultan Agung Sultan menjadi sebagai tuntunan hidup trah Mataram. Di bidang kebudayaan, Sultan Agung mengubah perhitungan peredaran matahari ke perhitungan peredaran bulan. Berkat semua yang dilakukannya dalam memajukan agama dan kebudayaan Islam, Sultan Agung pun mendapatkan gelar Susuhunan (Sunan) yang selama ini diberikan kepada Wali. Di lingkungan keraton Mataram Islam, Sultan Agung menetapkan pemakaian bahasa Bagongan yang harus dipakai oleh para bangsawan dan pejabat demi untuk menghilangkan kesenjangan satu sama lain. Kebijakan ini diharapkan dapat terciptanya rasa persatuan di antara penghuni istana. Ketika dia merasa ajalnya sudah dekat, menjelang 1645 Sultan Agung membangun Astana Imogiri sebagai pusat pemakaman keluarga raja-raja Kesultanan Mataram. Dia menjadi yang pertama. Sesuai dengan wasiatnya, Sultan Agung yang meninggal dunia tahun 1645 digantikan oleh putranya yang bernama Raden Mas Sayidin sebagai raja Mataram. Baca Juga : .

Read More

Upaya Penyelamatan Anak-anak Gaza dari Ancaman Polio

Gaza — 1miliarsantri.net : Uni Eropa mendesak agar segera diadakan gencatan senjata untuk memungkinkan vaksinasi polio bagi semua anak di Jalur Gaza. Seruan ini muncul setelah kasus pertama penyakit tersebut ditemukan di wilayah itu dalam 25 tahun terakhir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF berencana melakukan dua kampanye vaksinasi di seluruh wilayah Gaza dalam beberapa minggu mendatang. Mereka akan memberikan vaksin oral melawan poliovirus tipe 2 (cVDPV2) kepada lebih dari 640.000 anak. Josep Borrell, pejabat tinggi Uni Eropa, menyatakan bahwa komitmen semua pihak terhadap gencatan senjata sangat penting untuk kelancaran kampanye vaksinasi ini. Ia menekankan pentingnya mencegah wabah di tengah populasi yang sudah melemah akibat konflik berkepanjangan, kekurangan gizi, dan kondisi sanitasi yang buruk. Sebagian besar dari 2,4 juta warga Palestina di Gaza, dengan sekitar setengahnya adalah anak-anak, telah mengungsi dan terpaksa tinggal di wilayah yang semakin sempit. PBB dan organisasi non-pemerintah lainnya telah memperingatkan tentang memburuknya situasi kesehatan di Gaza. Genangan air, tumpukan puing dan sampah, suhu musim panas yang tinggi, serta kepadatan penduduk menciptakan kondisi yang sempurna bagi penyebaran wabah. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Lebih dari 3.000 Orang Menjadi Mualaf di Uni Emirat Arab

Riyadh — 1miliarsantri.net : Lebih dari 3.000 penduduk dan pengunjung di Uni Emirat Arab (UEA) memeluk Islam di paruh pertama 2024. Statistik mengejutkan tersebut disampaikan oleh Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal di Dubai, yang diwakili oleh Pusat Kebudayaan Islam Mohammed Bin Rashid. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan akan minat pada agama Islam dan upaya yang dilakukan untuk mengenalkan ajaran-ajaran Islam pada masyarakat. “Lebih dari 3.000 orang memeluk Islam menandakan keberhasilan upaya kami dalam mempromosikan pesan toleransi dan pemahaman yang disampaikan oleh agama mulia kami,” terang Direktur Eksekutif Sektor Urusan Islam, Dr Omar Mohammed Al Khateeb, seperti dikutip dari Gulf Today, Sabtu (31/8/2024). Omar Mohammed menambahkan, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik namun mewakili transformasi dalam kehidupan masyarakat dan keinginan mereka untuk mengadopsi nilai-nilai perdamaian dan cinta kasih. “Di Pusat Kebudayaan Islam Mohammed Bin Rashid, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada semua mualaf baru melalui program pendidikan komprehensif yang dirancang untuk menawarkan pemahaman Islam yang mendalam dan menyeluruh. Kami juga berdedikasi untuk memfasilitasi adaptasi dan integrasi mereka. ke masyarakat dengan menyediakan sumber daya dan bimbingan yang diperlukan.” sambungnya. Omar mencatat bahwa Pusat Kebudayaan Islam Mohammed Bin Rashid terus melakukan serangkaian inisiatif dan acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran beragama dan mendorong keterlibatan positif dengan masyarakat. Selain itu, ia memberikan dukungan dan bimbingan kepada individu yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang Islam. Pendekatan ini selaras dengan visi Dubai untuk mempromosikan nilai-nilai toleransi dan keragaman budaya serta mencerminkan upaya berkelanjutan emirat untuk membangun komunitas yang beragam dan saling berhubungan. (dul) Baca juga :

Read More

Kemenag Bahas Kurikulum Pondok Pesantren Eks Jamaah Islamiyah

Jakarta — 1miliarsamtri.net : Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kurikulum Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Jamaah Islamiyah. FGD berlangsung di Jakarta dan diikuti perwakilan eks Jamaah Islamiyah, perwakilan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, sejumlah akademisi, jajaran Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD POntren), widyaiswara, dan utusan dari Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah. Hadir sebagai narasumber, Staf Khusus Menteri Agama Nuruzzaman. Selaku fasilitator, koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Wahid. Direktur PD Pontren Basnang Said mengatakan, kurikulum baru diperlukan dalam rangka menciptakan santri-santriwati generasi muda yang mencintai NKRI. “Tujuannya adalah dalam rangka meluruskan pembelajaran pendidikan agama di pondok pesanten yang eks-eks Jamaah Islamiyah yang selama ini dianggap melenceng dari semangat NKRI. Dengan penyusunan kurikulum nanti ini, kita akan menyampaikan poin-poin penting apa yang kira-kira sebaiknya diajarkan oleh para pengasuh pesantren bagi santri-santri kita,” terang Basnang di Jakarta, Sabtu (31/8/2024). Basnang berharap FGD dapat merumuskan kurikulum yang baik untuk diajarkan di setiap pesantren yang terafiliasi JI. Kurikulum yang diajarkan itu senafas dengan kurikulum yang selama ini diajarkan di pondok-pondok pesantren milik Nahdlatul Ulama atau Muhammadiyah atau ormas lainnya. Selain kurikulum, lanjut Basnang, pengasuh pesantren eks Jamaah Islamiyah juga menjadi fokus perharian Kementerian Agama. Sebab, kurikulum yang dirumuskan juga harus dipastikan dapat diimplementasikan secara optimal. “Makanya ini nanti kita akan cek semuanya, siapa pengasuhnya, latar belakang pendidikannya apa, kalau pernah berlatar belakang kelompok- kelompok kanan bisa kita gembleng kembali supaya kembali ke wadah NKRI,” ungkapnya. Kemenag saat ini belum mengetahui secara persis jumlah data pesantren yang terafiliasi JI. Data tersebut masih dihimpun dan dihitung. Basnang memperkirakan jumlahnya ada puluhan. Jika ada pesantren yang belum berizin, itu akan diproses agar bisa mendapatkan izin resmi. “Setelah kemudian kira-kira pesantren itu kami ada dapatkan datanya, maka selanjutnya kami akan menglist mengecek di data Kementerian Agama. Yang belum berizin nanti tentu kami akan mengkoordinasikan dengan Kementerian Agama (tingkat) kabupaten kota dan provinsi,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Petinju Inggris Ditinggal Sponsornya Ketika Mengucap Syahadat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Petinju profesional Inggris, Jake Henty baru-baru ini membagikan kisahnya yang menyentuh hati tentang perpindahan agamanya ke Islam. Melalui sebuah podcast, Jake Henty mengungkapkan tantangan yang dihadapi usai menjadi seorang mualaf. “Islam sangat membantu dalam tinju, dari ajaran kedisiplinannya. Sebelum bertanding aku selalu shalat dan itu membuatku lebih percaya diri. Aku berusaha semampuku dan menyerahkan semuanya pada Allah,” terang Jake dalam podcast Da Bridge Official, dikutip Sabtu (31/8/2024). Dalam pengakuannya, petinju yang berasal dari Sidcup, Kent, Inggris ini kehilangan sponsor setelah memeluk Islam. Meski begitu Jake tetap berkomitmen pada keyakinan barunya itu. “Saya belum pernah mendapatkan cinta dan dukungan sebesar ini ketika saya menjadi seorang Muslim.” kata Jake dikutip dari MM News. Petinju muda ini memiliki karir amatir yang luar biasa sebelum menjadi seorang profesional. Ia menandatangani kontrak dengan Frank Warren dan Queensberry Promotions. Sebagai kelas welter super, Jake memenangkan tiga gelar nasional dan mewakili Inggris di kompetisi internasional selama lima tahun, mengumpulkan rekor mengesankan yaitu 50 pertarungan dengan hanya lima kekalahan. Sebelum Jake Henty, petinju Amerika Gervonta ‘Tank’ Davis juga masuk Islam du awal tahun ini. Mantan juara dunia tiga divisi berusia 29 tahun itu berpindah agama dari agama Kristen dan masih memiliki tato salib di lengan kanannya. Selain penghargaan tinju, Davis juga dikenal atas kerja amalnya. (Iin) Baca juga :

Read More

Berikut 7 Amalan Sederhana Ganjarannya Rumah di Surga

Jakarta — 1miliarsantri.net : Setiap Muslim tentu mengharapkan keberkahan, kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Salah satu yang diharapkan setiap Muslim adalah memiliki rumah di akhirat kelak. Tahukah Anda bila ada beberapa amalan sederhana yang Allah Ta’ala janjikan kavling rumah di surga kelak? Berikut 7 amalan untuk mem-booking rumah atau istana di surga Membangun masjid memiliki keutamaan sendiri dalam Islam. Setiap Muslim yang mendirikan atau membantu pembangunan masjid maka ganjarannya adalah dibangunkan masjid di surga kelak. “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah) Pendakwah Ustaz Abdul Somad mengatakan ada amalan yang mampu membooking satu tempat di surga, bila dikerjakan secara rutin. “Siapa yang salat 12 rakaat dibangunkan untuknya satu tempat di surga,” kata UAS dalam penggalangan ceramahnya di kanal Tamansurga.net, dikutip Rabu (28/8/2024). UAS mengutip sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat muslim, “Barang siapa yang salat 12 rakaat di dalam sehari semalam maka dibangunkan baginya sebuah rumah di dalam surga.” (HR Muslim nomor 728). “Booking tempat dengan salat sunnah Rawatib 12 rakaat, dua rakaat sebelum Subuh, empat rakaat Dzuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dan dua rakaat setelah Isya,” ujarnya. عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَهُوَ بَاطِلٌ بُنِيَ لَهُ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ وَمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَهُوَ مُحِقٌّ بُنِيَ لَهُ فِي وَسَطِهَا وَمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ بُنِيَ لَهُ فِي أَعْلَاهَا وَهَذَا الْحَدِيثُ حَدِيثٌ حَسَنٌ Artinya: Dari Anas bin Malik, ia berkata; Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang meninggalkan berbohong (dan berbohong pada waktu itu sesuatu yang tidak dibenarkan) maka akan dibangunkan untuknya rumah di sekitar surga, barangsiapa yang meninggalkan perdebatan (sedang dia orang yang berhak untuk berdebat) maka akan dibangunkan untuknya rumah di tengah surga, dan barangsiapa yang memperbagus akhlaknya maka akan dibangunkan rumah untuknya di bagian yang paling atas.” “Barang siapa yang menutupi suatu celah (dalam shaf), niscaya Allah akan mengangkat derajatnya karena hal tersebut dan akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di dalam surga.” (HR. Al-Muhamili dalam Al-Amali, 2: 36. Disebutkan dalam Ash-Shahihah, no. 1892) Dari Fadhalah bin ‘Ubaid radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَنَا زَعِيمٌ وَالزَّعِيمُ الْحَمِيلُ لِمَنْ آمَنَ بِي وَأَسْلَمَ وَهَاجَرَ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ وَأَنَا زَعِيمٌ لِمَنْ آمَنَ بِي وَأَسْلَمَ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى غُرَفِ الْجَنَّةِ مَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَلَمْ يَدَعْ لِلْخَيْرِ مَطْلَبًا وَلَا مِنْ الشَّرِّ مَهْرَبًا يَمُوتُ حَيْثُ شَاءَ أَنْ يَمُوتَ “Aku menjamin orang yang beriman kepadaku, masuk islam dan berhijrah dengan sebuah rumah di pinggir surga, di tengah surga, dan surga yang paling tingggi. Aku menjamin orang yang beriman kepadaku, masuk Islam dan berjihad dengan rumah di pinggir surga, di tengah surga dan di surga yang paling tinggi. Barangsiapa yang melakukan itu, maka ia tidak membiarkan satu pun kebaikan, dan ia lari dari setiap keburukan, ia pun akan meninggal, di mana saja Allah kehendaki untuk meninggal.” (HR. An-Nasa’i, no. 3135. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan) Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang shalat Dhuha empat raka’at dan shalat sebelum Zhuhur empat raka’at, maka dibangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Ath-Thabrani). Rasulullah SAW pernah bersabda, “Siapa yang membaca qul huwallahu ahad sampai ia merampungkannya (surat Al-Ikhlas) sebanyak sepuluh kali, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Ahmad). (yan) Baca juga :

Read More

PBB Berjuang Kirim Bantuan di Tengah Evakuasi Massal

Gaza — 1miliarsantri.net : Operasi bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jalur Gaza terus berlanjut pada hari Selasa, sehari setelah seorang pejabat senior PBB mengatakan upaya kemanusiaan telah terhenti karena perintah evakuasi baru Israel memaksa penutupan pusat operasi utama PBB. Juru bicara PBB Stephane Dujarric tampak meredakan pernyataan pejabat PBB tersebut, yang berbicara pada hari Senin dengan syarat anonim. Ketika ditanya apakah kondisi di Gaza telah menyebabkan penghentian pengiriman bantuan PBB pada hari Senin, Dujarric mengatakan kepada wartawan: “Kondisi di Gaza kemarin membuat pekerjaan kami sangat, sangat sulit.” “Kami melakukan apa yang kami bisa dengan apa yang kami miliki. Kami telah mengatakan sejak awal – ini adalah pengiriman bantuan dengan memanfaatkan setiap peluang, mengisi setiap celah yang bisa kami isi. Jadi setiap situasi dinilai hari demi hari, jam demi jam,” ungkapnya. Kepala keamanan PBB Gilles Michaud mengatakan pada hari Selasa bahwa selama akhir pekan, militer Israel hanya memberi peringatan beberapa jam kepada lebih dari 200 personel PBB untuk pindah dari kantor dan tempat tinggal mereka di Deir Al-Balah di Gaza tengah. Dia mengatakan “waktunya tidak bisa lebih buruk lagi” dengan kampanye vaksinasi polio besar-besaran yang akan segera dimulai yang membutuhkan sejumlah besar staf PBB untuk masuk ke Gaza. “PBB bertekad untuk tetap berada di Gaza,” katanya dalam sebuah pernyataan. Pengiriman bantuan kemanusiaan terus berlanjut – sebuah prestasi luar biasa mengingat kami beroperasi di batas teratas risiko yang dapat ditoleransi,” sambungnya. International Rescue Committee mengatakan pada hari Selasa bahwa perintah evakuasi baru oleh Israel telah memaksa mereka dan kelompok kemanusiaan lainnya untuk “menghentikan operasi bantuan, selama situasi yang sudah gawat bagi warga sipil.” “Sangat penting agar para aktor kemanusiaan dapat melanjutkan pekerjaan mereka, tanpa ancaman dari pengungsian atau operasi militer. Kami mendesak semua pihak untuk melindungi warga sipil dan memfasilitasi akses kemanusiaan setiap saat,” tulis organisasi tersebut di X. Perang saat ini di wilayah Palestina dimulai pada 7 Oktober 2023, ketika gerilyawan Hamas menyerbu komunitas Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik sekitar 250 sandera, menurut hitungan Israel. Sejak saat itu, militer Israel telah meratakan sebagian besar wilayah Palestina, mengusir hampir seluruh 2,3 juta penduduknya dari rumah mereka, menimbulkan kelaparan dan penyakit yang mematikan serta menewaskan setidaknya 40.000 orang, menurut otoritas kesehatan Palestina. Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB mengatakan pada hari Selasa bahwa penduduk Gaza semakin diperintahkan oleh Israel “untuk berkumpul di dalam zona yang ditentukan Israel di Al Mawasi, yang hanya mencakup sekitar 41 kilometer persegi atau sekitar 11 persen dari total luas Gaza.” Kantor tersebut mengatakan kepadatan penduduk, dengan kepadatan 30.000 hingga 34.000 individu per kilometer persegi (77.000 hingga 87.000 per mil persegi), telah memperburuk kekurangan sumber daya penting seperti air, sanitasi dan perlengkapan kebersihan, layanan kesehatan, perlindungan dan tempat tinggal. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Debat Kiai Imaduddin Versus Rabithah akan Berlangsung

Jakarta — 1miliarsantri.net : Rabithah Alawiyah akan menggelar acara debat terkait soal nasab habaib di Indonesia pada 9 September 2024. Acara tersebut akan menghadirkan KH Imaduddin Utsman, pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum yang dikenal mengkritisi sistem pencatatan keturunan Nabi Muhammad dari jalur alawiyyin (Ba’lawi) di Indonesia. Dari sisi Rabithah, Ketua Maktab Daimi (lembaga otonom mengenai pencatatan nasab), Habib Syaikhon bin Abdulqodir Assegaf juga akan dihadirkan dalam debat tersebut. Dalam diskusi nantinya akan membedah serta menjawab tulisan Kiai Imad yang “Membatalkan nasab Baalawi”. Acara diskusi yang mengangkat tema “Keabsahan Nasab Ba’alawi“ tersebut akan digelar di Kantor DPP Rabithah Alawiyah Jakarta pada 9 September 2024 mendatang. Rabithah Alawiyah pun sudah secara resmi mengundang KH Imaduddin Utsman untuk menghadiri diskusi atau debat soal nasab habaib di Indonesia. Hal ini diumumkan secara resmi melalui akun resmi media sosial organisasi dakwah tersebut. Dalam video yang diunggah akun instagram @Rabithah_Alawiyah tampak perwakilan dari Rabithah Alawiyah, Hamdy bin Alwy Assegaf mendatangi langsung lokasi Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum yang berlokasi di Kampung Cempaka, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (23/8/2024). Rabithah pun sudah merilis informasi berupa tata tertib yang harus dipatuhi oleh semua pihak dalam acara debat pada 9 September. Baca juga :

Read More