Sayyidina Ali bin Abi Thalib: Balasan Orang yang Bersedekah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kisah ini diriwayatkan oleh Ja’far bin Muhammad, dengan sanad dari ayah dan kakeknya. Suatu hari, kakek Ja’far, Sayyidina Ali bin Abi Thalib pulang ke rumahnya setelah bersilaturahmi dengan Rasulullah. Di rumah, ia mendapati istrinya, Sayyidah Fathimah, sedang memintal benang, sementara Salman al-Farisi duduk di depannya, membantu menggelar wol. “Wahai istri tercinta, adakah makanan yang bisa kau berikan pada suamimu?” tanya Ali. “Demi Allah, aku tidak punya apapun, kecuali enam dirham dari Salman karena aku memintal wol untuknya,” jawab Fathimah. “Uang ini sebenarnya ingin aku belikan makanan untuk Hasan dan Husain.” Ali meminta uang tersebut dan bergegas keluar untuk membeli makanan. Namun, di jalan ia bertemu seorang laki-laki yang meminta bantuan. “Siapa yang mau memberikan pinjaman karena Allah yang Maha Menguasai dan Mencukupi?” ujar seorang laki-laki. Tanpa ragu, Ali menyerahkan enam dirhamnya. Ketika kembali tanpa membawa makanan, Fathimah menangis, tetapi ia menerima tindakan Ali dengan ikhlas. Ali pun keluar lagi, kali ini untuk menemui Rasulullah. Di jalan, ia bertemu dengan seorang Badui yang menawarkan unta. “Beli unta ini dariku,” kata Badui. “Aku tak punya uang,” jawab Ali. “Tidak apa-apa, kau bisa bayar nanti. Harganya seratus dirham,” kata si Badui.

Read More

Wapres RI Serukan Pengakuan Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia telah menyerukan kepada negara-negara Asia Timur untuk secara resmi mengakui negara Palestina dan mendesak komunitas internasional untuk menjunjung tinggi hukum internasional serta prinsip-prinsip kemanusiaan, demikian dilaporkan media pemerintah pada hari Jumat. Dalam pidatonya di KTT Asia Timur di Laos, Wakil Presiden Ma’ruf Amin memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi hukum internasional bisa memicu munculnya konflik-konflik baru. “Sebagai pemimpin, kita harus mengambil sikap dan berpihak pada hukum internasional dan kemanusiaan. Jangan pilih-pilih dalam menerapkan hukum internasional. Jika ini terus berlanjut, saya khawatir banyak konflik baru akan muncul,” tukas Wapres Ma’ruf Amin. Amin juga mendesak negara-negara yang belum mengakui Palestina untuk segera melakukannya, menekankan pentingnya penghormatan universal terhadap hukum internasional tanpa pengecualian. Saat ini, 146 negara mengakui negara Palestina, dengan penambahan terbaru termasuk Spanyol, Norwegia, Irlandia, dan beberapa negara Karibia.

Read More

Kemenag Resmikan UIN Siber Syekh Nurjati

Jakarta. — 1miliarsantri.net : Sebuah inovasi menarik dilakukan Kementerian Agama. Untuk memberikan kemudahan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, para santri, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, kini Kementerian Agama mendirikan UIN Siber Syekh Nurjati di Cirebon. “Ini menjadi solusi bagi santri dengan akses terbatas untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, karena kuliahnya bisa dilakukan jarak jauh melalui online,” ungkap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Kamis (17/10/2024). Menag menambahkan, Kementerian Agama terus berinovasi, salah satunya dengan mendirikan UIN Siber Syekh Nurjati di Cirebon sebagai Cyber Islamic University pertama di indonesia. “Ini tentu pula menjadi afirmasi yang luar biasa untuk para santri yang tidak memiliki akses dan biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya. Cyber Islamic University dirancang untuk menyediakan pendidikan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses. Dengan konsep pendidikan jarak jauh, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dari mana saja, termasuk wilayah pelosok yang sulit dijangkau. Program ini menjadi jawaban atas tantangan pemerataan pendidikan di Indonesia. “Mereka bisa belajar dan meningkatkan keilmuannya melalui UIN Siber Syekh Nurjati tanpa harus datang ke kampus, bisa belajar di rumah dengan biaya yang ringan, bahkan mendapatkan beasiswa,” lanjut Menag.

Read More

Cicak Masuk Rumah? Ini Pesan Spiritual dari Ustaz Adi Hidayat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Banyak orang merasa terganggu dengan kehadiran cicak di rumah mereka. Namun, seorang ulama terkemuka, Ustadz Adi Hidayat, melihat fenomena ini dari sudut pandang yang berbeda. Dalam ceramahnya yang viral di media sosial, beliau mengajak umat Islam untuk memaknai keberadaan cicak sebagai bentuk ujian dan hikmah dari Allah SWT. “Setiap makhluk ciptaan Allah memiliki tujuan,” tukas Ustadz Adi Hidayat. Beliau menjelaskan bahwa kehadiran cicak di rumah bisa dilihat dari tiga perspektif utama. Pertama, cicak bisa menjadi ujian kesabaran bagi penghuni rumah. Allah ingin melihat bagaimana kita mengatasi gangguan kecil ini dengan bijaksana. Cicak bisa menjadi indikator kebersihan rumah. Kehadiran cicak mungkin menandakan ada area yang perlu lebih diperhatikan kebersihannya. Yang ketiga dan mungkin paling menarik, Ustadz Adi menghubungkan keberadaan cicak dengan sejarah para nabi. Beliau menceritakan kisah Nabi Ibrahim yang dibakar oleh Raja Namrud, di mana cicak disebut-sebut ikut meniup api agar semakin besar. “Inilah mengapa Rasulullah Muhammad SAW menyebut cicak sebagai ‘penjahat kecil’,” lanjut Ustadz Adi. Meski demikian, Ustadz Adi tidak menganjurkan pembunuhan cicak secara sembarangan. Jika cicak mengganggu, lebih baik perbanyak istighfar,” sarannya. Beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan rumah sebagai langkah preventif.

Read More

Presiden Kuba Pimpin Aksi Bela Palestina

Havana — 1miliarsantri.net : Sebanyak 10 ribu orang berunjuk rasa di Havana untuk mendukung warga Palestina untuk menuntut pengakhiran agresi Israel. Mereka menyuarakan dalam sebuah aksi yang dipelopori oleh Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, menurut seorang koresponden Sputnik. “Lawan genosida di Gaza dan Lebanon, lawan upaya Israel untuk memusnahkan rakyat Palestina yang mulia, lawan impunitas kekaisaran bagi para pelaku genosida. Kuba menyampaikan tuntutan bersejarah kami, ‘Tolak filosofi penjajahan, dan filosofi perang akan berhenti,” tulis Diaz-Canel dalam unggahan di platform X. Selain presiden, aksi yang dihadiri 10 ribu orang tersebut juga dihadiri oleh Perdana Menteri Kuba Manuel Marrero dan Ketua Parlemen Esteban Lazo, serta para menteri dan pejabat tinggi pemerintah lainnya. Para peserta aksi berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Havana, sambil mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan “Bebaskan Palestina,” lapor koresponden Sputnik. “Kuba dan seluruh dunia menuntut pengakhiran genosida, yang tidak mungkin terjadi tanpa dukungan Pemerintah AS, dan hal ini harus diakui dan dikutuk. Tanpa dukungan AS, tidak akan pernah ada impunitas terhadap pembantaian masyarakat, anak-anak, perempuan dan para lansia serta penghancuran rumah sakit,” kata ketua Institut Persahabatan Kuba dengan Rakyat, Fernando Gonzalez, kepada Sputnik. Gonzalez meyakini bahwa AS mendorong Israel untuk “menginternasionalisasi genosida di Jalur Gaza yang sudah meluas ke Lebanon dan wilayah lain.”

Read More

Lima Orang Pekerja Migran Asal Jabar di Lebanon Telah Dievakuasi

Bandung — 1miliarsantri.net : Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat mengungkapkan sebanyak lima orang pekerja migran Indonesia yang berada di Lebanon telah dievakuasi. Mereka telah kembali ke Indonesia sejak tanggal 7 Oktober lalu. “Kita mendapat informasi juga sudah kita fasilitasi tahap pertama ada lima di Jabar (kembali),” terang Kombes Pol Mulia Nugraha Kepala BP3MI Jabar, Rabu (16/10/2024). Selanjutnya, ia menuturkan telah mendapatkan informasi dari pemerintah pusat bahwa terdapat 100 orang Indonesia di Lebanon akan dievakuasi kembali. Namun, pihaknya belum memastikan jumlah pekerja migran asal Jabar. “Yang lima sudah pulang sejak 7 Oktober, kondisinya sehat,” kata dia. Sebelumnya, pasukan Israel menembaki markas besar UNIFIL di Lebanon selatan, melukai dua pasukan penjaga perdamaian Indonesia.

Read More

Anak Bisa Lakukan Amalan untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sebagai anak pastinya ingin terus berbakti kepada kedua orangtua. Rasa ingin membahagiakan orangtua semasa hidupnya, bahkan melakukan amalan untuk orangtua yang sudah meninggal. Tujuan utama dari melakukan amalan tersebut adalah menjadi sumber pahala yang terus mengalir bagi kedua orangtua yang telah meninggal dunia. Rasulullah bersabda, “Apabila seorang telah meninggal dunia, maka seluruh amalnya terputus kecuali tiga yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” (HR Muslim: 1631). Dari hadist di atas maka bisa dimaknai bahwa amal-amal tersebut tetap dapat menjadi sumber pahala yang terus mengalir bagi orang yang sudah meninggal, terutama melalui doa dan kebaikan seorang anak yang shalih. Jadi sebagai anak kita tetap bisa berbakti kepada orangtua meskipun keduanya telah meninggal dunia. Yaitu dengan mengirimkan pahala melalui beberapa amalan yang kita lakukan. Berikut ini amalan yang bisa dilakukan: Dalam hadits lain disebutkan, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya yang paling baik dari makanan seseorang adalah hasil jerih payahnya sendiri. Dan anak merupakan hasil jerih payah orangtua.” (HR Abu Daud: 3528, Tirmidzi: 1358 dan Ibnu Majah: 2290).

Read More

Apakah Nabi-Nabi Sebelum Rasulullah SAW Beragama Islam?

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rasulullah Muhammad SAW memiliki hubungan yang kuat dengan semua Nabi yang diutus sebelumnya. Beliau menyampaikan pesan yang sama dan memimpin jalan yang sama seperti nabi sebelumnya, mulai dari Nabi Adam sampai Nabi Isa. Beliau adalah mata rantai terakhir dalam rantai para Nabi yang diberkahi. Hubungan ini sangat ditekankan baik dalam Alquran maupun biografi Nabi sebagai ikatan misi bersama, cinta, dan rasa hormat. Alquran menjelaskan dengan jelas bahwa pesan Nabi bukanlah hal baru bagi umat manusia: Allah SWT berfirman: قُلْ مَا كُنْتُ بِدْعًا مِّنَ الرُّسُلِ وَمَآ اَدْرِيْ مَا يُفْعَلُ بِيْ وَلَا بِكُمْۗ اِنْ اَتَّبِعُ اِلَّا مَا يُوْحٰٓى اِلَيَّ وَمَآ اَنَا۠ اِلَّا نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara para rasul dan aku tidak tahu apa yang akan diperbuat (Allah) kepadaku dan kepadamu. Aku hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan.” (QS Al-Ahqaf [46]:9) Di sini, menurut Imam Ar-Razi, Nabi bersabda: “Aku hanyalah seorang manusia seperti halnya semua pembawa pesan Tuhan yang mendahuluiku”. Artinya, inti pesan semua Nabi sejak Adam sampai Muhammad SAW adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Keesaan Tuhan. Pesan ini pun secara efektif dirangkum dalam kata bahasa Arab, yaitu “Islam”, yang secara harfiah berarti penyerahan diri. Alquran juga menyatakan bahwa satu-satunya jalan hidup yang diterima dan diridhai Allah adalah ‘berserah diri kepada-Nya’: اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِسْلَامُ Artinya: “Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah ialah Islam.” (Ali Imran [3]:19) Ayat ini dengan jelas menyatakan bahwa Islam adalah jalan hidup yang diterima Allah dari umat-Nya. Dalam ayat-ayat lain, Alquran menegaskan bahwa Islam adalah risalah yang dibawa oleh setiap Nabi. Allah SWT berfirman: وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا نُوْحِيْٓ اِلَيْهِ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدُوْنِ Artinya: “Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Nabi Muhammad), melainkan Kami mewahyukan kepadanya bahwa tidak ada tuhan selain Aku. Maka, sembahlah Aku”. (QS Al-Anbiya’ [21]:25) Nabi Nuh, misalnya, berkata: يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗۗ اِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ “Wahai kaumku, sembahlah Allah (karena) tidak ada tuhan bagi kamu selain Dia.” Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah) aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (hari Kiamat). (QS Al-A‘raf [7]:59) Nabi Nuh juga dengan lugas menyatakan bahwa dia adalah seorang Muslim:

Read More

Bertemu Anak Yatimnya di Palestina, Orang Tua Asuh Hanya Bisa Berderai Air Mata

Bandung — 1miliarsantri.net : Yayasan Amanah Kemanusiaan Global (Amal) berhasil menyelenggarakan pertemuan virtual (Zoom Meeting) antara orang tua asuh dengan anak yatim asuhannya di Palestina pada Kamis (9/10/2024). Pada kesempatan tersebut hadir sekitar 50 orang tua asuh yang dipertemukan dengan 20 anak yatim Palestina. Suasana haru langsung terasa ketika satu per satu orang tua asuh berkomunikasi secara daring. Membuka Zoom Meeting, Ust. Ridwan Kamaludin, S.Hum selaku Ketua Yayasan AMAL dan mutarjim menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh orang tua asuh yang telah setia menyantuni anak-anak yatimnya di Palestina.Beberapa orang tua asuh bahkan sudah menyantuni anak yatimnya sejak tahun 2017. Pada kesempatan itu pula, Ustadz Ridwan menyampaikan permohonan maafnya terkait acara Zoom Meeting yang sempat tertunda karena alasan keamanan. Seperti kita ketahui, saat ini eskalasi perang di Palestina terus meningkat, terlebih dengan bergabungnya Iran memerangi Israel. Meski Tepi Barat tempat anak-anak yatim Palestina melakukan Zoom Meeting berjarak 75 KM dari Tel Aviv, namun suara dentuman roket-roket yang dilancarkan dari Iran ke Ibu Kota Israel tersebut. Salah satu orang tua asuh yang hadir adalah Ibu Rislina perwakilan dari komunitas umahat Lampung akhirnya dapat bertegur sapa dengan anak yatim yang diasuhnya yang bernama Ibrahem Sadi. Membuka percakapan, Ibu Rislina berderai air mata sambil menyampaikan pesan kepada Ibrahem. “Ibrahem yang sabar ya… Doa kami selalu panjatkan Ibrahem sekeluarga senantiasa aman dan selamat,” tuturnya. Ibu Rislina juga menyampaikan rasa bangganya dapat bertatap muka dan berinteraksi dengan Ibrahem, meski via Zoom. Dari mulutnya, Ibrahim yang berumur 8 tahun itu mengundang orang tua asuhnya untuk datang ke Palestina. Orang tua asuh lainnya adalah Ibu Asih Fatimah yang mengasuh dua anak yatim sekaligus, yaitu Kinda Salah (7 thn) dan Yousef Mahmoud (11 thn). Kepada keduanya, Ibu Asih berpesan agar mereka kuat, tabah, dan meneruskan perjuangan meraih kemerdekaan Palestina. Kepada AMAL, secara khusus Ibu Asih menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah menjadi jalan atau wasilah pertemuan daring antara beliau dan anak-anak asuhnya di Palestina. Sejak 2017, AMAL telah mengadakan program orang tua asih untuk anak-anak yatim di Palestina. Dalam situasi perang di Gaza, Ust. Ridwan mengakui bahwa AMAL belum dapat mengkonfirmasi keberadaan mereka saat ini, apakah telah syahid atau terluka terkena serangan roket-roket Israel. 20 anak yatim yang dihadirkan pada Zoom Meeting kali ini adalah anak-anak yatim di Tepi Barat yang masih dapat dikonfirmasi keberadaannya. Selain 20 anak yatim tersebut, tentu masih banyak anak-anak yatim Palestina yang membutuhkan bantuan.

Read More

Andrew Garfield ‘Spider-Man’ Berani Bela Palestina

New York — 1miliarsantri.net : Andrew Garfield, aktor terkenal pemeran Spider-Man, baru-baru ini menyuarakan dukungannya untuk rakyat Palestina di Gaza. Dalam sebuah podcast, Garfield menegaskan bahwa “hati dan energi kita” harus berpihak pada mereka yang menderita di tengah perang Israel-Hamas yang mematikan di Timur Tengah, serta “siapa pun yang menderita dan tertindas.” Komentar Garfield menjadi viral di media sosial pekan ini setelah ditayangkan dalam episode terbaru podcast “Happy Sad Confused” yang dipandu Josh Horowitz pada Kamis (10/10/2024). Garfield, yang saat ini sedang mempromosikan film drama romantisnya “We Live in Time” bersama Florence Pugh, melakukan perbincangan panjang dengan Horowitz di 92nd Street Y, New York. Ini bukan pertama kalinya Garfield menunjukkan dukungan untuk Palestina. Namun, minggu ini dia mempertegas sikapnya dengan menekankan simpatinya pada mereka yang terkena dampak konflik di Palestina. Menurut AP News, konflik terkini di Gaza merupakan fase paling mematikan bagi warga Palestina dalam sejarah perselisihan Israel-Palestina. Pada Agustus lalu, PBB melaporkan bahwa 40.000 warga Palestina telah tewas selama setahun terakhir, berdasarkan data dari kementerian kesehatan Gaza. Meski sukses di Hollywood, Garfield tetap peka terhadap isu-isu global. Dalam wawancara podcast Kamis lalu, Horowitz mengajukan pertanyaan terbuka tentang kebutuhan pribadi Garfield. Garfield menjawab dengan mendesak orang-orang untuk fokus pada penderitaan warga Palestina di Gaza, menyatakan bahwa kebahagiaan pribadinya sudah lebih dari cukup.

Read More