Rumah Tahfidz Opung mengucapkan ‘Selamat Idul Adha 1447H’
Kisah agung qurban bermula dari ujian berat yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim AS. Dalam mimpinya, beliau diperintahkan untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Dengan penuh keteguhan iman, Nabi Ibrahim menyampaikan perintah tersebut kepada anaknya, dan Nabi Ismail menjawab dengan penuh kepatuhan:
“Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”
(QS. Al-Qur’an Ash-Shaffat: 102)
Dari peristiwa inilah, umat Islam diajarkan bahwa qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, melainkan tentang kesediaan mengorbankan ego, kepentingan pribadi, serta menunjukkan kepatuhan penuh kepada Allah SWT.
Rasulullah ﷺ juga menegaskan keutamaan ibadah qurban. Dari Aisyah RA, Rasulullah bersabda:
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


