Sertifikat Halal Diterbitkan BPJPH Untuk 252.490 Pelaku Usaha Jatim
Surabaya — 1miliarsantri.net : Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) per 3 Januari 2024 telah menerbitkan 252.490 sertifikat halal untuk pelaku usaha di Jawa Timur (Jatim). Sekitar 98,52 persen di antaranya Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Menurut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, sertifikasi ini sangat penting bagi pelaku usaha untuk masuk ke dalam industri halal. Mengingat potensi pasar halal global terus tumbuh seiring dengan peningkatan permintaan produk halal di sektor makanan, fesyen, farmasi, kosmetik, pariwisata, media, rekreasi, serta keuangan syariah.
Khofifah juga terus mendorong percepatan pelaksanaan sertifikasi halal. Baik oleh BPJPH maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta lembaga lainnya.
“Jika proses sertifikasi halal dioptimalkan, maka produk-produk halal dari Jatim akan bisa memberikan support lebih signifikan bagi pemenuhan kebutuhan unggas tidak hanya pada saat musim haji tapi juga Umrah saat Ramadan,” terangnya kepada 1miliarsantri.net, Selasa (23/1/2024).
Sertifikasi halal adalah salah satu upaya untuk membawa Jatim menjadi pusat industri halal di Indonesia. Ia bahkan optimistis Jatim akan menjadi pusat Halal Value Chain (HVC) pada masa mendatang.
“Kami berupaya mendorong pembentukan pusat-pusat halal (Halal Center) yang berfungsi sebagai lembaga pendampingan halal bagi industri. Khususnya IKM dan lembaga yang menghasilkan rekomendasi teknologi dalam pengembangan industri halal,” imbuhnya.


