Kisah Para Dai 3T di Selat Nasik Belitung
Hal serupa juga disampaikan oleh pendakwah lainnya, Qoriza. Menurutnya, masyarakat sangat bersahabat dengan orang-orang yang baru datang.
Qoriza menyebut, ia telah menggelar kegiatan taklim, keremajaan, konsultasi keagamaan, hingga silaturahim ke berbagai desa.
“Kita memberikan taklim terhadap ibu-ibu majelis taklim, lalu kita bertemu masyarakat melakukan konsultasi keagamaan, dan juga bertemu remaja-remaja masjid untuk melaksanakan kegiatan masjid, dan kita bersilaturahim ke tiga desa untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan,” jelas Qoriza.
Sementara itu, menurut Qoriza, para Dai 3T berkomitmen untuk menyusun strategi manajemen kemasjidan, agar program yang digagas para dai dapat dilanjutkan masyarakat hingga masa yang akan datang.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


