Jelang Ramadhan Aksi Boikot Kurma Israel Diserukan ke Seluruh Negara Islam
Kampanye Solidaritas Palestina mengatakan sebagian besar kurma Medjool Israel ditanam di pemukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki oleh pemukim Israel. Para pegiat yang memerangi pendudukan Israel secara teratur memperingatkan masyarakat bahwa mereka harus memeriksa label asal kurma sebelum membeli.
Dampak ekonomi terhadap Israel bisa jadi cukup signifikan. Pangsa pasar Medjool yang dimiliki Israel sebesar 50 persen menjadikannya salah satu yang terbesar berdasarkan volume di dunia.
Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian Israel, nilai ekspor kurma saja dari Israel mencapai 338 juta dolar AS pada 2022 dibandingkan dengan ekspor buah-buahan lainnya senilai 432 juta dolar AS. Dalam upaya untuk melawan kampanye boikot, produsen Israel bekerja sama dengan beberapa pembeli untuk mengubah label pada produk mereka dalam upaya untuk mengaburkan asal muasal kurma tersebut.
Ekspor kurma ke Turki juga tercatat anjlok 50 persen pada Oktober 2023. Padahal pasar tersebut menyumbang sekitar 10 persen dari seluruh ekspor kurma dari Israel. (zul/AP)
Baca juga :
- PPDB 2027/2028 MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi Resmi Dibuka, Gratis SPP Bagi Yatim Segera Daftar!
- Sejarah TNI: Dari Perjuangan Kemerdekaan 1945 hingga HUT ke-81 Tahun 2026
- Doa dan Ikhtiar Membangun Pemahaman Agama Anak Sejak Dini, Bekal Generasi Saleh
- Resmi! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Baru Gantikan Jenderal Listyo Sigit
- 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila Menggugah Kesadaran Bangsa Akan Bahaya Laten Komunis
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


