Istilah dan Gambaran Santri Pesantren
Menghafal kan Al Qur’an dan mempertahankan hafalan agar tidak hilang dari pikiran dan hidup kita menjadi lebih tenang, nyaman, dan tertata dalam menghadapi suatu hal.
Ada pun hadist yang menjelaskan bahwa ” barang siapa membaca Al Qur’an kemudian mempelajarinya dan mengamalkannya. “Maka ia akan diberikan mahkota oleh Allah disurga kelak. Sinarnya lebih terang dari pancaran oleh seluruh makhluk hidup yang ada di sana”.
Hadist di atas membuat kita semakin membangun semangat, tekat, dan niat untuk berjuang demi mendapatkan mahkota untuk orang tua kita nanti di surga. Dengan kata lain, kita bisa mengungkapkan rasa terimakasih atas pengorbanan, jasa kedua orang tua dalam mendidik dan membiayai kita dalam menuntut ilmu di pesantren.
Jika seseorang yang khotmil Al Qur’an (selesai dalam menghafal Alquran) maka akan di turunkan nya Rahmat dari Allah SWT untuk para penghafal Al-Qur’an, sebagaimana dari ( H.R at- Thabrani dan Ibnu Abi Syaibah dari Mujahid) yang artinya: ” Apabila di khatamkan Al Qur’an, maka turunlah Rahmat Allah”.
Khatam Al Qur’an bukan berarti menghafal kan semua isi Al Qur’an di luar kepala tapi juga dapat diartikan bahwa Khatam Al Qur’an itu seseorang yang membaca semua isi Alquran.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


