Ghibah Itu Membahayakan: Ancaman Hilangnya Pahala Ibadah karena Lisan
Hal ini sejalan dengan hadits tentang orang yang bangkrut (muflis), di mana Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa orang yang bangkrut adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan pahala shalat, puasa, dan zakat, namun ia pernah mencaci, menuduh, memakan harta orang lain, dan menumpahkan darah. Maka pahala-pahalanya diberikan kepada orang-orang yang dizaliminya hingga habis, lalu dosa mereka dipikulkan kepadanya.
Renungan: Menjaga Lisan, Menjaga Pahala
Ghibah sering dianggap ringan karena hanya berupa ucapan. Padahal, dampaknya sangat berat. Ia bukan hanya melukai kehormatan sesama, tetapi juga dapat memindahkan pahala kebaikan kita kepada orang yang kita gunjing.
Lisan yang tidak dijaga bisa menjadi sebab bangkrutnya amal di akhirat. Karena itu, menjaga ucapan adalah bagian dari menjaga ibadah.
Semoga Allah menjaga lisan kita dari perkataan yang sia-sia, dari ghibah yang membinasakan pahala, serta menjadikan kita hamba-hamba yang selamat dunia dan akhirat. Aamiin.**
Pondok Aren
Kamis, 19 Februari 2026
01 Ramadhan 1447 H
Sumber : WAG Manajemen Masjid Umat Sejahtera (Pemosting : Abdul Syukur)
Foto : Gambar ilustrasi
Editor : Thamrin Humris
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


