Penjelasan Terkait Suara Wanita Termasuk Aurat atau Tidak

Jakarta — 1miliarsantri.net : Terkait persoalan apakah suara wanita itu termasuk aurat atau tidak. Ustadzah Aini Aryani Lc memberikan penjelasan tentang apakah suara wanita itu termasuk aurat atau tidak. Penjelasannya didasarkan pada pendapat ulama. Istri Pendiri Rumah Fiqih Indonesia ini mengatakan, banyak kalangan ulama berbeda pendapat mengenai hukum suara wanita itu termasuk aurat atau tidak. “Jumhur atau mayoritas ulama berpendapat bahwa suara wanita bukanlah aurat,” jelasnya kepada 1miliarsantri.net, Senin (23/10/2023). Ustadzah Aini kemudian mengutip hadist yang berbunyi ‘Shautul mar’ah aurah’ (suara wanita adalah aurat). Dia menyatakan, itu bukanlah hadits shahih. Sebagian ulama berpendapat hadits ini dhaif (lemah). Sebagian lagi menyebutnya hadits maudhu (palsu). Imam Nawawi dalam ‘Raudhatut Thalibin’ menyampaikan, pada dasarnya suara wanita bukan aurat. Namun, hukumnya bisa berubah dalam keadaan di mana ditakutkan menimbulkan fitnah, atau sesuatu yang dapat mengganggu kekhusyuan dalam beribadah. Ibrahim al-Marwidzi juga sependapat dengan Imam Nawawi dalam hal itu. Namun beliau juga menyampaikan, wanita hendaknya tidak melantangkan suaranya dalam berbicara sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Ahzab Ayat 32, sebagaimana berikut ini: “Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu ‘tunduk’ dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada ‘penyakit dalam hatinya’ dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (QS. Al Ahzab ayat 32) Ustadzah Aini menjelaskan, yang dimaksud ‘tunduk dalam berbicara’ ialah berbicara dengan sikap yang bisa membuat seseorang berani bertindak tidak baik terhadap wanita. Sedangkan yang dimaksud ‘dalam hati mereka ada penyakit’ ialah orang yang memiliki niat berbuat tidak senonoh dengan wanita seperti zina.

Read More

Segala Keinginan Harus lah Diserahkan Kepada Allah

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Umat Islam diperintahkan memutus segala harapan kepada selain Allah SWT. Hanya dengan begitu, seorang muslim akan merdeka dari orang lain dan urusan dunia. Sebaliknya, ketika seseorang mengedapankan urusan dunia, maka orang itu bisa menjadi budak harta. “Begitu kita bisa memutus harapan kepada selain Allah, maka kita akan merdeka. Seseorang akan menjadi budak dari apa yang ia inginkan dan ia harapkan,” terang Founder Formula Hati, Ustadz Muhsinin Fauzi, dalam kajian daring Formula Hati, Sabtu (21/10/2023). Selain itu, seorang muslim juga harus terus menumbuhkan rasa harap dan ingin hanya kepada Allah. Dengan begitu, seseorang akan disebut sebagai abdullah (hamba Allah), bukan hamba manusia atau mahluk lain. “Menghibalah kepada Allah, jangan menghiba kepada makhluk-Nya. Kehormatan dan kemuliaan itu terjadi ketika engkau memutus harapan kepada makhluknya Allah,” tambahnya. Hikmah tersebut akan datang kepada orang yang telah melakukan tiga hal sebagaimana anjuran Islam. Hikmah itu akan datang dari kebersihan hati, pendalaman ilmu, dan pengalaman hidup. Untuk mendapatkan hikmah itu, seseorang perlu terus untuk mengasah hati agar hati terus bisa dekat kepada Allah, bergantung kepada Allah, berharap kepada Allah, dan memutus harapan kepada makhluk-Nya.

Read More

Ketika Abu Bakar Mengingatkan Seorang Pemimpin tidak boleh Utamakan Keluarga

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Imam Ahmad ibn Hanbal meriwayatkan kisah Abu Bakar Ash Shiddiq yang menyampaikan sabda Nabi Muhammad SAW kepada Yazid bin Abu Sufyan. Saat itu Abu Bakar mengutus Yazid bin Abu Sufyan ke Syam. Kemudian Abu Bakar mendoakan agar Yazid bin Abu Sufyan tidak mengedepankan kerabat atau keluarganya saat menjadi pemimpin. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. مسند أحمد ٢١: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ قَالَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنِي شَيْخٌ مِنْ قُرَيْشٍ عَنْ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ عَنْ جُنَادَةَ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ قَالَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حِينَ بَعَثَنِي إِلَى الشَّامِ يَا يَزِيدُ إِنَّ لَكَ قَرَابَةً عَسَيْتَ أَنْ تُؤْثِرَهُمْ بِالْإِمَارَةِ وَذَلِكَ أَكْبَرُ مَا أَخَافُ عَلَيْكَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ الْمُسْلِمِينَ شَيْئًا فَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ أَحَدًا مُحَابَاةً فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهُ صَرْفًا وَلَا عَدْلًا حَتَّى يُدْخِلَهُ جَهَنَّمَ وَمَنْ أَعْطَى أَحَدًا حِمَى اللَّهِ فَقَدْ انْتَهَكَ فِي حِمَى اللَّهِ شَيْئًا بِغَيْرِ حَقِّهِ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ أَوْ قَالَ تَبَرَّأَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ Yazid bin Abu Sufyan berkata bahwa Abu Bakar berkata ketika mengutus aku ke syam, “Wahai Yazid sesungguhnya kamu memiliki kerabat, semoga kamu tidak mengedepankan mereka dalam kepemimpinan, dan hal itulah yang paling aku takutkan darimu. Karena Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa memimpin suatu urusan kaum Muslimin, kemudian mengangkat seseorang untuk mereka atas dasar kecintaan, maka baginya laknat dari Allah, dan Allah tidak akan menerima amal perbuatan wajibnya dan juga amal perbuatan nafilah darinya, sampai Dia memasukkannya ke dalam neraka jahannam, dan barangsiapa memberikan kepada seseorang batasan Allah, kemudian melanggar sesuatu di dalam batasan Allah tanpa haknya, maka baginya laknat dari Allah (terlepaslah darinya jaminan Allah).” (Musnad Ahmad)

Read More

Inilah Yang Terjadi Saat Kiamat Tiba

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Di antara peristiwa mahadahsyat yang terjadi setelah Malaikat Israfil meniup sangkakala pada hari kiamat adalah terbelahnya langit dan hancur lebur seluruh benda-benda langit. Setiap benda-benda langit tak lagi beredar menurut orbitnya, sehingga bintang-bintang, planet, saling bertabrakan satu sama lainnya. اِذَا السَّمَاۤءُ انْفَطَرَتْۙ ١ وَاِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْۙ ٢ وَاِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْۙ ٣ وَاِذَا الْقُبُوْرُ بُعْثِرَتْۙ ٤ عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَاَخَّرَتْۗ ٥ Artinya: “Apabila langit terbelah; dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan; dan apabila lautan dijadikan meluap; dan apabila kuburan-kuburan dibongkar; (maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(nya).” (QS al-Infitar ayat 1-5). وَّفُتِحَتِ السَّمَاۤءُ فَكَانَتْ اَبْوَابًاۙ ١٩ وَّسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًاۗ ٢٠ Artinya: “Dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu, dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.” (QS an-Naba ayat 19-20). Allah SWT pun menurunkan malaikat bergelombang membawa catatan amal manusia yang menjadi bukti saat manusia diadili di Mahsyar. وَيَوْمَ تَشَقَّقُ السَّمَاۤءُ بِالْغَمَامِ وَنُزِّلَ الْمَلٰۤىِٕكَةُ تَنْزِيْلًا

Read More

Bersholawat Kepada Rasulullah SAW Merupakan Salah Satu Nikmat Terbesar

Surabaya — 1miliarsantri.net : Anggota Komite Tertinggi Dakwah di Al Azhar Kairo Mesir, Dr Ramadhan Abdul Razak, menekankan bahwa bershalawat atas Nabi Muhammad SAW adalah salah satu nikmat terbesar Allah kepada para hamba-Nya. Dia pun membagikan bacaan shalawat yang biasa diucapkan oleh ulama Imam An-Nawawi, yaitu sebagai berikut. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ وَحَبِيبِكَ وَنَبِيِّكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ، صَلَاةً تَحُلُّ بِهَا عُقْدَتِي وَتُفَرِّجُ بِهَا كُرْبَتِي وَتُنْقِذُنِي بِهَا مِنْ وَحْلَتِي وَتُقِيْلُ بِهَا عَثْرَتِي وَتَقْضِي بِهَا حَاجَتِي. Allahumma sholli wa sallim wa baarik ‘alaa ‘abdika wa habii-bika wa nabiyyika sayyidinaa Muhammad, sholaatan tahullu bihaa ‘uqdatii wa tufarriju bihaa kurbatii wa tunqi dzunii bihaa min wahlatii wa tuqiilu bihaa ‘atsrotii wa taqdhii bihaa haa-jati Ya Allah, berkahilah hamba-Mu, kekasih-Mu, Nabi-Mu, dan junjungan kami, Muhammad. Doa yang menghilangkan kerumitanku, melapangkan kesusahanku, menyelamatkanku dari kesulitanku, meringankan keterpurukanku, dan memenuhi kebutuhanku. Ramadhan Abdul Razak juga mengingatkan setiap Muslim untuk sering-sering mengirimkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. “Doa tersebut akan menghilangkan kecemasan, kekhawatiran dan kesusahan, memecahkan dilema, menyelamatkan seseorang dari dosa dan perbuatan buruk, serta memenuhi kebutuhannya, Insya Allah,” tuturnya. Seorang Muslim yang membaca shalawat Nabi SAW, maka dia akan mendapatkan syafaat. Dengan shalawat, maka turunlah rahmat Allah SWT. Maka, sepatutnya bagi seorang Muslim yang ingin hajatnya terkabul, maka hendaklah memulai doanya dengan membaca shalawat. Rasulullah SAW bersabda:

Read More

Pembelajaran Bukti Pembenaran Al Qur’an Lewat Burung Gagak

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam Surah Al-Maidah ayat 30-31, Allah SWT memaparkan kisah Habil dan Qabil. Namun yang menarik dalam ayat itu adalah penyebutan Burung Gagak secara spesifik. Saat Habil meninggal dunia, Qabil dituntun oleh Gagak tentang cara menguburkan orang mati. فَبَعَثَ اللّٰهُ غُرَابًا يَّبْحَثُ فِى الْاَرْضِ لِيُرِيَهٗ كَيْفَ يُوَارِيْ سَوْءَةَ اَخِيْهِ ۗ قَالَ يٰوَيْلَتٰٓى اَعَجَزْتُ اَنْ اَكُوْنَ مِثْلَ هٰذَا الْغُرَابِ فَاُوَارِيَ سَوْءَةَ اَخِيْۚ فَاَصْبَحَ مِنَ النّٰدِمِيْنَ ۛ Kemudian Allah mengutus seekor burung gagak menggali tanah untuk diperlihatkan kepadanya (Qabil). Bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Qabil berkata, “Oh, celaka aku! Mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, sehingga aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?” Maka jadilah dia termasuk orang yang menyesal.’ (QS Al-Maidah: 31) Dalam penelitian terbaru, burung gagak ditempatkan sebagai hewan tercerdas di muka bumi. Majalah Scientific American mempublikasikan hasil penelitian ilmuwan Bernd Heinrich dan Thomas Bugnyar – Universitas Vermont, Kanada dan Universitas St Andrews, Skotlandia – yang menunjukkan kemampuan mental burung gagak yang luar biasa. “Burung-burung ini menggunakan logika untuk memecahkan masalah dan beberapa kemampuannya bahkan melebihi kemampuan kera besar,” kata peneliti tersebut. Dalam penelitian itu, burung gagak diberi tugas yang sangat kompleks dan belum pernah mereka temui sebelumnya. Tak hanya itu, gagak juga tidak diprogram untuk melakukan hal itu secara alami. Namun, Gagak berhasil menyelesaikan tugas itu serta menemukan solusi yang kreatif dan logis untuk tugas-tugas tersebut. Hal lebih mengejutkan lagi, mereka melakukannya dengan benar saat pertama kali, setiap kali, tanpa proses coba-coba sama sekali. Penelitian itu menunjukkan, burung gagak mampu menguji berbagai kemungkinan dalam pikiran mereka dalam waktu singkat, memilih solusi yang paling efektif, dan menerapkannya dengan benar saat pertama kali mencoba. Hal itu merupakan sesuatu yang tidak dapat ditandingi oleh hewan cerdas lain. Beberapa penelitian juga menunjukkan burung gagak bisa mengelabui hewan lain dalam mencari makanan. Gagak juga mendapatkan 90% makanan lbih banyak dari hewan lain. Bahkan, gagak bisa membuat alat berburu makanan. Sahar El-Nadi, seorang jurnalis asal Mesir, mengungkapkan, dalam satu percobaan, seekor gagak membuat kail dari seutas kawat lurus untuk menangkap makanan. Dalam percobaan lain, makanan di dalam tabung mengambang di atas sejumlah kecil air di dasar tabung panjang. Burung gagak pertama-tama mengukur tabung dengan menggunakan paruh. Kemudian menjatuhkan sejumlah kerikil kecil ke dalam tabung yang diperlukan untuk menaikkan permukaan air yang cukup. Itu agar paruhnya dapat menjangkau makanan.

Read More

Dampak Akibat Ibu Durhaka Terhadap Anak

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ibu durhaka merupakan ungkapan yang digunakan untuk merujuk pada seorang ibu yang telah melakukan sifat durhaka atau kesalahan pada anak-anaknya. Durhaka tersebut bisa terjadi dalam beberapa cara. Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya), menjelaskan, salah satu cara itu adalah saat seorang ibu memilih pasangan hidup tanpa pertimbangan matang. Seorang ibu bisa saja memilih pasangan karena faktor materi atau bahkan popularitas. “Tanpa memperhatikan agama, akhlak, dan moralitas calon pasangan tersebut. Hasilnya, anak-anak dari pernikahan semacam ini mungkin akan menghadapi berbagai masalah dan penderitaan di masa depan,” terang Buya Yahya dalam kajiannya yang disiarkan secara daring, Jumat (13/10/2023). Menurut Buya Yahya, ibu durhaka memiliki dampak besar terhadap anak. Menurut dia, anak-anak dari pernikahan yang tidak didasarkan pada nilai-nilai agama dan moralitas cenderung tumbuh tanpa pedoman yang benar. “Mereka mungkin tidak diajarkan tentang Allah, agama, atau nilai-nilai yang mulia. Akibatnya, anak-anak ini dapat tumbuh menjadi individu yang kehilangan arah, tanpa moralitas yang kuat, dan mungkin cenderung terjerumus ke dalam dosa-dosa besar,” tandasnya. Maka itu, kata dia, sangat penting memilih pasangan hidup dengan bijaksana. Menurutnya, ketika memilih pasangan, seseorang seharusnya tidak hanya memikirkan kesenangan dan cinta semata, tetapi juga mempertimbangkan agama, akhlak, dan moralitas calon pasangan.

Read More

Ketika Rasulullah Mencium kening Syekh Syibli

Surabaya — 1miliarsantri.net : Kita semua tentu berharap dicintai oleh Rasulullah SAW. Dan jika sudah dicintai Rasulullah, insya Allah, akan bersama dengan Rasulullah SAW di dalam surga nanti. “Siapa yang mencintaiku, maka ia akan bersamaku kelak di surga.” Demikian salah satu hadits Rasulullah SAW menceritakan betapa orang yang mencintainya akan bersamanya di dalam surga. Semoga kita semua bersama beliau kelak di surga nanti. Aamiin. Kisah berikut ini, bisa jadi contoh bagi kita untuk lebih mencintai Rasulullah. Dan kisah ini juga menunjukkan betapa cintanya Rasulullah dengan orang yang mencintainya. Dikisahkan dalam kitab Nashaihul Ibad karya Imam Nawawi, Syekh Syibli mendatangi Ibn Mujahid, secara sepontan Ibn Mujahid merangkul dan mencium kening Syekh Syibli. Syekh Syibli pun bertanya tentang hal itu. Syekh Mujahid menceritakan bahwa ia pernah bermimpi dan melihat Rasulullah mencium kening Syekh Syibli. Dalam mimpinya Ibn Mujahid bertanya kepada Rasulullah, hal apa yang menyebabkan Rasulullah begitu mencintai Syekh Syibli. Rasulullah menjawab bahwa Syekh Syibli selalu membaca dua ayat terakhir Surat at-Taubah dan shalawat setiap selesai shalat fardhu, yaitu: لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ. فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ Laqod jaa-akum Rosuulun min anfusikum ‘aziizun ‘alaihi maa ‘anittum hariishun ‘alaikum bil-mu’miniina ro-uufurrohiim. Fain tawallaw faqul hasibiyalloohu laa-ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa Robbul ‘arsyil azhiim. “Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman.”“Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung.”

Read More

UAH : Kita Gaungkan Doa Qunut Nazilah Untuk Perjuangan Rakyat Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) berharap masyarakat muslim menggunakan doa Qunut Nazilah sebagai bentuk solidaritas dan dukungan atas perjuangan rakyat Palestina. “Dalam doa Qunut Nazilah ini, kita memohon kepada Allah SWT agar memberikan bantuan, perlindungan, dan kedamaian kepada mereka yang sedang berjuang untuk kemerdekaan dan perdamaian di Palestina,” ujar UAH dikutip dari kanal Youtube Adi Hidayat Official, Rabu (11/10/2023). UAH menekankan pentingnya bersatu dalam doa untuk meringankan penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina. Doa Qunut Nazilah adalah cara yang kuat untuk menyatukan hati dan berharap pada masa depan yang lebih baik bagi Palestina. “Semoga doa kita bersama-sama membawa kedamaian dan kemerdekaan yang sangat diinginkan bagi rakyat Palestina,” harapnya. UAH mengingatkan tentang dukungan Palestina terhadap Kemerdekaan Indonesia. Di balik kemerdekaan Indonesia, ada sosok yang turut berperan dalam memberikan dukungan tak tergoyahkan kepada Indonesia, yaitu Mufti Palestina, Syekh Muhammad Amin al-Husaini. Pada 6 September 1944, sambil berjuang di tengah darah, keringat, dan air mata, Indonesia menggantungkan harapannya pada bantuan dunia untuk mencapai kemerdekaan. Dalam momen tersebut, Mufti Palestina yang berada di Jerman memainkan peran penting dengan menggunakan radio berbahasa Arab untuk menyuarakan dukungan tak terhingga terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Read More

Rasulullah SAW Mengajarkan 11 Adab Ketika Berada di Kamar Kecil

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW mengajarkan kepada seluruh umatnya agar bertutur kata dan berperilaku sesuai dengan adab dan tuntunan dalam Islam. Termasuk ketika hendak membuang hajat, umat Islam dianjurkan untuk mengikuti cara Rasulullah SAW ketika buang hajat. Berikut ini beberapa adab terkait dengan buang hajat mengutip buku Nabi Muhammad sehari-hari karya Muhammad Ismail Al-Jawisy: بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك من الْخُبْثِ وَالْخَبَائِثِ “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan jin laki-laki dan perempuan, serta dari kotoran dan perbuatan kotor setan yang terkutuk.” عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَيْتُتُمْ الْغَائِطَ فَلَا تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ بِغَائِطٍ وَلَا بَوْلٍ وَلَا تَسْتَدْبِرُوهَا Dari Abu Ayyub Al Anshari, dia berkata, Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika engkau buang hajat maka janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya, baik buang air besar ataupun air kecil.”

Read More