Mayor Teddy Tegur Gus Miftah Untuk Minta Maaf

Jakarta — 1miliarsantri.net : Penceramah kondang Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah meminta maaf atas ucapannya yang kasar kepada penjual es. Dia mengucapkan kata tak pantas ketika ada penjual es di tengah pengajian yang dipimpinnya, hingga video itu viral di berbagai kanal media sosial (medsos). “Dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kekhilafan saya. Saya memang sering bercanda dengan siapa pun, maka untuk itu atas candaan kepada yang bersangkutan saya akan meminta maaf secara langsung, semoga dibukakan pintu maaf untuk saya,” ucap Gus Miftah dalam video dikutip Jumat (6/12/2024). Gus Miftah merasa ucapannya memang berlebihan ketika menegur penjual es yang keliling di tengah jamaah saat ia berceramah. “Kemudian yang kedua, saya minta maaf atas kegaduhan ini yang merasa terganggu dengan candaan saya, yang dinilai oleh masyarakat mungkin berlebihan,” katanya. Selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Gus Miftah mengungkapkan, ia juga sudah mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Inf Teddy Indra Wijaya. Karena alasan itulah, ia meminta maaf setulus-tulusnya kepada masyarakat. “Saya berjanji ke depan, bakal lebih hati-hati dalam berbicara di depan masyarakat. Ini juga merupakan instropeksi bagi saya untuk berhati-hati berbicara di depan publik dan masyarakat saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab yang hari ini berada di Kupang,” ungkal Gus Miftah Video ceramah Gus Miftah yang viral saat menyebut penjual es teh manis di pengajian ternyata menyita perhatian banyak pihak. Termasuk, dari partai Gerindra melalui akun resmi Instagramnya @Gerindra.

Read More

Beberapa Makanan Penambah Darah Yang Bisa Cegah Anemia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Anemia merupakan kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang seringkali membuat kita merasa lelah dan lesu. Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi anemia adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Hal itu karena zat besi sangat penting untuk pembentukan hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Dilansir berbagai sumber, berikut adalah beberapa jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh: Selain kaya zat besi, daging merah juga mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Namun, perlu diingat untuk mengonsumsi daging merah secukupnya karena konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, konsumsi ikan secara teratur juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Vitamin C membantu mengubah zat besi non-heme menjadi bentuk yang lebih mudah diserap oleh tubuh.

Read More

Pesantren Sebagai Wadah Pembentukan Karakter Santri

Jakarta — 1mikiarsantri.net : Pesantren ini mengedepankan pengajaran kitab kuning dengan metode tradisional seperti wetonan, sorogan, dan hafalan. Melalui kegiatan rutin seperti sholat berjamaah, pengajian, hingga hafalan Al-Qur’an, nilai-nilai Islami seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketaatan ditanamkan secara intensif. Kegiatan lain seperti kerja bakti (ro’an) membentuk solidaritas dan rasa cinta lingkungan di kalangan santri. Meski mempertahankan tradisi, Pesantren An Najiyah 1 juga mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Program literasi digital, penggunaan perangkat komputer, dan pelatihan kepemimpinan berbasis nilai Islami menjadi upaya pesantren dalam menjawab tantangan globalisasi. Namun, semua penggunaan teknologi ini diawasi ketat agar tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Dengan moto “Panca Jiwa Pondok” (Keikhlasan, Kesederhanaan, Kemandirian, Ukhuwah Islamiyah, dan Pemikiran Moderat), pesantren ini terus berusaha menjaga keseimbangan. Tradisi pesantren, seperti pembelajaran kitab kuning, tetap dijalankan sambil membuka ruang untuk inovasi modern. Di era globalisasi, tantangan utama yang dihadapi pesantren adalah pengaruh budaya global dan media digital yang dapat memengaruhi moral santri. Untuk itu, An Najiyah 1 menerapkan pendekatan disiplin ketat dan program-program seperti sholat berjamaah untuk membentuk rasa tanggung jawab. Selain itu, pesantren melatih santri untuk hidup mandiri, menghormati waktu, dan mematuhi aturan pondok. Pondok Pesantren An Najiyah 1 terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya berkarakter Islami, tetapi juga siap menghadapi dinamika zaman. Pesantren ini berfokus menghasilkan manusia beradab, baik secara material maupun spiritual, yang mampu menjadi khalifah di bumi dengan menjaga nilai-nilai Islam.

Read More

Ketika Gen Z Tertarik Ikuti Majelis Subuh

Surabaya — 1miliarsantri.net : Gus Ahmad Kafa dari Pesantren Lirboyo, Kediri, dan Ning Sheila Hasina Zamzami (istriny) dari Pesantren Al-Baqarah, Lirboyo, Kediri, membagikan resep “Pede” (Percaya Diri) atau anti “insecure” (tidak percaya diri) kepada ratusan Generasi Z Islami (GenZI) di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS). Dalam kajian rutin Majelis Subuh GenZI (MSG) bertajuk “GenZI, Percaya Diri – Kembangkan Potensi”, Gus Ahmad Kafa dan Ning Sheila mengapresiasi kajian bulanan MSG di MAS. “Ini (MSG) acara yang luar biasa, karena jarang anak muda yang semangat ngaji pada subuh, kalau jam 08.00-09.00 WIB masih biasa,” ungkapnya. Kepada ratusan GenZI yang aktif mengikuti MSG itu, Gus Ahmad Kafa membagikan pengalaman awalnya yang dulunya merupakan sosok introvert yang jika tampil justru tidak percaya diri, termasuk ketika diperintah membacakan peraturan di pondok sendiri kepada para santri. “Dulu, saya grogi, bingung, dan blank kalau diminta bicara di depan orang banyak, saya termasuk tipe introvert, tapi saya akhirnya berani belajar pada kehidupan melalui orang tua dan guru. Saya berani bicara di depan santri karena takut dimarahi orang tua, kemudian guru juga sering melatih dan memotivasi saya,” sambungnya. Jadi, katanya, resep “Pede” adalah latihan berbicara di depan orang banyak dan memotivasi diri melalui orang tua atau senior. “Saya dilatih guru membaca peraturan sekolah di depan kelas pada setiap hari bacakan peraturan di depan kelas, hal itu setahunan lebih,” katanya. Pelatihan dari guru dan motivasi dari orang tua akhirnya membangun kepercayaan dirinya. “Saya mulai pede dengan berproses, saya yakin bahwa keluar dari zona nyaman tapi masa depan jelas itu lebih baik daripada berada di zona nyaman tapi masa depan justru tidak jelas,” katanya. Selain resep berupa berproses melalui pelatihan dan mencari motivasi diri, Gus Ahmad Kafa juga membagikan resep lain yakni berpenampilan terbaik yang tidak harus mahal, tapi akan meningkatkan kepercayaan diri.

Read More

Viral Gus Miftah Hina Penjual Es Teh

Magelang — 1miliarsantri.net : Penceramah agama Miftah Maulana Habiburrahman atau biasa disapa Gus Miftah tengah menjadi sorotan publik. Lantaran saat berdakwah di Magelang, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan ini kedapatan mencaci seorang penjual es teh. Dalam video yang viral di platform X, Gus Miftah tampak tengah mengisi pengajian di Magelang, Jawa Tengah. Lewat penggalan video itu, pimpinan Ponpes Ora Aji Sleman, Yogyakarta ini tampak bertanya dan kemudian mengumpat pada penjual es teh yang tengah berada di tengah jamaah. “Es tehmu sih akeh (masih banyak) enggak? Ya sana jual gob*ok. Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir,” seru Gus Miftah yang disambut tawa oleh pria di sebelahnya. Selain mengeluarkan kata kasar, Gus Miftah juga menceritakan tentang kisah pedagang es dan penjual bakso yang berdoa tentang cuaca. “Kira-kira kalau hari itu adem (sejuk)? Berarti doa tukang es diijabah enggak? Ya diijabah dalam bentuk lain es enggak laku tapi badan sehat, pulang-pulang istri hamil,” kata dia. Menanggapi dakwah yang kebablasan tersebut, seorang netizen mengungkapkan sikap Gus Miftach sudah kelewatan dan tidak sesuai dengan gelar yang disandang nya saat ini sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. “Tiap dikritik alasannya bercanda, senda gurau.. padahal ngatain goblok itu udah hinaan. GWS yang masih jadi jamaah/enabler gaya dakwah gus-gus begini,” kata seorang netizen. Banyak netizen menilai, Peristiwa ini membuktikan bahwa Gus Miftach memang bukan ahli agama atau bisa dikatakan ilmunya sedangkal ucapannya yang secara tidak langsung bapak penjual teh lebih terhormat dan terpuji dari pada dia yang menjadi seorang penceramah sekaligus Staf Kepresidenan tapi tidak bisa menjaga ucapan nya dan bisa dikata bapak tersebut cari uang halal untuk menghidupi keluarganya tanpa memaki dan menghina orang di depan umum.

Read More

Arab Saudi Bikin Proyek Metro Terbesar di Dunia

Riyadh — 1miliarsantri.net : Arab Saudi menandai peresmian jaringan metro baru Riyadh, proyek metro terbesar di dunia yang dibangun dalam satu tahap. Pencapaian inovatif ini mencakup area seluas 800 kilometer persegi dan memiliki enam jalur yang terintegrasi penuh yang, dengan kapasitas penuh, akan mengangkut 3,6 juta penumpang setiap hari. Dari kereta yang sepenuhnya dialiri listrik dan tanpa masinis hingga fitur desain berkelanjutan seperti pengereman regeneratif, Metro Riyadh menetapkan standar baru dalam mobilitas perkotaan. Salah satu jalur pertama yang dibuka, jalur Biru, membentang sejauh 38 kilometer (23,6 mil) melalui area-area utama kota dan melintasi 25 stasiun, termasuk Stasiun Distrik Keuangan Raja Abdullah yang ikonik dengan atapnya yang bergelombang dan Stasiun Olaya yang terletak lebih dari 100 kaki di bawah tanah. Proyek ini dibangun oleh konsorsium BACS, yang meliputi Bechtel, Almabani General Contractors, Consolidated Contractors Company, dan Siemens. Konsorsium tersebut bertanggung jawab atas desain, konstruksi, pengujian, komisioning, dan integrasi Jalur Biru (jalur 1) jaringan tersebut, yang beroperasi saat ini, dan Jalur Merah (jalur 2), yang akan segera memulai operasi penumpang secara resmi. Proyek Metro Riyadh yang terdiri dari 85 stasiun dan 6 jalur diluncurkan secara bertahap. Jalur Biru merupakan salah satu jalur pertama yang dibuka sebagian dan akan membentang dari utara ke selatan melalui Pusat Kota Riyadh. Jalur tersebut akan melewati beberapa stasiun terkenal, termasuk Stasiun Distrik Keuangan Raja Abdullah yang ikonik dengan atapnya yang bergelombang, dan Stasiun STC Olaya, yang terletak lebih dari 100 kaki di bawah tanah.

Read More

BAZNAS RI Dukung Program Kesehatan Nasional

Jakarta — 1miliarsantri.net : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya dalam mendukung program prioritas kesehatan nasional dengan mengoptimalisasi dana zakat, serta penguatan sinergi dengan pemerintah dan swasta di bidang non-infrastruktur kesehatan. Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A. dalam Rapat Penyusunan Kebijakan Sinergisme Kemitraan Pemerintah dengan Swasta (KPS) dan Penyusunan Laporan KPS yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A. mengatakan, BAZNAS memiliki potensi besar dalam mendukung program prioritas kesehatan nasional melalui optimalisasi dana zakat. “Potensi zakat di Indonesia mencapai Rp327 triliun. Namun, tahun lalu BAZNAS baru berhasil menghimpun Rp32 triliun. Tahun ini, kami menargetkan Rp41 triliun. Dengan mengaitkan isu kesehatan ke dalam program zakat, kita dapat menarik lebih banyak partisipasi muzaki untuk berkontribusi bagi peningkatan kesehatan,” urai Saidah. Saidah mengatakan, sebagai bentuk dukungan nyata, BAZNAS telah mengalokasikan dana yang cukup signifikan untuk program kesehatan yang mencakup akses layanan dasar, tanggap darurat, dan pengentasan stunting. “Pada tahun 2023, BAZNAS mengalokasikan Rp 125 miliar untuk kesehatan. Tahun ini meningkat menjadi Rp 148 miliar, dengan fokus pada akses layanan kesehatan dasar, tanggap darurat, dan pengentasan stunting. Kami juga fokus pada integrasi data mustahik dan pasien kurang mampu, pemberdayaan kesehatan, dan penyediaan layanan kesehatan preventif dan kuratif. Hal ini sangat penting untuk menjangkau masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal),” jelasnya. Saidah menambahkan, zakat memiliki landasan syar’i yang kuat untuk mendukung program kesehatan.

Read More

Mendag Lepas Ekspor Kerajinan UMKM Bantul Senilai Rp2 Miliar

Bantul — 1miliarsantri.net : Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor produk kerajinan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta senilai USD 127.070 atau setara Rp2 miliar. Produk kerajinan tersebut diekspor melalui PT Out of Asia. Adapun negara tujuan ekspornya meliputi sejumlah kawasan seperti Amerika, Eropa, dan Timur Tengah. “Produk-produk yang diekspor berupa keranjang dari eceng gondok dan produk dari marmer yang mencakup peralatan makan, cermin, serta dekorasi rumah lainnya. Pelepasan ekspor produk kerajinan Indonesia tersebut mencerminkan besarnya potensi produk Indonesia dalam merambah pasar global,” ungkap Mendag Budi dalam keterangan resmi, Ahad (30/11/2024). Mendag Budi menegaskan, Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk terus meningkatkan ekspor produk-produk Indonesia agar semakin gencar beredar di pasar dunia. “Upaya ini ditempuh melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha,” tambahnya. PT Out of Asia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang ekspor kerajinan tangan dan termasuk eksportir yang aktif. PT Out of Asia berperan sebagai penghubung antara perajin binaan asal berbagai daerah di Indonesia dan pasar internasional. Pada periode Januari—Oktober 2024, perusahaan ini telah mencatatkan ekspor hingga USD 8 juta. Mendag Budi berharap, kinerja ekspor ini bisa memotivasi lebih banyak pelaku usaha kerajinan untuk menyasar pasar ekspor. Untuk memperkuat kinerja perdagangan Indonesia, termasuk meningkatkan ekspor, Kemendag telah menyusun tiga program utama. Ketiga program ini, yaitu Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor). Mendag Budi menjelaskan, pengamanan pasar dalam negeri dilakukan dengan memanfaatkan potensi pasar domestik agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kemudian, perluasan pasar ekspor menjadi fokus penting yang salah satunya dapat dicapai dengan membuka pasar baru melalui berbagai perjanjian perdagangan.

Read More

Berburu Kuliner Lontong Kupang Khas Sidoarjo

Surabaya — 1miliarsantri.net : Jika Anda berkunjung ke Surabaya, jangan lupa untuk mencicipi kuliner Lontong Kupang yang berasal dari Kota Sidoarjo. Rasanya yang manis dan gurih dijamin masih membekas dan ingin nambah lagi. Secara estetika memang kurang menarik karena kerang kupang yang bentuknya kecil berada dalam piring bersama lontong dan kuah berwarna agak hitam karena bercampur petis. Namun kuliner tradisional ini sangatlah sedap dan lezat. Kuliner ini memang sulit ditemui di daerah lain selain di Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena bahan bakunya yang susah, khususnya kerang kupang yang hanya ada di Jawa Timur. Hewan ini mudah ditemukan di pinggir pantai atau lumpur berair asin. Melansir dari buku Kupang dan Produk Olahannya, hewan ini memiliki beberapa kandungan yang baik bagi tubuh seperti Fe (zat besi) dan Zn (zinc/seng). Zat besi diperlukan tubuh untuk pembentukan sel-sel darah merah. Sedangkan zinc merupakan komponen penting beberapa enzim untuk sistem metabolisme tubuh. Selain itu, kupang mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan tubuh untuk membantu metabolisme kolesterol. Kandungan proteinnya juga cukup tinggi sehingga bisa menjadi alternatif sumber protein hewani. Meski dibilang sudah ada sejak lama, namun awal mulanya susah ditelusuri. Menurut catatam dari buku Sejarah dan Keberlanjutan Kupang Lontong di Kabupaten Sidoarjo di Jurnal Tata Boga Vol. 5, No. 3, 2017 kuliner ini berasal dari Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo yang diwariskan secara turun temurun dan kemudian menjajakan hingga ke Surabaya, Gresik, Malang dan sekitarnya. Lontong kupang disajikan dengan lentho (campuran singkong parut, kacang tolo, kelapa parut, dan bumbu (bawang putih, ketumbar, garam, dan gula). Kemudian diberi kuah yang terbuat dari air rebusan kerang kupang yang ditambah dengan petis kupang, cabe, bawang putih dan jeruk lalu diberi potongan lontong.

Read More

Berburu Kuliner Bersejarah di Kawasan Gondangdia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Bosan dengan menu makan siang yang itu-itu saja dan kepengen eksplore? Jika kalian bekerja di sekitaran Jakarta Pusat, kawasan Gondangdia bisa jadi pilihan Banyak tempat makan legendaris dan memiliki cita rasa yang lezat. Selain itu tempatnya juga strategis dan tidak jauh dengan stasiun Gondangdia. Berikut beberapa pilihan rekomendasi tempat makan siang hasil penelusuran tim Langit7 yang bisa Anda coba. Meski tempatnya kecil berupa warung pinggir jalan tapi cita-rasanya nikmat sampai jadi langganan para pejabat seperti Megawati, Anie Baswedan dan banyak lagi. Rasanya menyesuaikan lidah Jakarta yang tidak terlalu manis dengan isian lengkap dalam seporsi. Lokasi:Jl. Srikaya II (Samping Stasiun Gondangdia), Menteng, Jakarta Pusat. Lokasi:Jl. Lombok, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Read More