PP Muhammadiyah Serahkan Bantuan ke Palestina

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyerahkan bantuan rakyat Indonesia untuk Palestina yang dihimpun di Lazismu melalui Muhammadiyah Aid ke mitra lokal di Palestina. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan, dua periode bantuan untuk Palestina ini terkumpul dana Rp40 miliar. Periode pertama dari 2018 sampai sebelum pecah perang kembali 2023, Muhammadiyah sudah menyalurkan bantuan untuk Palestina sebesar Rp27 miliar. Sementara bantuan kedua yang akan disalurkan Muhammadiyah sebesar Rp13 miliar akan diserahkan kepada wakil dari Palestina. “Kami PP Muhammadiyah menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar persyarikatan dan para simpatisan, serta seluruh keluarga yang memberikan keprihatinan untuk Palestina,” ujar Haedar dikutip dari laman Muhammadiyah, Sabtu (04/11/2023). Dana yang terkumpul akan diserahkan dalam berbagai bentuk barang dan program kemanusiaan. Penggalangan dana periode kedua untuk Palestina ini sementara dicukupkan, dan akan bersambung dengan penggalangan untuk program-program lain. “Kami selain mengembangkan dan mengumpulkan dana untuk charity, kedermawanan, juga ke depan akan terus melakukan program empowerment dan resolusi konflik,” lanjut Haedar. Pada kesempatan ini Haedar Nashir juga mengapresiasi sikap Pemerintah Indonesia untuk Palestina. Menurutnya, melalui pernyataan Menlu, Retno LP Marsudi di PBB merupakan bukti sikap tegas, kokoh, dan istikamah membela Palestina dan mengutuk agresi dan penjajahan Israel. “Kami sekali lagi memaklumatkan bahwa pengumpulan dana untuk Palestina merupakan bentuk keprihatinan Muhammadiyah, dan nanti kami harapkan berbagai pihak untuk melakukan gerakan yang sama,” katanya.

Read More

MUI Targetkan Program Standardisasi Dai Mencapai Level Internasional

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis menargetkan program Standardisasi MUI bisa mencapai level Internasional di masa depan. Hal itu dia sampaikan saat membuka Standardisasi MUI ke-26. Menurutnya, setiap da’i merupakan duta agama Islam. Oleh karena itu, setiap dai wajib punya kompetensi mumpuni yang terstandard. Apa yang dibicarakan dai, ujar Kiai Cholil, berisikan nilai dan ajaran Islam. “Kegiatan Standardisasi Dai yang dikomandoi Komisi Dakwah MUI ini bertujuan menyamakan persepsi, hingga angkatan 26 ini alhamdulillah sekitar 1700 da’i telah terstandardisasi MUI. Semoga di masa depan ada Standardisasi Dai skala internasional, kegiatan yang sudah berlangsung selama ini menjadi langkah awal menuju ke level itu,” terang Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah Depok ini. Dia menambahkan, ntuk menuju arah itu, dai harus membuktikan inovasi metode berdakwah. Inovasi menunjukkan dai paham lingkungan sekitar dan kondisi keumatan saat ini. Inovasi itu juga membuktikan bahwa program Standardisasi Dai MUI bermanfaat memperbaiki kualitas dai di Indonesia. “Inovasi metode berdakwah menjadi salah satu bagian yang akan dipelajari dalam kegiatan standardisasi, dakwah tidak sembarangan dan harus memiliki strategi agar tersampaikan dengan baik kepada umat,” lanjutnya. Selain metode berdakwah, Kiai Cholil juga menyampaikan materi lain terkait Islam wasathiyah serta hubungan Islam dan nasionalisme dalam konteks beragama.

Read More

Toleransi di Indonesia Menjadi Perhatian Dunia

Jambi — 1miliarsantri.net : Wakil Presiden Republik Indonesia Prof KH Ma’ruf Amin mengatakan saat ini banyak ulama dunia yang mengakui dan mengapresiasi kerukunan umat beragama di Indonesia. Meskipun begitu, Pemerintah Indonesia bersama Kementerian Agama RI hingga saat ini masih terus melakukan sosialisasi modernisasi beragama ke masyarakat. “Kita sangat serius memperkuat moderasi beragama sebagai pondasi kerukunan dan harmoni dan sudah diakui negara lain,” jelasnya saat pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqoh Hadits di Arena Utama H Abdurrahman Sayoeti, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Senin (30/10/2023). Pengakuan tokoh agama internasional tersebut disampaikan langsung kepadanya. Bahkan kehidupan beragama di Indonesia jadi percontohan bagi banyak negara. Tak jarang perwakilan dari berbagai negara datang untuk belajar mengelola kerukunan umat beragama di Indonesia. “Banyak ulama dunia mengakui bahwa datang ke Indonesia bukan untuk mengajarkan toleransi, tapi belajar ke Indonesia bab toleransi,” imbuhnya. Kiai Ma’ruf menambahkan, beberapa ulama di Timur Tengah bahkan meminta tulisan tentang kerukunan umat beragama di Indonesia diterjemahkan kedalam bahasa Arab dan Inggris. “Kata mereka juga, tidak saatnya lagi bahasa Arab diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Justru bahasa Indonesia diterjemahkan ke Arab. Sehingga orang Arab tahu tentang Indonesia membangun kehidupan toleransi,” terangnya. Kerukunan umat beragama di Indonesia juga tidak lepas dari tingginya literasi Al-Qur’an di nusantara. Hasil survei indeks literasi Al-Qur’an Indonesia tahun 2023 yang diselenggarakan Kementerian Agama tahun 2023 mencapai angka 66 atau kategori tinggi.

Read More

Kemenpora dan PCNU Sengkawang Gelar Pelatihan Wirausaha

Singkawang — 1miliarsantri.net : Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Singkawang dan Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Hady Singkawang menggelar pelatihan wirausaha. Kegiatan ini diikuti 50 santri dab digelar di Gedung PCNU Kota Singkawang, Jalan BLK/Rantau Jaya, Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu-Ahad (29-30/10/2023). Keterampilan kewirausahaan dan spirit Entrepereneurship bagi para santri dan pemuda merupakan hal penting dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Pelatihan ini memberikan bekal pengetahuan dan jaringan kerja, keterampilan pemasaran digital, dengan memanfaatkan teknologi. “Ini bisa dijadikan sebagai batu loncatan untuk memulai usaha dalam memasuki kehidupan sosial ketika mereka nantinya terjun ke masyarakat dan membina keluarga,” terang Ketua PCNU Kota Singkawang H Edy Purwanto Achmad. Ia mengapresiasi inisiasi Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Hady Singkawang dalam mendukung pengembangan kewirausahaan santri. Pelatihan ini merupakan upaya menciptakan santri untuk memiliki keterampilan (life skill), dan menjadi santripreneur yang dikelola oleh pesantrenpreneur.

Read More

Bareskrim Polri Serahkan Panji Gumilang kepada Kejaksaan

Indramayu — 1miliarssntri.net : Penyidik Bareskrim Polri menyerahkan tersangka kasus penistaan agama Panji Gumilang kepada tim penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu, Jawa Barat (Jabar), Senin (30/10/2023). Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut dilakukan untuk segera mengajukan pemimpin pondok pesantren (Ponpes) al-Zaytun tersebut ke persidangan terkait kasus penistaan agama. “Kejaksaan Negeri Indramayu telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap dua) dari penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri atas nama tersangka ARPG (Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang,” terang Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejakgung) Ketut Sumedana kepada media di Jakarta, Senin (30/10/2023). Selanjutnya kata Ketut, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan segera menyusuan dakwaan untuk kelengkapan berkas ke persidangan. Ketut menambahkan, dalam rencana dakwaan, jaksa penuntut tetap akan mengacu penerapan sangkaan terhadap Panji Gumilang dengan Pasal 14 ayat (1) dan Pasal 14 ayat (2) dan pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dan atau Pasal 156 a KUH Pidana dan Pasal 45 a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sangkaan tersebut, menyangkut soal tindak pidana ujaran kebencian, atau melakukan perbuatan yang bersifat memusuhi, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia. Sangkaan tersebut, juga terkait dengan perbuatan penyebaran kebohongan, dan penyampaian kabar bohong yang berdampak pada munculnya keonaran, dan menyulut kebencian, serta permusuhan terhadap individu, kelompok, masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Kata Ketut melanjutkan, dengan penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut, saat ini tanggung jawab penahanan terhadap Panji Gumilang berada di bawah kewenangan kejaksaan. Panji Gumilang tetap berada dalam penahanan yang saat ini dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B di Indramayu. “Adapun barang bukti perkara yang sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum juga telah dititipkan pada Kejaksaan Negeri Indramayu,” lanjut Ketut. Kasus penistaan agama yang menyeret Panji Gumilang sebagai tersangka ini terbilang lama dalam proses pengajuan ke persidangan. Kasus penistaan agama yang dilakukan Panji Gumilang ini, sudah menjadi perhatian publik sejak Mei-Juni 2023 lalu. Dan pelaporan terhadapnya baru terjadi sekitar Juli 2023, dan meningkat ke penyidikan pada akhir bulan itu juga. Pada Agustus 2023 Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri meningkatkan pelaporan menjadi penyidikan, dan memeriksa, sampai menetapkan Panji Gumilang sebagai tersangka.

Read More

Berikut Nama-nama Peraih Penghargaan Santri of The Year 2023

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kegiatan rutin tahunan yang bertajuk Santri Of The Year 2023 yang diselenggarakan Islam Nusantara Center (INC) bekerja sama dengan DPR-MPR RI ini dalam rangka memberi penghargaan kepada santri dan pesantren inspiratif sebagai upaya menumbuhkan inspirasi di kalangan santri dan pesantren di Indonesia. Pemberian penghargaan akan dilaksanakan pada Ahad (29/10/2023) di Nusantara IV komplek DPR/MPR RI Senayan. Menurut, Direktur Islam Nusantara Center, Dr M Aly Taufiq, tokoh-tokoh santri diserap dari masukan masyarakat melalui platform media. Kemudian masukan nama tersebut dipilih tiga dari masing-masih kategori oleh tim juri. Setelah itu, dipersilakan kepada masyarakat untuk vote melalui polling online di santriinspirasi.com. Dia mengatakan, tahun ini terdapat sekitar lima ratus ribu yang ikut vote dan ribuan usulan yang masuk di redaksi panitia. “Proses polling juga disertai penelusuran rekam jejak dan penilaian oleh juri yang berasal dari para dewan pakar Islam Nusantara Center,” terangnya. Taufiq berharap melalui Santri Of The Year, diharapkan mampu memberikan isnpirasi kepada dunia pesantren agar semangat sekaligus memperkenalkan santri dan pesantren yang menjadi nominator secara luas. Karena itu, ajang ini akan dilaksanakan setiap tahun.

Read More

Karya Santri Purworejo Ikut Ramaikan International Modest Fashion Festival 2023

Jakarta — 1miliarsantfi.net : Karya desainer Irun Maulana, santri asal Purworejo, Jawa Tengah tampil di Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) di Jakarta Covention Center, 25-29 Oktober 2023. Koleksi Irun yang berkolaborasi dengan Azura Shafawi dari Malaysia, dipamerkan dalam parade 1 di panggung itu, Rabu lalu. Irun menampilkan brand-nya yaitu Li Scarf, sedangkan Azura dengan brand Ummiriaz. Dua brand ini menampilkan koleksi-koleksi modest fashion dengan sentuhan line-up dan balutan warna bersahaja (earthy). Alumnus Pesantren An-Nawawi, Berjan, Purworejo, itu mengaku senang bisa tampil di IN2MF dan bekerja sama dengan Azura dalam event ini. “Tentunya sangat senang sekali bisa berkolaborasi dengan desainer internasional dari Malaysia,” ungkap Irun kepada 1miliarsantri.net. Ahad (29/10/2023). Desain-desain yang ia bikin, lanjut Irun, menyesuaikan dengan outfit dari Azura. “Li Scarf mengikuti warna dari koleksi outfit Azura,” imbuhnya. Ia berharap, ke depan dapat terus dapat terus berkolaborasi dengan desainer nasional maupun internasional. Untuk diketahui, IN2MF merupakan event yang dipersembahkan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenko UKM), Bank Indonesia, dan Indonesia Fashion Chamber. Event itu melibatkan 200 modest fashion brand, 174 desainer lokal maupun international, yang bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. Tercatat, Irun tak kali ini saja tampil memamerkan karyanya ke event yang masih jarang diambil perannya oleh kalangan pesantren itu. Tak tanggung-tanggung, karyanya pernah tampil di ajang bergengsi Modest Fashion Day Kazan Summit yang digelar di Rusia 19 hingga 21 Mei 2022 lalu. Pemilik nama asli Ashfa Khoirunnisa melalui brand-nya Li Scarf waktu itu menjadi salah satu dari tiga brand asal Indonesia yang tampil di ajang tahunan tersebut bersama belasan peserta lain dari enam negara di dunia. ”Target kami awalnya di Purworejo Jawa Tengah, sebagai basis dari Li Scarf. Dalam masa pandemi kita optimalkan penjualan secara online. Tapi justru grafik pasar semakin naik hingga tersebar seluruh Indonesia dan mancanegara,” terangnya.

Read More

Menag : Madrasah Harus Bisa Beradaptif Terhadap Teknologi Digital

Rembang — 1miliarsantri.net : Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta madrasah bertransformasi sebagai lembaga yang bukan terpaku pada keilmuan agama saja. Tetapi, madrasah juga harus mampu adaptif terhadap teknologi digital. Hal ini disampaikan Menag saat menjadi narasumber pada kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) yang digelar di Rembang, Jawa Tengah. Adaptif terhadap teknologi, menurut Menag, juga menjadi bentuk implementasi transformasi digital yang merupakan program prioritas Kementerian Agama. “Dunia itu terus bergerak. Jadi madrasah tidak boleh hanya terpaku dengan ilmu tafaqquh fiddin untuk menciptakan kader-kader agama. Namun harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, bisa gagah menghadapi perkembangan zaman,” ujar Menag Yaqut dalam keterangan tertulis yang diperoleh 1miliarsantri.net, Jumat (28/10/2023). Menag juga mendorong para guru madrasah untuk lebih progresif dan inovatif. Kegiatan Ngopi disebut dapat menjadi sarana para Kepala Madrasah dan guru untuk saling berkomunikasi, agar pendidikan lebih berkembang. Menag juga mengingatkan bahwa ada empat dimensi yang perlu dimiliki madrasah saat ini, untuk dapat bertransformasi. Empat dimensi yang dimaksud adalah dimensi kognitif, dimensi spiritual, dimensi estetika dan dimensi fisik. Dimensi kognitif dijelaskan harus dimiliki madrasah, untuk membangun daya pikir dan meningkatkan pengetahuan siswa madrasah. Contohnya, ada metodologi belajar Matematika yaitu ‘Gasing’, yang merupakan singkatan dari Gak Pusing. “Dengan Gasing ini, siswa madrasah tidak lagi dijejali dengan rumus-rumus matematika. Tapi diajari bagaimana melogikakan angka-angka dalam Matematika,” ungkap Menag di hadapan para kepala madrasah. Kedua, dimensi spiritual, yang mana mutlak dimiliki oleh siswa madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berbasis keagamaan. Ketiga, dimensi estetika, yang mana dengan dimensi ini anak-anak diharapkan memiliki nilai seni. Ketika peserta didik sudah memiliki kecerdasan, maka nilai-nilai spiritual dan seni harus dimiliki pula oleh siswa. Hal ini disampaikan agar menjadi lebih indah.

Read More

Berbagai Pandangan dari NU dan Muhammadiyah Tentang Istitha’ah

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Haji merupakan ibadah yang mensyaratkan adanya kemampuan (istitha’ah) dalam pelaksanaannya. Bukan hanya mengenai keuangan tapi juga termasuk masalah kesehatannya. Karenanya Kementerian Agama (Kemenag) melakukan pemeriksaan dan perlu diperketat sebelum calon jamaah melunasi pembayaran biaya haji. Katib PBNU KH Abdul Moqsith Ghazali menyampaikan, istitha’ah merupakan syarat dalam ibadah haji. Bahkan tidak ada aktivitas ibadah di dalam Islam yang mempersyaratkan istitha’ah di dalam pelaksanaannya selain ibadah haji. “Karena itu, seluruh calon jamaah haji yang mau berangkat haji harus memiliki persyaratan mampu untuk melaksanakan ibadah haji,” tegas Akademisi UIN Jakarta itu dalam ‘Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023’ yang digelar Kementerian Agama di Yogyakarta, Selasa (24/10/2023) lalu. Hal senada diungkapkan Ketua PP Muhammadiyah H Agus Taufiqurrahman. Dia menyampaikan pemeriksaan istitha’ah kesehatan dilakukan setelah adanya pengumuman kuota resmi calon haji dari Indonesia. Saat itulah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara komplit. Hal ini meliputi pemeriksaan tambahan terhadap demensia dan Activity Daily Living (ADL). Hal ini mengingat banyaknya calon jamaah haji lansia karena daftar tunggu yang panjang. “Bagi calon jamaah haji ketika ia tidak memenuhi batasan minimal ADL atau gangguan demensia berat, tentu ini menjadi kelompok yang tidak harus melakukan pelunasan biaya haji,” terangnya. Agus menyampaikan bahwa jika keberangkatan haji memberikan pengaruh memburuknya kesehatan seseorang, maka tidak perlu bagi calon jamaah itu untuk melunasi biaya haji. “Kalau tetap berangkat menjalankan ibadah haji akan lebih membahayakan kondisinya. Sehingga kelompok-kelompok ini memang harus sejak awal tidak diberi kesempatan untuk membayar biaya haji dan fokus untuk perawatan dirinya, untuk pengobatan,” lanjut dosen di Fakultas Kedokteran UII Yogyakarta itu.

Read More

Sandiaga : Program Santri Digitalpreneur Dapat Memperkuat Ekonomi Digital Indonesia

Jakarta — 1miliarssntri.net : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan program Santri Digitalpreneur menjadi momentum bagi para santri di Indonesia untuk berada di garda terdepan dalam mengembangkan dan memperkuat ekonomi digital Indonesia. “Kalian harus mampu menjadi garda terdepan, karena untuk menuju Indonesia Emas yang sejahtera, adil, dan makmur lokomotifnya justru ada di tangan santri-santri muda kita. Kalianlah yang menjadi lokomotif berbekal ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga dalam Demoday Santri Digitalpreneur Indonesia 2023 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (26/10/2023) Sandiaga mengatakan, ekonomi kreatif merupakan lokomotif yang menggerakkan perekonomian Indonesia di masa mendatang. Oleh karena itu, melalui program ini diharapkan para santri yang berpartisipasi bisa menghasilkan konten-konten kreatif yang unik dan inovatif untuk ditampilkan di media sosial. Selain itu, program yang dilaksanakan dalam rangka menyambut hari santri yang jatuh setiap 22 Oktober ini juga dibungkus dengan semangat inovasi, adaptasi, dan kolaborasi untuk menjadikan para santri sebagai konten kreator yang kreatif dan berkualitas. Mereka juga diharapkan mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Potensi itu semakin besar mengingat ada sekitar lima juta santri yang tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga, dengan jumlah ini maka santri bisa menjadi suatu ekosistem ekonomi umat tersendiri di Indonesia. “Kita harus isi dengan konten-konten yang membawa semangat bagi santri untuk menghadirkan konten-konten yang menjadi penyejuk di antara konten-konten yang beredar di media sosial,” terangnya.

Read More