RSIS A.Yani Surabaya Living Monument Sebagai Persembahan Memperingati Satu Abad NU

Surabaya — 1miliarsantri.net : Disela-sela menghadiri Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Tugu Pahlawan Surabaya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf meresmikan gedung baru Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya A Yani di Jalan Achmad Yani, Surabaya, Jawa Timur. Gedung tersebut merupakan living monument atau sebagai persembahan dalam rangka memperingati Satu Abad Nahdlatul Ulama. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, saya resmikan tower Rumah Sakit Islam Surabaya Ahmad Yani di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur,” ungkap Presiden Jokowi dikutip Rabu (25/10/2023). Pada kesempatan itu hadir juga Ketua Yarsi Prof Mohammad NUh, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Amin Said Husni, dan Ketua Lembaga Kesehatan (LK) PBNU Zulfikar As’ad. Presiden Jokowi menekankan pentingnya layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. Gedung baru yang diresmikan adalah sebuah tower modern berlantai 13. “Tower Rumah Sakit Islam Surabaya A Yani ini berlantai 13 akan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan serta menjadi rumah sakit pendidikan bagi fakultas kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) khususnya bagi mahasiswa kedokteran dan perawat,” terang Jokowi. Presiden menekankan, keberadaan tower dengan peralatan dan fasilitas modern juga sekaligus menandai transformasi RSIS A Yani menjadi rumah sakit modern dan terpercaya.

Read More

Jakarta Muslim Fashion Week 2023 Bukti Pendidikan Vokasi Mampu Bersaing Dengan Desainer Papan Atas

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sebanyak 72 koleksi busana karya talenta-talenta mode dari satuan pendidikan vokasi tampil di ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024. Karya fashion dari satuan pendidikan vokasi itu disebut mampu bersaing dengan desainer papan atas Indonesia dan siap merambah pasar global. “Kita semua melihat karya-karya fashion dari satuan pendidikan vokasi mampu bersaing dengan desainer papan atas Indonesia dan siap merambah pasar global,” terang Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam siaran pers, Selasa (24/10/2023). Karya-karya tersebut diperlihatkan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Banten, Sabtu (21/10/2023) lalu. Menurut Nadiem, Penampilan itu membuktikan pendidikan vokasi menyimpan potensi besar untuk berkiprah dan memajukan industri fashion melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Pada perhelatan tahun kedua ini, panggung JMFW menjadi pembuktian bagi insan vokasi dalam menunjukkan kiprahnya sebagai bagian dari perjalanan industri busana Muslim. Hal ini juga yang makin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pusat busana Muslim dunia. Nadiem menyatakan, kehadiran JMFW secara berkelanjutan menjadi ujung tombak untuk mencapai misi Indonesia menjadi pusat busana Muslim dunia. “Saya yakin upaya ini akan segera terwujud dan akan memberikan dampak yang besar bagi kemajuan industri fashion tanah air,” ujar Nadiem. Pada kesempatan itu, Nadiem juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perdagangan yang telah memberikan panggung kepada satuan pendidikan vokasi untuk belajar berkarya dan berani tampil di depan khalayak luas. Nadiem pun berharap dari panggung JMFW akan semakin banyak industri yang mendukung SMK dengan menjadi mitra. Sekitar satu jam, karya busana rancangan para siswa dan mahasiswa dari 12 satuan pendidikan vokasi ditampilkan di hadapan publik oleh para model di runway JMFW 2024. Busana-busana tersebut didesain dan dibuat oleh mahasiswa dari lima perguruan tinggi vokasi (PTV) dan tujuh sekolah menengah kejuruan (SMK) Bidang Tata Busana. Kelima PTV yang tampil, yakni ISI Yogyakarta, ISBI Bandung, AKS Ibu Kartini Semarang, Universitas Kristen Maranatha, dan ISWI Fashion Academy. Sementara itu, ketujuh SMK yang terlibat adalah SMK NU Banat Kudus, SMK Syubbanul Wathon, SMKN 1 Batu, SMK Cendika Bangsa Kepanjen, SMKN 1 Kasreman, SMK NU 2 Kedungpring, dan SMKN 3 Magelang. Setiap satuan pendidikan vokasi menampilkan enam rancangan busana dengan tema yang beragam. Seperti contohnya adalah koleksi d’JeLiPat dari SMKN 3 Magelang yang menampilkan enam tampilan busana bertema ‘Getuk’ yang terinspirasi dari getuk tiga warga yang tak lain merupakan makanan khas dari Magelang, Jawa Tengah. Sebagai penutup pagelaran, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti, turut tampil di atas catwalk. Keduanya tampil segar mengenakan busana rancangan siswa SMK NU Banat Kudus dan SMK Syubbanul Wathon. Usai parade, Kiki mengaku bangga dengan hasil karya para siswa dan mahasiswa vokasi. Menurut Kiki, panggung JMFW 2024 menunjukan pendidikan vokasi menyimpan potensi besar dalam mendorong kemajuan industri fashion melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. “Tujuan kita adalah memberikan pengalaman berharga kepada para siswa sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa anak-anak SMK, anak-anak vokasi itu bisa menghasilkan karya-karya yang diakui industri, dunia fesyen,” kata Kiki.

Read More

Pesantren Moderen Gontor Launching Mushaf Gontor

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pondok Modern Darussalam Gontor resmi melaunching awal penulisan mushaf Al-Qur’an yang dinamakan Mushaf Gontor. Kepala Lajnah Pentashihan Mushf Al-Qur’an (LPMQ), Ustadz Abdul Aziz Sidqi, menjabarkan tiga keistimewaan mushaf tersebut. Pertama, Mushaf Gontor merupakan mushaf pertama yang ditulis oleh kalangan pesantren. “Yang menerbitkan mungkin sudah banyak, tapi yang menulis sendiri dengan Mushaf Standar Indonesia dan akan mencetaknya ini baru Gontor pada umur ke 100 tahun ini,” urai Aziz, dikutip laman Gontor, Senin (23/10/2023). Kedua, Mushaf Gontor ditulis oleh hanya satu orang khattat. Mushaf tersebut ditulis oleh Ustadz Muhammad Nur. Dia merupakan sosok yang telah mendapatkan ijazah pada khat naskhi dari kaligrafer Maroko, Syeikh Belaid Hamidi. “Itu suatu kelebihan, karena ia akan istiqamah menulis di sini dan seni khatnya tidak tercampur-campur,” ungkapnya. Ada dua segi yang harus dipersiapkan, yaitu persiapan dzahir dan batin atau fisik dan non-fisik. Dalam segi non-fisik, Ustadz Muhammad Nur menekankan pentingnya niat penulisan sebagai ibadah lillahi ta’ala. Penulisan itu telah menjadi amanah Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor. Harapannya, Mushaf Gontor dapat menjadi legasi atau warisan bagi generasi yang akan datang. Dalam pelaksanannya, Ustadz Muhammad Nur dibantu oleh tim yang akan mensupport persiapan dzahir seperti alat tulis, peralatan digitalisasi master, tim pentashihan internal, tim dokumentasi dan persiapan teknis lainnya sehingga dia dapat lebih fokus dalam mempersiapkan mental dan spiritual. Aziz juga mengapresiasi pilihan Gontor untuk menulis mushaf ini sesuai dengan Mushaf Standar Indonesia. “Oleh karena itu insya Allah akan kami kawal sampai selesai, dalam arti sampai proses pentashihannya selesai,” imbuhnya. Bentuk nyata dukungan ini salah satunya terwujud dalam fasilitasi LPMQ bagi tim mushaf Gontor untuk pelatihan digitalisasi mushaf bersama Ustadz Saifuddin El-Cavi dari Forum Pelayan Al-Quran (FPQ) yang dilaksanakan tepat setelah launching penulisan mushaf Gontor.

Read More

Presiden Jokowi Mengapresiasi Semangat Para Santri Sebagai Pilar Kekuatan Bangsa

Surabaya — 1miliarsantri.net : Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir sekaligus didapuk menjadi Pembina Apel pada Apel Hari Santri 2023. Presiden Jokowi mengapresiasi kiprah santri sejak zaman perjuangan kemerdekaan hingga saat ini. Apel Akbar Hari Santri 2023 digelar di Tugu Pahlawan Surabaya. “Santri pilar kekuatan bangsa, pondasi kekokohan bangsa, sudah terbukti sejak zaman perjuangan,” tegas Jokowi di hadapan puluhan ribu santri di Tugu Pahlawan dan ruas-ruas jalan di sekitarnya, Surabaya, Minggu (22/10/2023). Hadir dalam kegiatan ini, Rais Aam Nahdlatul Ulama KH Miftachul Achyar, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, beserta jajaran PBNU. Hadir juga Ketua DPR RI Puan Maharani, Menhan Probowo Subianto, Mensesneg Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Tohir, Mendag Zulkifli Hasan, Menteri Investasi Bahlil L, Menpan RB Abdullah Azwar Anas, Panglima TNI Yudo Margono, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Forkompimda Jatim, Menurut Presiden, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, ada 36 ribu pesantren di Indonesia. Hal itu menjadi sebuah kekuatan besar. “Jumlah pesantren yang sangat banyak menjadi kekuatan besar penentu masa depan bangsa, penentu lompatan kemajuan bangsa, dan penentu keberhasilan mencapai cita-cita,” pekik Presiden. Presiden lalu mengenang awal adanya Hari Santri. Dikisahkan Presiden, hal itu bermula dari kunjungannya ke salah satu pesantren di Malang-Jawa Timur sebelum menjabat sebagai Kepala Negara. Saat itu, ada usulan dari para kiai dan santri untuk memutuskan adanya Hari Santri.

Read More

Jutaan Warga Mengikuti Jalan Santai Hari Santri Nasional 2023 di Surabaya

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ketua Umum PBNU Yahya Staquf melepas jutaan peserta jalan santai dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2023 dari Gedung Negara Grahadi, Sabtu (21/10/2023). Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Menurut Gus Yahya, salah satu peran santri adalah membangun negeri. Peran itu antara lain terwujud dari semangat jihad fi sabilillah yang sudah digelorakan sejak zaman perang kemerdekaan. Gus Yahya mengingatkan peran santri dalam jihad fii sabilillah mempertahankan NKRI, menjaga Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945. “Mari kita berjihad. Sebab negara ini didirikan dengan jihad. Masa depannya juga harua diperjuangkan dengan jihad. Jihad santri, jayakan negeri. Negeri ini tidak akan berjaya tanpa jihad dari warganya. Jihad yang dilandasi semangat kepahlawanan sebagaimana diteladankan para pahlawan demi tegaknya Indonesia,” tegas Gus Yahya. Ditanya kenapa Hari Santri dipusatkan di Surabaya, Gus Yahya menjelaskan bahwa hal tersebut tidak lepas dari sejarah Resolusi Jihad yang digaungkan para ulama pada 22 Oktober 1945. Saat itu, mereka berkumpul di Surabaya dan meminta pemerintah memobilisasi warganya untuk jihad fii sabilillah, mempertahankan NKRI dari upaya sekutu untuk menjajah kembali. “Surabaya menjadi pusat dari pertarungan mempertahankan NKRI. Peristiwa itu menjadi titik penting sebagai pondasi keberlangsungan proklamasi,” ungkap Gus Yahya. Gus Yahya berharap jangan sampai kejayaan yang telah diperjuangkan para pahlawan itu batal di masa depan karena kita tidak mampu meneladani kepahlawanan mereka. Sementara itu Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, jalan santai digelar dalam semarak Hari Santri sebagai ikhtiar menjaga kesehatan dan memberi nuasan kegembiraan. Menurutnya, Hari Santri patut dirayakan dengn riang gembira.

Read More

Tingkatkan Literasi Keuangan, Baznas Gerilya Hingga ke Wilayah Pesisir Bekasi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan target peningkatan literasi keuangan hingga melebihi 50 persen pada akhir 2023. PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) pun mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan nasional. Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji mengapresiasi fokus OJK dalam prioritas literasi keuangan tahun 2023 yang menyasar pelajar atau santri, UMKM, penyandang disabilitas dan masyarakat daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Sebagai perusahaan sistem pembayaran terdepan yang menjadi bagian Holding Danareksa, pihaknya mendukung literasi keuangan nasional. “Dalam konteks pertumbuhan masyarakat yang terus meningkat dan permintaan akan transaksi keuangan yang semakin tinggi, peningkatan literasi keuangan hingga ke wilayah pesisir sangat penting untuk menciptakan akses keuangan yang merata,” terang Ario kepada 1miliarsantri.net di Jakarta, Sabtu (21/10/2023). Meninjau data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, angka indeks literasi keuangan nasional masih di angka 49,68 persen. Hal itu menunjukkan peningkatan sebesar 9,11 persen dibandingkan dengan 2019 yang baru mencapai 38,03 persen. Dukungan Jalin dalam meningkatkan literasi keuangan melalui penyelenggaraan sosialisasi mengenai dasar layanan perbankan kepada masyarakat di pesisir Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (19/10/2023). Menurut Ario, acara tersebut merupakan langkah penting dalam merayakan Bulan Inklusi Keuangan 2023 yang berlangsung sepanjang Oktober 2023. “Terkait dengan acara ini, Jalin juga bekerja sama dengan Baznas untuk menyediakan pelayanan kesehatan gratis, bantuan sembako, dan obat-obatan kepada masyarakat di pesisir Pantai Bahagia. Kolaborasi ini juga menandai awal rangkaian perayaan HUT ke-7 Jalin yang jatuh pada 3 November 2023,” kata Ario.

Read More

Pondok Gontor Gelar Serangkaian Acara Memperingati 100 Tahun Pendirian nya

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pondok Modern Darussalam Gontor, salah satu lembaga pendidikan terkemuka di Indonesia, merayakan tonggak sejarah penting perjalanan pendidikannya memasuki usia ke-100 tahun. Dalam rangka memeriahkan momentum tersebut sekitar 10.000 alumni Gontor, santri dan wali santri Gontor akan menggelar Tasyakuran dengan melakukan “Tajammu’” (kumpul bersama), dan Jalan Sehat Monas, Ahad, 22 Oktober 2023. “Kegiatan ini merupakan momentum penting bagi kami untuk memberikan penghormatan sekaligus ungkapan rasa syukur ke hadirat Allah SWT, atas segala nikmat-Nya, Pondok Gontor telah berusia satu abad lebih berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia,” terang KH Sofwan Manaf, Steering Committee sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Jakarta dalam Konferensi Pers di Jakarta, Jumat (20/10/2023). KH Sofwan menjelaskan, kegiatan “Tajammu’”, dan Jalan Sehat di Monas, Jakarta ini, merupakan rangkaian dari kegiatan Peringatan 100 Tahun Gontor yang sebelumnya sudah digelar di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, pada tanggal 27 September 2023 lalu. “Dengan spirit persatuan dan kebhinekaan NKRI, kali ini kami ingin membawa rasa syukur kami ini ke masyarakat kota Jakarta. Memadukan antara mengenang sejarah panjang Gontor dengan doa bersama di Monas dan menyongsong masa depan yang lebih baik dengan jalan sehat di Car Free Day,” jelas KH Sofwan. Rangkaian kegiatan Tajammuk dan Jalan Sehat ini akan dimulai pukul 05.30 hingga pukul 10.00 WIB, yang diawali dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan Hymne “Oh Pondokku”. Pimpinan Pondok Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal, dijadwalkan akan melepas langsung start jalan sehat dari pintu Barat Daya Monas (Patung Kuda) hingga bunderan HI dan kembali lagi ke Monas. “Tercatat, insya Allah kegiatan ini akan diikuti oleh kurang lebih 10 ribu alumni, santri dan wali santri Gontor, dari berbagai daerah. Atas nama panitia kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berkontribusi atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik,” ujar Luqman Hakim Arifin, Jubir Kepanitiaan di lokasi konferensi pers.

Read More

Musim Haji 2024 Indonesia Mendapat Tambahan 20 ribu Kuota Haji

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia dipastikan mendapat tambahan 20 ribu kuota haji dari pemerintah Arab Saudi untuk musim haji 2024. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangannya usai menghadiri KTT ASEAN-GCC di Riyadh, Jumat (20/10/2023). “Kurang dari 12 jam komitmen tambahan kuota haji langsung diberikan paling tidak 20 ribu untuk tahun depan tambahannya untuk Indonesia,” ujar Jokowi yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden. Pemberian tambahan kuota haji tersebut dilakukan saat pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi (KAS) Mohammed bin Salman al-Saud. Jokowi menyampaikan kondisi antrean haji di Indonesia sangat panjang. Bahkan calon jamaah haji harus menunggu hingga 47 tahun. “Saat bertemu dengan Perdana Menteri Mohammad bin Salman, saya menyampaikan apa adanya bahwa antrean haji di Indonesia sangat panjang bahkan ada yang harus menunggu 47 tahun sehingga Indonesia membutuhkan tambahan kuota haji. Alhamdulillah ditanggapi sangat positif oleh Kerajaan Saudi,” terang Jokowi. Dalam keterangannya, Jokowi juga menjelaskan mengenai KTT ASEAN-GCC yang dihadirinya. Menurutnya ASEAN dan GCC sepakat untuk meningkatkan kerja sama di tengah kondisi dunia yang terbelah.

Read More

Sambut Hari Santri, PBNU Akan Gelar Simposium Digitalisasi Perguruan Tinggi

SURABAYA, 1miliarsantri.net – Jika dulu tantangan santri adalah melawan penjajah untuk memperjuangkan kemerdekaan, saat ini para santri harus melawan musuh yang jauh lebih besar namun tak kasat mata. Musuh tersebut adalah belum meratanya kualitas digitalisasi perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini diungkapkan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Pendidikan, Prof. Moh Mukri, dalam Webinar SEVIMA pada Jum’at (20/10). Ulama asli Lampung ini memandang bahwa penyatuan pemahaman bagi santri dan perguruan tinggi terkait digitalisasi sangatlah penting. Karena  digitalisasi adalah suatu keniscayaan di masa depan. “Digitalisasi merupakan tuntutan zaman, jadi tidak mungkin ke depan masih serba manual, ketika di kampus ingin melihat data mahasiswa tinggal klik, harus sudah kelihatan. Disamping itu, bekerja dan berkarya saat ini mutlak butuh kompetensi digital. Berdakwah pun sekarang bisa pakai berbagai media online yang semakin canggih, jadi santri harus siap dengan digitalisasi!” kata Moh Mukri di hadapan ribuan santri pemirsa Webinar SEVIMA. Menjawab tantangan digitalisasi perguruan tinggi, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menyelenggarakan hajat besar bertajuk “Simposium Transformasi Digitalisasi dan Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Menuju 5.0”. Moh Mukri menyebutkan bahwa simposium ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri Nasional, dan rencananya akan digelar selama beberapa hari pada sekitar pertengahan atau akhir November 2023. Dihadiri Ribuan Pejabat Tinggi Negara, Rektor, dan Akademisi NU Disampaikan Ketua PBNU Bidang Pendidikan Prof. Moh Mukri, simposium ini akan menjadi sarana diskusi bagi para pengambil kebijakan di dunia pendidikan, terutama para pejabat tinggi negara di bidang pendidikan dan teknologi digital, serta dihadiri berbagai pimpinan dan akademisi perguruan tinggi. Baik itu dari Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Read More

PBNU Instruksikan Pembacaan 1 Miliar Sholawat Nariyah pada malam Jelang Peringatan Hari Santri 2023

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan seruan pembacaan satu miliar Sholawat Nariyah pada malam hari menjelang Peringatan Hari Santri tanggal 22 Oktober 2023. Seruan ini dikeluarkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui surat edaran PBNU Nomor 1034/PB.01/A.1.03.08/99/10/23 tanggal 13 Oktober 2023 ditandatangani Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib ‘Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta Sekretaris Jenderal PBNU H Saifullah Yusuf. Ketua PBNU H Ishfah Abidal Aziz menjelaskan terkait dengan teknis Pembacaan Satu Miliar Sholawat Nariyah. Ia mengatakan masing-masing struktur kepengurusan NU dari pusat hingga ranting mendapatkan 15 paket, di mana satu paket terdiri dari 4.444. Kemudian untuk teknis pembagiannya diserahkan kepada masing-masing struktur kepengurusan. “Teknis pembagian kami serahkan pada struktur NU, umpama PWNU Jawa Tengah 15 paket, kami serahkan sepenuhnya menjadi kewenangan PWNU. Umpama di PCNU tertentu, dalam satu majelis dibebankan satu paket, 4.444 Shalawat Nariyah setidaknya 45 orang. Satu Shalawat Nariyah 30 detik, dibutuhkan 50 menit atau satu jam, maka butuh 45 orang,” terang Ishfah kepada 1miliarsantri.net, Kamis (19/10/2023). Dia menegaskan pembacaan Shalawat Nariyah dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (21/10/2023) malam, diawali dengan Shalat Isya berjamaah, pembacaan tawassul dan aurad, lalu pembacaan Shalawat Nariyah. “Jadi selepas shalat Isya, bukan sore jam lima, tetapi selepas melaksanakan shalat Isya berjamaah. Kami tegaskan sebagaimana surat edaran kepada pengurus wilayah, diawali dengan shalat Isya berjamaah, tentu menyediakan dengan waktu pelaksanaan shalat di masing-masing daerah,” lanjutnya. Ishfah mengungkapkan alasan mengapa satu paket terdiri dari 4.444 Shalawat Nariyah, hal tersebut berdasarkan ijazah yang diperoleh, sehingga menjadi dasar. “Umpama di PCNU A, ada sembilan majelis itu dalam satu struktur itu mewajibkan 15 paket, semua akan terdistribusikan dengan baik, dengan dasar seperti ini kami putuskan tidak ada nyicil, semua kontan dibaca bersama-sama, tawasul dilakukan secara bersama-sama selepas shalat Isya berjamaah. Saya kira menjadi dasar kita untuk menghitung, tidak ada nyicil,” tegasnya.

Read More