Pemegang Visa Kunjungan Dilarang Masuk Mekah Madinah

Makkah — 1miliarsantri.net : Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan kebijakan yang melarang pemegang visa kunjungan untuk menunaikan ibadah haji. Aturan baru tersebut menegaskan bahwa pengunjung dengan visa kunjungan tidak diperbolehkan masuk atau berada di Mekkah sejak 15 Zulkaidah hingga 15 Zulhijah 1445 H atau 23 Mei sampai 21 Juni 2024. Otoritas Keamanan Publik Arab Saudi mengatakan lebih dari 20.000 pemegang jenis visa kunjungan dikenakan sanksi terkait larangan pengunjung tinggal di Mekkah. Pihak berwenang Saudi menekankan bahwa pelanggar akan dikenakan hukuman sesuai dengan peraturan kerajaan. Adapun tujuan dari aturan ini adalah untuk menjamin keselamatan jamaah haji saat melakukan ibadah. Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah-langkah keamanan dan organisasi yang diambil oleh Kementerian Dalam Negeri.

Read More

Israel Intensifkan Serangan ke Rafah

Gaza — 1miliarsantri.net : Warga Rafah melaporkan telah terjadi kembali penembakan artileri dan tembakan senjata yang intens pada Kamis (30/5/2024) di kota paling selatan Gaza usai Israel menyatakan telah menguasai koridor strategis Philadelphi di perbatasan wilayah Palestina dengan Mesir. Militer Israel meluncurkan operasi penyerbuannya ke Rafah sejak awal Mei meskipun ada keberatan internasional atas nasib warga Palestina yang berlindung di sana. Serangan akhir pekan ini yang memicu kebakaran dan menewaskan puluhan warga di kamp pengungsi telah memicu gelombang kecaman baru, termasuk kampanye media sosial dengan slogan “Semua Mata Tertuju pada Rafah” yang telah dibagikan oleh puluhan juta pengguna. Israel menyatakan pada Rabu (29/5/2024) bahwa pasukannya telah mengambil alih koridor Philadelphi sepanjang 14 kilometer (8,5 mil) di perbatasan Gaza-Mesir, yang diklaim digunakan Hamas untuk penyelundupan senjata. Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengumumkan pihaknya telah mengambil “kendali operasional” atas area perbatasan sempit itu, di mana ia juga mengklaim pasukannya “menemukan sekitar 20 terowongan.” Mesir, yang telah lama berperan sebagai mediator konflik dan semakin vokal dalam mengkritik operasi Israel, telah menolak semua klaim tentang adanya terowongan penyelundupan yang melintasi zona penyangga itu. “Israel menggunakan tuduhan ini untuk membenarkan kelanjutan operasi di kota Palestina Rafah dan memperpanjang perang untuk tujuan politik,” terang sumber tingkat tinggi Mesir yang dikutip oleh media afiliasi pemerintah Al-Qahera News. Pejabat Mesir mengatakan kemungkinan pengambilalihan Philadelphi oleh Israel bisa melanggar perjanjian perdamaian bersejarah antara kedua negara pada 1979, meskipun belum ada komentar resmi dari Kairo sejak pengumuman militer tersebut. Dalam kunjungan di Beijing, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyerukan peningkatan bantuan kemanusiaan untuk Gaza yang dikepung, dan menegaskan kembali penentangan negara terhadap “upaya apapun untuk memaksa pengungsian warga Palestina secara paksa dari tanah mereka.”

Read More

Erdogan Menilai Israel yang Tidak Terlindungi oleh Hukum Merupakan Ancaman

Turki — 1miliarsantri.net : Pidato Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di parlemen Turki pada Rabu (29/5/2024) lalu mengatakan tidak ada negara yang aman kecuali Israel mematuhi hukum internasional. Pernyataan Erdogan tersebut mengacu pada tindakan Israel di Jalur Gaza yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh bulan meskipun ada keputusan dan resolusi yang menentangnya “Tidak ada negara yang aman kecuali Israel menerima hukum internasional dan menganggap dirinya terikat oleh hukum internasional,” ungkanya. Erdogan menilai Israel yang tidak terlindungi oleh hukum merupakan ancaman tidak hanya bagi Palestina atau Gaza tetapi juga bagi perdamaian global dan kemanusiaan secara keseluruhan. Ia mengecam serangan Israel pada Ahad (26/5/2024) terhadap sebuah kamp pengungsi di Rafah, Gaza selatan yang menewaskan sedikitnya 45 orang dan menyulut api yang menyebar dengan cepat melalui tenda-tenda dan akomodasi sementara. Presiden Turki itu turut mengkritik ketidakmampuan sistem internasional, termasuk badan-badan seperti PBB untuk menghentikan kekejaman yang sedang berlangsung di Gaza yang menyebabkan lebih dari 36.000 warga Palestina terbunuh dan telah menyebabkan kehancuran yang luas, pengungsian, dan kondisi kelaparan. “PBB bahkan tidak mampu melindungi personel atau pekerja bantuannya sendiri, apalagi menghentikan genosida. Bukan hanya umat manusia yang binasa di Gaza, tapi PBB juga dengan semangatnya,” ucapnya. Mengecam Barat atas dugaan keterlibatannya dalam perang Israel di Gaza, pemimpin Turki tersebut mengatakan bahwa tidak ada keyakinan yang menganggap sah untuk membakar warga sipil yang tidak bersalah sampai mati di tenda mereka. Sementara itu, dunia menyaksikan kebiadaban vampir yang dikenal sebagai Netanyahu melalui siaran langsung.

Read More

Israel Perluas Serangan ke Rafah

Gaza — 1miliarsantri.net : Tentara Israel pada Selasa kemarin mulai memperluas serangannya di Rafah, Jalur Gaza selatan, dengan merebut lebih banyak wilayah perbatasan dengan Mesir, atau yang dikenal sebagai Koridor Philadelphia. Tindakan ini berarti bahwa tentara Israel semakin bergerak maju untuk mengisolasi Gaza dari kontak dengan Mesir, dan pada akhirnya, dengan seluruh dunia. Tentara Israel memperluas serangannya ke Rafah di tengah penembakan dan pengeboman besar-besaran, hingga memaksa ribuan orang meninggalkan Rafah barat menuju Khan Younis dan daerah-daerah di Jalur Gaza tengah. Sedikitnya 16 warga Palestina tewas dalam pengeboman Israel di Rafah pada Senin malam (27/5/2024), menurut sumber medis. Serangan Israel saat ini ke Rafah membuat wilayah tersebut hanya berjarak 3 kilometer dari pantai Rafah, dan menempatkan lebih dari dua pertiga wilayah Koridor Philadelphia di bawah kendali Israel. Koridor Philadelphia, sepanjang 14 kilometer, adalah zona penyangga demiliterisasi yang membentang di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir, sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian setelah penandatanganan Perjanjian Camp David tahun 1978 antara Presiden Mesir saat itu, Anwar Sadat, dan Perdana Menteri Israel Menachem Begin. Sebelum Israel melancarkan operasi militer ke Rafah pada 6 Mei 2024, koridor tersebut menjadi tempat perlindungan bagi lebih dari 1,5 juta pengungsi Palestina yang meninggalkan wilayah mereka di Jalur Gaza karena serangan gencar Israel yang dimulai pada 7 Oktober 2023.

Read More

Spanyol, Norwegia dan Irlandia Resmi Akui Palestina

Madrid — 1miliarsantri.net : Tiga negara yakni Spanyol, Norwegia dan Irlandia resmi mengakui dan mendukung kemerdekaan negara Palestina. Upaya terkoordinasi oleh tiga negara Eropa Barat ini dirancang untuk menambah tekanan internasional terhadap Israel yang terus melakukan serangan ke jalur Gaza, khususnya Kota Rafah. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengatakan kepada rakyatnya dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi bahwa “ini adalah keputusan bersejarah yang memiliki satu tujuan, yaitu untuk membantu warga Israel dan Palestina mencapai perdamaian.” Irlandia dan Norwegia segera bergabung dengan Spanyol untuk meresmikan keputusan yang telah mereka umumkan bersama pada minggu sebelumnya. Bendera Palestina telah dikibarkan di Dublin di luar Leinster House, gedung parlemen Irlandia. “Ini adalah momen penting dan saya pikir ini memberi sinyal kepada dunia bahwa ada tindakan praktis yang dapat Anda ambil sebagai negara untuk membantu menjaga harapan dan tujuan solusi dua negara tetap hidup di saat yang lain mencoba untuk mengebomnya hingga terlupakan,” ungkap Perdana Menteri Irlandia Simon Harris dihadapan media. Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “selama lebih dari 30 tahun, Norwegia telah menjadi salah satu pendukung terkuat untuk negara Palestina. Hari ini, ketika Norwegia secara resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara, merupakan tonggak sejarah dalam hubungan antara Norwegia dan Palestina.” Meskipun puluhan negara telah mengakui negara Palestina, tidak ada satu pun negara besar di Barat yang melakukannya. Namun, bergabungnya tiga negara Eropa ke dalam kelompok ini merupakan kemenangan bagi upaya Palestina di dunia opini publik. Hubungan antara Uni Eropa dan Israel telah menurun seiring pengakuan diplomatik oleh dua anggota Uni Eropa, dan Madrid bersikeras pada hari Senin bahwa Uni Eropa harus mengambil tindakan terhadap Israel atas serangan mematikan yang terus berlanjut di kota Rafah, Gaza selatan.

Read More

Jumlah Warga Palestina yang Meninggal di Gaza Mencapai 35.984 orang

Gaza — 1miliarsantri.net : Kementerian Kesehatan Palestina pada Minggu (26/5/2024) mengatakan ada sebanyak 35.984 orang telah terbunuh selama lebih dari tujuh bulan perang antara Israel dan militan Palestina di wilayah Gaza. Jumlah tersebut termasuk sedikitnya 81 orang yang tewas dalam 24 jam terakhir. Selain itu, sejak perang dimulai ketika militan Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, 80.643 orang telah terluka di Jalur Gaza. Angka tersebut mengalami peningkatan dari pekan lalu, dimana pada Selasa (21/5/2024), jumlah korban tewas di Gaza mencapai 35.562 orang, sementara korban luka 79.652 orang. Israel terus melanjutkan serangan brutalnya di Jalur Gaza meskipun pengadilan dunia telah memerintah Israel untuk menghentikan serangannya di wilayah tersebut, khususnya di kota Rafah. Pengadilan dunia juga telah memerintahkan Israel untuk tetap membuka penyeberangan Rafah antara Mesir dan Gaza, yang ditutup awal bulan ini pada awal serangannya terhadap kota tersebut. Namun, setelah keputusan itu diumumkan, Israel kembali melancarkan serangan di Jalur Gaza sejak Sabtu pagi. Sementara itu, bentrokan antara tentara Israel dan sayap bersenjata Hamas terus berlanjut. Perlu diketahui, lebih dari tujuh bulan konflik antara Israel-Palestina, sebagian besar wilayah Gaza hancur akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang dilumpuhkan militer zionis.

Read More

Beberapa Truk Bantuan Kemanusiaan Sudah Tiba di Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Truk-truk bantuan kemanusiaan sudah mulai memasuki Gaza melalui penyeberangan Karem Abu Salem di selatan, sementara kondisi kehidupan ratusan ribu warga Palestina terus memburuk akibat perang Israel yang tak henti-hentinya di daerah kantong Palestina tersebut. Penyeberangan Karem Abu Salem terletak di persimpangan Israel, Gaza dan Mesir. TV Al-Qahera yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir pada Minggu membagikan video di X, yang menunjukkan truk-truk bantuan memasuki Gaza melalui penyeberangan, yang dikenal oleh warga Israel sebagai Kerem Shalom. Pihak official pemberi bantuan mengatakan setidaknya ada 200 truk yang barus bisa memasuki Gaza. Empat truk pertama yang memasuki Gaza membawa bahan bakar untuk rumah sakit dan desalination plants, kata Hani Mahmoud dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Deir el-Balah di Gaza. Ia mengatakan empat truk lainnya diperkirakan akan membawa gas untuk memasak. Mahmoud mengatakan, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada organisasi-organisasi yang seharusnya menerima bantuan, yang akan membawanya ke gudang-gudang di zona pengungsian di kota Khan Younis dan pusat Gaza. Namun, Mahmoud juga mengatakan bahwa bantuan itu sangat tidak cukup. “200 truk tersebut tidak cukup untuk mengatasi hambatan dan keadaan ekstrim yang diakibatkan oleh serangan pengeboman besar-besaran serta kondisi yang terjadi di lapangan. Kita berbicara tentang mekanisme bantuan yang rusak di lapangan dalam hal memastikan keamanan bagi para pekerja bantuan, dalam hal infrastruktur, serta gudang-gudang yang telah diserang dengan sengaja beberapa kali di masa lalu,” urao Mahmoud. Volume pengiriman pada Minggu masih jauh dari apa yang dikatakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yaitu minimal 500 hingga 600 truk yang dibutuhkan setiap hari untuk memberi makan jutaan orang – sebagian besar dari mereka adalah para pengungsi – yang berada di ambang kelaparan. Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC), sebuah pemantau kelaparan global, telah memperingatkan akan terjadinya kelaparan yang akan segera terjadi di beberapa bagian Gaza, yang dihuni oleh 2,3 juta orang.

Read More

Irlandia, Norwegia dan Spanyol, Mengakui Negara Palestina

Washington — 1miliarsantri.net : Gedung Putih pada Rabu (22/5/2024) lalu menegaskan kembali penolakannya terhadap pengakuan sepihak atas negara Palestina setelah tiga negara Eropa yaitu Irlandia, Norwegia dan Spanyol, mengakui negara Palestina. Menanggapi tindakan ketiga negara Eropa itu, Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan menyatakan bahwa negara Palestina mana pun harus dibentuk melalui negosiasi langsung dengan Israel. “Apa yang bisa saya sampaikan kepada Anda adalah kami percaya satu-satunya cara Anda akan mencapai solusi dua negara yang bermanfaat bagi Israel dan Palestina adalah melalui negosiasi langsung antara kedua pihak,” katanya kepada wartawan di Gedung Putih. Ketiga negara Eropa pada Rabu (22/5/2024) mengatakan bahwa mereka akan secara resmi mengakui negara Palestina pada 28 Mei, sebuah langkah yang merupakan pukulan besar bagi Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah lama menentang negara Palestina, dan baru-baru ini menolaknya pada Rabu (22/5) ketika dia mengatakan pengakuan Irlandia, Norwegia dan Spanyol itu “adalah hadiah bagi terorisme dan tidak akan membawa perdamaian.” Dia menuduh bahwa negara Palestina akan menjadi “negara teroris,” dan menegaskan bahwa pemerintahnya “tidak akan menyetujui hal ini” dan “tidak akan menghentikannya untuk mengalahkan Hamas.” Bezalel Smotrich, menteri keuangan Israel, secara terpisah mengancam akan mengambil “tindakan hukuman yang keras” terhadap Otoritas Palestina (PA) sebagai pembalasan atas pengakuan negara Palestina, termasuk memotong pendapatan pajak pemerintah. “Pada rapat kabinet terakhir, banyak menteri, termasuk saya, dengan tegas mengajukan tuntutan untuk tindakan hukuman yang keras terhadap Otoritas Palestina atas tindakan sepihaknya terhadap Israel, termasuk upayanya untuk mendapatkan pengakuan sepihak dan dukungannya terhadap kasus hukum terhadap Israel di Den Haag,” kata Smotrich. Pendapatan pajak – yang dikenal di Palestina dan Israel sebagai “maqasa” – dikumpulkan oleh pemerintah Israel atas nama Otoritas Palestina atas impor dan ekspor Palestina, dan Israel sebagai imbalannya mendapat komisi sebesar 3 persen.

Read More

Liga Arab Sambut Baik Pengakuan Kemerdekaan Untuk Palestina

Kairo — 1miliarsantri.net : Liga Arab menyambut baik pengakuan resmi negara Palestina oleh Spanyol, Irlandia, dan Norwegia. Pengakuan ini diharapkan dapat membantu memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina. Hal ini juga menjadi langkah positif dalam upaya mencapai perdamaian di Timur Tengah. Perdana Menteri ketiga negara tersebut mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka secara resmi akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara pada tanggal 28 Mei 2024. Ahmed Aboul Gheit, Sekretaris Jenderal Liga Arab, mengatakan bahwa “langkah signifikan ini menggarisbawahi komitmen tulus terhadap solusi dua negara dan mencerminkan keinginan tulus negara-negara ini untuk melindunginya dari pihak-pihak yang berupaya melemahkan atau memberantasnya.” Gamal Roshdy, juru bicara Aboul Gheit, mengatakan bahwa perkembangan penting ini mengikuti pengakuan baru-baru ini dari Barbados, Jamaika, Trinidad dan Tobago, dan Bahama. Penambahan ini menjadikan jumlah total negara yang mengakui negara Palestina menjadi sekitar 147, selaras dengan konsensus global yang sangat besar. Roshdy mengatakan pengakuan tersebut “merupakan aspek mendasar dari kedudukan negara dalam hukum internasional. “Langkah ini mewujudkan pendirian politik, moral, dan hukum yang berprinsip. Ini menandai tonggak penting menuju realisasi negara Palestina berdasarkan perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” tuturnya mengutip ucapan Abdul Gheit. Aboul Gheit mengatakan bahwa “pengakuan tersebut menyampaikan pesan yang jelas kepada rakyat Palestina: dunia berdiri teguh dalam membela hak mereka untuk menentukan nasib sendiri dan pembentukan negara merdeka.”

Read More

Korban Serangan Israel di Gaza Bertambah Menjadi 35.526 Orang

Gaza — 1miliarsantri.net : Jumlah korban tewas akibat serangan mematikan Israel di Jalir Gaza telah melonjak menjadi 35.562 sejak 7 Oktober lalu dan hingga saat ini hampit diseluruh wilayah kantong terkepung militer zionis. Kementerian Kesehatan Palestina menambahkan dalam sebuah pernyataan, setidaknya 79.652 orang juga terluka dalam serangan itu. “Serangan Israel menewaskan 106 orang dan melukai 176 lainnya dalam 24 jam terakhir. Banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” terang salah satu sumber. Israel terus melanjutkan serangan brutalnya di Jalur Gaza meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera dilakukan di wilayah tersebut. Perlu diketahui, lebih dari tujuh bulan konflik antara Israel-Palestina, sebagian besar wilayah Gaza hancur akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang dilumpuhkan militer zionis. Israel pun dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) pada Januari. Bahkan ICJ mengeluarkan keputusan sementara yang memerintahkan negara tersebut untuk menghentikan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza. (zul)

Read More