Syeikh Afeefuddin Al Jailani: Indonesia Contoh Bangsa Paling Harmonis

Dengarkan Artikel Ini

Ia juga mencontohkan nilai-nilai akhlak atau kebaikan/keharmonisan yang mendekatkan Baghdad-Indonesia.

“Di sini, saya tahu rata-rata membaca manaqib Syeikh Abdulqadir Jailani, padahal butuh 10 jam dari Baghdad ke Indonesia, tapi jarak yang jauh didekatkan oleh hati/ akhlak. Datang ke sini, saya bertemu orang-orang baik,” paparnya.

Ketika ditanya jamaah tentang upaya memadukan akhlak dalam ajaran dan amal, Syeikh Afeefuddin Al Jailani menyarankan untuk meneladani Rasulullah yakni bicara yang baik atau diam.

“Diam itu ibadah, bahkan Allah memberi satu mulut, dua telinga, dan dua mata berarti kita diminta banyak mendengar dan melihat daripada bicara. Bicara pun yang baik atau zikir agar hati menjadi bersih,” urainya.

Sementara itu, Inisiator Kajian Akhlak Hj Khofifah Indar Parawansa yang juga Gubernur Jatim 2019-2024 menjelaskan Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945 adalah Hari Jumat dan bulan Ramadhan. Artinya, bangsa ini mengutamakan religiusitas dan membangun keberagaman.

“Untuk itu, perlu siraman rohani, karena itu kami harapkan Syeikh Afeefuddin Al Jailani mau memberi kajian akhlak ini dua bulan sekali untuk membangun keberagamaan, religiusitas, dan karakter. Jadi, kajian ini dilaksanakan dua bulan sekali,” pungkas Khofifah. (har)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca