Pemerintah Tanggapi Isu Dapur Fiktif dalam Program MBG
“Sanksi harus diterapkan, tetapi jangan sampai mengganggu penerima manfaat untuk tidak mendapatkan MBG,” tegasnnya.
Baca juga: Sudah Dibuka! Begini Syarat dan Cara Daftar Program Magang Berbayar Pemerintah
Pentingnya Edukasi Gizi dalam Program MBG
Pernyataan pemerintah ini sekaligus menegaskan komitmen untuk meningkatkan pengawasan, transparansi, dan kualitas pelaksanaan program MBG di seluruh daerah. Namun, para ahli menilai bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan bergizi, melainkan juga oleh pendidikan gizi yang menyertainya.
Banyaknya kasus keracunan yang terjadi membuat program MBG medapat respon negatif dan pesimis dar khlayak, dan munculnya kekhawatirnya publik terhadap makanan di program tersebut. Padahal tujuan MBG untuk meningkatkan gizi masyarakat sangat diharapkan tercapai.
Penelitian dalam Jurnal Gizi Indonesia yang dilakukan oleh Nuryanto dkk. (2014) menunjukkan bahwa edukasi gizi mampu meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar dari 66,4% menjadi 71,6% serta meningkatkan sikap positif tentang gizi dari 70,3% menjadi 75%. Artinya, program seperti MBG akan lebih efektif bila disertai dengan penyuluhan, poster, atau media edukatif lain agar anak-anak tidak hanya menerima makanan, tetapi juga memahami pentingnya konsumsi bergizi dalam kehidupan sehari-hari.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


