MUI Gandeng Kerja Sama dengan Institut Muhammad VI Maroko

Dengarkan Artikel Ini

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Buya Dr Amirsyah Tambunan beserta 32 orang jajaran nya mengunjungi lembaga penting untuk pendidikan calon imam, dai, dan kaderisasi ulama, yakni Institut Muhammad VI di Rabat, Jumat (26/4/2024).

Dalam kesempatan tersebut rombongan MUI diajak untuk meninjau langsung fasilitas pendidikan yang dimiliki institut Muhammad VI. Delegasi MUI yang berjumlah 32 orang bersama Dubes RI untuk Maroko dan Mauritania YM Hasrul Azwar disambut dan diterima langsung oleh Direktur Institut Syekh Abdus Salam Al-A’zar dan wakilnya Syekh Abdul Hamid.

Lembaga pendidikan ini berada di bawah Kementerian Waqaf dan Agama Islam Maroko yang didirikan dan diresmikan Raja Muhamad 6 pada Maret 2015 untuk mempersiapkan dai, mubalig, dan imam bersertifikasi yang akan diterjunkan secara langsung sebagai pegawai negeri di berbagai masjid di seluruh Maroko.

Sebagai perbandingan, di Indonesia ada program pendidikan profesi guru atau dokter, di Maroko lembaga ini dapat dikatakan sebagai program profesi dai.

Program tersebut berlangsung selama satu tahun bagi dai-dai terpilih saja yang berusia 35-45 tahun, memiliki hapalan Alquran 30 juz secara mutqin dan pemahaman Islam yang komprehensif, serta telah memiliki ijazah S1 bidang keagamaan.

Hal-hal tersebut merupakan syarat penting agar dapat diikutsertakan dalam program ini. Selama masa studi para mahasiswa diasramakan dan diberi tunjangan bulanan sebesar USD 200 setiap bulan.

Hal menarik dari lembaga ini, mereka juga memberikan kesempatan kepada kader-kader dai dari negara-negara Muslim lain untuk mengikuti program peningkatan kapasitas di lembaga tersebut selama 3 bulan, 1 tahun, hingga 2 tahun, dengan fasilitas tiket pesawat PP dan uang saku bulanan sebesar USD 200.

Dalam kesempatan diskusi antara Dubes RI, pimpinan MUI, dan anggota delegasi lainnya, Direktur Institut Muhammad VI memberikan kesempatan pada kader-kader dai terpilih dari Indonesia untuk mengikuti program pendidikan di sana.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca