MUI Gandeng Kerja Sama dengan Institut Muhammad VI Maroko
MUI diminta segera menindaklanjuti audiensi tersebut dengan bersurat langsung kepada Menteri urusan Waqaf dan Agama Islam Maroko untuk mengajukan permohonan mendapatkan kuota peserta program.
Intitut Muhammad VI merupakan lembaga pendidkan profesi dai dan imam yang memiliki fasilitas lengkap dan kurikulum yang komprehensif untuk mengarusutamakan wacana Islam moderat berbasis pada akhlak dan adab.
Lembaga ini telah banyak meluluskan dai dan imam di seluruh Maroko sejak didirikannya sampai saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi Hubungan Luar Negeri MUI, DR Andy Hadiyanto, berkesempatan memberikan gambaran singkat tentang MUI sebagai payung ormas-ormas islam dan berbagai aktifitasnya sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan kehidupan beragama di Indonesia, di hadapan ratusan mahasiswa di sana.
Di akhir pertemuan, Duta Besar Indonesia untuk Maroko merangkap Mauritania dan berkedudukan di Rabat, Hasrul Azwar Hutasuhut, juga menyatakan kesiapannya untuk membantu MUI dalam mengomunikasikan terkait pengiriman kader-kader ulama untuk mengikuti pelatihan di sini. (oky)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


