Muhammadiyah Bantu Perkuat Ekonomi Warga Wadas
Purworejo — 1miliarsantri.net : Di tengah konflik pertambangan yang melanda warga Desa Wadas, Purworejo, Muhammadiyah hadir dengan solusi kreatif melalui program Al-Maun Goes to Village (AGV). Inisiatif ini fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan berbasis komunitas.
Perwakilan Muhammadiyah melakukan kunjungan silaturahmi ke Desa Wadas. Rombongan terdiri dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP), Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH), serta Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH AP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Program AGV, yang telah berjalan sejak Mei 2024, memperkenalkan konsep inovatif bernama “Wadas Farm”. Inisiatif ini menitikberatkan pada budidaya kambing yang dikelola secara komunal, terutama oleh generasi muda setempat. Pendampingan komprehensif diberikan, mencakup pelatihan manajemen bisnis, konstruksi kandang, konsultasi kesehatan hewan, perencanaan pakan, hingga pengobatan ternak.
David Effendi, Sekretaris LHKP PPM, menegaskan komitmen jangka panjang Muhammadiyah terhadap program ini.
“Semoga program ini bisa lestari berapapun warganya yang masih bertahan memperjuangkan idealisme lingkungan hidup. Kami setia pada warga Wadas untuk tetap menemani sampai batas akhir,” ujarnya.
Busyro Muqoddas, Ketua PP Muhammadiyah, dalam kunjungannya memberikan motivasi kepada warga. Ia menekankan bahwa meskipun ada perbedaan pandangan terkait izin tambang, Muhammadiyah tetap berkomitmen mendampingi masyarakat tanpa memandang latar belakang..
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


