Wabah Demam Lembah Rift di Senegal, WHO Siaga
Risiko Penyebaran Regional
RVF pernah menyebar lintas benua pada 2000 ke Yaman dan Arab Saudi melalui perdagangan hewan, sehingga risiko internasional tetap ada. WHO mengimbau peningkatan surveilans epidemiologis, penguatan laboratorium, dan pengendalian mobilitas ternak di kawasan Afrika Barat.
Pakar penyakit tropis juga mengingatkan pentingnya edukasi masyarakat, terutama peternak dan pekerja rumah potong, mengenai cara pencegahan, seperti penggunaan alat pelindung diri saat menangani hewan dan pengendalian nyamuk di sekitar peternakan.
Selain penguatan surveilans dan pembatasan pergerakan ternak, WHO dan mitra teknis seperti FAO dan WOAH menekankan pentingnya langkah-langkah operasional di lapangan: peningkatan kapasitas laboratorium untuk diagnosis cepat, pelatihan tenaga kesehatan dan peternak tentang penggunaan alat pelindung diri (APD) serta praktik penanganan hewan dan karkas yang aman, serta program kompensasi bagi peternak yang melaporkan hewan sakit agar mendorong deteksi dini.
Intervensi berbasis komunitas, seperti pendidikan risiko pada pekerja rumah potong dan penyuluhan di desa peternakan, juga dinilai krusial untuk mengurangi kontak berisiko antara manusia dan hewan terinfeksi dan menurunkan peluang penularan ke populasi luas.
Upaya Pencegahan Diperkuat
Pemerintah Senegal kini memperluas operasi penyemprotan insektisida di daerah endemik dan mempercepat vaksinasi ternak untuk mencegah ledakan kasus lebih luas. WHO menegaskan, vaksinasi hewan yang tepat waktu dapat menurunkan risiko infeksi pada manusia secara signifikan. “Strategi pengendalian dini sangat penting untuk menghindari perluasan wabah dan melindungi populasi rentan,” demikian pernyataan WHO dalam situs resminya.
Wabah Demam Lembah Rift di Senegal menjadi peringatan serius akan ancaman zoonosis di kawasan Afrika Barat. Dengan lonjakan kasus dan kematian yang signifikan, respons cepat melalui pengendalian vektor, vaksinasi hewan, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk mencegah krisis kesehatan yang lebih luas. Dukungan internasional dan kesiapsiagaan regional bukan hanya penting bagi Senegal, tetapi juga bagi negara-negara lain yang berpotensi terdampak oleh mobilitas manusia dan hewan lintas batas.
Penulis: Faruq Ansori
Editor: Satria S Pamungkas, Glancy Verona
Sumber Foto: https://www.gavi.org/vaccineswork/next-pandemic/rift-valley-fever
Keterangan Foto: Ilustrasi 3D virus penyebab Demam Lembah Rift
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


