Trumph Meradang Karena Sekutunya Tak Satu Suara Lawan Iran, Tanda Kekalahan Amerika Serikat Atas Iran?

Dengarkan Artikel Ini

Sementara itu, Iran dengan tegas menyatakan tidak ada ruang untuk negosiasi gencatan senjata. Pesan itu menggema keras: konflik ini belum akan berakhir—justru bisa memasuki babak yang lebih gelap.

Memasuki minggu ketiga perang yang ia pilih sendiri untuk dilancarkan, Presiden Trump kini berdiri di persimpangan berbahaya. Ia dihadapkan pada pilihan yang tak kalah mengerikan: tetap bertahan dalam pertempuran demi ambisi besar yang telah ia canangkan, atau menarik diri dari pusaran konflik yang kian meluas dan brutal—konflik yang telah menciptakan gelombang kejut militer, diplomatik, dan ekonomi yang mengguncang dunia.

Di tengah dentuman rudal dan sunyinya dukungan sekutu, satu pertanyaan besar mulai menggantung di udara: apakah ini awal dari runtuhnya dominasi Amerika di Timur Tengah?

Penulis dan Editor : Thamrin Humris

Foto : kolase @PalestinaPost


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca