Seorang Jurnalis Tewas saat Operasi Militer Israel di Rafah
Upaya gencatan senjata yang dipimpin Qatar dan Mesir serta didukung Amerika Serikat sejauh ini gagal karena perselisihan antara pihak-pihak yang berperang, yang saling menyalahkan atas kebuntuan tersebut.
Israel bersumpah untuk memusnahkan Hamas setelah pejuangnya membunuh 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang dalam serangan 7 Oktober, menurut hitungan Israel. Setidaknya 38.919 warga Palestina telah tewas dalam serangan balasan Israel sejak saat itu, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Israel mengklaim telah melumpuhkan setengah dari kepemimpinan sayap militer Hamas dan membunuh atau menangkap sekitar 14.000 pejuang sejak awal perang. Israel mengatakan 326 tentaranya telah tewas di Gaza.
Hamas tidak merilis angka korban dan mengatakan Israel melebih-lebihkan laporannya untuk memberi kesan “kemenangan palsu.” (zul/AP)
Baca juga :
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
- Formasi Drone “Ubur-Ubur” Iran Diduga Lumpuhkan F-15 Amerika, Pengakuan Pilot Picu Kekhawatiran Baru soal Perang Drone
- Wisuda Bimba Opung ASA Kidz Station 2026: Momen Haru, Ceria, dan Penuh Kenangan dalam Pelepasan Generasi Hebat
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


