Rusia Bersumpah akan Hancurkan Senjata AS
Dia mengatakan bahwa negara-negara tersebut menolak mengakui munculnya pusat-pusat kekuatan baru dan bahwa “mereka berusaha mempertahankan dominasi yang mereka nikmati selama 500 tahun terakhir.”
Mengatakan bahwa banyak negara yang ingin menjadi lebih menonjol dalam politik dunia, Nebenzia mengatakan hal tersebut tercermin dalam proses reformasi Dewan Keamanan. Pada awal konferensi pers, Nebenzia mengatakan situasi di Palestina “akan tetap menjadi sorotan” selama masa jabatan mereka sebagai presiden Dewan Keamanan.
Dia juga mengumumkan bahwa akan ada tiga “acara penting” yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Acara pertama adalah debat tingkat menteri mengenai pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional, sedangkan yang kedua adalah sesi tingkat tinggi mengenai kerja sama antara PBB dan organisasi-organisasi regional, serta yang ketiga adalah debat terbuka mengenai Timur Tengah. (pras)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


