Ramadhan 2003 dan Ramadhan 2026: Amerika Rusak Ketenangan Ramadhan dengan Menyerang Irak dan Iran, Ayatollah Khamenei Syahid
Duka Cita dari Ulama Irak dan Dunia Syiah di Baghdad
Di ibukota Irak, tokoh-tokoh Syiah serta aliansi ulama setempat berkumpul untuk menyampaikan duka cita besar. Sebagaimana dilaporkan untuk wilayah Baghdad, sejumlah pemimpin dan kelompok Syiah menyatakan:
“…dengan kesedihan dan duka yang mendalam, kami berkabung atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei… darahnya akan tetap menjadi sumber inspirasi bagi semua generasi dan kutukan bagi para Zionis pembunuh selamanya.”
Beberapa ulama di Irak bahkan menetapkan periode tiga hari berkabung nasional sebagai bentuk penghormatan atas peran Khamenei dalam perjuangan politik dan keagamaan mereka.
Baca juga : Muhammadiyah Terbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M, Link Lengkap Cek Di Sini: Ramadhan 2003 dan Ramadhan 2026: Amerika Rusak Ketenangan Ramadhan dengan Menyerang Irak dan Iran, Ayatollah Khamenei SyahidAmerika Tidak Menghormati Bulan Suci Ramadhan
Serangan militer di bulan Ramadhan memang sering menimbulkan sensitivitas besar, karena Ramadhan adalah bulan suci bagi umat Islam yang identik dengan ibadah, kedamaian, dan solidaritas.
Peristiwa invasi Irak 2003 dan serangan terhadap Iran pada Ramadhan 2026 adalah pengingat pahit bahwa konflik modern tidak menghormati waktu sakral dan sering kali membawa akibat jangka panjang bagi rakyat Irak dan Iran.
Kedua peristiwa sama-sama terjadi di bulan suci, sehingga dianggap sebagai “penghancuran ketenangan Ramadhan.”
Serangan yang dilakukan Amerika Serikat pada Sabtu, 28/2/2026 telah menyebabkan sekitar 200 orang tewas termasuk anak-anak di sebuah sekolah di Minab.***
Penulis : Thamrin Humris
Editor : Toto Budiman
Foto : Tangkapan layar ArabNews dari khamenei.ir
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


