Penderitaan Warga Gaza Meningkat Akibat Serangan Israel

Dengarkan Artikel Ini

Serangan 7 Oktober menewaskan 1.200 orang menurut perhitungan Israel. Sementara itu, otoritas kesehatan Palestina menyatakan kampanye Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 40.000 orang.

Badan kemanusiaan PBB OCHA dalam update Jumat lalu menyatakan jumlah bantuan makanan yang masuk ke Gaza pada bulan Juli adalah salah satu yang terendah sejak Oktober, ketika Israel memberlakukan pengepungan penuh.

OCHA melaporkan bahwa pada bulan Juli, jumlah anak-anak dengan kekurangan gizi akut di Gaza utara empat kali lipat lebih tinggi dibandingkan bulan Mei. Sementara di wilayah selatan yang lebih mudah diakses, di mana pertempuran tidak terlalu parah, jumlahnya lebih dari dua kali lipat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Jumat menyatakan seorang bayi berusia 10 bulan telah lumpuh akibat polio, kasus pertama di wilayah tersebut dalam 25 tahun terakhir. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan wabah yang lebih luas mengingat kurangnya sanitasi yang layak bagi orang-orang yang tinggal di reruntuhan.

Perang yang berkelanjutan juga berisiko menimbulkan eskalasi baru yang besar, dengan Iran masih mempertimbangkan pembalasan atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di wilayahnya bulan lalu.

Sementara itu, Jenderal Angkatan Udara AS C.Q. Brown, Ketua Kepala Staf Gabungan, memulai kunjungan yang tidak diumumkan ke Timur Tengah pada hari Sabtu. Tujuannya untuk membahas cara-cara menghindari eskalasi ketegangan baru yang dapat berkembang menjadi konflik yang lebih luas, saat kawasan tersebut bersiap menghadapi ancaman serangan Iran terhadap Israel.

Pertempuran antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran sejak 7 Oktober telah meningkat baru-baru ini. Hal ini termasuk serangan Israel di seluruh Lebanon selatan dan ke Bekaa, serta lebih banyak tembakan roket Hizbullah ke Israel utara. (zul)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca