Netanyahu Bahas Ancaman Iran dengan Trump
Israel “bertaruh untuk memperpanjang perang sehingga menjadi perang yang melelahkan… Kami siap,” kata Qassem dalam pidato keduanya sejak ditunjuk sebagai sekretaris jenderal Hizbullah pekan lalu.
Dia juga menuntut kedaulatan Lebanon dijaga dalam setiap pembicaraan gencatan senjata.
Qassem meminta penjelasan dari tentara Lebanon setelah komando Israel menangkap seorang pria dari Lebanon utara pada hari Sabtu yang mereka katakan sebagai pejabat senior Hizbullah.
Dia mengatakan operasi tersebut adalah “penghinaan besar bagi Lebanon” dan “pelanggaran” kedaulatannya.
Pada hari Selasa, pejabat pengadilan Lebanon mengatakan komando Israel menggunakan kapal cepat yang dilengkapi perangkat canggih yang mampu mengganggu radar pasukan perdamaian PBB dalam operasi tersebut, menurut penyelidikan awal.
Satuan Tugas Maritim PBB telah membantu militer Lebanon untuk memantau perairan teritorial dan mencegah masuknya senjata atau material terkait melalui laut sejak 2006, menurut situs web misi tersebut.
Di Gaza, di mana perang 13 bulan telah berdampak menghancurkan, warga putus asa mencari solusi dan menyuarakan harapan Trump mungkin bisa menawarkan jalan keluar.
Serangan Hamas 7 Oktober mengakibatkan 1.206 kematian, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan dari angka resmi Israel.
Kampanye pembalasan Israel telah menewaskan 43.391 orang di Gaza, mayoritas warga sipil, menurut angka dari kementerian kesehatan wilayah yang dikuasai Hamas yang PBB anggap dapat dipercaya.
“Kami mengungsi, terbunuh… tidak ada yang tersisa bagi kami, kami ingin perdamaian,” kata Mamdouh Al-Jadba, 60 tahun, yang mengungsi ke Kota Gaza dari Jabalia.
“Saya berharap Trump menemukan solusi, kami membutuhkan seseorang yang kuat seperti Trump untuk mengakhiri perang dan menyelamatkan kami…”
Netanyahu sebelumnya memuji “kemenangan besar” Trump sebagai “comeback terbesar dalam sejarah.”
Amerika Serikat adalah sekutu utama dan pendukung militer Israel, dan pemilihan tersebut terjadi pada saat kritis bagi Timur Tengah.
Sambil mempertahankan aliran bantuan yang stabil ke Israel, pemerintahan Presiden AS Joe Biden selama berbulan-bulan menekan Netanyahu untuk menyetujui gencatan senjata.
Para analis mengatakan Netanyahu menginginkan kembalinya Trump, mengingat persahabatan pribadi mereka yang telah lama terjalin dan sikap keras Trump terhadap musuh bebuyutan Israel, Iran. (ric)
Baca juga :
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
- Formasi Drone “Ubur-Ubur” Iran Diduga Lumpuhkan F-15 Amerika, Pengakuan Pilot Picu Kekhawatiran Baru soal Perang Drone
- Wisuda Bimba Opung ASA Kidz Station 2026: Momen Haru, Ceria, dan Penuh Kenangan dalam Pelepasan Generasi Hebat
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


