Jerman Stop Pengiriman Senjata ke Israel
Inggris bulan ini menangguhkan 30 dari 350 lisensi ekspor senjata ke Israel karena kekhawatiran bahwa Israel mungkin melanggar hukum humanitarian internasional. Pada Februari, pengadilan Belanda memerintahkan Belanda untuk menghentikan semua ekspor suku cadang pesawat tempur F-35 ke Israel karena kekhawatiran penggunaannya dalam serangan terhadap target sipil di Gaza.
Pemerintahan Presiden Joe Biden tahun ini juga sempat menghentikan pengiriman beberapa bom ke Israel setelah adanya kekhawatiran AS tentang penggunaannya di Gaza yang padat penduduk. Namun, pengiriman tersebut kemudian dilanjutkan kembali. Persetujuan dan pengiriman jenis senjata lain, dalam sistem yang lebih presisi, terus berlanjut karena pejabat AS berpendapat bahwa Israel membutuhkan kapasitas untuk membela diri.
Alexander Schwarz, pengacara di ECCHR yang telah mengajukan lima gugatan terhadap Berlin, mengatakan bahwa penurunan signifikan dalam persetujuan untuk tahun 2024 menunjukkan keengganan nyata, meskipun mungkin sementara, untuk memasok senjata ke Israel.
“Namun, saya tidak akan menafsirkan ini sebagai perubahan kebijakan yang disengaja,” tambah Schwarz. (flo)
- Update Gempa Susulan Flores M7,7: Tembus 10.232 Kejadian, Pola Mulai Menurun
- Banjarnegara Diguncang Gempa Darat M2.5, Tidak Berpotensi Taunami
- Update BMKG: Gempa Bumi Susulan Paska Gempa Flores M7.7, Hingga 26-08-2026
- Relawan Kemanusiaan Gempa Flores-NTT ‘Ahmad Zaki Ali’ Wafat Saat Salurkan Bantuan
- Penyintas Gempa Flores: Jangan Saling Mencakar dalam Situasi Saat Ini
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


