Israel Serang dan Hancurkan Pusat Arsip di Gaza yang Sudah Berusia 150 tahun
“Para prajurit mengubah salah satu bangunan menjadi tempat mereka berdoa. Mereka menambahkan bangku dan meja untuk meletakkan buku doa mereka,” kata laporan Jerusalem Post.
Menurut dokumentasi kantor pers pemerintah, sinagoga tersebut diberi nama Kuil Abraham dan di dalamnya terdapat tanda yang menunjukkan waktu ibadah yang diperbarui setiap hari.
Jerusalem Post melaporkan, pada awal November, tentara IDF berdoa di sinagoga abad ke-6 di Gaza. Ini adalah pertama kalinya dalam hampir dua dekade orang Yahudi diizinkan beribadah di situs suci tersebut.
Sinagoga kuno di Gaza, yang dibangun pada tahun 508 Masehi selama periode Bizantium, digali pada 1965. Sinagoga tersebut terletak di kota pelabuhan Gaza yang dulunya ramai, yang pada saat itu dikenal sebagai ‘Maiuma’ atau El Mineh (pelabuhan). Situs bersejarah ini sekarang berada di distrik Rimal Kota Gaza.
Namun, menurut laporan Jerusalem Post, sinagoga yang didirikan oleh tentara Israel berada di gedung yang berbeda dari tempat mereka melakukan ibadah pada awal November. (zul)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


