Israel Kirim Tank Tambahan Ke Jabalia Timur
Pihak Hamas mengatakan pejuang mereka menyerang pasukan Israel di beberapa daerah di Gaza dengan roket anti-tank dan bom mortir, termasuk di Rafah, yang sebelumnya merupakan tempat perlindungan terakhir warga Palestina di mana lebih dari satu juta orang berlindung.
Sebagai informasi, perang tersebut dipicu oleh serangan pimpinan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan lebih dari 250 orang disandera, menurut penghitungan Israel.
Sementara operasi militer Israel di Gaza telah menewaskan hampir 35.000 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan Gaza. Pengeboman tersebut telah menghancurkan daerah kantong pesisir dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang parah.
Pada hari Minggu, lebih banyak keluarga, diperkirakan berjumlah ribuan, meninggalkan Rafah ketika tekanan militer Israel meningkat. Tembakan tank mendarat di seluruh kota ketika tentara mengeluarkan perintah evakuasi baru yang mencakup beberapa lingkungan di pusat kota, yang berbatasan dengan Mesir.
“Saat saya keluar dari Rafah, saya melewati Khan Younis, saya menangis, saya tidak tahu apakah saya menangis atas apa yang saya alami, penghinaan dan rasa kehilangan yang saya rasakan atau atas apa yang telah saya lihat,” kata Tamer Al-Burai, warga Gaza yang selama ini mengungsi di Rafah. (zul)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


