Israel Direpotkan Serangan dari Lebanon, Yaman dan Suriah
Perusahaan Transportasi Laut Yang Ming Taiwan mengatakan akan mengalihkan semua kapalnya melalui Tanjung Harapan yang akan berlayar melalui Laut Merah atau Teluk Aden selama dua minggu ke depan. Kelompok kapal tanker minyak Frontline yang berbasis di Norwegia mengatakan kapal-kapalnya juga akan mulai menghindari jalur yang melalui rute yang sama.
“Premi asuransi risiko perang meningkat secara alami, namun ketika kapal-kapal dialihkan ke seluruh Afrika, pasokan pengiriman akan menjadi lebih ketat karena kargo melakukan perjalanan lebih lama,” kata CEO Lars Barstad kepada Reuters. “Hal ini akan menempatkan suku bunga di bawah tekanan yang kuat.”
Terkait serangan-serangan dari Yaman, Amerika Serikat (AS) mengumumkan peluncuran kekuatan perlindungan maritim yang diperluas yang melibatkan negara-negara Arab. Pasukan tersebut dinamai Operation Prosperity Guardian, diumumkan oleh Menteri Pertahanan Lloyd Austin ketika dia mengunjungi Timur Tengah.
Sama seperti Satuan Tugas 153 yang sudah beroperasi di Bahrain, pasukan perlindungan yang lebih besar ini dirancang untuk memberikan jaminan kepada perusahaan pelayaran komersial bahwa serangan Houthi akan dapat dicegah, dan bahwa laut tetap aman untuk pelayaran komersial.
“Ini adalah tantangan internasional yang menuntut tindakan kolektif,” ujar Menteri Pertahanan Lloyd Austin dalam pernyataan yang dirilis Selasa tengah malam di Bahrain.
Inggris, Bahrain, Kanada, Prancis, Italia, Belanda, Norwegia, Seychelles, dan Spanyol akan bergabung dengan AS dalam misi baru ini, Austin mengumumkan. Beberapa negara akan melakukan patroli bersama sementara yang lain memberikan dukungan intelijen di wilayah selatan Laut Merah dan Teluk Aden.
Tentara Israel pada Senin juga mengatakan pihaknya menyerang sebuah pos militer tentara rezim Suriah sebagai tanggapan atas proyektil yang ditembakkan dari wilayah Suriah.
Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel melaporkan bahwa artileri mereka telah menembaki sumber api di Suriah dan juga menyerang sebuah pos milik militer Suriah. Pernyataan itu lebih lanjut mengatakan bahwa sirene roket yang masuk diaktifkan di wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Suriah karena penembakan roket tersebut.
Rezim Suriah belum mengomentari insiden tersebut. Sejak 7 Oktober, beberapa kelompok bersenjata di Suriah menembakkan roket ke wilayah Israel.
Israel telah membombardir Jalur Gaza dari udara dan darat, melakukan pengepungan, dan melancarkan serangan darat sebagai pembalasan atas serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober. Setidaknya 19.453 warga Palestina syahid dan 52.286 lainnya terluka dalam serangan gencar Israel, menurut otoritas kesehatan Gaza. (mat)
Baca juga :
- Piala Dunia FIFA 2026: Korea Selatan Imbangi Meksiko 0-0 Babak Pertama
- Thomas Tuchel: Pemain Timnas Inggris Perlihatkan Karakter Tim Sebenarnya di Babak Kedua, Inggris 4-2 Kroasia
- Tasmi Al-Qur’an Rumah Tahfidz Al-Qur’an Opung (RTO), Dalam Munaqosyah Semester Santriwan dan Santriwati
- INFO LOKER DKI Jakarta 2026: Program Padat Karya dengan Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan
- MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi: Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


