Iran Masih Tarik Ulur Serangan ke Israel
Kebijakan regional Iran diatur oleh pasukan elit Garda Revolusi, yang hanya bertanggung jawab kepada Khamenei, pemimpin tertinggi negara itu. Presiden baru Iran yang relatif moderat, Masoud Pezeshkian, telah berulang kali menegaskan kembali sikap anti-Israel Iran dan dukungannya terhadap gerakan-gerakan perlawanan di seluruh kawasan sejak menjabat bulan lalu.
Analis yang berbasis di Iran, Saeed Laylaz, mengatakan bahwa para pemimpin Republik Islam sekarang ingin mengupayakan gencatan senjata di Gaza, “untuk mendapatkan insentif, menghindari perang habis-habisan, dan memperkuat posisinya di wilayah tersebut.”
Laylaz mengatakan Iran sebelumnya tidak terlibat dalam proses perdamaian Gaza, namun kini siap untuk memainkan peran kunci.
Iran, kata dua sumber itu, sedang mempertimbangkan untuk mengirimkan perwakilannya ke perundingan gencatan senjata, yang merupakan yang pertama kali dilakukan sejak perang dimulai di Gaza.
Perwakilan Iran tidak akan secara langsung menghadiri pertemuan, namun akan terlibat dalam diskusi di belakang layar untuk menjaga jalur komunikasi diplomatik dengan Amerika Serikat sementara negosiasi berlangsung. Para pejabat di Washington, Qatar dan Mesir tidak segera menanggapi pertanyaan tentang apakah Iran akan memainkan peran tidak langsung dalam perundingan.
Dua sumber senior yang dekat dengan Hizbullah mengatakan Teheran akan memberikan kesempatan pada perundingan tersebut namun tidak akan mengurungkan niatnya untuk melakukan pembalasan. Gencatan senjata di Gaza akan memberikan Iran perlindungan untuk melakukan respon simbolis yang lebih kecil, kata salah satu sumber tersebut.
Israel melancarkan serangannya ke Gaza setelah para pejuang Hamas menyerbu masuk ke Israel selatan pada tanggal 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menangkap lebih dari 250 sandera, menurut perhitungan Israel. Sejak saat itu, hampir 40.000 warga Palestina telah terbunuh dalam serangan Israel di Gaza, menurut kementerian kesehatan. (zul)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


