Gereja Ikonik Era Bizantium Bakal Dirubah Menjadi Masjid
Di lain pihak, Kementerian Luar Negeri Yunani mengecam keras upaya Turki untuk membangun Gereja Chora, mengatakan bahwa pemerintah Turki “sekali lagi secara brutal menghina karakter” situs Warisan Dunia PBB lainnya.
Kementerian itu menyatakan, “Ini adalah sebuah provokasi terhadap semua orang yang beriman.” “Kami meminta Turki untuk kembali ke abad ke-21, dan saling menghormati, berdialog, dan memahami antar peradaban.”
Dengan melakukan tindakan tersebut, kritikus menuduh Presiden Erdogan berusaha menarik dukungan pemilih konservatif dan nasionalis. Mereka mengklaim bahwa mengubah lokasi bersejarah tempat tinggal umat Kristiani menjadi masjid merupakan tindakan yang tidak hormat dan menempatkan situs bersejarah tersebut dalam bahaya kerusakan. Sebagai pengakuan atas warisan multi-agama di Istanbul, mereka meminta Turki untuk menjaga situs bersejarah seperti museum. (yong)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


