Batu Mars Terbesar di Dunia Terjual Seharga Rp88 Miliar di Pelelangan New York

Batu Mars
Dengarkan Artikel Ini

Profesor paleontologi dan evolusi dari Universitas Edinburgh, Steve Brusatte, menilai benda langka seperti ini seharusnya menjadi milik publik.

“Akan sangat disayangkan jika meteorit itu lenyap begitu saja ke dalam brankas seorang oligarki. Seharusnya meteorit itu berada di museum, tempat ia dapat dipelajari, dan dinikmati oleh anak-anak, keluarga, dan masyarakat umum,” ujarnya.

Baca Juga: Memperingati Hari Stroke Sedunia 2025, Kenali Gejala dan Penyebab Stroke di Sini!

Namun, tidak semua ilmuwan berpandangan sama. Julia Cartwright, ilmuwan planet dan peneliti di Institute for Space/School of Physics & Astronomy Universitas Leicester, menilai adanya pasar meteorit justru mendorong kemajuan penelitian.

“Pada akhirnya, jika tidak ada pasar untuk mencari, mengumpulkan, dan menjual meteorit, koleksi kita tidak akan sebanyak ini — dan inilah yang mendorong sains!” katanya.

Ia menambahkan bahwa hubungan antara kolektor dan peneliti bersifat simbiosis.

“Jika sampel tidak ditemukan, kita tidak akan memiliki banyak hal untuk dipelajari, sehingga tidak akan tahu sebanyak yang kita miliki,” ujar Cartwright.

Cartwright juga menjelaskan bahwa sampel referensi dari NWA 16788 telah disimpan di Observatorium Gunung Ungu, China, sehingga penelitian terhadapnya tetap bisa dilanjutkan.

“Minat ilmiahnya akan tetap ada, dan pemilik barunya mungkin sangat tertarik untuk belajar darinya, jadi kita mungkin masih dapat mengumpulkan banyak ilmu pengetahuan darinya,” tambahnya.

Rekor Lelang Meteorit Mars Sebelumnya

Penjualan ini bukan kali pertama meteorit Mars menarik perhatian dunia lelang. Pada Februari 2021, sebuah meteorit Mars lain yang mengandung atmosfer planet merah yang terperangkap di dalamnya terjual di balai lelang Christie’s dengan harga USD200.000, jauh di atas perkiraan awal sebesar USD30.000–50.000.

Penjualan NWA 16788 kali ini menegaskan betapa tingginya minat manusia terhadap misteri luar angkasa — antara nilai ilmiah, keindahan kosmik, dan gairah kolektor yang ingin memiliki sepotong kecil dari planet Mars itu sendiri.

Penulis: Satria S Pamungkas

Editor: Glancy Verona

Sumber Foto: Sothebys


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca