Rasulullah SAW Berpesan Tentang Hakikat Harta di Dunia
Dalam hadits tersebut, Nabi SAW mengumpamakan orang yang makan tapi tidak pernah merasa kenyang. Makna dari hal tersebut ialah adanya rasa lapar palsu yang dirasakan oleh orang yang mendapatkan kekayaan dengan cara yang tidak benar.
Sesuatu yang dia makan sebenarnya adalah penyakit, dan penyakit inilah yang membuat orang tersebut kelak mengalami penderitaan, karena terus-menerus makan tetapi tidak merasa kenyang. Mengapa demikian? Karena dia meraih kekayaan secara zalim, dan dampaknya dia akan kehilangan nikmat.
Allah SWT menghilangkan dan mencabut nikmat orang tersebut sehingga sebetulnya ia berada dalam kemiskinan selamanya.
Ia seperti orang lapar yang tidak merasa puas dengan makanannya, betapapun banyaknya dia memakannya. Di Hari Kiamat kelak, ia digambarkan sebagai orang yang serakah dan boros karena hartanya digunakan untuk berbagai hal yang tidak diridhai Allah SWT. (yat)
Baca juga :
- PPDB 2027/2028 MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi Resmi Dibuka, Gratis SPP Bagi Yatim Segera Daftar!
- Sejarah TNI: Dari Perjuangan Kemerdekaan 1945 hingga HUT ke-81 Tahun 2026
- Doa dan Ikhtiar Membangun Pemahaman Agama Anak Sejak Dini, Bekal Generasi Saleh
- Resmi! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Baru Gantikan Jenderal Listyo Sigit
- 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila Menggugah Kesadaran Bangsa Akan Bahaya Laten Komunis
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


