Rasulullah Pernah Menjadi Makmum Masbuk

Dengarkan Artikel Ini

Begitu Abdurrahman bin mengucapkan salam, Rasulullah SAW pun bangkit, yakni untuk meneruskan satu rakaat yang tersisa. Para sahabat yang melihat beliau terkejut, tetapi tetap berusaha tenang. Ya, mereka tidak menyangka bahwa Nabi SAW menjadi makmum yang masbuk. Sambil menunggu beliau selesai shalat, mereka pun menggumamkan tasbih dan doa.

Usai shalat, Rasulullah SAW menghadap kepada jamaah sekalian. “Benar apa yang dilakukan oleh kalian tadi,” kata beliau.

Maknanya, Nabi SAW meridhai bahwa kaum Muslimin shalat jamaah di awal waktu, tidak mesti menanti kedatangan beliau SAW yang sedang ada hajat.

Di dalam Ensiklopedia Shalat Menurut Alquran dan As Sunnah karangan Dr Said bin Ali bin Wahf al- Qahthani, dijelaskan bahwa masbuk berarti orang yang tertinggal mengerjakan shalat.

Masbuk harus mengerjakan beberapa bagian shalat yang masih tersisa jika sang imam sudah mengucapkan salam tanpa memberikan tambahan. (yan)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca