Nasehat Imam Ghazali Terkait Pekerjaan Yang Dilakukan dengan Sungguh-sungguh
Jakarta — 1miliarsantri.net : Bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarga adalah bagian dari ibadah. Sehingga dengan cara ini seorang Muslim bisa dikata akan dapat menjaga kehormatannya dan tidak menjadi orang yang meminta-minta dan membebani orang lain.
Imam Al Ghazali dalam kitab Bidayat al-Hidayah bahkan menjelaskan bahwa ketika seorang Muslim tidak mampu masuk dalam kategori kelompok para menuntut ilmu yang mengamalkannya dan mengajarkannya kepada orang lain, dan tidak juga mampu masuk kategori kelompok orang ahli dzikir yang mengamalkan dzikir secara konsisten, serta tidak juga mampu masuk dalam kategori orang yang mendermakan hasil usahanya untuk kemaslahatan umat dan syiar Islam, maka paling minimal hendaknya masuk dalam kategori kelompok orang yang menyibukan hari-harinya dengan bekerja untuk memenuhi setiap kebutuhan hidupnya dan keluarganya.
Dengan begitu seorang Muslim akan terhindar dari meminta-minta pada orang lain dan menjadi beban orang lain. Selain itu bila tidak sanggup masuk pada kategori ahli ilmu, ahli dzikir, atau dermawan, maka hendaknya minimal memastikan keamanan dan keselamatan Muslim lainnya dari diri sendiri.
Maksudnya memastikan agar jangan sampai diri kita sendiri menyakiti Muslim lainnya dengan lisan atau dengan perbuatan. Dan minimal jangan sampai melakukan maksiat-maksiat.
Dengan itu semua, maka seorang hamba meski tidak masuk derajatnya golongan as sabiqun (derajatnya para kekasih Allah) paling tidak akan masuk derajatnya Ashabul Yamin, yakni golongan kanan yang selamat dunia dan akhirat)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


