Menghafal Al Qur’an Kunci Kemajuan Keilmuan Islam

Dengarkan Artikel Ini

Ada tiga bagian utama otak yang diaktifkan saat membaca Al-Qur’an, yaitu lobus Korteks Serebral; Lobus Frontal, Lobus Parietal, dan Lobus Temporal.

Korteks Serebral merupakan bagian terbesar dari otak manusia yang berhubungan dengan fungsi otak yang lebih tinggi seperti berpikir dan bertindak.

Tindakan mendengarkan Al-Qur’an dan mengucapkannya secara akurat saat menghafal merangsang Lobus Temporal, yang berisi Hippocampus, pusat memori otak.

Pengaktifan konsisten ini melalui hafalan Al-Qur’an meningkatan retensi memori.

Demikian pula, lobus parietal kiri dan kanan, yang memproses saat membaca, menulis, berbicara, hubungan logika visuospasial dan pemahaman ekspresi wajah, secara konsisten juga dirangsang untuk menghasilkan peningkatan keterampilan logika dan matematika serta keterampilan visuospasial yang lebih kuat.

Hal ini dapat menjelaskan keberhasilan peradaban Islam di bidang astronomi dan matematika, seperti Al Kindi dan Al-Khawarizmi.

Menyadur About Islam, mendengarkan Al-Qur’an setara dengan menikmati musik. Penelitian terbaru menunjukkan kebiasaan ini dapat menyebabkan pelepasan dopamin.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca