Menghafal Al Qur’an Kunci Kemajuan Keilmuan Islam
Dia mampu mengidentifikasi daftar panjang fungsi otak dan fungsi manusia lainnya yang ditingkatkan dengan mempelajari Al-Qur’an.
Proses membaca Al-Qur’an diumpamakan seperti atlet maraton. Dalam persiapan lari maraton, seorang atlet mempersiapkan diri dengan berlari jarak jauh, mengonsumsi makanan yang sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan pembiasaan otot.
Demikian pula dengan menghafal Al-Qur’an yang mempunyai efek sama terhadap otak seseorang.
Pembacaan kalam Ilahi secara terus menerus, dengan pengucapan yang tepat (tajwid), mengarah pada aktivasi area tertentu di otak sehingga memudahkan dalam melakukan pemahaman, pemrosesan, dan retensi dalam semua kapasitas.
Hafalan dan pembacaan Al-Qur’an tidak hanya berupa realitas spiritual saja, melainkan realitas materialistis yang terbentuk di dalam otak.
Bagian Otak yang Aktif saat Baca Al-Qur’an
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

